davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
lolos dari jebakan
sore itu Aurora sudah selesai bekerja ,dia memesan taxi online dan berniat untuk mengantarkan barang yang di tugaskan oleh dokter Rani,ia melihat secarik kertas kecil di sana ,tertera Alamat rumah di sana ,tak lama taxi online pesanan nya pun tiba.
" atas nama Aurora Zahira ya ?" tanya Driver
" oh iya mas ,betul "
Aurora pun langsung masuk ke dalam mobil ,
tak lama taxi online yang di tumpangi Aurora pun pergi
Di balik pintu toilet ,mika tersenyum licik .
" sorry Ra ,lho sendiri yang sudah memulainya duluan " monolognya
mika pun keluar dari toilet dan dia bertemu dengan dokter Adam
" mika ,kamu belum pulang?"
" belum dok"
" tumben , Aurora udah pulang?"
" kaya nya udah dok"
" kenapa gak bareng ?"
" dia ada urusan lain dok ,jadi tadi pulang duluan"
dokter Adam pun mengangguk
" yaudah kalau gitu saya pulang dulu ya "
" tunggu dok,bisa bareng enggak?"
" kamu mau bareng?"
" kalau boleh dok "
" boleh aja sih ,tapi kayaknya saya gak bisa anterin kamu , soalnya saya ada acara "
" oh gitu ya dok,"
" emang kamu gak bawa mobil?"
" bawa kok dok "
" yaudah saya pulang duluan ya , kalau begitu "
" iya dok ,hati hati"
Dokter Adam pun pergi meninggalkan mika
" loh mika ,kamu belum pulang?" tanya suster Tania
" apa sih lho ,nanya nanya "
" elah sensi amat ,gue cuma tanya kali"
" udah ah gue duluan ya"
" iya "
mika pun akhirnya memutuskan untuk pulang .
Aurora sampai di Alamat yang tertulis di kertas kecil itu,namun ia heran karena alamat nya , mengarah ke sebuah kebun kosong.
" mbak ,ini beneran Alamat nya ,?" tanya Driver
" iya mas"
" tapi emang ada orang yang tinggal di kebun begini ,ini sejak tadi saya gak lihat ada rumah mbak di sini ,mana jalanan nya sepi lagi ,jadi merinding saya "
"saya juga gak tahu mas,gak apa apa mas berhenti di sini aja ,mas nya pergi aja " ucap Aurora
" yaudah atuh saya permisi ya mbak ,hati hati"
"makasih ya mas"
" iya mbak , selamat malam "
Aurora pun mengangguk
Setelah kepergian Driver ,Aurora pun tampak kebingungan.
" Aneh banget ,masa Alamat nya di sini " monolognya
Saat ingin berbelok dua orang preman tiba tiba menghampirinya.
" hai cantik , sendirian aja nih "
Aurora tak menghiraukan ucapan preman itu, ia terus berjalan mencoba mencari rumah yang di tuliskan di Alamat .
" sombong amat sih lho " ucap si preman
" mau apa kalian,gue gak ada urusan sama kalian " kesalnya
" santai dong ,kita cuma mau ajak kamu bersenang senang "
" hidup gue udah senang ,tanpa kalian ajak gue juga,dan ingat ,kalian gak di ajak" jawab nya
"makanya kita mau ajak lho ,kita senang senang bareng "
" kalian tuh gak ada kerjaan ya ,selain harus gangguin gue "
" ya ,emang kerjaan kita ganggu lho , Hahahah" tawa dua preman itu
" dasar stres " ucap Aurora dan ia pun berlari
" hei ,,,tunggu lho , ayok kita kejar Bret " ajak preman itu pada teman nya
Mereka pun mengejar Aurora yang sudah lari duluan
Aurora terus berlari kencang untuk menghindari para preman itu ,,
" ini gila sih ,aku harus minta penjelasan ke dokter Rani , kenapa dia kasih Alamat ke sini ,mama nih jalan sepi banget lagi ,Mana ada rumah di sini ,
" woy , berhenti lho " teriak para preman itu
Aurora pun melihat ke belakang dan ternyata kedua preman itu sudah dekat ,ia pun terus berlari hingga satu preman berhasil menarik tangan nya .
