NovelToon NovelToon
Dinikahi Mantan Kakak Ipar

Dinikahi Mantan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duniahiburan / Janda / Konflik etika / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:63.2k
Nilai: 5
Nama Author: Almira nur habibah

Aku awalnya tidak tau jika dia adalah mantan kakak IPARKU, aku pikir dia hanya mirip dengan mantan suamiku, dan ternyata prediksi ku benar, dia kakak kandungnya lebih tepatnya kakak kembarnya. Alea Rosa

Setelah sekian lama aku menunggu dan mencari-carinya, ternyata ia adalah mantan adik ipar ku sendiri, kali ini aku tidak akan melepaskannya lagi. Sudah cukup aku menahan gejolak perasaan ini,akan aku ikat dia dengan pesonaku sendiri dan akan ku nikahi dia setelah dia move on dari mantannya yang tak lain adik kembarku sendiri. Alka Putra Aqlan Gundono.

nb. Di baca dari awal dulu sebelum memutuskan berhenti membaca, sebab ini cerita awal mula Alea kenal dengan Alga sebelum kenal dengan Alka kakaknya.
Bab 1-20an part Alea Alga lalu selanjutnya pertemuan kembali Alea dan Alka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira nur habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

"kamu awasi dia, jangan sampai laki-laki berengse* itu datang, apalagi sampai mantan pacar dan suaminya datang menemui Alea. Aku tidak mau gadisku kenapa-kenapa lagi, awas kalau sampai kecolongan seperti kemarin-kemarin." Perintahnya pada beberapa bodyguard yang ia sewa selama ini.

Mereka berempat segera melaksanakan tugasnya dengan baik, jika Alga tidak mungkin dengan suka rela berkorban begini. Ia hanya pandai membuat orang baper tanpa perhatian tulusnya, egois dan merasa dirinya tidak perlu orang tulus yang ia lihat hanya yang istimewa dan mampu membuatnya suka.

Alea sangat cantik, hanya Alga yang bodo* tidak bisa melihat pancaran cinta itu.

Alea pulang di antar sopir pribadi Alka, tapi menggunakan mobil yang tidak mencolok agar para tetangga gak julid dengan hidupnya.

"Ehem." Seorang laki-laki bersandar di tembok pagar rumahnya yang masih gelap.

Deg.

Orang yang ia hindari justru datang di saat pikiran dan hati lagi capek-capeknya.

"Kenapa datang, ada perlu apa."

"Kenapa tadi tidak datang ke pengadilan?" Tanya Alga yang hendak mendekati Alea namun seseorang berbaju tapi hitam menghalangi Alga untuk mendekati Alea.

"Maaf tuan, nona Alea sedang sibuk dan ia hendak istirahat. Lebih baik tuan kembali pulang." Tegasnya.

Alga mengerutkan kedua alisnya, sejak kapan Alea memiliki bodyguard, apa Alea sebenarnya memiliki keluarga yang tak terduga sebelumnya.

Pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar di pikiran Alga, ia menghela nafas beratnya. Setidaknya ia tenang saat melihat mantan istrinya baik-baik saja dan sehat, meski senyum di wajah Alea telah sirna.

'Maaf Alea, aku tidak bisa mencintaimu dan maafkan aku.' Alga akhirnya kembali pulang, meski tadi ia berangkat semangat sekali.

"Dia pantas membenciku, lagian untuk apa aku di pertahankan. Meski begitu ... entah mengapa aku semakin khawatir dengannya saat ia tidak ada di dekatku, untung saja kedua kakaknya tidak menggangu Alea." Ia melajukan mobilnya.

Bodyguard tersebut langsung memberikan kabar semuanya, termasuk Alga yang hampir saja menggangu Alea tak luput dari laporannya, memang ini yang Alka inginkan, Alga tidak mendekati mantan istrinya.

Selepas kepergian Alga kini Alea menatap bodyguard 4 orang itu dengan teliti satu persatu, kalau orang bilang gak dapat doi bolehnlah bodyguard nya.

"Kalian ini datangnya dari mana, negara mana?" Setelah melihat mata bodyguard itu ada beberapa iris mata yang berbeda tidak seperti dirinya yang memiliki warna iris coklat terang.

"Maaf nona, kami suruhan dari tuan kami. Yang jelas kami melindungi nona dan nona tidak perlu khawatir lagi bila ada orang yang menggangu nona kedepannya." Ucap salah satu mewakilinya.

Alea mengibaskan tangannya.

"Terserah, asalkan tidak menganggu tidurku." Mengabaikannya dan ia segera masuk ke dalam rumah.

Tubuhnya terasa lengket, di tambah lagi saat tadi ia sadar dengan tubuhnya yang kotor, untung saja pakaian yang ia kenakan lengkap bahkan tubuhnya selamat dan baik-baik saja.

"Huft ... Aku pikir tadi aku jadi korban perkaosan orang." Bernafas lega, ia melihat seluruh tubuhnya melalui pantulan kaca, hanya bahunya yang memar membiru.

"Pantesan sakit banget, sampai biru gini." Menyentuhnya pelan dan membuat sakit di bahunya terasa nyeri.

Usai mandi ia menuju ke dapur, stok makanan untuk 1 Minggu sudah ia beli kemarin lusa jadi ia tidak perlu sering beli ini itu, kalau ingin jajan saja Alka sudah memberikannya cuma-cuma setiap harinya.

