NovelToon NovelToon
Menikahi Tuan Depresi

Menikahi Tuan Depresi

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:48.2M
Nilai: 5
Nama Author: RR Maesa

Follow IG @rr_maesa

Dilamar pria tampan super tajir, dengan rumah mewah dan perhiasan satu koper, mau? Mau dong! Tapi bagaimana kalau prianya ternyata memiliki gangguan kejiwaan? Masih mau?

Jack Delmar adalah pria tampan kaya raya keturunan bangsawan Perancis, yang mengalami hal buruk di masa kecil yang membuatnya depresi dan terpaksa dirawat di RSJ.

Arasi Mayang, seorang gadis yang menerima lamarannya Jack karena dikejar target menikah tanpa tahu kalau Jack dalam masa pengobatan. Apa yang terjadi ketika Ara baru mengetahui kondisi Jack setelah menikah?


Yuk ikutin kisah cintanya Jack dan Ara!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR Maesa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH-24 Perdebatan di ruang kerja Ny. Inez ( part 2 )

Ny.Inez, Tuan Ferdi dan Bastian benar-benar merasa terpojok dengan pernyataan dari pengaca-pengacara itu. Karena walaubagaimanapun kekayaan yang mereka kelola bukanlah milik mereka melainkan hartanya Jack.

“Kalau Tuan Delmar belum bisa diajak bicara, Tn. Ferdi bisa bicara dengan istrinya yang akan mewakili Tuan Delmar,” kata Pak Widodo.

Wajah Tn. Ferdi langsung memerah karena kesal begitu juga dengan Ny.Inez dan Bastian.

“Nyonya, jadi sejak Tuan Delmar menikah berarti semua hak kuasa atas kekayaannya Tuan Delmar kami cabut dan dikembalikan pada Tuan Delmar,” kata Pak Widodo.

Ny.Inez tidak menjawab, dia benar-benar naik pitam. Selama ini dia bisa dengan bebas menggunakan uangnya Jack, meskipun dalam angka-angka tertentu dia tidak bisa sembarangan mengambilnya kerena harus melewati sidang pengacara- pengacara suaminya.

Tapi dengan dicabutnya hak kuasa itu, itu artinya dia sudah tidak memegang lagi hartanya Jack, dan hanya bisa menggunakan uangnya dan uang suaminya yang sudah diterapkan dalam undang-undang bagi hasil atas pengelolaan kekayaannya Jack.

“Kami harap Nyonya sekeluarga memahami masalah ini, ini sudah berbadan hukum,” kata Pengacara itu.

Pak Widodo menoleh pada Jack.

“Tuan Delmar, mulai sekarang semua kekayaan yang dimilki Tuan Constantine yang diawariskan padamu sudah kembali ketanganmu. Kau bisa mengelolanya sendiri bersama istri,” kata Pak Widodo lalu menoleh pada Pak Beni.

“Dan Pak Beni selaku pengasuh juga orang kepercayaannya Tuan Constantine Delmar, sekiranya bisa membantu Tuan Delmar dengan bijak, karena Pak Beni yang lebih mengetahui kondisi Tuan Delmar selama ini,” kata Pak Widodo.

“Bisakah aku mengajukan keberatan?” tanya Ny.Inez.

“Silahkan Nyonya,” jawab Pak Widodo.

“Meskipun Jack sudah mendapat surat sehat itu tapi kenyataannya jiwa Jack belum benar-benar stabil, aku tidak mau semua kekayaannya jatuh pada tangan yang salah,”ucap Ny.Inez, berhenti sebentar lalu melanjutkan lagi.

“Wanita itu baru dikenal Jack beberapa hari. Pikirannya Jack masih terganggu, dia tidak tahu mana orang yang baik atau tidak. Aku tidak mau istrinya menyalahgunakan kekayaannya Jack,” kata Ny.Inez menoleh pada Ara menatapnya dengan tajam.

Ara diam kembali mendapat tudingan itu lagi dari mertuanya, dia mencoba untuk sabar dan tetap tegar sepedas apapun cacian dari mertuanya.

“Maaf Nyonya, hal seperti itu tidak bisa kami lanjutkan dalam sidang, karena secara hukum,  Ny. Arasi Mayang itu sudah sah menjadi istrinya Tuan Delmar, mereka sudah terikat pernikahan, diluar apakah Ny.Delmar jujur atau tidak. Kami hanya melihat dari segi kekuatan hukum, Nyonya,” kata Pak Widodo.

