NovelToon NovelToon
System Toko Sepuluh Ribu Alam

System Toko Sepuluh Ribu Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Ruang Ajaib
Popularitas:36.3k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Hao Qi hanyalah seorang mahasiswa yatim piatu miskin yang tercekik hutang rentenir dan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia tanpa sengaja mengaktifkan Sistem Toko Sepuluh Ribu Alam di ponsel bututnya. Melalui sistem rahasia ini, Hao Qi bisa menjual barang-barang murah sehari-hari seperti mi instan dan korek api gas ke berbagai dimensi lain dengan bayaran selangit berupa koin sistem, emas batangan, pil penempa tubuh, hingga teknik bela diri kuno.

Sambil menyembunyikan identitas dan kekuatan barunya, Hao Qi mulai melunasi hutangnya, menyadari keberadaan energi Qi di dunia modern, dan melangkah naik untuk menghancurkan para orang sombong yang dulu meremehkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"Giok ini sudah cukup, Nona Hua Ling."

Hao Qi tersenyum ceria. Ia mengambil Giok Penenang Hati itu dari atas meja kasir kayu dan memasukkannya ke dalam saku jaketnya.

"Sistem, siapkan dua puluh empat potong Ayam Krispi Penempa Jiwa, dua puluh empat potong Roti Daging Surga, dan selusin Embun Hitam. Masukkan ke dalam kantong dimensi yang mudah dibawa,"

Hao Qi memberi perintah di dalam kepalanya.

"Sret."

Sebuah kantong kain putih yang terlihat kecil namun memiliki ruang dimensi di dalamnya muncul di atas meja. Aroma sedap makanan masih tercium samar dari celah kantong tersebut.

"Ini pesananmu, Nona. Tapi sebelum kau pergi, aku punya bonus tambahan untukmu."

Hao Qi berbalik dan mengambil dua buah barang dari rak kayu jati di belakangnya. Sebuah senter LED tebal dan sebuah kipas angin portabel bertenaga baterai. Ia meletakkan kedua benda itu di sebelah kantong makanan.

"Di dalam Reruntuhan Kuno Makam Kaisar pasti sangat gelap dan pengap, bukan? Benda hitam ini adalah Artefak Matahari Genggam yang bisa menerangi jalanmu. Dan yang memiliki baling-baling ini adalah Artefak Pemanggil Angin, bisa memberimu kesejukan saat kau beristirahat."

"Klik!"

Hao Qi menyalakan kipas angin mini itu dan mengarahkannya ke wajah Hua Ling.

"Wush..."

Angin sejuk langsung menerpa wajah Hua Ling yang berkeringat dan kotor. Gadis itu terbelalak. Matanya memancarkan keharuan yang luar biasa. Ia belum pernah bertemu dengan pedagang, atau bahkan senior di sektenya, yang begitu perhatian pada hal-hal kecil seperti ini.

"Senior... kebaikanmu sebesar gunung. Aku, Hua Ling dari Sekte Pedang Teratai Salju, bersumpah tidak akan pernah melupakan hari ini!"

Hua Ling menangkupkan kedua tangannya dan membungkuk hingga dahinya hampir menyentuh meja kasir.

"Hahaha!"

"Bawalah, Nona. Semoga perjalananmu keluar dari labirin berjalan lancar. Ingat, makanlah selagi hangat."

Hao Qi tertawa renyah sambil melambaikan tangannya.

"Swosh!"

Cahaya putih menelan tubuh Hua Ling, membawanya kembali ke dunianya.

Di Alam Kultivasi Xuanwu.

Udara dingin dan lembap langsung menyergap kulit Hua Ling saat ia kembali menginjakkan kaki di atas lantai batu Reruntuhan Kuno. Kegelapan mutlak mengelilinginya. Suara tetesan air menggema dari kejauhan, menciptakan suasana yang menyeramkan.

Namun kali ini, Hua Ling tidak merasa takut atau putus asa.

"Klik!"

Ia menekan tombol pada senter LED di tangannya.

"Trang!"

Cahaya putih yang sangat terang dan tajam langsung membelah kegelapan labirin batu tersebut, menerangi lorong panjang di depannya hingga puluhan meter ke depan. Tulang-belulang monster yang berserakan di lantai kini terlihat jelas, membuatnya bisa menghindari jebakan dengan mudah.

