NovelToon NovelToon
Kakak Iparku Mantan Kekasihku

Kakak Iparku Mantan Kekasihku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ropiah

Merlisa harus menerima kenyataan pahit, bahwa mantan kekasih yang masih begitu ia cintai harus bersanding dengan kakak tersayangnya.

Dan lebih parahnya lagi, Merlisa harus terjebak dalam pernikahan sandiwara dengan seorang Arga Sebastian, CEO tampan namun angkuh dan sudah memiliki kekasih. Demi memajukan perusahaan sang papa Merlisa menerima pernikahan yang tidak di dasari oleh cinta.

Bagaimana kisah Merlisa selanjutnya? apakah ia akan menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ropiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

" Ayo kita kembali ke hotel." Ucap Arga menggendong tubuh Merlisa. Merlisa melingkarkan tangannya ke leher Arga dan membenamkan wajahnya di dada bidang Arga.

"Bisakah antarkan aku ke kamar mandi." Pinta Merlisa pada Arga, saat mereka sudah berada di dalam kamar hotel.

"Kau duduk di sini dulu, aku siapkan air hangat untuk mu." Ucap Arga yang mendudukan Merlisa di atas closet.

" Sudah siap, apakah kau perlu ku bantu untuk mandi." Ucap Arga.

"Terima kasih, aku bisa sendiri." Sahut Merlisa yang di angguki Arga.

Bruuuukkk, Merlisa terjatuh karena kaki kanannya sakit, dan badannya yang lemas.

" Kenapa kau tidak memanggilku." Ucap Arga yang segera menggendong Merlisa.

"Aku tidak terbiasa meminta bantuan dengan orang lain." Ucap Merlisa saat sudah berada di atas tempat tidur.

" Mulai sekarang biasakan lah meminta bantuan denganku." Ucap Arga.

" Maksud mu?" tanya Merlisa mengerutkan dahinya.

Arga menghela napasnya " Aku ini suami mu, jadi jangan ragu untuk meminta bantuan dengan ku." Jawab Arga.

" Iya kau suami ku, tapi hanya suami sandiwara kan." Ucap Merlisa

" Tapi kalau terjadi sesuatu dengan mu, aku akan di salahkan dengan mama dan papa." Ucap Arga sambil pergi menuju kamar mandi.

" Jadi hanya itu alasan kau mengkhawatirkan ku." Gumam Merlisa pelan.

Merlisa memejamkan matanya, ia sontak kaget saat kakinya di angkat seseorang.

" Mau apa kau?" tanya Merlisa.

" Bisa diam tidak, kau mau sembuh tidak, huh!" Dengus Arga yang menarik kaki Merlisa ke atas pangkuannya.

"Iya iya tapi pelan - pelan." Ucap Merlisa ketus.

" Aaww sakit, pelan - pelan, sakit tau." Ucap Merlisa sambil memukul - mukul pundak Arga.

" Tahan sebentar, kaki mu sudah mulai membengkak kalau tidak segera di pijat." Ucap Arga.

Merlisa menggigit bantal untuk menahan sakitnya, air matanya mengalir membasahi pipinya.

" Sudah selesai. Kaki mu kenapa bisa seperi ini , huh!" dengus Arga.

" kaki ku keram, aku tidak bisa menggerakkan nya saat berada di dalam air." Jelas Merlisa.

" Kau selalu saja merepotkan ku. Sebentar lagi pak Heru akan ke sini bersama dokter untuk memeriksa mu, kau istirahat lah." Ucap Arga yang di angguki Merlisa.

Beberapa saat dokter datang bersama pak Heru untuk memeriksa keadaan Merlisa.

" Nyonya muda baik - baik saja tuan, cukup istirahat saja." Ucap dokter yang memeriksa Merlisa.

" Baik lah, terima kasih pak." Ucap Arga.

Dokter dan pak Heru berpamitan untuk pergi, yang sebelumnya dokter sudah memberikan beberapa obat untuk Merlisa minum.

*****

Dua hari Merlisa di dalam kamar untuk beristirahat, ia tidak di izinkan untuk keluar kamar hotel oleh Arga.

" Aku sudah sehat, boleh ya aku keluar, bahkan kakiku sudah tidak sakit lagi." Rengek Merlisa pada Arga.

"Tidak, nanti kau akan merepotkanku lagi." Ucap Arga.

" Masa aku ada di sini hanya ada di kamar saja si, 2 hari lagi kita akan kembali ke ibu kota." Ucup Merlisa mengerucutkan bibirnya.

Arga menghela nafas panjang, " baik lah aku izinkan, tapi kau tidak boleh jauh - jauh dari ku." Sahut Arga.

"Siap tuan Arga." Ucap Merlisa kegirangan. Arga hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Merlisa yang meloncat - loncat seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru.

Setelah melalui drama panjang untuk bisa keluar dari kamar hotel, Merlisa sedang berjalan - jalan di salah satu pusat perbelanjaan oleh - oleh di Bali, Merlisa asyik memilih beberapa barang untuk mama Wina, papa Fandi, para pegawai toko, dan anak - anak pinggiran, tidak lupa untuk ke dua kakak kembarnya.

" Kau membeli barang sebegitu banyak, tapi tidak ada satupun barang untuk mu." Ujar Arga.

" Oohh iya juga si, aku tidak memikirkan untuk diriku." Sahut Merlisa masih asyik melihat - lihat.

" Tunggu di sini." Ucap Arga.

"Baiklah, aku tunggu di situ ya." Sahut Merlisa menunjuk kursi di depan toko.

Arga mengangguk dan berlalu pergi meninggalkan Merlisa.