Sudah tidak bisa terlukiskan betapa marahnya Ny.Inez, dia memberengut marah begitu juga Tuan Ferdi dan Bastian.

“Soal pekerjaan atau penggunaan fasilitasnya Tuan Delmar, Nyonya bicarakan saja dengan Tuan dan Nyonya Delmar,” kata Pak Widodo.

Pak Beni menoleh pada Jack.

“Tuan Delmar, apa ada yang ingin Tuan katakan?” tanya Pak Beni.

“Aku percaya istriku akan selalu setia disampingku,” jawab Jack , sambil menoleh pada Ara yang kini menatapnya.

“Aku mencintainya,”ucap Jack, membuat wajah Ara memerah karena malu, Jack mengatakannya diwaktu yang begitu serius ini.

Ara tidak peduli dengan apa yang Jack miliki, dia hanya merasa terharu pria ini begitu mencintainya. Banyak diluaran sana pria-pria yang menyatakan dirinya waras tapi kelakuannya tidak waras dan malah menyakiti hati perempuan.

 Tidak dengan Jack, secara lahir dia kurang waras tapi sikapnya lebih terpuji dibandingkan orang yang waras sekalipun. Dia yakin jika Jack sudah sembuh total, pria ini akan selalu menjaganya.

“Semoga kau bisa benar-benar sembuh Jack,” batinnya tidak terucap, bibirnya hanya tersenyum pada Jack.

Ny.Inez memberengut sebal melihat Jack begitu mencintai Ara.

“Bagaimana Nyonya Delmar, apa ada yang ingin kau sampaikan?” tanya Pak Widodo.

Ara tampak berfikir, dia menoleh dulu pada Jack. Jack suaminya sekarang, dan dia sudah menjadi istrinya Jack, jadi dia harus berperan sebagai istrinya Jack.

Kemudian Ara menoleh pada Ny.Inez lalu pada Tuan Ferdi.

“Nyonya, Tuan, aku memang baru sehari menikah dengan Jack, tapi aku sudah tahu dan faham posisiku sekarang sebagai istrinya Jack. Terutama kepada Nyonya sebagai ibunya Jack, percayalah aku bukan wanita yang suka berbuat curang, Nyonya jangan khawatir aku akan menjaga kekayaan Jack dengan baik,” kata Ara.

Nyonya Inez mencibir, dan memalingkan mukanya. Biasanya dia yang mengatur  keuangannya Jack, sekaranng menantunya itu yang berkuasa, benar-benar membuat marah.

 “Baiklah Nyonya dan Tuan, selanjutnya kami akan membacakan kekayaan apa saja yang dimiliki Tuan Delmar yang akan dikembalikan pada Tuan Delmar,” kata Pak Widodo.

 Para pengacara itupun mulai membacakan jenis kekayaan peninggalannya ayah Jack.

Ara semakin terkejut saja saat mendengarnya. Teryata Jack bukan kaya lagi,dia sangat kaya raya. Banyak sekali kekayaannya terutama di Perancis. Yang ada disini hanyalah sebagian kecil saja, pantas saja Ny. Inez begitu ingin menguasai hartanya Jack. Sampai tujuh turananpun mereka tidak akan kekurangan.

Setelah pembacaan kekayaannya Jack yang dikembalikan pada Jack, para Pengacara itu pun meninggalkan ruang kerjanya Jack diantar oleh Pak Beni.

Jack berdiri dengan Ara akan keluar dari ruangan itu tapi langkah mereka terhenti.

“Tunggu!” teriak Ny.Inez.

Ibunya Jack itu mendekati Jack.

“Jack, seharusnya kau lebih mempercayai Ibu dari pada wanita ini, sudah berpuluh tahun ibu dan ayah Ferdi mengurus kekayaanmu, semua terjaga dengan baik. Tapi dengan berpindah tangan pada wanita ini, ibu curiga ada niat jahat dibalik itu,” kata Ny.Inez.

Jack menatap ibunya.

“Aku tahu Bu, tapi karena ibu terlalu sibuk mengurus kekayaanku ibu tidak ada waktu untuk menengokku di Perancis,” kata Jack.

Ara yang mendengar perkataan Jack sangat terkejut, ternyata Jack di Perancis tidak suka ditengok ibunya, kasihan sekali Jack.

