NovelToon NovelToon
SANTET

SANTET

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Horor / Poligami / Horror Thriller-Horror / Hantu / Iblis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: novita jungkook

"Dia milik ku...Kau membunuh ku."

Suara itu yang setiap saat, Ratna dengar setelah ia menikah dengan Bram.

Bram punya istri bernama Nilam, Namun Nilam hanya anak orang tidak punya. Atas perintah dari Ibu nya, Bram memulang kan Nilam kerumah orang tua nya. Padahal Nilam sedang hamil besar.

Seminggu setelah Nilam pindah, Bram menikah dengan Ratna. Nilam frustasi karena cinta nya yang amat besar pada suami nya.

Hingga kehebohan terjadi, Nilam di temukan mati di dalam kamar oleh orang tua nya. Perut nya memburai keluar, Bayi nya juga ikut meninggal. Seolah perut nya meledak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.25

Bau busuk dari arah semak membuat para petani yang sibuk menanam padi jadi terganggu, Mereka mendatangi arah sumber bau. Mengira bahwa mungkin saja hanya bangkai kucing atau anjing.

Lalat yang mengerumuni langsung berterbangan, Petani sangat syok setelah melihat bangkai tersebut. Ternyata itu adalah jasad manusia yang kondisi nya sangat memprihatin kan.

"Kita harus lapor polisi, Bahaya kalau malah kita yang mendapat tuduhan." Seru Pak Keming.

"Ini jasad nya, Aldi." Pekik Makmur karena wajah mayat masih bisa di kenali.

Sontak mereka langsung menghubungi Pak RT tentang penemuan mayat Aldi yang sudah membusuk, Pemuda ini hidup hanya bersama Ibu nya saja. Di tambah mereka adalah keluarga yang bisa di bilang tidak mampu.

Ibu Aldi langsung pingsan setelah melihat jasad putra nya, Tidak sanggup karena sangat tragis. Siapa yang tega membunuh orang dengan cara seperti ini, Isi perut yang memburai dan sebagian juga sudah hilang karena mungkin saja di makan hewan.

"Jangan jangan dia di bunuh sama, Nilam." Bisik Nisa kepada Sari.

"Ngomong opo kamu, Nis!" Sentak Sari karena takut di dengar orang lain.

"Kan bisa saja kalau Nilam dendam dan membunuh Aldi." Bisik Nisa lagi.

"Kalau memang Nilam bisa balas dendam, Kenapa Ratna baik baik saja." Heran Sari.

"Belum giliran nya lah, Pasti nanti dia akan mendapat kan balasan juga." Ujar Nisa.

Aldi pun di makam kan tanpa harus menunggu lagi, Mereka yang memandikan juga agak kesusahan karena tubuh Aldi yang sudah sangat membusuk. Mereka menggosok nya hati hati, Takut kalau malah nanti lepas sendi nya.

"Ya Allah bau nya." Sari menutup hidung karena tidak kuat dengan bau Aldi.

"Sudah berapa hari ya dia meninggal?" Tanya Nisa.

Risa dan Maulana juga ada di sana untuk melayat, Mereka saling pandang karena ada rasa heran dengan kematian Aldi. Ada juga ngeri nya, Apa lagi setelah tahu bahwa Aldi di temukan di lokasi yang sama di tempat Risa akan di perkosa.

Karena tidak kuat dengan rasa takut nya, Risa menarik Maulana agak menjauh dari kerumunan pelayat lain. Menatap kesana kemari karena takut ada yang akan mendengar nya.

"Itu tempat yang dia akan memperkosa ku, Mas." Risa berkata pelan hingga bergetar.

"Mas juga heran, Siapa yang sudah membunuh dia." Sahut Maulana.

"Bukan kamu kan, Mas?" Risa malah takut kalau Maulana pelaku nya.

"Demi Allah, Mas tidak akan berani membunuh orang." Ujat Maulana.

"Lalu siapa yang sudah melakukan nya, Berarti ada orang lain di sana waktu itu." Cemas Risa.

Maulana masih diam karena ia pun sungguh pusing dengan kematian nya Aldi, Di satu sisi ia takut di fitnah dengan orang yang sudah mencelakai Aldi.

"Kamu tenang saja, Kalau ada sesuatu yang terjadi. Mas yang akan menanggung nya." Maulana memegang pundak Risa.

"Aku takut kamu di fitnah, Mas." Risa juga takut akan hal itu.

Kini Risa mulai ingat bahwa ketika ia melihat Nilam membunuh Aldi, Itu bukan halusinasi semata. Itu nyata dan Kakak nya sungguh menjadi hantu pendendam.

"Tentang Mbak Nilam...

"Iya! Tampak nya itu memang nyata Mas, Berarti Kak Nilam sungguh jadi hantu." Risa gemetaran.

Semula Maulana berusaha meyakin kan Risa bahwa itu cuma halusinasi nya saja, Kemudian Risa percaya dan menganggap Aldi masih hidup. Namun kini jasad Aldi sungguh di temukan dengan kondisi yang amat menyeram kan.

"Sudah lah, Ayo kita pulang saja. Lebih baik kita bicara kan di rumah." Ajak Maulana.

Mereka pulang kerumah nya Risa untuk membahas masalah Hantu Nilam, Karena Risa pernah dengar bahwa adik nya membicarakan masalah hantu dengan bapak mereka.