Arga memperhatikan Merlisa yang sedang menggagalkan percobaan penjambretan pada seorang ibu - Ibu.

Dia benar - benar cewek bar - bar, berani sekali ia melakukannya. Batin Arga sambil melipat kedua tangannya di dada.

" Ayo pulang." Ajak Arga menghampiri Merlisa, saat para penjambret sudah di amankan oleh orang sekitar.

" Kita makan dulu ya, aku lapar. Kita makan di situ ya." Ucap Merlisa menunjuk warung makan pinggir jalan.

Arga menaikan sebelah alisnya, selama ini ia tidak pernah makan di pinggir jalan.

" Ayo lah." Ucap Merlisa menarik tangan Arga.

"Ternyata makanan di tempat seperti ini enak juga." Ucap Arga mulai mencicipi makanan yang ia pesan.

"Kau selalu saja melihat sesuatu dari penampilannya saja tuan Sebastian, justru di tempat sederhana ini kita bisa makan enak tapi dengan harga yang lebih murah. cocoklah untuk ku yang kantongnya pas - pasan." Ucap Merlisa dengan mulut yang penuh makanan.

" Kau ini jorok sekali si, kalau bicara habiskan dulu makanan yang ada di mulutmu, nanti kau tersedak." Ucap Arga.

" Hehehe maaf, aku sangat lapar habis jalan terus mencari barang." Ucap Merlisa cengengesan

" Melihat cara mu makan, seperti tidak makan satu minggu saja." Ucap Arga heran melihat napsu makan Merlisa yang tinggi.

Setelah menyelesaikan makan siang yang sudah hampir sore.

Merlisa dan Arga memutuskan bermain jet sky di pantai.

" Hore aku menang, sesuai kesepakatan kalau aku menang, kau harus menuruti semua perkataanku." Ucap Merlisa tersenyum kemenangan, saat memenangkan perlombaan jet sky yang mereka sepakati berdua.

" Iya iya." Sahut Arga ketus.

Sial, bisa - bisanya gue di kalahkan dengan cewek bar - bar ini. Batin Arga.

Di malam hari Arga sedang memijit kaki Merlisa sebagai salah satu hukuman, karena ia kalah bermain jet sky.

" Hai kau mau cari kesempatan ya, akanku patahkan tanganmu." Ucap Merlisa memperingati, karena tangan Arga mulai menyentuh pahanya.

"Akukan cuma sedang memijatmu, tadi katanya ingin di pijat." Sangkal Arga, padahal ia sudah tidak bisa menahan hasrat untuk menyentuh paha mulus milik Merlisa.

Adek tolong ya, jangan kau berontak di dalam sana, tidur ya dek. Batin Arga yang tengah menahan hasrat pada dirinya.

Beberapa saat Merlisa tertidur pulas di atas tempat tidur.

" Akhirnya kau tidur juga, aku sudah cape sedari tadi menahan adekku yang terus memberontak." Gumam Arga berlalu menuju balkon.

******

" Tidaaaakkk mamaaaa!" teriak Merlisa saat terbangun di tengah malam.

"Kau kenapa, mimpi buruk?" tanya Arga yang terbangun mendengar teriakan Merlisa.

" Hiks... Hiks...." Merlisa menangis, tubuhnya bergetar ketakutan, keringatnya membasahi wajahnya. Dengan segera Arga memberi air minum dan mendekap Merlisa berusaha untuk menenangkannya.

" Sudah jangan menangis, ada aku di sini. Ayo tidur lagi." Ucap Arga yang merebahkan tubuh Merlisa. Dengan posisi masih memeluk erat tubuh kekar Arga, Merlisa membenamkan wajahnya pada dada bidang Arga.

Sebenernya gadis ini pernah mengalami sesuatu apa, sampai ia sering bermimpi buruk dan begitu ke takutan. Gadis bar - bar ini terlihat tangguh di luar namun rapuh di dalamnya. Batin Arga.

Bersambung...

1
Inggrit Erliana
Luar biasa
Bara Ayu
garis bawhi "w gk boleh cengeng hanya karna seorang laki2 yg gk bisa memperjuangkan cintax"😝🤣
Marlina
kalau laki2 ngomong hanya nikah sandiwara apakah jatuh talak
Marlina
coba sama Rafi az,sih
nur
merlisa bisa beladiri tapi kok gk bisa renang 😂
Dewi Moms AQila
yg bikin novel sepertinya seangkatan ... smpe tau saras 008 apa mungkin kenal jiga dg panji manusia melenium🤣🤣🤣
Sundari Sekariputi
sebenernya ceritanya bgs thor tapi akhir ceritanya tanggung bgt
Sri Wahyuni
kta y bsa ilmu bela diri ca klau s arga kurang ajar lawan az
Sri Wahyuni
knp wali hakim kan s ica ank angkt
Anggi Esteria
next
Anggi Esteria
sk Merlisa yg cemburu next cerita na
Anggi Esteria
next cerita na
Anggi Esteria
lucu juga Arga next cerita na
Anggi Esteria
benar kata Merlisa klo Arga sprti bunglon berubah ubah next cerita na
Anggi Esteria
seru klo Merlisa satu kantor sama suami na next cerita na
Anggi Esteria
ada2 aja tingkah Arga
Nelli Susilawati
bahhh..pindah lapak
yanti
bagus
NFIA
enak bget ya. istri sah disuruh jadi babu supaya bisa dapat makan dan tidur nah pacarnya dikasih duit lebih banyak cuma modal glendhotan.
♡👿 [V]aM|P!R} 👿♡
Rafi nya kasian cuma tempat tubrukan doang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!