NovelToon NovelToon
Sekejap Berubah Gender

Sekejap Berubah Gender

Status: tamat
Genre:Misteri / Romansa Fantasi / Jiwa hidup berdampingan / Tamat
Popularitas:442.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Elwi Chloe

Bagaimana jika kamu yang tabiatnya seorang perempuan tulen tiba-tiba saja terbangun di tubuh seorang laki-laki? Sekejap berganti gender.

Cherika Nayyara bertransmigrasi menjadi Chandika Leofic Aldebaron-putra tunggal pengusaha kaya raya.

"Gue Cherika asli."

"Kamu Cherika? Bagaimana bisa? Kamu adalah aku? Dan aku adalah kamu?"

"Gue juga nggak tahu."

"Ini tidak masuk di akal."

"Semenjak gue terbangun di tubuh lo, ini memang sudah nggak masuk akal, jadi tidak ada yang tidak mungkin lagi. Hidup bukanlah masalah yang harus dipecahkan, tetapi keyataan yang harus dihadapi."

"Pasti ada cara untuk kita kembali ke tubuh masing-masing."

"Kita cari tahu bersama."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elwi Chloe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Save

Chandika memasuki sebuah cafe dengan masih mengenakan baju seragam SMA-nya di balik jaket denim, dia berjalan tanpa memperdulikan tatapan terpesona semua orang yang berada di dalam cafe dan segera mendudukkan bokongnya di kursi pojok dekat jendela kaca yang menunjukan riuh rendah orang yang berlalu lalang.

"Selamat siang, mau pesan apa?" sapa pelayan perempuan yang terlihat masih berumur dua puluhan dengan senyum dan kerlingan mata genit.

Seketika Chandika bergidik ngeri.

"Milk Shake Stroberi, Tomato Juice, Potato Wedges, dan Tomato Puding," ucap pria bersurai hitam legam itu datar dan membuat pelayan perempuan mengangguk tersenyum undur diri, untuk segera menyiapkan pesanannya.

"Maaf sudah menunggu, apakah kamu sudah lama?" kata seorang gadis mungil yang baru saja duduk pada kursi kosong di hadapannya.

"Nggak kok," jawab Chandika masih berwajah datar.

"Tadi abang ojek online lama bawa motornya," kata Cherika dengan raut bersalah karena telah terlambat datang, padahal dia yang minta ingin bertemu.

"Lo naik ojek online? Kenapa nggak bawa motor saja, gue kan punya motor," ujar Chandika heran.

"Aku tidak bisa bawa motor, lagi pula motormu sudah dijual," ucap Cherika sambil penggaruk pipinya yang tidak gatal.

"Apa!?" pekik Chandika tertahan, dia memang tidak heran jika orang yang di depannya tidak bisa membawa motor, tapi dia kaget karena motor kesayangannya yang dulu dijual. "Kenapa motor gue dijual??"

"Ah, bang Agust yang menjualnya, katanya untuk membuang sial, soalnya waktu itu kamu kecelakaan karena membawa motor itu," jawab Cherika dengan watados.

"Bagaimana bisa?" tanya Chandika dengan rasa ketidak percayaan. "Apa hubungannya kecelakaan gue dengan motor? Padahal gue kecelakaan saat nyebrang jalan," lanjutnya dengan frustasi. Oh ayolah, itu adalah motor kesayangannya yang dia beli dengan uang tabungannya sendiri.

"Tapi motornya sudah dijual," kata Cherika menunduk karena muka Chandika sangat menyeramkan saat sedang marah.

Chandika menghela napas beberapa kali untuk mengontrol emosinya, "Yasudahlah, lagi pula gue bisa beli motor lagi, bahkan yang lebih mahal, karena sekarang gue sudah menjadi diri lo yang kaya raya," kata Chandika dengan bangga.

"Kamu suka dengan kehidupan itu?" tanya Cherika menatap pemuda itu bingung, padahal dengan menjadi kaya raya sekaligus pewaris tunggal keluarga Aldebaron, dia selalu tidak senang, karena hidupnya selalu terancam akan pembunuhan dari saingan bisnis keluarganya. "Apakah kamu senang menjadi orang kaya?"

"Ya, tentu saja, gue bisa beli apapun yang gue inginkan dengan hanya sebuah kartu hitam ini," jawab Chandika sambil mengeluarkan dompet dan menunjukan black card pada Cherika.

