“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Romantis
Di dapur istana yang besar dan luas, mereka melihat kegiatan Xiufei yang sedang memasak. Rambut panjangnya dia gulung sembarang, terlihat sangat cantik dan mempesona. Terlebih, saat Xiufei berkutat dengan pisau, dia nampak ahli.
Ada begitu banyak hidangan yang Xiufei masak, dan semuanya nampak asing di mata mereka, pangeran Yuan nampak menelan ludah saat mencium aroma masakan Xiufei, begitu pun dengan Putri Meimei.
Xiufei tersenyum saat kaisar menatapnya dengan dalam, laki-laki itu begitu mengagumi kecantikan dan keahlian calon istrinya. Terlebih saat Xiufei mencicipi masakannya, lalu menambahkan beberapa rempah yang nampak asing bagi mereka.
Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya masakannya sudah selesai. Para pelayan mulai menyajikannya, mereka juga begitu menelan ludah saat membawanya.
“Sisanya bisa kalian makan ya.” Senyum Xiufei pada para pelayan.
“Terimakasih……… Yang mulia.” Balas mereka yang bingung dengan julukan Xiufei sekarang.
“Xiufei, melihat cara mu memasak, nampaknya kau memang ahli.” Puji permaisuri.
“Tidak terlalu yang mulia, jika rasanya tidak sesuai katakan saja.” Balas Xiufei.
“Kemarin aku mencoba masakanmu, rasanya enak. Bahkan sangat enak, aku tidak mungkin meragukan masakan mu, Xiufei.” Ucap kaisar, dia mengecup pipi Xiufei di hadapan mereka semua.
Mata Xiufei melotot, dia menatap tajam pada kaisar yang hanya tersenyum. Sedangkan yang lainnya, mereka terdiam melihat sikap asing kaisar, ini kali pertama anak mereka bersikap manja seperti ini, terlebih pada wanita.
“Enak sekali, rasanya lembut. Bumbunya tidak seperti biasa…..” Ucap kaisar terdahulu.
“Benar, rasanya hangat di tenggorokan.” Sambung nenek kaisar.
“Apa kau punya resep tersendiri, Xiufei?” Tanya permaisuri terdahulu.
“Ah ya, saya menjual rempah makanan. Jumlahnya tidak hanya satu, lalu minyak untuk menggoreng, dan masih banyak hal lainnya.” Jelas Xiufei.
“Jadi, bisnis yang sedang populer sekarang itu milik kakak?” Tanya putri Meimei, Xiufei mengangguk.
“Ayah, ibu, nenek. Bisnis rempah yang kakak maksud benar-benar populer sekali! Katanya, keuntungannya sangat besar.” Jelas putri Meimei.
“Ya, ayah mendengar dari para menteri. Mereka sibuk membicarakan ini.” Angguk kaisar terdahulu.
“Xiufei, nampaknya bisnis mu memang sangat besar.” Puji permaisuri terdahulu.
“Ah ya, saya juga mau membuka restoran di pusat kota dan di beberapa kerajaan lainnya juga. Lalu, toko pakaian karena saya memiliki desain terbaru, tidak hanya itu, saya juga akan membuat alat kecantikan dengan menambahkan sedikit air suci ke dalam proses pembuatannya.” Jelas Xiufei, mereka terdiam.
“Xiufei, apa kau tidak mau pikir pikir dulu untuk menikah dengan nya? Kau terlalu sempurna.” Ucap kaisar terdahulu, Xiufei terkekeh namun tidak dengan kaisar.
“Ayah, apa maksudmu?!” Kesalnya.
“Kakak, mendengarnya aku sangat senang.” Ucap putri Meimei.
“Ah ya, untuk obat. Kalian bisa mengatakannya padaku, aku akan meraciknya sendiri menggunakan obat dewa.” Jelas Xiufei.
Mereka menelan ludah, kaisar bangkit dengan cepat.
“Menikah! Cepat menikah! Tiantian, cepat nikahi Xiufei sebelum dia berubah pikiran setelah melihatmu lebih lama.” Tegas kaisar terdahulu.
“Ayah……” Marah Kaisar, Dia nampak kesal karena selalu di ejek seperti itu.
Mereka tertawa lepas, makan mereka juga sangat lahap. Xiufei tersenyum, dia merasakan kehangatan disana. Meskipun dia tidak memiliki semua itu, dia yakin bahwa mereka memang baik padanya.
“Aku baru tahu bahwa kau ingin membuka banyak tempat untuk usahamu.” Ucap kaisar.
Kini, Xiufei dan kaisar Tiantian sedang berjalan di taman. Mereka nampak santai, bahkan sesekali kaisar pun memegang tangannya.
“Ya, sayang sekali ideku ini jika di biarkan begitu saja. Terlebih, aku juga punya banyak uang. Sekalian aku putar uang uang itu.” Balas Xiufei.
“Uang?” Heran kaisar.
“Maksudku, emas dan perak.” Tegas Xiufei, dia lupa mengenai hal itu.
“Ah ya, jika kurang kau bisa memintanya padaku.” Ucap Kaisar Tiantian.
