Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pengacara Indira, istri baru papaku
...“Memang semalam kalian ngapain?”...
...“Emmmm…” Justin langsung terdiam melirik Indira pelan....
...“Bicara jujur aja, lebih baik dihukum sekarang daripada ketahuan belakangan malah akan lebih berat hukumannya” celoteh Indira santai....
...Gibran menghentikan aktivitas sarapannya, matanya melihat wajah Justin “gak ada yang mau dijelaskan sama papa?” Tegas Gibran....
...“Semalam Justin taruhan sama Farhan yang jadi objek taruhannya ya biasa cewek sama motor yang dipakai Justin, pas tanding tinju dia kalah akhirnya aku yang menggantikan dia terus sama balapan motor juga” Indira menjelaskan....
...“Terus yang menang siapa?”...
...“Mama pa” sahut Justin penuh semangat....
...“Kamu ini udah tahu salah gak mau berubah” ucap Gibran mengomel....
...“Justin minta maaf pa, aku gak bakalan ngulangin kesalahan itu lagi”...
...“Papa butuh bukti bukan omongan” ucap Gibran pergi ke kamar nya....
...Indira menasehati Justin untuk merubah semuanya pelan pelan, hal yang pertama diubah adalah rajin masuk sekolah jangan bolos lagi, fokus belajar untuk mengejar nilai yang tertinggal serta merubah sikap dan perilaku agar menjadi lebih baik lagi. ...
...“Hari ini mama anter kamu berangkat sekolah”...
...“oke ma”...
...Sebelum mengantar Justin ke sekolah dia tidak lupa menjemput sasha yang masih dirumah mama mertuanya, di depan gerbang rumah bu Rosa dan Sasha sudah menunggu “maaf ma menunggu lama” Indira mencium tangan mertuanya. Sasha langsung memeluk Indira dengan penuh kehangatan “sasha kangen mama”, ...
...“Mama juga kangen kamu” Indira mencolek hidung Sasha....
...“Muka kamu kenapa lebam begitu tin?” Tanya Oma memegang pipi Justin, Indira menjawab pertanyaan mertuanya dengan alasan Justin latihan bela diri agar mertuanya tidak khawatir....
...Ketika Indira dan kedua anaknya pergi, Bu Rosa tersenyum manis melihat mereka bertiga akur “akhirnya menantuku diterima oleh cucu cucuku”....
...Di Dalam mobil Indira memberikan kotak bekal kepada Sasha, “kok Sasha dikasih aku gak mau!!!” Justin mulai merasa iri kepada adik bungsunya....
...“Lain kali mama buatkan bekal buat anak anak mama”....
...Indira mengeluarkan uang saku untuk Justin, “buat aku ma?”....
...“Iya” jawab Indira....
...“Tapi kalau papa tahu pasti marah, karena selama sebulan kan Justin gak dikasih jatah uang jajan”....
...“simpan saja” ucap Indira tersenyum....
...Disalah satu kontrakan (kost) pria, pacar brilia yang bernama Lukas menelpon seseorang “nanti malam akan aku kasih kenang kenangan manis yang gak bakalan dia lupakan seumur hidupnya” ucapnya dengan tertawa puas....
...Dikelas Brilia sedang menulis pesan singkat untuk Lukas dengan kata-kata manis serta kata-kata manja, Lukas meminta Brilia untuk berdandan cantik karena malam ini akan diajaknya berkencan....
...“Bu Indi, PT Murni alam kembali mengajukan kerjasama dengan anda apakah anda terima?” Tanya Maya....
...“Iya, buat jadwal lagi untuk bertemu dengan pemilik nya” ucap Indira sambil mengetik di keyboard laptopnya....
...“Kenapa mesti di jadwalkan kan tiap malam bahkan tiap hari ketemu” celetuk Maya. Indira yang mendengar celetukan sekretarisnya lalu menghentikan pekerjaan melihat Maya dengan wajah datar tanpa ekspresi, “hehehe maaf Bu”....
...“Kamu pasti tahu dari Teddy”...
...“Betul sekali Bu hehehe”...
...“Kalian ini gak ada kerjaan apa selain ngomongin bos kalian” celetuk Indira pedas....
...“Hehehehe” Maya hanya nyengir disinggung Indira....
...Ponsel Indira berbunyi ada telepon masuk yang di layar ponselnya bernama Tamara “hemm hallo” panggilnya....
...“Kuy neng malam ini keluar bentar yuk ngumpul sama gue and Sandra” ajak Tamara....
...“Gue gak bisa, gue sekarang sibuk”...