"Orang kalau banya shodaqoh kayak pak Alka, rejekinya pasti meluber kemana-mana, buktinya pak Alka tetap kaya tuh. Di tambah lagi orang-orang pada segan dengannya, sebenarnya pak Alka itu memiliki latar belakang seperti apa sih. Apa jangan-jangan keluarganya ada yang seorang mafia atau semacamnya?" Bertanya-tanya.

Sebenarnya Alea sudah mencari tau tentang identitas Alka, namun tidak ada hasilnya. Hanya biodata yang ada itupun Alea juga ragu jika Alka memiliki biodata sama seperti Alga tanggal lahir dan tahunnya, hanya saja orang tua di samarkan untuk menjaga privasi masing-masing.

Tuing.

Satu pesan singkat masuk ke layar ponselnya, Alea menatap siapa yang mengirimkannya pesan.

"Pak Alka, ada apa ya. Aku padahal mau istirahat dengan tenang tanpa gangguan pekerjaan apapun itu." Menggerutu, ia segera membuka pesan itu.

✉️ Sudah makan, aku tadi titip makanan untuk kamu. Di makan jangan sampai sisa

✉️ Dan satu lagi, mana nomor rekening kamu kirim cepat

Alea langsung mengirimkan nomornya, sebab selama bekerja dengan Alka satu bulan nan ini ia belum menerima gaji sama sekali.

Setelah mengirim nomer rekening, beberapa detik kemudian ada notifikasi masuk ke layar ponselnya, menandakan ada yang mengirimkan pesan, benar saja notifikasi itu dari Alka yang mentransfer gajinya. Bahkan lebih besar daei yang ia terima saat berkerja dengan Alga.

"Kaya ... AA ... Ha ... Ha ... ." Tertawa lepas.

Bodyguard yang berada di luar sampai mengetuk berkali-kali pintu rumah Alea, saking senangnya ia tidak sadar ada orang yang mengetuk pintu.

Segera bodyguard itu menelpon Alka.

"Pak bos, tolong angkat pak. Gawat ini, nona tertawa sendiri," gemeteran takut ada setan yang membabi-buta.

📞 Ada apa?

Ketus sebab kesenangannya di ganggu.

📞 Nona Alea tertawa sendiri pak bos, kami takut nona kenapa-kenapa!

Jawabnya.

Sambungan telepon itu terputus, Alka bergegas ke rumah Alea dan memastikan gadis itu tidak apa-apa. Apa gara-gara sidang perceraian sampai begini, rasa-rasanya iya deh.

Beberapa menit kemudian ia sampai dengan motor gede miliknya, suara kenalpot memenuhi seluruh komplek perumahan.

Tok tok tok.

"Alea ... Alea." Mengetuk pintu.

Alea yang baru sadar, segera melompat dari tenpat tidurnya.

"Siapa yang panggil, ganggu aja." Memperbaiki pakaiannya.

Ceklek.

"Bapak, ada apa kemari?" Masih tersenyum-senyum dan ingin tertawa rasanya, saking senang dan bahagianya.

"Alea, kamu sakit?" Alka menempelkan telapak tangannya ke dahi Alea. "Baik-baik saja, lantas apa yang membuat mu tertawa segitu kerasnya Alea, kamu gak apa-apa kan." Melepas tangannya dari dahi Alea.

"Aku tidak apa-apa pak, bapak tenang saja. Aku senang sebab ini," sambil menunjukkan email yang ia terima dari Alka.

Ya notifikasi tadi masuk ke email Alea.

"Jadi ..., kamu tertawa gara-gara notifikasi itu?" Menunjuk ke layar ponsel Alea.

Alea mengangguk.

"Astaga, mimpi apa aku semalam." Menepuk jidatnya.

"Tentu saja, aku tertawa begini lantaran senang. Lagi pula bayaran Segede ini aja udah puas, gak perlu capek-capek kerja ke luar kota apalagi negri," tersenyum penuh kebahagiaan.

Alka tertawa melihat tingkah lucu Alea, segitu sukanya kah dengan yang namanya uang.

"Kalau begitu aku akan sering-sering kasih kamu uang." Bisiknya di telinga Alea.

"Stop ya pak bos, meski aku suka dengan yang namanya uang, bukan berarti aku akan menyerahkan tubuhku dengan suka rela, dasar mesu* otak ngeres," omelnya seperti ini membuat Alka tertawa, lantas Alea bertingkah menggemaskan.

Bahkan 4 bodyguard itu tersenyum.

"Eh aku belum selesai bicara Alea, Alea." Mengetuk pintu rumahnya Alea kembali.

BERSAMBUNG.

1
sri rahayu rahayu
Luar biasa
Kusdianti Vika
Buruk
Micuu
mantap
Elizabeth Jack
bagus la alka syg aleya jgn sia2 kn alia alka
Putri Chaniago
g asik Alka kalah gesit, lihai n kalah cerdik dari adiknya Alga
Putri Chaniago
masa Nathan kalah pintar dari anaknya Alga
Putri Chaniago
jgn sampai niat jahatnya Alga kesampaian thor
Jumiah
lanjut thor
Jumiah
lanjut thor seru bangat ak suka
cerita nya ,ok bangat
Jumiah
lanjut thor jangan lm lm
COLECTOR COGAN🤩😂: siap kak, sudah otw update lagi ya kak, terimakasih
total 1 replies
Sweety
mampir kakak..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!