“Tiantian, berapa banyak emas yang kau miliki?” Tanya Xiufei penasaran.
“Entah, apa kau mau melihat?” Tanya Kaisar Tiantian, Xiufei mengangguk.
Kaisar membawanya masuk kedalam sebuah tempat, kaisar mengeluarkan energinya sehingga pintu tersebut terbuka. Mata Xiufei langsung silau, dia menutup matanya kuat-kuat.
Tumpukan emas di depannya seperti sebuah piramida, sangat banyak dan bertumpuk tinggi. Mata Xiufei berbinar-binar, dia berjalan mendekati tumpukan emas itu dan menggigit nya, keras! Ini emas asli.
“Tiantian, apa kau seekor naga? Banyak sekali emas mu….” Senang Xiufei, dia mencium aroma emas dengan ekspresi wajah yang menggelikan.
“Kenapa? Kau suka? Jika kau mau, kau bisa membawanya.” Ucap Kaisar Tiantian.
“Sungguh?” Binar Xiufei.
“Ya, aku akan memberikannya sebagai mahar. Bagaimana?” Tanya kaisar, Xiufei terdiam sebelum akhirnya mengangguk.
Xiufei membawanya satu, dia memasukkannya kedalam saku dan keluar dengan Kaisar. Ekspresi wajahnya benar-benar sumringah, Kaisar tidak tahu jika Xiufei begitu senang melihat emasnya.
“Kakak.” Panggil Putri Meimei.
Dia menghampiri Xiufei dan menggandeng lengannya, dia tersenyum lebar.
“Ada apa, putri?” Tanya Xiufei.
“Kakak, panggil aku Meimei saja. Aku butuh bantuan kakak, ayo ikut aku. Pilihkan aku baju, aku akan menghadiri acara ulang tahun temanku.” Jelasnya, Xiufei mengangguk. Dia menatap Kaisar yang nampak tak senang, tapi dia tidak bisa melakukan apapun.
“Kak, apa kau tahu? Baru kali ini aku melihat kakak kaisar dekat dengan wanita, bahkan semua selirnya pun sudah dia usir.” Ucap Putri Meimei.
“Benarkah? Pantas saja aku tidak melihat mereka satupun.” Kaget Xiufei.
“Ya, kakak kaisar bilang kalau kakak tidak suka ada wanita lain di harem.” Jujurnya, Xiufei nampak tak senang mendengarnya. Apakah dia bersalah? Tentu saja tidak! Dia memang tidak mau!
“Kakak lihat, gaunku banyak. Tapi aku bosan memakai nya….” Jujur Putri Meimei di dalam kamarnya, gaunnya sudah berantakan. Para pelayan nampak menundukkan kepalanya disana.
Mereka terlihat lelah!
“Tunggu sebentar…..” Ucap Xiufei, dia memejamkan matanya dan menghilang. Putri Meimei terkejut, namun detik berikutnya Xiufei muncul dengan gaun berwarna biru muda.
“Cobalah….” Ucap Xiufei, Putri Meimei mengangguk dan mulai memakainya. Hingga akhirnya, dia berteriak histeris. Hingga membuat Xiufei terkejut, bahkan kaisar Tiantian pun datang.
“Ada apa?” Tanyanya dengan cepat, para pengawal juga bermunculan. Bahkan, tak lama Kaisar terdahulu dan permaisurinya datang.
“Apa yang terjadi?” Khawatir mereka, Xiufei menggeleng.
“Kakak, gaun ini sangat cantik. Bagaimana bisa kakak membuatnya?” Ucap putri Meimei yang keluar dari ruang gantinya, namun dia terkejut melihat banyaknya orang yang ada di dalam kamar nya.
“Ada apa?” Heran putri Meimei.
“Kenapa kau berteriak?!” Kesal kaisar Tiantian, Putri Meimei menujukan cengirannya.
“Aku akan membantumu merias, ayo.” Ajak Xiufei pada putri Meimei yang langsung mengangguk.
Mereka menghela napas lega dan segera bubar, kecuali kaisar yang duduk di atas ranjang, dia memperhatikan Xiufei yang sedang merias wajah putri Meimei dan menata rambutnya.
Semuanya terlihat profesional, bahkan hasilnya pun sangat cantik. Putri Meimei nampak berbeda, dia terlihat semakin cantik!
“Kakak, aku jatuh cinta padamu. Sungguh!” Senang Putri Meimei dengan memeluk Xiufei setelah selesai bersiap-siap, Xiufei tersenyum.
“Syukurlah jika kau suka.” Senyum Xiufei.
“Sudah? Sekarang temani aku, ayo….” Ajak Kaisar Tiantian dengan menggandeng tangan Xiufei dan membawanya pergi dari sana.
“Mau kemana?” Tanya Xiufei heran.
“Ke kamarku.” Balas kaisar, mata Xiufei melotot. Dia sontak berhenti, namun kaisar justru menariknya dengan cepat.
“Tidak! Tidak mau!!!” Rengek Xiufei, namun kaisar tidak peduli.
Para pelayan yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya saja, tapi mereka juga suka melihat keromantisan keduanya.