“Sayang, kau harus faham, Ibu bukan tidak peduli padamu, tapi ibu benar-benar sibuk, kalau peninggalan ayahmu tidak ibu kelola, akan bangkrut dan kita akan jatuh miskin. lagipula kan Ibu selalu mengirimmu uang, itu hasil Ibu dan Ayah Ferdi mengurus perusahaan ayahmu,” kata Ny.Inez.

Jack masih menatap ibunya.

“Karena selama ini ibu sibuk, jadi aku berfikir lebih baik memang Ara yang mengurus semuanya, supaya ibu tidak sibuk dan punya banyak waktu untukku,” kata Jack.

Ara terdiam lagi, jarang sekali Jack bicara dalam kata yang panjang. Biasanya dia hanya bicara beberapa patah kata saja atau diam.

“Oh jadi ceritanya kau ingin balas dendam pada Ibu begitu?” tanya Ny. Inez.

Jack tidak menjawab, dia menarik tangan Ara keluar dari ruangan itu.

“Jack! Kau keterlaluan pada ibumu!” teriak Ibunya.

Jack menghentikan langkahnya tanpa menoleh.

“Ibu jangan khawatir, aku tetap akan memberikan tunjangan untuk semua kebutuhan ibu, ayah dan Bastian, diluar hak atas kerja kalian,” ucap Jack.

“Tapi ini tidak adil buat Ibu!  Setelah jerih payah ibu selama ini kau ingin menyingkirkan ibu?” teriak Ny.Inez lagi.

Ditanya begitu Jack tidak menjawab, dia hanya ingin ibunya lebih menyayanginya daripada mengurus kekayaannya saja.

Ny.Inez memberengut kesal, matanya melirik pada Ara yang mengalihkan pandangan dari ibunya Jack itu. Dia tahu Ny.Inez pasti sangat membencinya.

Jack tidak bicara lagi, dia terus saja berjalan menuju pintu. Ara mengikutinya dari belakang.

Ny.Inez menoleh pada Pak Beni.

“Kau kan yang mempengaruhi Jack? Kenapa dia bisa bersikap seperti itu?” tanya Ny. Inez.

“Mungkin itu jenis protesnya Tuan karena Nyonya lebih memilih mengurus kekayaannya Tuan dari pada mengurusnya di RSJ,” jawab Pak Beni.

“Kau bicara begitu apa maksudmu Jack akan mengusirku dari rumah ini?” tanya Ny.Inez.

“Tidak, Nyonya, Tuan hanya ingin Nyonya ada waktu buat Tuan,” kata Pak Beni.

“Omong kosong semua itu! Dia sudah dewasa dan sudah menikah, butuh perhatian apa lagi dari ibunya?” hardik Tn.Ferdi.

“Maaf Tuan, soal itu hanya Tuan Delmar yang tahu. Saya permisi,” kata Pak Beni lalu beranjak meninggalkan ruangan itu.

“Sayang, aku benar-benar tidak terima dengan semua ini!” kata Tn.Ferdi menatap istrinya.

Ny.Inez menoleh pada suaminya.

“Lebih dari 20 tahun kita mengurus perusahaannya Jack, dengan gampangnya dia mengambil alih semua hartanya,” keluh Tn.Ferdi.

“Bu, bagaimana ini? Enak sekali kakak tiba-tiba datang kesini hanya untuk mengambil alih kekayaannya saja. Selama ini kan dia di RSJ tidak melakukan apa-apa. Coba kalau bukan ibu dan ayah yang mengurus, sudah habis hartanya karena bangkrut,” kata Bastian, menatap ibunya.

“Bu, kita harus melakukan sesuatu, jangan diam saja,” lanjut Bastian.

“Ya mau bagaimana lagi? Semua kekayaan yang kita miliki memang milik Jack. Sudahlah Ibu pusing,” gerutu Ny. Inez.

Mendapat tekanan dari suami dan anaknya, diapun keluar dari ruangan itu.

Bastian menoleh pada ayahnya.

“Yah, ibu sepertinya mulai menyerah, jadi kita yang harus bertindak,” kata Bastian.

“Kau benar, apa kau punya ide?” jawab Tn.Ferdi.