"Baguslah kalau kamu senang," ucap Cherika tersemyum manis.

"Apakah lo mau black card ini? ini kan milik lo, dengan menjadi diri gue sekarang lo pasti kesusahan dan kekurangan uang," kata Chandika khawatir. Ya, Chandika asli sudah terlahir dengan sendok emas di tangannya, tidak mungkin bisa hidup miskin karena hidup di tubuh orang lain.

"Tidak usah. Aku baik-baik saja kok, aku senang hidup menjadi dirimu, mimpi buruk dan ancaman yang aku takuti sudah tidak ada lagi, untuk uang aku akan mencoba mencari pekerjaan sambilan," tolak Cherika dengan halus.

"Apa? lo ingin bekerja?"

"Ya, aku akan mencoba hidup mandiri dan belajar sedikit bela diri. Jadi, jika kita sudah kembali ke tubuh masing-masing aku tidak akan manja dan penakut lagi," jawab Cherika dengan sungguh-sungguh. "Aku ingin berubah menjadi sekuat dirimu."

Chandika menatap takjub gadis belo di depannya.

"Permisi, pesanannya sudah datang," kata pelayan perempuan mengintruksi, dengan segera meletakkan pesanan di atas meja, dan langsung berbalik pergi.

"Wah.. Apa ini? Kamu tahu kalau aku menyukai ini?" tanya Cherika dengan mata berbinar saat Chandika menggeser Tomato Puding dan Tomato Juice ke arahnya.

"Ya, tentu saja," jawab Chandika cepat, dia memang tahu kalau gadis itu sangat menyukai tomat, dan segala olahan dari buah berwarna merah merekah itu. "Gue tau dari ingatan lo yang campur aduk dengan ingatan gue."

Cherika hanya mengangguk paham.

Mereka berdua terdiam sesaat untuk menyantap makan masing-masing.

"Btw, untuk apa ingin bertemu gue?" tanya Chandika membuka suara saat Potato Wedges terakhir selesai dia kunyah.

Cherika yang seakan melupakan tujuan sebenarnya menjadi termenung. "Apakah Alvis baik-baik saja?" tanyanya kemudian.

Chandika hanya menatap heran. "Kenapa tiba-tiba menanyakan Alvis?" tanyanya tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Cherika.

"Aku khawatir dengannya, apakah dia masih disakiti oleh ayahnya?"

"Ya, terakhir gue melihat Alvis dengan bekas luka cambuk di sekujur badan, hingga belakang seragam sekolahnya dipenuhi dengan noda darah."

"A-apa?" pekik Cherika tertahan dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Dan hari ini dia tidak masuk sekolah, tidak ada kabar jika dia sakit atau izin."

"Aku mohon, lindungilah Alvis, hiks.." ucap Cherika dengan isak tangisnya.

"Sttt, sudahlah jangan menangis, bukannya dia sudah biasa dididik keras oleh keluarganya? Lo nggak usah khawatir berlebihan seperti itu," kata Chandika menenangkan Cherika, tangannya memegang tangan gadis itu yang sedang mengepal di atas meja.

"Alvis mengorbankan dirinya hanya untuk menyelamatkan aku," kata Cherika yang membuat Chandika mengeryit tidak maksud. "Melindungi aku dari Ayahnya yang berniat membunuh aku," lanjutnya yang membuat Chandika membolakan matanya.

"Maksud lo?"

"Alvin Radeya Adhideva, ayah dari Alvis yang telah menculikku sepuluh tahun yang lalu."

"Ba-bagaimana bisa?"

"Aku mempunyai firasat buruk pada Alvis, aku mohon.. tolonglah dia, aku tidak bisa menolongnya dengan diriku yang lemah ini, tapi kamu pasti bisa menolongnya."

Ya, dia hanya bisa meminta pertolongan pada orang yang sudah menempati tubunya itu.

"Kamu bisa memanfaatkan geng Bruiser, Alvis selama ini mengumpulkan kekuatan, dia sengaja membentuk Bruiser untuk menjadi senjata melawan Ayahnya," sambung Cherika yang membuat Chandika mengangguk.

**

"Daddy, lepaskanlah mommy," kata perempuan berambut cokelat sebahu dengan langan yang di cekal pria berkepala botak.

"Lepaskan aku, bajinga**!" teriak Aminty yang rambutnya di jambak oleh Alvin.

