( proses revisi ) Novel ini menceritakan tentang seorang cewek yang bernama Nindy di taksir seorang cowok dan tak lain adik dari sahabatnya sendiri.
Cowok itu bernama Vano. Meski usia terpaut sangat jauh, mereka tidak peduli. Bahkan ketika keluarga Nindy menentang dengan keberanianya Vano melamar Nindy...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Ahza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 25
Ndreeeettt ndreeettt ndreeett
Bunyi getar ponsel Nindy, membuatnya terbangun dari tidur. Rasanya masih ngantuk. Perlahan ia membuka mata, dan meraih posel yang tergelatak di sampingnya. Sekedar melihat jam dan pesan masuk saja. Ternyata tidak ada pesan yang masuk.
Pagi ini begitu dingin sampai menusuk ke tulang rasanya. Dengan malas, Nindy segera beranjak dari tempat tidur , dan segera ke kamar mandi. Setelah selesai membersihkan tubuhnya, ia segera ganti baju dan berdandan, untuk pergi ke kantor.
Setelah itu, ia menuju meja makan dan mendapati ibunya tengah sibuk menyiapakan bubur buat sarapan.
"Pagi bu?" sapa Nindy setelah berada di meja makan dan tersenyum kepada ibunya.
"Pagi juga sayang, ini ibu siapin bubur buat sarapan kamu."
"Hmm, ibu paling the best deh." ucap Nindy seraya memeluk ibunya.
Segera saja ia menyantap bubur yang di siapkan ibunya. Cuma masuk beberapa sendok sih, karena lagi kurang nafsu makan, biar ibunya tidak merasa kecewa.
Selesai sarapan, Nindy segera pamit kepada ibu dan ayahnya. Sedang Ari jarang di rumah. Dia banyak tinggal di kostnya.
Sesaat kemudian, Nindy meluncur ke kantornya. Seperti biasa, ia naik taksi. Setelah 20 menit, sampailah ia di kantor. Rupanya Ellen dan Lily sudah sampai duluan di kantor.
"Selamat pagi?" sapa Nindy yang melihat kedua temanya melempar senyum kepadanya.
"Pagi Nin." sahut mereka barengan.
"Ehh, katanya pagi ini akan ada berita yang menyenangkan loh..?" ucap Ellen yang mulai bertingkah seperti wartawan. Ngegosip.
"Berita apa..?" tanya Nindy ingin tahu.
"Kurang tau sih, katanya divisi kita sama divisi sebelah sama-sama akan di kasih berita baik, semoga aja tidak mengecewakan.. "
"Ya, semoga aja berita kita akan di kasih libur 4 atau lima hari, waaaahhhhh..., aku akan tidur dan tidur di rumah, rasa-rasanya saya lelah, dan ingin bercengkerama dengan bantal dan guling, hehe..."
"Huuu, dasar kamu Nin, ngayal yang enggak-enggak saja..."
"Harapan kan boleh saja, siapa tahu di kabulkan..."
Obrolan ngelantur mereka terhenti, karena jam kerja sudah di mulai. Dari pintu, pak Badri terlihat masuk ke ruangan kerja Nindy dengan tergesa.
"Nindy, Ellen, dan Lily, setengah jam lagi kalian ke ruang meeting ya, akan ada yang di sampaikan oleh pak Riko..."
"Baik, pak." jawab mereka serempak. Setelah menyampaikan berita, pak Badri kembali ke ruanganya.
"Naahh, benarkan apa kataku Nin...?"
"Aku jadi deg-degan, kira-kira apa ya yang mau di sampaikan oleh pak Riko..?" Kata Nindy dengan harap-harap cemas.
Setengah jam kemudian, semua divisi pak Badri dan pak Theo sudah berkumpul di ruang meeting. Semua duduk di kursi masing-masing yang sudah di sediakan. Tak berapa lama, pak Riko, direktur perusahaan itu terlihat memasuki ruang meeting.
"Pagi semua?" sapa pak Riko dengan ramahnya.
"Pagi, paak..." jawab semua yang ada di ruang meeting tersebut serempak.
"Wah, roman-romanya berita bagus nih..?" Bisik Ellen kepada Nindy. Tanpa Nindy sadari, sedari tadi Vano terus saja mencuri pandang ke arahnya. Karena Nindy antusias ingin segera mengetahui berita apa yang akan di sampaikan oleh pak Riko.
"Maaf sepagi ini telah mengumpulkan kalian di sini, karena saya akan menyampaikan sebuah berita dan sebelumnya saya mau tanya, kalian ingin berita baik atau buruk nih...?" tanya pak Riko dengan senyum-senyum.
"Alamak, senyumnya.., membuat aku terpanah.." Bisik Lily kepada Nindy.
"Awwww..." teriak Lily dengan pelan, karena Nindy mencubitnya.
"Sadar Li, sadar...!!"
"Iyaaa, iihh..."
"Kamu Nin, mau berita baik atau buruk nih kira-kira..?"
"Emm, baik saja pak.." jawab Nindy tersenyum simpul.
"Baiklah, tentunya kalian semua mau berita baik, dan saya akan mengabulkanya. Sehubungan dengan klien kita kemarin yang telah mau berinvestasi dan percaya dengan perushaan kita, saya ucapkan banyak terima kasih, terutama kepada Nindy. Saya selaku direktur di sini, memberikan kalian libur selama 4 hari..."
"Yeaaayyyyy....!!" teriak Lily spontan dan membuat semua yang ada di situ bengong melihat tingkahnya.
"Cuma Lily aja yang senang, apakah lainya merasa keberatan..?"