Hua Ling berjalan mencari sudut ruangan yang kering dan aman. Ia duduk bersila, menyandarkan punggungnya ke dinding batu.

"Klik."

Ia menyalakan kipas angin mini dan meletakkannya di pangkuannya. Angin sejuk membelai wajahnya, mengusir hawa pengap dari makam kuno tersebut.

Tangan kecilnya merogoh ke dalam kantong kain putih. Ia menarik keluar sepotong ayam goreng yang masih mengepulkan asap panas.

"Kres!"

"Nyam... nyam..."

"Hiks... enak sekali..."

Hua Ling mengunyah daging ayam yang gurih itu sambil meneteskan air mata bahagia. Di tengah labirin maut yang telah menewaskan banyak kultivator hebat, ia duduk dengan nyaman, diterangi cahaya terang, dibelai angin sejuk, dan menikmati hidangan terlezat di dunia. Rasa amannya kembali sepenuhnya.

Kembali ke Toko Sepuluh Ribu Alam.

"Ding!"

Suara notifikasi Sistem bergema dengan sangat lantang di dalam ruangan toko kayu antik itu, mengalihkan perhatian Hao Qi yang sedang merapikan rak.

"Pemberitahuan Sistem: Tingkat kepuasan pelanggan mencapai titik maksimal secara beruntun. Host telah berhasil memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi pelanggan. Membuka Fitur Baru: Kartu VIP dan Peningkatan Atribut."

Hao Qi menghentikan gerakannya. Ia menatap ke langit-langit toko.

"Kartu VIP? Peningkatan Atribut? Apa artinya itu, Sistem."

"Menjawab Host. Kartu VIP adalah benda fisik yang dapat diberikan Host kepada pelanggan terpilih. Pelanggan yang memegang kartu ini dapat menyalurkan sedikit energi mereka ke dalam kartu untuk memanggil gerbang Toko Sepuluh Ribu Alam di mana pun mereka berada, kapan pun mereka mau. Ini akan menciptakan pelanggan tetap."

Senyum Hao Qi langsung melebar.

"Itu brilian! Jadi aku tidak perlu menunggu secara acak? Kalau ada pelanggan kaya yang puas, aku bisa terus memerah... eh, maksudku menjalin kerja sama bisnis dengan mereka secara berkala!"

"Hahaha!"

Hao Qi tertawa girang. Fitur ini benar-benar jalan pintas menuju kekayaan abadi.

"Lalu, apa itu Peningkatan Atribut?"

"Fitur Peningkatan Atribut memungkinkan Host menggunakan Koin Saldo Sistem untuk memodifikasi barang biasa dari Bumi sebelum dijual. Host dapat menambahkan ketahanan, efek penyembuhan ekstra, energi tanpa batas, atau rasa yang ditingkatkan. Biaya koin bervariasi tergantung pada tingkat modifikasi."

Mata Hao Qi berbinar terang. Ini adalah fitur yang paling ia butuhkan! Barang-barang modern memang bagus, tapi benda seperti kipas angin atau senter pada akhirnya akan kehabisan baterai dengan cepat. Jika ia bisa memodifikasinya, harganya bisa naik puluhan kali lipat.

"Sistem, buatkan satu Kartu VIP untuk Hua Ling dan kirimkan padanya. Dia pelanggan yang sangat potensial di masa depan."

"Sret."

"Kartu VIP telah dikirim secara diam-diam ke dalam kantong dimensi Pelanggan Hua Ling."

Hao Qi baru saja akan meminta Sistem mengeluarkannya kembali ke Bumi, ketika suara notifikasi kembali berbunyi.

"Ding!"

"Sinyal transaksi ditemukan. Pelanggan berasal dari Alam Dewa Surgawi. Memulai penarikan dimensi."

"Alam Dewa Surgawi?"

Hao Qi memiringkan kepalanya. Dari namanya saja sudah terdengar sangat tinggi dan dipenuhi entitas maha kuasa. Apakah akan ada Dewa yang sekarat atau terdesak seperti pelanggan-pelanggan sebelumnya?

"Wush!"

Pusaran cahaya yang sangat besar dan menyilaukan muncul di tengah toko. Energi yang dipancarkan dari pusaran itu begitu kuat hingga membuat papan lantai kayu toko sedikit bergetar.

