NovelToon NovelToon
Wanita Pilihan Daddy'S (Suami Biadab 2)

Wanita Pilihan Daddy'S (Suami Biadab 2)

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / CEO / Tamat
Popularitas:71.8k
Nilai: 5
Nama Author: el Putri

(Agar nyambung baca Suami Biadab dulu ya besti)
Belum bisa melupakan kepergian mommy nya, Albert memutuskan untuk melajang seumur hidup namun keinginannya ditentang oleh para Dadddy, mereka melakukan drama agar Albert mau menikah dengan wanita pilihan mereka.

Elizabeth, wanita yang dipilihkan para Daddy untuk menjadi pendamping Albert.

Melalui kencan buta yang dijadwalkan mereka berdua bertamu, Albert sebisa mungkin membuat Elizabeth ilfil sedangkan Elizabeth berusaha membuat Albert untuk menerimanya.

Apakah mereka berdua berjodoh? yuk ikutin ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kuaci

"Elizabeth tunggu," teriak Albert.

Tak mempedulikan teriak Albert, Elizabeth terus berlari menuju kamar Albert. Sedari tadi sikap Uncle Sean memang sudah tidak enak tapi Elizabeth tetap berpikiran positif namun kali ini nampak jelas sekali kalau uncle Sean tidak mengharapkan kehadiran dirinya.

Setelah masuk kamar Albert, Elizabeth mengambil tas miliknya hendak keluar tapi tangannya ditarik oleh Albert.

"Mau kemana?" tanya Albert.

"Aku harus pulang Albert, pekerjaan aku sudah selesai disini," jawab Elizabeth.

"Aku tidak mengijinkan kamu pulang Elizabeth," sahut Albert.

"Tidak, aku tetap harus pulang," tukas Elizabeth lalu melepas tangan Albert.

Dengan langkah cepat dia berjalan turun dan dengan langkah cepat pula Albert menyusulnya. Saat di hendak menuruni tangga, uncle Sean menghadang Albert.

"Nggak usah dikejar, biarkan saja dia pulang."

Albert menatap uncle Sean dengan tatapan tak biasa, dia sangat heran dengan papa kandungnya yang bersikap aneh, seakan tidak merestui hubungan mereka padahal sedari awal dialah yang bersikeras ingin menjodohkan dia dengan Elizabeth.

"Kenapa Uncle? ada apa?" tanya Albert dengan heran.

"Dia tidak pantas untuk kamu," jawab Uncle Sean.

"Tidak pantas? kalau tidak pantas kenapa dulu kalian yang bersikeras menjodohkan kami?" tanya Albert.

Albert nampak kesal, dia merasa kalau Uncle Sean mempermainkannya dan juga Elizabeth.

Belum sempat uncle Sean menjawab pertanyaannya, Albert sudah berlari menyusul Elizabeth yang sudah keluar rumah, Elizabeth memesan taksi online untuk pulang ke apartemennya.

"Elizabeth aku akan antar kamu pulang," teriak Albert.

Albert segera memeluk Elizabeth, dia tidak akan membiarkan Elizabeth pulang sendiri.

"Kamu milikku saat ini, jadi please jangan seperti ini," pinta Albert.

"Tapi Tuan Sean...." Albert segera menyilangkan telunjuknya di bibir Elizabeth.

"Aku nggak peduli dengan uncle Sean, aku sangat mencintaimu," bujuk Albert.

Sepanjang perjalanan pulang Elizabeth hanya terdiam, dirinya sangat heran dengan perubahan Uncle Sean yang secara tiba-tiba.

Sesampainya di apartemen miliknya, Elizabeth langsung masuk tanpa menunggu Albert dan saat di loby dia sudah dihadang oleh pemilik unit apartemennya.

"Elizabeth, bulan depan aku memutuskan untuk menempati apartemen aku," katanya yang sontak membuat Elizabeth sedih.

Dia sangat sedih pasalnya di dalam unit apartemen itu banyak sekali kenangan dengan ibunya.

"Tidak bisakah saya menyewa apartemen itu selamanya?" tanya Elizabeth.

"Maaf Elizabeth tapi kami memerlukan tempat tinggal," jawab pemilik unit apartemen yang disewa oleh Elizabeth.