Kebetulan Pak Malik sudah pulang dari sawah, Risa duduk di sebelah Bapak nya. Tisa juga ada di sana dengan wajah yang merengut masam karena soal perjodohan nya dengan Ustad Fikri.

"Boleh kah aku bertanya tentang Kak Nilam, Pak?" Risa agak ragu untuk memulai.

"Mau tanya apa tentang Kakak mu?" Pak Malik menjawab lembut.

"Benarkah Kak Nilam menjadi kuntilanak dan bisa membunuh orang?Aku bertanya begitu karena ada sangkutan nya dengan nasib ku, Pak." Risa sambil menunduk.

"Apa yang sudah terjadi, Nak?" Pak Malik tampak cemas.

Maulana mencerita kan kejadian yang menimpa Risa beberapa hari yang lalu, Pak Malik berang dan menjadi kaget ketika nama Nilam di bawa juga.

"Kamu melihat Nilam, Risa?" Tanya Pak Malik.

"Iya, Pak. Kak Nilam membunuh Aldi dengan kuku nya." Cerita Risa.

"Untung lah dia datang tepat waktu, Sehingga kau tidak sampai di gagahi bajingan itu!" Ujar Pak Malik.

"Jadi benar ya, Pak. Kak Nilam jadi kuntilanak pendendam?" Risa ingin kepastian.

Dengan berat hati akhir nya, Pak Malik mengangguk kan kepala. Risa menahan nafas karena sangat sedih jika Kakak nya menjadi hantu gentayangan.

"Kasihan sekali kau, Kak! Semasa hidup sudah menderita, Kini meninggal pun malah jadi hantu." Risa mengusap air mata nya.

"Tidak mengapa Kak Nilam jadi hantu, Biar bisa membalas orang yang sudah menyakiti nya." Ketus Tisa.

"Ya gitu kalau otak mu bumpet, Mending dia tenang di alam sana bersama bayi nya! Orang yang meninggal saat melahir kan itu masuk surga." Risa kesal dengan Tisa.

"Lalu apa guna nya Kak Nilam masuk surga? Ratna dan Bram akan hidup bahagia di dunia ini." Tisa sangat berapi api.

Risa berdiri menghadap adik nya yang sangat keras kepala, Mengajak debat Tisa adalah kesalahan fatal sebenar nya. Namun Risa tidak kuat bila hanya terus diam saja tanpa melawan.

"Kau memang seharus nya menikah dengan Ustad Fikri, Agar kau tahu ilmu agama." Geram Risa.

"Aku tau kok agama! Ngapain Kakak menyuruh ku menikah, Kau saja sana kalau mau sama cowok sok alim itu." Tisa berdecih kesal.

"Yang di lamar itu kau! Dan kau itu sangat butuh suami yang bisa mengajari mu tentang ilmu agama." Risa menunjuk wajah adik nya.

Pak Malik dan Maulana hanya jadi penonton perdebatan mereka yang tidak kunjung berakhir ini, Karena Pak Malik hanya akan membiar kan bila anak nya bertengkar. Kecuali sudah main kekerasan, Maka akan segera di pisahkan.

"Tidak usah sok suci kau, Risa! Kau pun masih pacaran dengan Maulana, Padahal jelas di dalam islam bahwa kita tidak boleh pacaran." Tisa semakin meninggi.

"Karena dia belum melamar ku, Dan kami pun tak berpacaran." Kilah Risa.

"Halah! Alasan saja kau itu, Pokok nya aku lebih suka kalau Kak Nilam jadi hantu dan membalas dendam." Kekeh Tisa.

"Berarti kau lebih suka kalau Kakak mu gentayangan dan di katai orang mati nya tidak di terima bumi." Risa berkata dan langsung pergi.

Pak Malik agak tersindir dengan ucapan putri kedua nya, Karena dia lah yang sudah membangkit kan Nilam agar bisa balas dendam kepada orang yang sudah menyakiti nya.

1
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
kenapa yang di gangguin si sari🤔🤔
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
astagfirullah kejam banget si Ratna,, otaknya iblis banget🤬🤬
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
gatau kali dia akibat kebanyakan pelet,, pasti edan 👊👊
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
nanti juga bakalan kena karma🥺🥺
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
baru tau ada pelet Semar birahi..
setahu aku Semar mesem 🤔🤔
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
perang antara emak² komplek dan kampung
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
wah konyol si Aldi 👊👊
Cendra Nur
dulu waktu masih anak2..orang tua dan guru ngaji bilang kalo bulan puasa setan di ikat gak gentayangan....disini setannya jagoan semua..pada gentayangan😄🤣
Vandi CI (VandiLC)
iya iya iya🤣
Vandi CI (VandiLC)
gk kebayang jalan sembari megang burung ny takut jatuh 🤣
Vandi CI (VandiLC)
kurang kerjaan banget bu kiki, naek² atas genteng 🤣 het dah. mending betulin yg bocor
Shofia Febrianti
typo, Rinjani thor
Shofia Febrianti
eh tp td aku baca bab brp ya nama ibunya bu anjar, jd yg bener bu kiki?
Shofia Febrianti
baru baca udah greget😠😠😠
asry14
/Curse//Curse//Sob/
slametskc
santet nya mana....cooookkk
Kismia Cyank
karya yng bagus,,karna ada tawa dn seriusnya critanya mencekam tapi ada lucunya pokoknya joos buat penulisnya I LOVE YOU kk
bunda Lisa
seru banget
Warung Sembako
👍👍👍
Warung Sembako
Buruk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!