Season 1 dan 2 ....
Yang seharusnya suami kini menjadi anaknya, yang seharusnya ayah mertua kini menjadi suaminya. Dan sahabatnya yang kini menikah dengan calon suaminya! Bagimana pernikahan bisa tertukar seperti ini? Apa sebenarnya yang terjadi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rizal sinte, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
Semuanya duduk dengan raut wajah serius, Leo hanya tertunduk pasrah setelah mendapatkan amukan dari Vindra dan juga Wisnu. Ia mengakui kesalahannya.
"Keyra hamil, dan dia menyembunyikan ini semua dari kami. Satu minggu yang lalu jika istri saya tidak menemuinya di kamar mungkin saja saat itu kami sudah kehilangan anak kami."cerita Wisnu menatap kebencian pada Leo yang nampak kaget.
"Apa yanga terjadi padanya?" tanya Angga.
Wisnu menghela nafas beratnya, ia menoleh pada Keyra yang sudah terisak.
"Dia melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyayat tangannya sendiri dengan silet!" ujar Wisnu menatap sedih.
Astaghfirullah...
Nampak kaget, tentu saja. Bagaimana tidak kaget, gadis itu menanggung semuanya sendiri tanpa memberi tahu siapapun bahkan termasuk Leo si pelaku sebenarnya.
Sera berdiri lalu berjalan mendekat ke arah Leo.
PLAAAAK....
Dengan tatapan amarah Sera tidak segan-segan menampar Leo dengan tangannya sendiri cukup kuat.
"Laki-laki macam apa kamu, sudah berani melalukan itu tapi tidak bertanggung jawab. Apa yang terjadi jika keluarga keyra tidak cepat-cepat membawanya ke rumah sakit! Aku benar-benar kecewa sama kamu, Leo." Sera benar-benar murka, rasa kecewanya pada Leo begitu besar. Bukan karena penghianatan yang di lakukan oleh Loe padanya. Tapi melainkan mengabaikan tanggung jawab yang sudah di perbuat olehnya.
"Maaf," cicit lirih Leo tak berani menatap mata tajam Sera.
"Aku benar-benar tidak menyangka, Leo. Apa yang sudah kamu lakukan padanya, hah. Kamu hampir saja menghabisi nyawa dua orang sekaligus atas perbuatan kamu, dan itu adalah darah daging kamu sendiri! Kemana hati nurani kamu, Leo!" bentak Sera kesal.
"Kamu bukan saja menghancurkan hati mereka, Leo. Tapi juga menghancurkan hatiku! bagaimana jika kita semua mengetahui setelah hari pernikahan? Apa kamu pikir aku akan bahagia? Nggak Leo, nggak! Justru aku bakalan membenci kamu seumur hidupku!"
Sera tak habis pikir, hatinya benar-benar kecewa. Seandainya jika dirinya tidak terjadi apa-apa dengan Angga. Mungkin saat ini hatinya benar-benar hancur berkeping-keping, sekarang pun hatinya merasakan sesak walaupun ia tau jika dirinya juga tak jauh beda dengan Leo dan juga Keyra.
Leo tak dapat menjawab, yang di ucapakan Sera semuanya benar. Ia pikir setelah kejadian 2 bulan yang lalu tidak akan terjadi apa-apa. Di tambah lagi tidak ada kabar sama sekali dari Keyra dan itulah membuatnya yakin untuk melamar Sera karena tidak akan terjadi hal seperti ini.
"Nikahi, dia," perintah Sera. Leo langsung mendongakkan kepalanya menatap sedih Sera.
"Benar apa yang di katakan oleh Sera, saya akan mempersiapkan semua dalam waktu seminggu dan langsung melangsungkan pernikahan Leo dan juga Keyra." Angga menyahuti serius. Dan lagi Leo langsung menoleh pada papahnya itu.
"Maaf Bobby, Dewi. Seperti pertunangan Leo dan Sera harus di batalkan. Karena mau tidak mau Leo harus menikahi Keyra demi anak mereka yang ada di dalam kandungan sebelum semakin membesar," ucap Angga pada Boby dan juga Dewi.
Kedua orang itu hanya menghela pasra lalu mengangguk, keduanya juga nampak kecewa pada Leo terlihat jelas dari tatapan mereka.
"Bagaimana, Sera? Apa kamu setuju pertunangan kalian di batalkan?" tanya Dewi.
"Tentu saja ... dan ini aku kembalikan cincin ini padamu." Sera melepaskan cincin yang terpasang di jari manisnya lalu menyerahkan nya pada Leo.
"Sera, aku...."
"Ini semua sudah terjadi, kamu harus terima kenyataan." potong Sera.
"Tapi, aku tidak sengaja melakukannya? dan aku juga tidak mencintai nya," ucap Leo dengan mata merah.
PLAAAAK..
Lagi-lagi Sera menampar wajah Leo emosi.
"Cinta? lalu harus di apakan Keyra dan anak kamu? apa kamu mau membiarkan mereka begitu saja, hah. Walaupun tidak di sengaja bukan berarti harus lepas dari tanggung jawab, Leo! "
Ada senyum kecil di sudut bibir Angga setelah mendengar nya. Bukankah itu artinya Sera akan menerima dirinya bertanggung jawab? Tentu saja membuat hati Angga merasa senang, ada hikmah nya juga dari kejadian ini sehingga dirinya tidak perlu lagi mencari alasan untuk memisahkan Leo dan juga Sera. Walaupun ada perasaan sedih karena anaknya itu harus merelakan cintanya dan akan menikah dengan wanita yang tidak di cintai nya membuat dirinya merasa iba. Namun semuanya sudah menjadi takdir dan takdir itu sedang berpihak kepadanya.
