" Ia yang selalu terlihat bersinar! " gumam Lana saat memandang wajah lelaki dihadapannya.
Pria yang selama ini hanya ada didalam angan - angannya, kini secara nyata berdiri tepat dihadapannya. Kebahagiaan Lana sungguh tiada tara, seolah ia telah memiliki dunia dengan segala. Sejenak ia lupa akan lukanya yang masih basah - basahnya.
Lelaki tampan yang suara merdunya hanya ia dengar dari media pemutar musiknya, lelaki yang senyumannya hanya bisa ia lihat dari layar kaca, lelaki dengan kemisteriusannya mengundang banyak tanya kini benar - benar berdiri dihadapan Lana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PEMILIK HATI MIN YOONGI
Lana masih merekahkan senyuman cantiknya memandang lelaki yang duduk disampingnya itu. Ia masih tidak percaya dengan kenyataan didepan matanya bahwa dirinya adalah kekasih Min Yoongi. Artis muda berbakat, produser musik, penyanyi yang memiliki kemampuan diatas rata – rata serta wajah nya yang begitu tampan, semuanya itu seperti mimpi bagi Lana.
“ Min Yoongi – ssi¸ jika ini sebuah mimpi jangan pernah bangunankan aku “ ucap Lana pada lelaki tampan itu.
“ Tentu saja ini bukan mimpi, aku sekarang adalah kekasih mu Lana – ssi. Meski aku belum bisa secara terang – terangan menunjukkan pada dunia tetapi percayalah bahwa kamu adalah pemilik hati ku “ kata Min Yoongi kemudian.
Keduanya kini kembali dalam keheningan, belum ada banyak hal yang bisa mereka bahas. Baik Lana maupun Min Yoongi memang sama diamnya, pasangan muda mudi itu sama – sama tidak terlalu banyak bicara meski Min Yoongi jauh lebih pendiam dibanding Lana.
“ Lalu apakah aku harus melapor setiap hal yang kukerjakan pada mu Min Yoongi – ssi? Seperti pasangan pada umumnya? “ Lana berhasil memecah kebisuan.
“ Bukan melapor, aku akan lebih senang jika bisa mendengarmu bercerita banyak hal tentang keseharianmu, kekesalanmu, kemarahanmu, sesuatu yang membuatmu tertawa, yang menyebabkan mu bersedih. Tentu aku akan sangat senang bisa mendengar itu “ tukas Min Yoongi kemudian.
“ Apakah kamu keberatan? “ Min Yoongi menimpali lagi karena belum mendengar jawaban dari Lana.
“ Ah, tidak tentu saja tidak! Aku hanya sedang berpikir karena takut mengganggumu jika ternyata kamu sedang sibuk “ Lana langsung memberikan reaksi pada pertanyaan Min Yoongi dengan menggerak – gerakkan kedua tangannya.
“ Meski nanti aku banyak pekerjaan, aku akan tetap menunggumu memberikan ku kabar Lana – ssi “ Min Yoongi terlihat tersenyum, memamerkan lengkungan indah yang terbentuk pada kedua sudut bibirnya.
“ Baiklah, aku akan memberimu kabar setiap waktu dan berbagi banyak hal dengan mu. Aku harap Min Yoongi - ssi juga begitu “ Lana berbalik tersenyum pada lelaki disampingnya itu dan pria itu mengangguk mengiyakan ucapan Lana.
Hati Lana dikuasai oleh jutaan rasa bahagia yang tidak terperi, ia begitu ingin mengumandangkan betapa senangnya dia saat itu. Namun kembali ia tertampar oleh kenyataan, bahwa lelaki yang sedang mengencaninya saat ini bukanlah orang biasanya. Jutaan wanita diluar sana tengah menggandrunginya, bahkan jutaan wanita diluar sana sama – sama sedang bermimpi untuk bisa menjadikan Min Yoongi sebagai kekasih didunia nyata.
“ Akan ada jutaan wanita diluar sana yang patah hatinya jika tahu bahwa Min Yoongi memiliki seseorang dihatinya, terlebih ia seperti diriku “ ujar Lana lagi, ia kembali menyela keheningan yang terjadi diantara dia dan Min Yoongi.
“ Pendukung kami berasal dari banyak kalangan Lana – ssi, tentunya setiap penggemar akan memberikan respon yang berbeda jika aku mengumumkan bahwa aku sedang berkencan. Namun untuk sekarang belum waktu nya bagi kami untuk membuka diri terlebih mengenai pasangan. Kamu tidak keberatan bukan jika hubungan kita harus berada dibalik layar? “ tanya Min Yoongi pada Lana kemudian.
“ Hmm, tentu saja aku tidak keberatan. Jujur saja aku perlu memantaskan diri berada disampingmu jika suatu saat hubungan kita terbongkar Min Yoongi - ssi “ ucap Lana tiba – tiba.
“ Maksudmu? “ Min Yoongi mengernyitkan keningnya, terdengar nada bicara Min Yoongi yang kurang suka dengan perkataan Lana baru saja.
“ Ya karena aku hanya perempuan yang begitu biasa Min Yoongi – ssi “ tutur Lana.
“ Aku hanya melihatmu sebagaimana dirimu Lana – ssi, bagiku kamu yang apa adanya sudah sangat cukup “ tukas Min Yoongi dengan tegas.
“ Aku juga sangat khawatir, karena banyak perempuan yang memimpikan mu menjadi suami mereka “ Lana kini tampak begitu murung.
“ Lana – ssi, kita baru berpacaran beberapa menit yang lalu. Jadi apakah boleh jika kamu tidak memikirkan hal – hal yang tidak perlu itu? Kamu sudah memiliki hatiku, kamu memiliki tempat yang paling istimewa jadi apa yang perlu kamu khawatirkan? “ Min Yoongi menatap dalam kedua mata Lana.
