Di dunia di mana kekuatan ditentukan oleh sekte dan warisan darah, Li Jian hanyalah pemuda desa tanpa nama. Namun, ketika dia menemukan pedang tua berkarat yang ternyata menyimpan rahasia para dewa, hidupnya berubah selamanya.
Diburu sekte hitam dan dikhianati oleh orang terdekat, Li Jian harus menapaki jalan berdarah untuk mengungkap takdirnya. Dalam dirinya, bukan hanya kekuatan pedang yang terbangun—tapi ambisi untuk mengguncang tatanan dunia.
Karena di dunia ini, hanya satu hukum yang berlaku "Yang kuat bertahan, yang lemah dilupakan"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arvin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 24: Menjadi Murid
Dia melesat dan kecepatannya benar-benar diluar akal sehat, tubuhnya menebus kulit Azure yang sangat kuat kemudian Azure perlahan menghilang di satu sisi Lu Chang hampir berhasil keluar dari medan khusus yang diciptakan oleh Mei Nien.
Akan tetapi Mei Nien muncul terlebih dahulu kemudian mengumpulkan seluruh kekuatannya dan dengan sangat kuat dia melancarkan sebuah hantaman dari tongkat es nya.
DUARRR!
"Kheukk!!"
Lu Chang merasakan sekujur tubuhnya mati rasa ketika kesadaran masih bertahan persekian detik, sebelum tubuhnya menghantam permukaan arena dengan sangat kuat. Dia tidak sadarkan diri setelah menerima serangan itu.
Ketika sedang tak sadarkan diri, Mei Nien menyuruh para pelayannya untuk membawa Lu Chang, "Karena kau membuat guru mu ini terluka para seperti ini, kau akan mendapatkan hukuman!" Ucap Mei Nien dengan senyum jahat nya.
Para juri segera menghilangkan medan pelindungnya yang mereka ciptakan, kemudian Mei Nien mengikuti para pelayannya dari belakang lalu meninggalkan arena.
Pembawa acara pun menyampaikan pesan terakhir dari kompetisi ini. "Baiklah para penonton sekalian! Tidak ada peserta yang tersisa selain Lu Chang, dengan ini Lu Chang dinyatakan sebagai pemenang dari kompetisi ini dan telah dinyatakan lolos menjadi murid Sekte Phoenix Suci!"
***
Para penonton bersorak-sorai mengakhiri kompetisi tersebut, mereka melihat pertarungan yang sangat luar biasa dari sebelumnya dan ini benar-benar membuat mereka bersemangat. Beberapa jam kemudian bangunan itu telah ditinggalkan kemudian muncul sosok bayangan misteri yang memperhatikan jejak-jejak Qi yang masih tersisa.
"Hm." Kemudian dia langsung menghilang.
Lu Chang dibawa ke kediaman Mei Nien atau lebih tepatnya, tempat Sekte Phoenix Suci berada, di sana terdapat banyak bangunan mewah yang dimiliki oleh Mei Nien, kebanyakan murid-murid disana adalah seorang wanita tapi bukan berarti tidak ada murid pria.
Ketika para murid mendengar akan ada calon murid langsung pemimpin sekte, mereka sangat penasaran siapa dan bagaimana bisa dia memiliki kualifikasi untuk menjadi murid langsung pemimpin sekte.
Yieqiu, Zein, Hu Wei, Rou Qie. Mereka adalah tetua yang saat ini sedang mendiskusikan perihal pelatihan yang akan diberikan pada Lu Chang atas perintah Mei Nien, saat ini dia tidak mengajarinya langsung karena harus menyembuhkan dirinya karena dia benar-benar terluka parah setelah pertarungan sebelumnya.
"Aku cukup terkejut seseorang yang sedikit lebih muda dari pemimpin bisa membuatnya terluka parah sampai-sampai beliau harus menutup diri untuk melakukan meditasi." Ucap Yieqiu tidak percaya.
"Jangan terlalu banyak memberikannya pelatihan, karena dia juga harus berlatih dengan pemimpin, katakan usulan kalian." Ucap Hu Wei sambil menyilangkan tangannya.
"Menurut pendapat ku, akan lebih baik jika melatihnya beberapa teknik khusus." Ucap Yieqiu.
"Tidak, mungkin akan lebih melatih fisiknya untuk teknik seperti yang dikatakan pemimpin dia sudah berlatih banyak teknik tingkat tinggi." Timpal Rou Qie.
"Apa yang kau katakan, fisiknya bahkan sangat kuat sampai-sampai bisa bertahan dari medan siksaan pemimpin, jadi sepertinya kita akan mengajarinya tentang metode kultivasi yang efisien agar tidak terlalu membuang waktu lebih banyak." Ucap Zein dengan wajahnya yang serius.
Ke empat tetua lain nya nampak nya setuju dengan pendapat Tetua Zein, mengingat apa yang dikatakan oleh pemimpin sekte bahwa dalam segi fisik atau pun pelatihan teknik nya sudah sangat tinggi, jadi hanya dengan melatih metode kultivasi yang efisien adalah pilihan yang tepat.
Bersambung...
salam manis dari arkhanza!