Meski tidak rela tapi Elizabeth juga tidak bisa melakukan apa-apa karena memang dia hanya penyewa disini.

"Baiklah," sahut Elizabeth.

Tak jauh dari sana ada Albert yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan mereka, Albert sangat sedih melihat Elizabeth bersedih.

Dengan langkah pelan dia mendekati kekasihnya, Albert merangkul Elizabeth dan mengajaknya naik.

Sesampainya di unit apartemen miliknya, Elizabeth pergi ke kamar ibunya, dia menangis mengingat ibunya.

"Ibu, tempat ini sudah tidak disewakan lagi," kata Elizabeth.

Albert yang ikut sedih segera memeluk kekasihnya.

"Sudah jangan bersedih, ada aku," hibur Albert.

"Semua kenangan tentang ibu akan hilang albert," sahut Elizabeth.

"Siapa bilang, semua kenangan tentang ibu kamu akan selalu ada di hati dan ingatan kamu Elizabeth," timpal Albert.

Albert menceritakan kisahnya dulu, dia juga sama seperti Elizabeth yang bersikeras untuk tetap tinggal di rumah yang mana penuh dengan kenangan mommy nya, tapi Daddy Daffa bilang kalau semua kenangan mommy Rara ada di hati dan ingatan.

"Dimanapun kita berada, kita akan selalu bersama mereka Elizabeth," hibur Albert.

Elizabeth mengangguk paham, sebenarnya ingin sekali Albert membeli apartemen itu untuk Elizabeth, tapi dia berpikir ulang karena jika Elizabeth terus berada di apartemen itu, Elizabeth tidak akan move on dari ibunya sama seperti dirinya dulu.

"Aku memiliki unit apartemen yang tidak pernah aku tempati, kamu bisa menempatinya."

Albert menawarkan apartemennya untuk ditempati oleh Elizabeth.

"Kalau kamu tidak pernah menempatinya kenapa beli apartemen itu?" tanya Elizabeth.

"Aku gabut saja, malam-malam tidak bisa tidur akhirnya aku memutuskan untuk membeli apartemen secara online," jawab Albert.

"Tak hanya membeli apartemen, aku juga membeli gugusan pulau kecil yang berada di tengah samudra Pasifik dan juga mobil sport mewah yang berlogokan banteng," sambung Albert.

Elizabeth melongo mendengar jawaban Albert sungguh enak sekali menjadi seorang konglomerat bisa membeli sesuatu sesuka hati tanpa memikirkan kekurangan uang.

"Astaga Albert, gabutmu dengan beli apartemen, pulau pribadi dan juga mobil sport, lalu apa kabar dengan aku yang kalau gabut hanya bisa beli kuaci," sahut Elizabeth.

Menjadi seorang triliuner muda, Albert bisa membeli apapun yang dia mau, terkadang untuk ngopi saja dia pergi ke Jerman, untuk berenang dia pergi ke Swiss loncat ke sungai Are, untuk sarapan terbang ke Belanda, pengen lihat pinguin berenang tinggal pergi ke kutub Utara dan masih banyak lagi.

Begitulah kehidupan anak konglomerat yang mewarisi harta tiga Daddy yang asetnya no kaleng-kaleng.

"Kuaci?" ucap Albert dengan penuh penekanan.

"Iya kuaci, kamu nggak tau?" tanya Elizabeth.

Albert menggelengkan kepala, seumur-umur baru kali ini dia mendengar kata kuaci.

"Tidak," jawab Albert.

Elizabeth menghela nafas, padahal kuaci adalah makanan terunik di dunia karena sangat seru saat memakannya.

"Kuaci itu biji bunga matahari yang rasanya sangat enak," jelas Elizabeth.

Albert nampak mengerutkan alisnya, bagaimana bisa biji bunga matahari dijadikan makanan.

"Sudah jangan heran aku masih punya stok kuaci di kulkas," kata Elizabeth lalu mengambil kuaci di dalam kulkas.

Lagi-lagi Albert nampak bingung, apanya yang dimakan dari benda kecil bernama kuaci.

"Cara memakannya gigit ujungnya, lalu kupas dan makan."

Elizabeth menunjukkan cara memakan kuaci pada Albert, dan saat Albert memakannya dia nampak bingung, karena tidak berasa apa-apa seperti tidak makan sesuatu.