“ Jika sudah ada satu orang yang mengisi penuh hatiku, tidak akan mudah bagi orang baru untuk menggantikannya Lana – ssi “ sambung lelaki itu.
“ Hmm, baiklah Min Yoongi – ssi maafkan aku yang berpikir dengan sangat rumit “ kata Lana pada akhirnya.
Min Yoongi dan Lana keduanya masih setia pada tempatnya masing – masing, tidak ada pembicaraan hanya kedua pasang mata yang saling menerawang. Sorot bahagia sekaligus suatu kelegaan terpancar dari kedua bola mata Min Yoongi. Sementara Lana, meski masih ada keraguan dari dalam tatapannya, namun tetap saja ia sangat bahagia.
“ Lana – ssi sepertinya aku harus segera kembali ke dorm karena Namjoon dan Seok Jin hyung sudah menelponku “ Min Yoongi meraih ponselnya dari dalam saku celananya dan menunjukkan layar ponselnya pada Lana. Terpampang disana nama Kim Namjoon tengah menghubunginya dan Lana pun mengangguk.
“ Halo Namjoon – a! Aku sedang diluar mencari udara segar, ada apa? “ ujar Min Yoongi pada Kim Namjoon melalui sambungan telepon yang baru saja dijawabnya itu.
“ Aku mengerti, aku kembali ke asrama sekarang “ tukas Min Yoongi lagi pada leader grupnya tersebut.
Seusai memutus panggilan teleponnya baru saja, Min Yoongi kini terlihat meraih air minum yang tadi disajikan oleh Lana dan meneguknya hingga tak bersisa. Lelaki itu kembali mengenakan mantel hitamnya, disusul dengan masker dan topi yang menjadi senjata ampuhnya menutupi wajah tampannya itu.
“ Lana – ssi terima kasih karena kamu bersedia menjadi kekasihku, aku pulang dahulu dan kamu tidurlah, tidak perlu mengantarku kedepan “ Min Yoongi terlihat memakai sepatu yang tadi ia lepaskan sesaat sebelum masuk kedalam rumah.
“ Hati – hati dijalan Min Yoongi – ssi, terima kasih telah mempercayakan hati mu padaku. Kabari aku jika sudah sampai “ Lana mengulum senyum, mengiringi Min Yoongi hingga pintu depan tempat tinggalnya. Lelaki itu melambaikan tangannya dengan sedikit kikuk, kemudian menyusuri koridor yang tadi dilewatinya bersama Lana dan menghilang kedalam pintu besi.
(Source : Internet)
Sementara Lana kini terlihat berloncat – loncat kegirangan didalam rumahnya seusai menghantar kepergian Min Yoongi kekasihnya. Rasa nya ia seperti hampir mati saja, hal – hal yang tidak pernah terbayangkan olehnya terjadi begitu saja didalam hidupnya.
Bermula dari ia yang mengidolakan Bangtan- BTS bahkan jauh - jauh hari diawal ketujuh lelaki itu melakukan debutnya, kemudian menjadi penggemar berat Min Yoongi, disusul dengan perjumpaan tidak sengaja yang terjadi diantara mereka dan kini berlanjut hingga Min Yoongi menjadi kekasihnya. Sepertinya baru kali ini Lana mensyukuri perpisahannya dengan Jason, karena setelah melepaskan Jason dari hidupnya justru ia mendapatkan seseorang seistimewa Min Yoongi.
Lana yang sejak pulang tadi belum berganti pakaian kini terlihat masuk kekamar mandi tanpa menanggalkan senyuman dari wajahnya. Bahkan sesekali terdengar ia tertawa kegirangan saat mengingat ajakan Min Yoongi tadi untuk berjalan bersama – sama dengannya. Setelah sejenak Lana berada didalam kamar mandi untuk membasuh tubuhnya sekaligus berganti pakaian ia tampak kembali menuju kamar tidurnya. Terlihat diatas meja lampu disamping ranjang tidurnya, ponselnya yang bergetar perlahan, tampak nama Min Yoongi tertulis pada layarnya.
“ Halo, Min Yoongi – ssi? Apakah kamu sudah tiba di dorm? “ tanya Lana setelah ia berhasil terhubung dengan kekasihnya.
“ Hmm, aku sudah sampai didorm. Apakah sudah bersiap untuk tidur? Aku ada sedikit pekerjaan yang harus ku tuntaskan bersama Namjoon, jadi tidurlah terlebih dahulu Lana –ssi “ terdengar suara Min Yoongi dari seberang panggilannya.
“ Aku baru saja selesai mandi dan sudah bersiap untuk tidur Min Yoongi – ssi, baiklah aku tidur terlebih dahulu ya, selamat melanjutkan pekerjaanmu. Selamat malam Min Yoongi – ssi “ kata Lana sambil terus tersenyum – senyum kecil.
“ Selamat malam Lana ku, selamat tidur “ kata Min Yoongi dengan begitu fasih, kemudian mengakhiri panggilannya.
“ Apa?! Dia memanggilku apa? Lana ku? Hahaha aku hampir gila! “ Lana tertawa dengan sangat nyaring setelah menuntaskan teleponnya, rasa gembira begitu merasuk disekujur tubuhnya. Ia benar – benar bahagia meski itu hanya sebuah pengucapan panggilan, namun nyatanya perlakuan sederhana Min Yoongi terasa sangat memabukkan dan menjadi candu bagi Lana.
(Source : Internet)
dan biasanya Suga 🤣
kita satu server thorr kalo emang bias nya Suga 🤣🤣
tuing.... lampu hijau mulai menyala...
hai thor... maaf, baru bisa mampir lagi...