“Sebenarnya gampang kalau menghadapi kakak, buat gila lagi aja, kalau aku ambil semua jendralnya dan aku bakar, dia pasti gila, dia sangat sayang pada hadiah dari ayahnya. Tapi si pria berambut putih itu telah mengancamku,” kata Bastian.

“Jadi kau yang menyebabkan Jack ngamuk waktu itu?” tanya Tn.Ferdi.

“Iya. Aku ambil Jedralnya 1, hahha…aku tidak melihat dia ngamuk tapi aku mendengar barang-barang dipecahkannya,” jawab Bastian.

“Idemu bagus juga,” kata Tn.Ferdi.

“Tapi si rambut putih itu pasti sudah mengunci ruangan tempat menyimpanan mainannya kakak itu, apalagi sekarang ada istrinya, semakin sulit menyingkirkan kakak,” ujar Bastian.

“Kau benar, wanita itu juga harus disingkirkan,” kata Tn.Ferdi.

“Tapi aku belum ada ide caranya bagaimana?” sahut Bastian.

“Kau fikirkan saja, kalau ayah tidak bekerja lagi diperusahaannya Jack, kita akan jatuh miskin. Susah mencari pekerjaan yang menghasilkan uang banyak, paling paling ayah jadi karyawan biasa, apalagi ayah sudah tua, sulit mendapatkan pekerjaan,” kata Tn.Ferdi, lalu meninggalkan ruangan itu.

Tinggal Bastian yang kini sedang berfikir memikirkan rencana apa untuk mengembalikan kekayaannya Jack supaya kembali ketangan ibunya.

************

1
Any any
karang lagi cerita yg lebih seru dari ini ya thoooorrr...sngt bagus... aku sdh 3x bacanya tapi TDK bosan2.. tapi syg sekali yaaa tidak ada lanjutan cerita anak2nya mereka berdua....😭🙄🙏
Any any
huh.... air mataku jatuh di tempat ramai caffe.. sialan.... 😭🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Sinta Dewi
cerita yg luar biasa bagus Thor, sangat detail alurnya 👍😊. Bagi yg belum baca, ini rekomendet banget. 😃 AQ suka. tetap semangat 💪💪 berkarya ya Thor 🥰🌹
anna
/Hammer//Hammer//Hammer/ gereget pakai bangeetttttz ama Jack/Curse//Curse//Curse/
anna
aku padamu Jack
anna
Karena ada yg nyaranin baca novel ini, cuss... langsung meluncur ke pencarian aku Thor😍😍
Sinta Dewi
bunga 🌹 untuk mu Thor 🥰
Erlinda Noviyani
konyol juga nih bang Jack 🤣
Erlinda Noviyani
gokil wkwkwk
Anna
gw bertaruh.. pasti itu kerjaan pak beni yang kirim.. toh waktu lamaran aja seserahan d atur pak beni.. si jack taunya mah jendral 9 nyawa (byk amat tu nyawanya kaya kucing)

mana ada cowo gila romantis.. ada d tempat yang sama, sempet sempetnya kirim bunga
Anna
kasian si ara..
ibarat kalau pilih kiri (dikejar pria beristri)
pilih kanan dikejar pria autis (gangguan jiwa)
tp setidaknya jack itu ganteng, kaya raa.. pilih dia aja.. minus ny cuma atu, dia gila raa.. gapapa lah.. ketutup ama ketajiran ny.. anak semata golek kolongmerat..

dr pada pilih laki beristri..
mending setia.. bisa bisa nambah pasukan.. belum lagi anaknya banyak.. di unyeng2 istri tua.. haih...ibarat udah jatoh nyusruk ke selokan comberan itu mah.. dibahagiain kaga.. sengsara udah pasti
Erlinda Noviyani
duluuu banget aku pernah baca novel ini, aku cari² alhamdulillah ketemu huhuu
seneng bgt 🥰
Nurul Pky
aku juga mau g pp mantap rsj
lalah rodilah
karya nya bagus...cerita nya seru
Mama cantik😘💖
semoga kau jadi obat penyembuh bagi Jack,Ara😛
Mama cantik😘💖
semoga ucapan Ny.inez tulus untuk putranya
Mama cantik😘💖
Luar biasa
Mama cantik😘💖
lah si Jack ketemu rivalnya
Mama cantik😘💖
vas bunga Thor,bukan pas bunga,🙏🤭
Mama cantik😘💖
mampir ya,salam kenal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!