"Makanan apa ini," protesnya.

"Kuaci," sahut Elizabeth.

"Makan kuaci itu seru, habis sekarung gak bakalan kenyang cocok untuk orang yang patah hati," imbuhnya dengan tertawa.

Albert dan Elizabeth tertawa membahas kuaci, Elizabeth meminta Albert membangun perusahaan kuaci tapi idenya malah ditertawakan oleh Albert.

Bahasan kuaci membuat Elizabeth melupakan masalahnya, dia terus tertawa sambil makan kuaci dengan Albert hingga tak terasa malam sudah larut.

Albert yang malas pulang memutuskan untuk menginap di apartemen kekasihnya.

Keeoskannya Albert meminta asistennya menghandle perusahaan karena hari ini dia tidak datang ke kantor.

"Kamu pergi saja ke kantor Albert, masih ada waktu untuk keluar dari apartemen ini," kata Elizabeth.

"Tidak, aku ingin hari ini kamu pergi dari apartemen ini," sahut Albert.

"Tapi...." Belum sempat melanjutkan kata-katanya Albert sudah menyela.

"Nggak ada tapi-tapian, kamu kemasi saja barang-barang kamu dan kita pindah hari ini juga," sela Albert.

Meski berat tapi Elizabet harus meninggalkan apartemen yang sudah hampir sepuluh tahun dia tempati bersama ibu tercintanya.

Dibantu orang suruhan Albert, Elizabeth mengemasi barang-barangnya dan juga barang ibunya.

"Sudah, kita pergi kesana dulu nanti biarkan mereka yang membawa barang-barang kamu," kata Albert.

Albert dan Elizabeth pergi ke apartemen Albert terlebih dahulu, setibanya di depan apartemen milik Albert, Elizabeth tercengang bagiamana tidak apartemen milik Albert sangat mewah, bisa dibilang ini adalah apartemen termewah di kota London.

"Astaga Albert, berapa uang sewa yang harus aku bayar?" tanya Elizabeth dengan pandangan yang tak lepas dari apartemen mewah tersebut.

Nampak senyum licik yang tersungging di bibir Albert, awalnya dia tidak mengharapkan apa-apa namun pertanyaan Elizabeth membuatnya memiliki pikiran licik.

"Kamu cukup memberi aku ciuman kening, pipi dan juga bibir sebanyak tiga kali sehari," jawab Albert.

"Dan untuk lainnya aku akan pikirkan lagi," sambung Albert.

Elizabeth tertawa mendengar jawaban Albert namun meskipun begitu Elizabeth tetap ingin membayar uang sewanya pada Albert.

"Ngapain sih kamu mikir uang sewa, bukankah kita akan segera menikah," kata Albert.

"Tapi bagaimana dengan Tuan Sean?" tanya Elizabeth.

"Jika uncle Sean ingin memisahkan kita, tentu aku tidak akan tinggal diam, bukankah sedari awal ini rencananya," jawab Albert.

"Nanti aku akan bicara dengannya," hibur Albert.

Tak ingin berlama-lama di basemen, Albert segera mengajak Elizabeth untuk naik ke unit miliknya, saat pintu dibuka nampak barang-barang mewah dan berkelas di dalam, sungguh berbeda dengan apartemennya.

"Oh my God, ini istana apa Apartemen," ucap Elizabeth dengan melongo.

Melihat kekasihnya yang polos membuat Albert semakin gemas, ingin sekali dia memakan kekasihnya saat ini juga.

Setelah ruang tamu, Albert menunjukan ruang tengah, kamar tamu, kamar mandi dan tak lupa dapur serta ruang makan. Sungguh Elizabeth serasa mendapatkan serangan jantung mendadak karena baru kali ini dia memasuki apartemen yang memiliki fasilitas premium seperti ini.

Dilantai atas, Elizabeth disuguhkan dengan balkon yang menghadap ke taman kota dan di ujung balkon ada kolam renang yang dibatasi oleh kaca tebal.

"Is amazing Albert, kita bisa menikmati sunset atau sunshine sambil berenang," kata Elizabeth.

"Iya kita bisa menikmati berdua," sahut Albert.