" awww" teriak Aurora
" mau kemana lho hah" sentak preman itu
" kalian tuh sebenernya siapa sih , "
" lho gak usah tahu siapa kita tapi lho harus ikut kita sekarang "
" gak mau "
buk!
Aurora berhasil menendang area terlarang salah satu preman itu, hingga dia kesakitan
" aww,,gila lho , kenapa lho tendang area berharga gue" kepala preman itu
saat yang satunya lagi lengah , Aurora menggigit tangan nya dengan keras, sampai dia juga kesakitan,
hingga akhirnya Aurora punya celah untuk kabur ,dia berlari lagi.
" Woy ,kejar dia "teriak salah satu preman itu
Aurora terus berlari ,ia mengambil ponselnya untuk menelpon mika ,namun tak ada jawaban.
" mik,lho di mana sih ,tolongin gue mik" monolognya
" woy , berhenti gak lho " teriak para preman dan
Brak!
Awwwhh!
teriak Aurora
ia tertabrak sebuah mobil ,para preman itu pun langsung ketakutan
" bret ,dia ketabrak ,kita kabur aja yuk "
" ayok "
mereka pun kabur ketika melihat Aurora terkapar pingsan .
" ya ampun pak ,kita nabrak orang " ucap Raka
" kamu itu gimana sih Raka ,"
" maaf pak ,saya gak lihat tadi ada orang" jawab Raka
" ayok kita turun,"ajak Davin
" tapi pak kalau itu kuntilanak gimana ?"
" ngaco kamu "
Mereka pun turun dari mobil
" pak ,ko saya jadi merinding gini ya"
" penakut banget kamu "
" pak , bapak aja ya ,yang balikin badannya ,saya takut kalau tiba tiba ternyata dia zombie,aduh pak ,saya gak mau ketularan jadi zombie " oceh Raka sambil menutup wajah nya dengan kedua telapak tangannya
Davin perlahan mendekat ,ia pun membalikkan tubuh wanita itu dan ternyata ,,,,
" Ara,,"ucap nya
" apa pa, siapa?"
" Raka ,ini Aurora "
" Hah,,,Raka langsung membuka kedua telapak tangannya dan menghampiri Davin.
" ya ampun mbak Aurora ,, kenapa dia bisa berada di sini pak?"
" saya juga gak tahu ,ayok kita bawa dia"
" iya pak "
Davin pun langsung mengangkat tubuh mungil Aurora dan masuk kedalam mobil.
" apa perlu kita ke rumah sakit pak?"
" tidak perlu ,kita ke apartemen saja"
" baik pak"
Mereka pun pergi membawa Aurora ,,
seorang gadis sedang mondar mandir sambil memegang ponsel nya,tak lama suara dering telepon terdengar.
" Ah ,ini dia"
" hallo , gimana ,apa kalian sudah berhasil?
" maaf bos ,gadis itu tertabrak mobil"ucap seseorang di sebrang sana
" apaaa,, kenapa bisa ?"
" maaf bos ,dia berontak dan lari "
" bod##h kalian , terus gimana dia sekarang?"
" kita gak tahu bos ,tadi kita langsung berlari setelah melihat dua ketabrak,kita takut bos "
" siapa yang nabrak ?"
" kita juga tidak tahu bos"
" pokoknya, jika nanti dia bicara dan buka mulut , terus kalian ke tangkap , ingat jangan bawa bawa nama gue,mengerti kalian " bentak nya
" siap bos ,tapi kalau kita ke tangkap , gimana nasib keluarga kita bos?"
" itu bukan urusan gue , kalian udah dapat bayaran ,"
" baik bos ,,
Perempuan itu pun menutup telponnya
" sial , kenapa bisa jadi begini sih " kesalnya
" gue harus merencanakan sesuatu lagi ,agar dia gak bisa lolos " monolognya.
" gimana ,,kita aman?"tanya preman itu pada teman nya
" bos gak mau kita buka mulut kalau ketangkap"
" orang kaya , selalu saja seenaknya kalau udah begini ,mereka selalu gak mau kena getahnya , padahal mereka sendiri yang membuat masalah"
" sudahlah ayok"
Aurora membuka matanya dan ia merasakan ada yang aneh di ruangan itu,,,
" sudah bangun ternyata" ucap seseorang