Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hartono dan Wiryawan
"Jadi, apakah kamu pemegangnya?," tanya seorang pria, yang tampak seperti pemimpin kelompok yang mendekat.
Pria itu, tampak masih cukup muda, dia baru berusia sekitar dua puluh sembilan, sampai tiga puluh tahun.
Dari tingkah songong nya, dia tampak seperti anak orang kaya, yang sudah begitu lama di manjakan.
"Siapa kalian?," tanya Arya, yang mulai serius.
"Saya adalah Hartono, ayah saya Wiryawan, pemiliki perusahaan konstruksi terbesar di Neo Tech City. Jika anda tidak ingin perusahaan anda, hancur sebelum berkembang. Lebih baik anda menyerahkan tanah ini," ucapnya arogan.
"Ohh?, apakah kamu mengancam saya?," tanya Arya geram.
"Di dunia bisnis ini, yang memiliki banyak koneksi, adalah yang berkuasa. Dengan koneksi ku, perusahaan mu ini, tidak akan bisa mendapatkan bahan bangunan apapun, jika itu terjadi, perusahaan kalian hanya akan menjadi cangkang kosong biasa," ucapnya bangga.
Para tamu yang belum pergi, mulai berbisik bisik. Mereka ingin menyaksikan, keputusan apa yang Arya Wiguna akan ambil. Apakah dia akan berakhir menjadi lelucon seperti ini, ataukah dia masih memiliki kartu truf yang belum dia keluarkan.
Sementara semua orang berbisik bisik, para wartawan yang merekam kejadian, sudah sangat gembira. Akhirnya mereka mendapatkan berita besar, jadi mereka tidak perduli apa yang sedang terjadi, yang penting tujuan mereka telah tercapai.
Sementara Hartono, dia tidak perduli dengan perkataan nya yang di rekam para wartawan. Dia malah senang dengan kejadian ini, biar semua orang tahu, seberapa kuat perusahaan nya, yang dapat menghancurkan perusahaan lain dengan mudah.
Mendengar semua bisikan di kerumunan, dia semakin bangga. Inilah adegan yang dia inginkan, dia merasa bahwa semua bisikan itu, adalah pujian pujian besar, yang menghampiri telinganya.
"Jadi, bagaimana?, apakah kamu sudah memutuskan bagaimana melakukannya?," tanya dia dengan nada meremehkan, dan tatapan sombongnya itu, seperti ingin di tampar berkali-kali.
"Huhh... Tampaknya, ini akan sulit tanpa mengandalkan menantu ku," ucap Arya menghela nafas.
Dia mengambil telpon nya, dan akan segera menelepon Liam, tapi suara yang tiba-tiba menghentikan nya.
"Bagaimana ayah?, apakah semuanya sudah selesai?," ucapan yang terlontar dari mulut Liam, yang sudah tiba dan baru saja keluar dari koenigsegg nya.
"Sepertinya, ini tidak akan berjalan mulus?," ucap Arya dengan senyum di wajahnya. Melihat menantu kesayangan nya ini tiba, dia merasa bahwa harga diri, dan kepercayaan nya melonjak drastis.
"Ohh?, siapa yang berani menggangu bisnis ayah mertua ku?," ucap Liam sembari menatap Hartono sini.
Setelah kehadiran Liam, semua orang yang ada di sini, gempar. Siapa lagi di Neo Tech City, yang tidak mengenal Liam.
Dia adalah sosok tangguh, yang mengguncang keluarga Arison. Dengan kejeniusan luar biasa, mencapai kekayaan triliunan, hanya dengan beberapa tahun. Membangun perusahaan farmasi, yang produknya sudah mengguncang semua orang. Dan cara misterius nya, yang dapat menghancurkan, dan mencari banyak bukti tersembunyi, yang menghancurkan semua kasino keluarga Arison, dan membuat saham keluarga itu, anjlok total. Semua orang, terutama pebisnis yang ada di kota ini, sudah takut dengan kemampuan Liam.
Jika dari mereka yang memiliki bisnis, tapi memiliki rahasia gelap perusahaan nya, yang jika diketahui oleh publik, akan mendatangkan bencana.