"Jangan harap!" bentak Alvin pada putri dan istrinya dan membenturkan kepala Aminty pada tembok.

"Hiks, mommy.." isak Alice melihat kepala sang ibu yang berdarah.

"Inilah akibat dari perbuatan busukmu!" sambung Alvin dengan mendorong tubuh Aminty dan menendang perutnya.

"Ugh.. kamu boleh membunuhku, tapi aku mohon lepaskan Alvis dan Alice, mereka tidak salah, mereka berdua adalah anakmu," kata Aminty dengan merangkak memegang kaki Alvin.

Alice hanya bisa terisak pilu melihatnya, betapa kejamnya ayahnya itu.

"Persetan! Anak yang lahir dari rahimmu pasti akan mempunyai sifat busuk sepertimu," kata Alvin tajam dan langsung menginjak tangan Aminty.

"Tidak, Alvin.. ugh, lepaskan mereka berdua," rintih Aminty masih memohon, dia sadar jika ini semua adalah kesalahan masa lalunya yang serakah merebut Alvin dari saudara kembarnya dengan cara yang kotor, tapi dia tidak menyangkah jika kesalahannya itu akan berakibat membahayakan kedua anaknya.

Mata hitam Aminty menatap sebuah vas bunga tidak jauh darinya, dengan segera dia bangkit dan mengambilnya, lalu langsung memukul kelapa Alvin hingga vas bunga itu pecah.

"Argh, wanita sialan!" maki Alvin dengan refleks memegang kepalanya yang berdarah, pecahan kaca vas bunga ada yang mengenai mata kirinya, "Ugh.. mataku."

"Bos!" seru pria kepala botok melihat bosnya dan tanpa diduga Aminty menendang selangkangannya, Aminty langsung menarik Alice dari cekalan tangannya, "Masa depanku!"

"Ayo Alice, pergi dari sini!" seru Aminty setelah menggambil pisau buah dari meja dan berlari keluar dari kediaman Adhideva sambil menggandeng tangan putrinya.

"Kejar mereka!"

"Alice, pergilah.. mommy akan menghalangi mereka mengejarmu, kamu segera selamatkan dirimu," kata Aminta dengan kepala yang luar biasa sakit, darah kental semakin banyak keluar dari kepalanya, dia tidak kuat jika terus berlari.

"Tidak, Alice tidak bisa meninggalkan mommy," ujar Alis dengan menggeleng kuat.

"Dengarkan mommy, Alice. Kamu bisa pergi ke mansion Aldebaron, temui Aminta, hanya dia yang dapat menghentikan Alvin."

"Tapi, mommy–"

"Cepat pergilah."

"Baik."

Alice langsung berlari kencang dengan lelehan air mata, meninggalkan Aminty yang menahan orang yang mengejarnya.

"Berhenti kalian!" seru Aminty dengan menyodorkan pisau buah yang tadi sempat dia ambil.

_To Be Continued_

1
🌌
happy ending ❤️‍🔥
Ayu Sari Murni
kayaknya yg nyulik bapaknya alvin atau bapaknya ben
Mamik Widowati
Luar biasa
sukesikusno waluyo
marawis cooy...wkwk
api yapi
Luar biasa
Sugiarti Giar
aku suka
Kepik Senja
nah kan 😭
Kepik Senja
gara" nonton Jane di rekaman CCTV Tan 😭
Kepik Senja
uang pelangkah ceritanya ya 🤣
Kepik Senja
kasian banget si muka bayi
Mohd Nur Kasih
Luar biasa
Mohd Nur Kasih
mantap Joss tenann
Mohd Nur Kasih
amazing
KELVIN GG
kasian jane
KELVIN GG
🤣🤣🤣🤣🤣😹
KELVIN GG
itu orang tua stres,
Ani Septiani: kenapa alice bisa ada jika Alvin saja benci pada aminty?
total 1 replies
KELVIN GG
knpa dombel ya
KELVIN GG
ini salah satu orang GK tau diri, udah bagus , di cintai dengan tulus, eh malah GK , di sia2in Girian udah udah GK cinta, eh GK trima🧐😘🙄
KELVIN GG
mampir kemari, karn di finzo GK sampe tamat
HNF G
habisnya km gak bilang suka sih dan, jadinya jane gak mau nikah sm km😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!