"Tidak pak...!!!" teriak semuanya barengan tanpa di komando.
"Terima kasih pak..." ucap pak Badri dan pak Theo bergantian.
"Dan mulai besok. kalian udah mulai libur, gunakanlah waktu kalian dengan sebaik-baiknya, oke? Bila bepergian, jaga kesehatan kalian, agar pas kembali masuk, badan tetap fit.."
"Siaaappp paak..!!" jawab semua karyawan serempak.
"Demikianlah berita yang saya sampaikan, dan saya pribadi, sekali lagi mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Nindy, sekian terima kasih dan selamat pagi.."
Setelah kepergian pak Riko, semua kembali ke pekerjaan masing-masing dengan penuh semangat.
"Yess..! Yess...! Yess..!!! Akhirnya.." teriak Nindy dengan sangat bahagia sambil mengepalkan tanganya sendiri.
"Waahhh, planing ke mana kita..?" tanya Lily sambil menghayal tentang pantai.
"Kita pikirin nanti saja, sekarang kita kerja dulu, oke....?"
"Siipppp...."
Ketiganya segera menyelesaikan kerjaan masing-masing. Di ruang kerja Vano, suasana tak kalah hebohnya dengan ruangan Nindy.
"Van, libur 4 hari, kita ke mana Van..?" tanya Dodi yang super rempong orangnya.
"Emm, masih bingung, tar aja kita pikirin pas makan siang, setuju nggak..?"
"Oke lah kalau begitu.." sahut Reihan yang mengedipkan sebelah matanya kepada Vano dan Dodi.."
Jam makan siang akhirnya tiba. Nindy dan kawan-kawan bergegas menuju kantin. Begitu juga dengan Vano dan lainya, berjalan menuju ke tempat yang sama, kantin.
Ketika Vano sampai di kantin, Nindy and friend sudah duduk dengan menu pesanan di depan mereka masing-masing.
"Van, sini saja.." Panggil Nindy kepada Vano. Ia mengangguk dan berjalan menghampiri Nindy. Segera saja Vano, Dodi dan Reihan duduk bergabung bersama mereka.
"Gimana, kalian ada rencana ke mana libur selama 4 hari...?" tanya Ellen kemudian.
"Bagaimana kalau kita piknik bareng saja, kan seru...?" Usul Dodi.
"Setuju...?" sahut Lily tanpa pikir panjang lagi.
"Aku mau tidur di rumah saja..." sahut Nindy tiba-tiba.
"Aaahhhhhh, Nindy nggak asik! Kita pergi bareng-bareng napa..?" sergah Ellen dengan wajah sewot.
"Nah rencanain dulu mau ke mananya, tar aku ngikut, hehe..."
"Iiihh, ni anak bikin kesel dehh.." ujar Ellen lagi.
"Iyaa, iyaaa Ellen sayang.."
"Gimana kalau kita nginep di villa, yang ada di puncak, kan enak tuh buat nginep rame-rame..?" Usul Reihan.
"Waaahhh ide baguss..!!" jawab Vano spontan.
"Selain ada fasilitas sportnya, juga dekat resto, sewaktu-waktu kita laper, tinggal delivery order, pemandangan indah juga ada, dan kita nggak usah ke mana-mana, kan refeshing otak tuh..?"
"Bener juga apa kata Reihan, setuju saja lah aku.." jawab Nindy yang membuat Vano semakin bersemangat saja. Jadilah mereka berencana nginep di villa bersama-sama. Jam makan siang selesai sudah. Semua kembali kerja lagi.
Vano yang tengah duduk di kursinya, tersenyum sendiri. Ia membayangkan akan bisa satu villa bersama Nindy.
"Wooyyy, ngapain sih dari tadi senyum-senyum sendiri...?" tanya Dodi yang melempar Vano dengan bulatan kertas kecil.
"Aahhh, kepo amat siihh...?" jawab Vano masih senyum-senyum sendiri.
"Falling in love.." sahut Reihan sekenanya.
"Whhaattt...?? Oh no..oh no..." jawab Dodi.
"Kalian apa-apaan sih, sirik aja kalau ada orang seneng..?" ujar Vano sambil memutar-mutar pulpen yang ia pegang.
Bersambung....
****
vano itu cinta mati sm nindy jd gak bisa selain hati...
SEQUEL 2 NYA DI UP THOR.......🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
MOHON MAAF JIKA KOMEN2 BNYK YG TDK PANTAS.. KRN SMUA FAKTOR TRBAWA SUASANA CERITA THE BEST DARI OTHOR, YG BUAT READER TERBAWA EMOSI MAUPUN BAHAGIA..
SEKALI LGI JGN LUPA, UP THOR SEQUELNYA..
SIAP2 LO VANO KNK MORNING SICKNESS, ALIAS SINDROM COUVEDE, AKU UDH MRASAKN SAAT ISTRI HAMIL ANAK KMBARKU, SEGALA MAKANN YG AKU TK SUKA & TK AKU MAKAN, LGI NGIDAM KU MAKAN, SEPERTI LELE, BELUT, IKAN GABUS ATAU RUAN, AKU MAKAN, PADAHAL AKU GK MKN 3 MAHLUK AIR TRSEBUT, KLO BUAH, SUKA MAKAN ASAM PAYAK, JAMBU BATU, PKE GARAM DOANK.. KLO BAYANGINNYA KMBANG LIUR KU..
SEKRG LO MAU JDI ULAT BULU..
KYK VANYA DLU LO, VANO CINTA BANGET, TPI DISEKINGKUHI..