JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 025
✍️happy reading✍️
dan kepala sekolah berkata.
"Astaga kalian ini!" ucap ibu kepala sekolah.
"eh ibu!" ucap Kenzo mendengar perkataan ibu kepala sekolah.
"ada apa? kenapa teriak Gak jelas?" ucap ibu kepala sekolah bertanya kepada mereka.
"Bu jadi begini ceritanya dari awal bla bla bla." ucap Kenzo lalu menjelaskan kepada ibu kepala sekolah.
Ibu kepala sekolah mendengarkan cerita dari Kenzo lalu ibu kepala sekolah itu berkata.
"coba kamu keluar dan melihat di situ ada toilet cewek apa cowok!" ucap ibu kepala sekolah menyuruh Kenzo untuk melihat.
"ayo Naura!" ucap ibu kepala sekolah yang juga menyuruh keluar.
Setelah keluar toilet. Kenzo, Naura pun melihat diatas yang ada gambar.
Dan nyata benar itu toilet cewek bukan toilet cowok.
Aduh mampus aku gimana nih!
Dalam hati Kenzo yang kaget karena gak sadar melihat toilet.
"gimana sekarang? Apa kau udah lihat itu?" ucap ibu kepala sekolah yang bertanya kepada Kenzo.
"Maaf Bu nyata salah toilet!" ucap Kenzo meminta maaf.
"karena aku keburu buru masuk ke toilet nya jadi gak lihat!" ucap Kenzo berkata lagi.
"sekarang kalian berdua ke kantor! Sekarang juga gak ada tapi tapi an!" ucap ibu kepala sekolah lalu menyuruh mereka ke kantor dan ibu kepala sekolah berjalan.
mampus lagi mau di bawa ke kantor sekolah gimana ini.
Dalam hati Kenzo yang udah kena sial.
Semoga saja ini cepat diselesaikan!
Dalam hati Naura karena dia gak mau kalo terjadi apa.
🌊🌊🌊
sesampainya di kantor sekolah.
"kalian tunggu saja disini! Jangan ke mana mana!" ucap ibu kepala sekolah.
Mereka gak ada jawaban dari kepala sekolah.
Lalu ibu kepala sekolah pun menelpon orang tuanya dan juga menelpon guru lainnya.
Kini mereka mendiam dan canggung nya bikin mentaktu kan.
Skip telpon ibu kepala sekolah hanya melihat mereka yang terdiam.
Lalu ibu guru mengadakan pengumuman.
.
"Pengumuman Pengumuman! Perhatikan!" ucap ibu kepala sekolah dengan pakai suara yang mirip di adzan.
"wah pengumuman apa nih?" ucap seseorang siswa dan siswi bertanya dan bingung.
Semua murid dan guru mendengar dari pengumuman kepala sekolah.
"Hari Ini Belajar Akan Berhenti Dan Guru Rapat Penting, Sekarang Bolehlah Berhenti Belajar! Dan Guru guru silahkan ke kantor!" ucap ibu kepala sekolah yang pengumuman tadi.
Mendengar perkataan murid akhirnya murid pada senang dan artinya pulangan sekolah.
"Hore asik pulang." ucap seseorang siswi.
Lalu ibu kepala sekolah itu melanjutkan perbicaraan lagi.
"Ingat! Jangan Langsung Pulang! Karena Ada Kegiatan Sekolah Jadi Kalian harus Kegiatan Ya!" ucap ibu kepala sekolah yang memberi tahu.
"hahaha, dengarin tuh jangan langsung pulang kata kepala sekolah." ucap seseorang siswa yang tertawa.
"dih gak jelas!" ucap seseorang siswi.
"makanya dengarin dulu jangan langsung pulang ini langsung pulang hahaha kasihan." ucap seseorang para siswa.
"gak urus!" ucap seseorang para siswi.
"Bisa diam gak sih!" ucap pak guru
"ok sekian terima kasih hanya itu aja yang akan memberi tahu!" ucap ibu kepala sekolah lalu mematikan Suara.
"Sekarang kalian kegiatan jangan langsung pulang!" ucap pak guru.
"baik pak guru!" ucap seseorang siswa dan siswi.
"Tari, tolong bawakan tasnya Naura di kantor sekolah." ucap pak guru lalu keluar kelas setelah siswa dan siswi udah keluar dari kelas.
"hah Naura ke kantor sekolah?" ucap Tari yang membingungkan.
