seorang CEO tampan yang bernama Stuart Hughes yang merasakan trauma karena saat kecil salah seorang pengasuh kepercayaan keluarganya hampir melkukan pelecehan seksual padanya membuat dirinya membenci yang namanya permepua selain Oma dan ibunya sehingga semua yang bekerja di dekatnya adalah pria hingga dia di juluki pria impoten oleh orang di luar sana
di sisi lain seorang wanita yang tomboy yang bernama Kikan memilih kabur dari kediaman orang tuanya karena di paksa menikahi dengan seseorang yang membuatnya harus menyamar menjadi pelayan pribadi pria di kediaman Stuart yang dia ketahui bahwa pria tersebut impoten
bagaimanakah kisah mereka dapatkan dapatkah Kikan menjadi wanita yang tepat untuk Stuart dan apa yang di lakukan Stuart saat mengetahui bahwa ternyata pelayan pribadinya adalah seorang wanita yang menyamar menjadi pria.
ayo baca hanya di novellton ........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon liana aksara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
Dalam hati Leni mengutuk keberadaan Kikan walaupun dia Sekarang telah menjadi istri dari tuan Umar tapi semua gerak-geriknya diawasi oleh Umar dan dia hidup hanya seperti pajangan dia bertekad jika Kikan di temukan dia akan membuat Kikan sangat menderita
Sementara itu Tejo dan arti yang mendengar perkataan Tuan Umar langsung terdiam Narti langsung menatap nanar pada putrinya dia sungguh tak menyangka Umar ternyata sudah kembali lagi mencari Kikan jadi apa maksud tuan Umar menikahi putrinya tapi tetap mencari keberadaan Kikan tanpa mempedulikan perasaan putrinya yang sekarang menjadi istri ketiga tuan Umar
"Terima kasih Tuhan dan maafkan kami tapi kami tetap berniat untuk pergi ke kota untuk mencari kikan lalu kami akan membawanya pulang dan menghukumnya." ucap Tejo
Tuan Umar menatap tajam pada kedua orang yang berdiri di hadapannya "Aku ingatkan pada kalian berdua kalian tak punya hak atas Kikan lagi ingat kalian sudah menjual Kikan padaku dan menggunakan uangnya untuk berfoya-foya sedangkan untuk Leni ingat Leni adalah penebus semua utang-utang yang kalian miliki pada ku." ucap tuan Umar
Tejo dan Narti menelan kasar silvanya saat mendengar perkataan tuan Umar memang benar mereka berdua telah menjual Kikan kepada tuan Umar
Melihat kedua orang tuanya yang terpojok membuat Leni sangat prihatin tapi dia tidak bisa juga berbuat apa-apa karena semua uang yang diberikan Tuan Umar dia ikut menikmatinya
"Tapi Tuan kata Tuan jika tuan menikah dengan kikan maka Tuan akan melupakan segala utang-utang kami dan uang yang yang Tuan berikan untuk membeli Kikan akan diberikan secara cuma-cuma." ucap Narti
Memang benar-benar apa yang kau katakan Narti tapi kau harus ingat yang aku nikahi bukan Kikan tapi Leni dan dia sangat berbeda jauh dengan Kikan aku baru tau stelah menikah ternyata harga leni dan Kikan itu berbeda jadi aku memutuskan bahwa Leni hanya akan menjadi membayar utang-utang kalian sedangkan untuk Kikan aku sudah membelinya dan dia sekarang menjadi milikku." ucap tuan Umar
Mendengar ucapan Tuan Umar yang mengandung arti terselubung membuat Narti langsung menatap ke arah putrinya dengan tatapan yang sulit diartikan melihat ibunya menatapnya Leni semakin tertunduk dalam
Tejo dan narti hanya mampu menerima semua apa yang dikatakan oleh Tuan Umar setelah berbicara panjang lebar Tejo dan arti pamit untuk kembali ke kediamannya
Melihat kedua orang tuanya pergi Nanti hanya bisa diam seribu bahasa mengikuti Tuan Umar yang sudah bangkit dari tadi untuk kembali ke ruang tengah
Sementara itu Tejo dan arti yang baru saja memasuki rumahnya langsung ke dapur untuk meminum air Tejo dan arti langsung duduk di depan tv
"Sebaiknya kita pergi ke kota saja untuk mencari kikan kita harus membuatnya menghilang agar Tuan umar tak dapat menemukannya dengan begini Putri kita akan bisa mengambil hati Tuan Umar sedikit demi sedikit." ucap narti
"Tapi bagaimana bisa kita ke kota dengan modal yang pas-pasan apalagi sisa uang pemberian Tuan Umar tinggal sedikit ucap Tejo
"Apa maksudmu uang yang diberikan tuhan Umar kita tinggal sedikit bukannya Tuan Umar memberikan uang seratus juta ke mana uang tersebut." tanya narti bingung pasalnya uang tersebut baru dia gunakan Lima juta
Kangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
padahal dia ingin memastikan penyakitnya yang selalu muntah dan mual saat berdekatan dengan wanita