Trea Desmond seorang wanita 23 tahun kembali ke tanah airnya dengan misi mencari ayah biologis kedua anak kembar nya.
Dalam pencarian itu dia menemukan fakta bahwa gigolo yang dulu ia sewa ternyata adalah bosnya sendiri yang memiliki sifat kejam kepada musuh, terlebih-lebih kepada wanita yang mengaku mengandung benihnya.
Tree terpaksa dan harus bisa membuat pria kejam itu untuk menghamili dirinya, demi sebuah plasenta bayi yang bisa menyelamatkan kedua anaknya sekarang.
Apakah misi Tree mendapatkan anak lagi dari ayah biologis kedua buah hatinya akan tercapai?
Atau sebaliknya?
Tree memilih mundur dan memilih opsi lain untuk menyelamatkan nyawa salah satu dari anaknya.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana kiezia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tamu Ranjang
Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
Uhhhh ... Lenguhan Alexis di atas ranjang, menyadarkan Fren yang tengah berkutat di depan laptopnya.
Semenjak Alexis tak sadarkan diri, Fren maupun Star membagi sift untuk menjaga pria itu. Suara kecil Alexis begitu di pantau oleh ke dua pria tampan itu.
Kebetulan, sekali malam ini giliran Fren yang mendapatkan giliran untuk menjaga si bos.
“Lex, kau sudah bangun?” tanya Fren memastikan.
“Kau kah Fren, aduh tubuh ku panas banget!” rintih Alexis.
“Sebentar dulu, aku telpon si Star,” Fren mengambil ponselnya, lalu memencet tombol panggil nomer Star.
Tutt... Tutt... Tutt... Bunyi sambungan telpon milik Free ...
“Sittt," umpat pria itu ketika tak kunjung di angkat.
Tak lama kemudian, “Halo, ahhh... Ya seperti itu!” jawab si Star di seberang sana.
“Star, Alexis sadar!" kata Fren berteriak agar di dengar oleh sahabatnya yang lagi memberi makan para tantenya.
“Oh, kau cepat carikan dia pasangan sekarang, agar racun di tubuhnya menguap.... Sitttt ... Tante goyangan gergaji masuk got Tante makin mantap!" puji Star.
“Baik,” Fren mematikan panggilannya.
Si anak itu kalog sudah kerasukan goyang hot Tante girang lupa daratan. Gerutu Fren dalam hati.
“Sebentar dulu ya Bro, aku mau cari cewek dulu untuk mu, lima menit!” kata Fren pergi secepat kilat pergi dari kamar itu.
....
....
“Sit, apa wanita tadi setelah menendang ku langsung meninggalkan ku!” rutuknya. Alexis belum sadar bawa ia telah bertapa selama satu minggu.
“Gerah banget!" pria itu langsung bangun dan duduk menormalkan tubuh nya yang sedikit remuk akibat tertidur lama, “Aw, kenapa ada infus segala?” ketika pria itu menyadari bahwa punggung tangannya tertusuk jarum infus.
Pria itu perlahan turun dari ranjang lalu melangkah kamar mandi, “Astaga jamu ajeb-ajeb good Jrottt milik si Star dosisnya parah ini, kenapa panas meriang-meriang gimana ini," gerutu Alexis yang tengah membasahi tubuhnya di bawah shower.
Tak lama kemudian Alexis mengambil handuk lalu keluar dari kamar mandi. Secepat kilat ia menggunakan bokser dan kaos lalu mematikan lampu kamar.
Tangan nya menghidupkan Lampur tidurnya yang pencahayaannya remang-remang. Alexis merebahkan tubuhnya lagi. Sungguh pria itu merasakan gairah yang membara, “Kenapa aku masih gerah ya?” gumam Alexis resah.
Ceklek...
Seseorang masuk ke kamar Alexis, pria itu begitu waspada, dari pencahayaan remang-remang Alexis bisa melihat lekukan tubuh seorang wanita.
Apakah ini eksperimen ku selanjutnya. Si Fren cepet juga membawa tumbal, Batin Alexis, pria itu begitu kaget karena si wanita tanpa menyapanya langusung langsung melucuti bajunya.
Astaga, tamu ranjang ku tidak suka basa basi malam ini. Ok aku tak akan sungkan juga, sini honey, Batin pria itu.
Greeep... Tanpa sungkan Alexis memeluk tubuh tamu ranjangnya.
“Kak Aston, kau kah itu?" gumam gadis itu.
Aston! Batin Alexis bingung.
“Sejak kapan selera si Fren turun ya, kenapa milih model keripik kentang begini,” gumam Alexis ketika meraba tubuh Tree yang minimalis.
Deg... sepasang mata mereka saling memandang, entah siapa yang memulai saat ini bibir mereka saling menempel.
“Manis!” bisik Alexis.
“I Love you Kak!" cicit Tree yang mengira pria yang saat ini mencubunya adalah sang kekasih.