"bawa aja tasnya ke kantor!" ucap Dylan yang penasaran kenapa Naura bisa berada di kantor.
🌊🌊🌊
Kini Fira juga berada di depan kantor sekolah yang berada di luar. Tak lama Tari dan Dylan datang tapi mereka melihat Fira yang berada di luar depan kantor sekolah.
"bukannya itu Fira?" tanya Dylan.
"eh kayaknya iya itu mungkin Fira, tapi kenapa dia di keluar kantor?" ucap Tari yang bertanya.
"aku gak tau, datangi aja." ucap Dylan.
Mereka mendatangi kantor sekolah dan bertanya kepada Fira.
"hai Fira." sapa dari Tari.
"hai juga Tari." sapa juga dari Fira.
"kamu kenapa di sini?" tanya Tari itu.
"oh aku ke sini untuk membawa tas kakak ku, karena kakak ku juga lagi masalah di kantor." ucap Fira yang memberi tahu.
"tapi aku dengar Naura juga kena masalah di kantor." ucap Fira berkata lagi.
"oh, aku juga gak tau kebetulan aja kita membawa tas nya Naura dan entah kenapa Naura bisa kena masalah." ucap Tari yang bertanya dan bingung.
"udah ayo dengarin perkataan mereka dan apa masalahnya itu?" ucap Dylan yang penasaran.
mereka mendengarkan perkataan kepala sekolah guru serta orang tua yang baru aja datang sebelum Fira Tari dan Dylan ada.
"selamat datang ayo silahkan duduk." ucap ibu kepala sekolah.
Ortu Kenzo dan Naura menduduk.
"sebenarnya apa terjadi?" ucap ibu Dwi yang tanya.
"jadi begini Bu dan pak saya akan menceritakan semua terjadi." ucap ibu kepala sekolah.
Guru dan mereka pun juga mengikuti mendengar perkataan ibu kepala sekolah serta juga dylan Tari dan Fira.
Setelah menceritakan tentang terjadi tadi lalu ortu Kenzo dan Naura bertanya.
"cuma itu aja yang terjadi? Ucap papanya Kenzo.
"lalu dimanakah anak saya?" ucap ibu Dwi yang tanya kepada ibu kepala sekolah bertanya anaknya.
"tenang Mereka ada di dalam, pak tolong panggilkan dua anak itu!" ucap ibu kepala sekolah.
"ok tunggu." ucap pak guru lalu berdiri dan menuju ke belakang.
"Kenzo, Naura! Ayo keluar!" ucap pak guru lalu menyuruh mereka keluar.
tanpa ada jawaban mereka pun keluar.
"nih anaknya." ucap Pak guru lalu kembali duduk.
"kamu?" ucap papanya Kenzo yang kaget dan melihat Naura dan kayak pernah ketemu.
"bapak udah kenal sama Naura?" ucap ibu kepala sekolah yang bertanya.
"iya saya kenal dia tapi di mana ya ketemu nya?" ucap papanya Kenzo yang bingung.
Di pinggir jalan om aku dan adikku berjualan dan om ini beli kepada kita.
Naura pun ngasih kertas ke papanya Kenzo. Lalu Kenzo juga ikutin baca.
"oh ya, kamu yang berjualan siomay kan waktu itu?" tanya papanya Kenzo.
"papa kok kenal sama dia?" ucap Kenzo bertanya.
"iya waktu itu papa pernah ketemu sama dia di pinggir jalan." ucap papanya Kenzo.
"sejak kapan papa ketemu nya." ucap Kenzo terus bertanya.
"gak tau nak." ucap papanya Kenzo.
"jadi gimana dengan anak saya ibu?" tanya ibu Dwi yang bertanya kepada ibu kepala sekolah.
"yah gimana ya, jadi anak ibu dan bapak akan di nikah kan secara langsung!" ucap ibu kepala sekolah yang berkata.
Semua orang pun kaget dan mendengar perkataan dari ibu kepala sekolah.
Kenapa harus menikah?" ucap ibu Dwi yang kaget.
"ya karena mereka kan terlalu dekat di depan mata ibu yang mereka berada di toilet, jadi dua anak ini harus di nikah." ucap ibu kepala sekolah yang memberi tahu.
"aduh Bu gak ada yang lain apa? Masa harus nikah Bu?" ucap Kenzo bertanya dan belum siap untuk menikah.
Ya gimana lagi dengan mereka karena mereka udah ada di depan mata ibu kepala sekolah.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️