Cahaya itu perlahan meredup, memperlihatkan sesosok pria tinggi besar. Ia mengenakan jubah emas yang berkilau seolah ditenun dari sinar matahari. Rambut peraknya menjuntai hingga ke pinggang, dan sepasang tanduk naga kecil berwarna emas menghiasi kepalanya.

Namun, bertolak belakang dengan penampilannya yang megah dan penuh wibawa, postur tubuh pria itu sangat loyo.

"Hooaam..."

Pria bertanduk naga itu menguap lebar-lebar tanpa menutup mulutnya. Ia menggaruk perutnya yang tertutup jubah sutra, lalu menatap sekeliling toko dengan tatapan mata yang sangat malas dan sayu.

"Di mana ini? Apakah ini kuil pemujaan baru? Ugh... aku sudah bilang pada para pengikutku, jangan panggil aku kalau hanya untuk meminta hujan. Aku ini Dewa Perang Surgawi, bukan pawang hujan, sialan."

Suara pria itu menggema dengan nada bosan yang sangat kental.

Hao Qi tersenyum ramah dari balik meja kasir. Pelanggan kali ini ternyata sama sekali tidak terdesak. Dia hanya... Sedang kebosanan.

"Selamat datang di Toko Sepuluh Ribu Alam, Yang Mulia Dewa Perang. Anda tidak sedang berada di kuil. Ini adalah toko lintas dimensi. Nama saya Pemilik Toko. Anda ditarik ke sini karena resonansi dari jiwa Anda yang... um... Kemungkinan sedang mencari hiburan."

Dewa Perang itu menaikkan sebelah alisnya. Ia berjalan sempoyongan mendekati meja kasir dan menopang dagunya di atas meja kayu.

"Hiburan? Hah. Jangan membuatku tertawa."

"Hah..."

Dewa itu menghela napas panjang yang membuat lentera di langit-langit toko berkedip.

"Aku sudah hidup lima belas ribu tahun. Aku sudah menebas kepala Raja Iblis, aku sudah meminum anggur terbaik dari sumur keabadian, aku sudah melihat jutaan bintang lahir dan mati. Tidak ada lagi yang menarik di alam semesta ini. Semuanya membosankan. Kalau kau punya sesuatu yang bisa membuatku tidak bosan selama sepuluh menit saja, aku akan memberimu gunung emas."

Hao Qi menyeringai lebar. Dewa yang kebosanan adalah tambang emas berjalan yang paling mudah digali.

"Kebosanan adalah musuh terburuk dari keabadian, Yang Mulia. Tapi Anda datang ke tempat yang tepat. Toko saya memiliki obat paling mujarab untuk kebosanan."

Hao Qi membalikkan badan dan berjalan menuju rak di belakangnya. Ia mengabaikan pedang-pedang pusaka dan ramuan yang ia dapatkan sebelumnya. Tangannya dengan mantap mengambil sebuah benda plastik berbentuk persegi panjang berwarna abu-abu, dengan layar kecil di tengah dan beberapa tombol di bawahnya.

1
Dell AliNka
lah pake beli vila kok masih sisa 5 jt
Hadi Hadi
sikat
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor
Pecinta Gratisan
bantai thor
Pecinta Gratisan
mantap thor⚡🔨 cerita nya💞
Riyanganz
👍👍
Riyanganz
ceritanya menarik,semoga aja kedepannya ga monoton ceritanya
Orimura Ichika
nggak bisa nabung 🗿
Orimura Ichika: penasaran Thor sama lanjutannya🤭
total 2 replies
Gege
lucuan versi bogelnya jiuer ...🤣🤣
Aoooo: cute sekali /Drool/
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good
Sebut Saja Chikal
yaah nunggu lg 😅
Hadi Hadi
up up up up up 😍😍😍
Gege
mantabbb...selalu apik dan epic updetannya
Orimura Ichika
oke juga
Manusia Biasa
nah itu berarti bakal ada kemungkinan perkembangan plot ke orang dunia lain, apa mc dapat Heroine dari dunia lain kayaknya lucu wkwk😂
Manusia Biasa
wkwkw nama saya adalah pemilik toko😭😭
Manusia Biasa
dan kalian gak tahu yang dihadapi itu MC🗿
Manusia Biasa
Menarik kak. karya ini punya potensi sih, semangat terus nulisnya
Manusia Biasa
itu senter mbak😂
Manusia Biasa
kalau ini dari dunia Isekai pasti🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!