Deg... Dug... Deg... Tiba-tiba jantung Alexis berdetak semakin kencang.
Perasaan apa ini? Batin Alexis bingung merasakan perasaan asing.
Greepp... Bibir Tree langsung mematuk bibir tebal sang Pria teramat ganas dan menggebu-gebu.
Mendapatkan serangan dadakan membuat Alexis gugup dan begitu merasakan perasaan asing yang belum pernah ia rasakan, entah player gadungan yang selama ia sandang di dirinya seketika mati kutu.
Tak lama kemudian, Alexis mulai terbuai sehingga decapan bibir saling adu jotos tak terelakkan.
Seketika suara lenguhan dan rintihan terdengar sayup-sayup di kamar milik sang player gadungan.
Seluruh aliran darah pria itu terasa memanas, entah sejak kapan tubuh mereka telah sama-sama tak menggunakan sehelai benang pun.
“Kak, As, kau begitu tega kepadaku, kenapa kau harus menyakiti ku begitu dalam!” racau Tree.
“Tenang sayang mulai sekarang aku tak akan menyakiti mu,!” jawab Alexis, pria tau gadis di dalam dekapannya saat ini mabuk. Dari bau nafas Tree.
“Benarkah!” Tree mengalungkan kedua tangan di leher pria asing itu.
Cup... Satu ciuman Tree berikan di kening Alexis.
Deg... Dug... Deg... Nyett, layaknya balon di tiup, sinyal Jon perlahan-lahan Bagun dari pertapaan, begitu kokoh dan siap memancarkan jaringannya.
Plak ... Alexis menampar pipinya...
“Jangan sakiti diri Kakak, sini ku cium,” bisik Tree mengelus pipi Alexis.
Aston ingin menghidupkan lampu akan tetapi ia memiliki banyak pertimbangan, siapa tau si Jon tiba-tiba Kelenger (pingsan) karena malu di pandang ketika ia menunjukkan kesaktiannya, atau malah si Jon ngambek karena tak langsung membelah kolam Lelenya.
Jiwanya ingin sekali melihat wujud sang wanita. Karena mungkin si Jon lagi khilaf Alexis tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.
Mereka kembali saling menghangatkan satu sama lain dan kini giliran di puncak acara, dengan gairah memuncak serta mulut komat kamit Alexis mengusap kepala gundulnya lalu ...
Brak... Satu dobrakan tak kunjung masuk, hingga tiga kali percobaan pagar kolam Lele dedek Tree tak kunjung berhasil, keringat sebiji jagung Alexis berguguran hingga pria itu mengeluarkan jurus halimun nganu..
Jangan sampek ada kejadian leher si Jon keseloe karena tak mampu membajak kolam Lele. Batin Alexis menjerit.
Ahhhh,,, jerit kedua orang itu, yang satu menjerit kesakitan yang satu kegirangan karena berhasil menjadi pria seutuhnya.
“Mulai malam ini, kau milikku wanita!” bisik Alexis di telinga Tree sebelum ia melakukan gaya kereta masuk terowongan hingga gaya kuda liar kawin lari.
Hanya ada suara rintih dan lenguhan dari pasangan yang tak saling mengenal. Malam itu menjadi saksi adanya takdir mengikat mereka.
Apa yang terjadi besok. Hanya nyai Gendeng lah yang tau. Karena dia pemilik skenario.
....
....
Sedangkan di sisi lain Fren melupakan sang sahabat karena pujaan hatinya yang mabuk.
Pria itu menarik tubuh sang gadis ke kamar miliknya, “Tree gigolo ini cakep Tree, seperti nya aku kenal deh, apa emang wajah nya pasaran!” kata Samarta meracau.
“Aku akan menghukum mu gadis nakal!” geram Fren memukul gemas dapur milik si Samarta.
Pria itu membawa gadis nya ke kamar mandi, “Panas... Ohhh, aku ingin terbang!" rintih Samarta.
Mendengar kata panas, si Fren langusung mengingat sang bos.
“Astaga Alexis,” Fren langsung berlari ke kamar pria itu tak lama kemudian ia telah berada di depan kamar pria tersebut...
“Ohhhhh... Dam... Nikmat, macem terjepit pintu, aku mau sampai... Ahhhhh...!” jerit Alexis terdengar jelas di Indra pendengaran Fren.
“Sepertinya, ia sudah mengambil wanita di bawah karena tak sabar, lebih baik aku ke kamar untuk memberikan pelajaran berharga untuk gadis nakal ku!” kata Fren membalikkan tubuhnya meninggalkan pasangan di dalam kamar.
^^^To Be Continued^^^
Terimakasih sudah mendukung karya receh nyai, mohon maaf bila upnya tak teratur sebab lagi dalam mode sibuk di dunia nyata.
Cium sayang untuk kalian 😘😘😘
Jangan lupa ya sajenya biar nyai makin sakti.
uthornya konyol🤣🤭