Elizabeth tak habis pikir dengan jalan pikiran Albert yang membiarkan apartemen semewah ini tak bertuan, jika tidak ditempati minimal disewakan sehingga bisa jadi sumber penghasilan.

Di sisi lain para Daddy sangat cemas dengan Albert karena dia tidak pulang tak hanya itu Albert juga tidak datang ke kantor.

"Lihatlah Tuan Sean yang terhormat, belum apa-apa Albert sudah tidak pulang," kata Daddy Daffa.

"Kenapa sih anda tidak menekan ego anda sedikit saja, Albert adalah harta berharga milik kita, pikirkanlah kebahagiaannya," sambung Paman David.

Brak

Uncle Sean menggebrak meja, dia tidak terima karena Daddy Daffa dan paman David mengguruinya.

"Jika Albert tau yang sebenarnya, dia pasti akan meninggalkan Elizabeth."

Uncle Sean memarahi balik sahabatnya, dia tetap memperjuangkan egonya untuk memisahkan Albert dan Elizabeth.

"Keraslah seperti batu Tuan, saya hanya berharap semoga anda tidak menyesal seperti anda menyesal karena ditinggal Rara," ucap Paman David.

"Ketika dia meninggalkan anda, saat itu aku akan mengambil anakku kembali," timpal Daddy Daffa.

1
Sari Aldia
kkk uda tamat ending ny blm siap kk kq habis gk seru
Naxena
keren
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
namanya bnyk yg ketuker thor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
elizabet anaknya daniel ya.
⸙ᵍᵏ•ᴋͫᴇͣɪͬɴͨɴͪᴀͤʀᷞᴀᷞ•Kᵝ⃟ᴸ
Hati2 Zabet nti malah jatuh cinta btulan,,
pengen ku timpuk si Hans itu ngeselin amat dah kek cewe aja pnuh drama
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
salah kalian ,dulj gk bsa jaga istri baek baek,ska nyiksa istri,skrng ngmngin istri masa lalu,telat
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
ke 3 dady malah saling balas membalas puisi
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
berani jg y si Alber ngomng ma orng tua "klian dah tua,kpn punya istri", berati Alber anknya sean dan rara dulu y.. Rara nya lngsng ke luar negri mngkn y ,stlh disiksa ma sean dulu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
untungnya si Daffa pengertian dikit ma tu gadis
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
yg pnting kn bukan nyawa kn knp hrs denda bnyk,uang sgtu susah nyarik nya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
daddy dafga,si Alber hbis ninggalin Eliza di kantornya mpek Wliza ketiduran,jg gk djmputnya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
aduh Albrt bengek ad ja klakuan nya,gk skdr jd pmbantu,enkn pmbntu klok kyk gtu,pmbntu cumn nyuci ma beberes lha Eliza,parah masak cumn dipakek buat tdr smlm gk sslto suruh gntiin sprai,kn oni ide gila,mknya melebihi pmbntu,klok gk niat y gk tidur bareng di kasurnya jg gpp to,tidur dinkamar lain
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
mngkn ad percikan cinta elizabeth ma Albert,awalan mereka bertengkar toh lama lama sling ska,trgntung jg sih, buktinya mereka gk ad yg bsa melawan orngtua mereka yg jodohin,hrsny si Albert yg mnolak ajakan bpknya,pdhl Eliza dah berusaha nolak,hrsnya Albert,jngn nurutin bpknya krn bpknya dah ngrawat dngn ksih syng tus nrima,lha y itu tandanya Albert ny jg mau bukn salah Elixa
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
pasti Albert kebingungan nich nyari Elizabeth
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semoga nantinya di ganti yang lebih besar lagi
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
haha genit genit ganteng juga lho
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
dasar Albert,, sekarang aja pingin dekat kan
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
Albert sbnrny sayangmu ma Eliza tulus gk sih.. klok gk tulus y jjr sj ma Eliza biar bsok lusa gk trll berharap dn cemburu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
sabar Eliza,semua yg bernyawa akn kmbali ke penciptanya,kita gk bsa berbuat ap2 kcuali pasrah
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻ɢ⃟꙰ⓂSARTINI️⏳⃟⃝㉉
oo sikap Albert ke Eliza krn cumn ditinggl prgi orng tua,dn gk tulus syng nya ma Eliza,salhmu albrt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!