"Tapi, aku..."
"Apa lagi yang harus kamu bantah Leo, papah tidak pernah mengajarkan kamu untuk menjadi laki-laki brengs*k yang lari dari tanggung jawab seperti ini! kamu sudah melakukannya dan sekarang anak kamu sudah tumbuh di rahimnya, walaupun terjadi karena kesalahan yang tidak di sengaja bukan berarti kamu menjadi seorang laki-laki yang pengecut."saut Angga geram, alasan apa lagi yang akan Leo lakukan.
"Jika kamu tidak menikahi anak saya, tidak masalah bagi kami. Hanya saja hukum akan berlaku untuk kamu dan akan bertanggung jawab di dalam penjara," ucap Wisnu angkat bicara. Ia tidak keberatan jika harus mengurus cucunya hanya saja ia tidak ingin cucu dan anaknya akan menjadi bahan olokan di masa depan terlebih lagi pada cucunya yang akan kesulitan mendapatkan akte kelahiran.
Keyra hanya menangis di dalam pelukan ibunya, hal seperti inilah yang ia tidak ingin terjadi. Sebab itulah lebih baik dirinya menanggung semuanya sendiri dan lebih baik membawanya ke api neraka atas dosa-dosanya tanpa harus melibatkan semua orang, pikir Keyra tadinya.
"Apa masih ingin menolaknya, Leo?" tanya Angga dingin.
Leo menghembuskan nafasnya pasrah, tak bisa lagi yang akan ia lalukan selain menikah dengan Keyra. Andai saja dulu dirinya tidak melakukan hal bodoh, hal seperti ini mungkin tidak akan pernah terjadi. Tetapi apa mau di kata, nasi sudah menjadi bubur karena sekeras apapun ia menolak dirinya juga tidak akan pernah kembali dengan Sera yang sudah membenci dirinya.
"Leo...!" panggil Angga.
Leo menoleh, kemudian menghela.
"Iya, saya setuju menikah dengan Keyra. Maafkan saya karena saya sudah membuatnya menderita."ucap Leo menatap Wisnu.
"Ck.." Vindra berdecih mendengar nya.
Leo berjalan mendekati Keyra, lalu berjongkok tepat di hadapan gadis itu dan meraih tangannya lalu menggengam nya.
"Key, maafkan aku. Ini semua salahku sehingga kamu harus menanggung semuanya sendirian. Andai kamu mengatakan nya lebih awal kamu pasti tidak akan menderita seperti ini."ujar Leo, sejujurnya ia kasihan pada gadis di hadapannya ini yang tidak salah apa-apa tapi menanggung semuanya karena ulahnya.
"A-aku, aku tidak mungkin mengatakannya padamu. Aku tidak ingin merusak hubungan kamu dengan Sera," jawab Keyra gugup.
"Dasar bodoh! Kamu pikir dengan menanggung semuanya sendiri membuat aku bahagia? Nggak Key, justru aku tidak akan pernah memaafkan diri aku sendiri seumur hidup jika saja kamu pergi meninggalkan kami semua. Aku mohon sama kamu jangan pernah lakukan itu lagi, karena kamu sudah aku anggap saudari aku sendiri. Jika saja kamu mengatakan nya dari awal, aku pasti akan melepaskan Leo untuk kamu," ujar Sera.
Leo terdiam, hatinya benar-benar sakit seperti di tinkam benda tajam mendengar Sera akan melepaskan dirinya begitu saja dan memilih persahabatan dari pada dirinya. Leo menghela mungkin gadis itu sudah sangat membenci dirinya dan apa tidak ada lagi kesempatan untuk bersama lagi dengannya.
"Baiklah kalau begitu, satu minggu lagi sudah di tetep kan hari dan tanggal pernikahan Leo dan juga Keyra. Dan saya disini selaku orang tuanya Leo meminta maaf sebesar-besarnya atas perbuatan putra saya," ujar Angga tegas dan meminta permohonan maaf untuk anaknya.
"Baiklah, kami memaafkan asal Leo berjanji untuk tidak menyakiti anak kami dan berjanji untuk membahagiakan nya dan berjanji akan menafkahinya lahir dan batin sepenuh hati nya," jawab Wisnu.
Leo menghela pasrah, dan berusaha ikhlas dengan semua nya.
"Insyaallah Om, saya akan berusaha sebisa saya untuk membahagiakan Keyra dan dan berjanji untuk tidak pernah menyakiti nya dan saya akan belajar untuk mencintainya," saut Leo membuat semuanya menghela lega lalu mengangguk yakin.
Angga melirik arah Sera yang nampak diam tak bergeming, apa yang gadis itu pikirkan sekarang? Batin Angga mengerutkan keningnya.
Angga.
*********
Maaf jika visualnya tidak sesuai, 😁😁😁
jangan lupa tinggalin jejaknya ya, like dan komen..😘😘😘😘 terima kasih..