Mereka yang memiliki kriteria itu, berusaha untuk tidak menggangu Liam, atau menjadikannya musuh. Karna mereka tidak tahu, aib mereka yang seperti apa, yang akan bocor ke esokan harinya.
Mereka semua sudah mendengar pidato Liam, pidato yang mengatakan, satu Minggu untuk bisnis, dan satu Minggu untuk keluarga Arison.
Semua itu telah terbukti. Hanya satu hari, setelah satu minggu yang di janjikan berlalu. Keluarga Arison telah di guncang dengan kehancuran enam kasino tersisa yang mereka miliki. Bukan hanya itu, yang lebih membuat mereka frustasi adalah, semua bukti kejahatan yang tersebar di internet itu. Itu adalah bukti yang tak terbantahkan, dan itu menyebar sangat cepat. Bahkan jika Liam menyewa begitu banyak troll internet. penyebarannya tidak akan secepat itu, yang berarti, Liam juga memiliki kemampuan seperti itu. Jelas, itu semua perbuatan Ai Mr park, yang dengan menguasai jaringan internet, dia dapat memunculkannya semua itu, di hp setiap orang, yang sedang membaca majalah, atau menonton video daring.
Melihat kedatangan Liam, kesombongan di wajah Hartono mulai pudar, tapi keangkuhannya masih terpancar di wajahnya.
"Ini tuan Liam?," ucap Hartono sembari menjulurkan tangannya, ingin bersalaman dengan Liam.
"Apakah kamu sudah berani mengancam ayahku?," tanya Liam, mengabaikan tangan yang terulur itu.
Melihat tangannya diabaikan, wajah Hartono menjadi suram. "Meskipun anda adalah orang yang luar biasa, tapi ayah saya adalah pemilik perusahaan konstruksi terbesar, di kota ini. Jadi anda jangan terlalu sombong," ucap Hartono geram.
"Ohhh?.. Perusahaan konstruksi terbesar ya?," ucap Liam perlahan, nadanya berubah dingin.
"Lebih baik kamu minta maaf pada ayah mertua ku sekarang, jika kamu tidak mau minta maaf, ini mungkin akan menjadi konsekuensi, yang tidak bisa keluarga mu tanggung," ucap Liam santai.
"Ohh?.. Konsekuensi?, konsekuensi apa, yang keluarga ku tidak bisa singgung. Jangan kira, karna kamu bisa menghancurkan kasino keluarga Arison, kamu bisa bersaing dengan kami?," ucap Hartono sombong.
"Kehancuran kasino kasino ini, pasti karna kamu sudah mempersiapkan semuanya, selama bertahun-tahun kan?. Itu bukan sesuatu yang sulit, hanya untuk menghancurkan kasino saja," lanjutnya, setelah memikirkan semua yang dia katakan, wajahnya semakin sombong, dia merasa bahwa semua yang dia katakan itu adalah kebenaran.
Melihat tingkah songong anak manja di depannya, Liam hanya menggeleng acuh. Kemudian dia mengambil ponselnya. Dia melihat bahwa sudah ada satu kontak baru, yang di kirimkan Mr park.
Dia menekan panggil pada kontak itu. Setelah dering beberapa kali, akhirnya ponsel di angkat. Sebelum mendapat jawaban dari telpon sebelah, Liam terlebih dulu berbicara.
"Ini Wiryawan?, sepertinya anda tidak becus dalam mendidik anak anda. Jika dia masih belum mau minta maaf hari ini, maka kejadian di gedung mawar sembilan tahun yang lalu, akan menjadi berita hangat besok," ucap Liam.
Wiryawan yang mengangkat telepon, awalnya sudah sangat kesal, ketika mendengar seseorang menyebut namanya dengan enteng. Tapi, ketika mendengar orang itu, menyebutkan masalah di gedung mawar, dia menjadi pucat ketakutan.
"Saya ingin bertanya?, boleh kah saya tahu, dengan siapa saya berbicara?," tanya Wiryawan dengan nada yang mulai gemetar.
"Saya Liam Anggara, saya mau detik ini juga, anakmu berlutut dan minta maaf," ucap Liam, lalu mematikan teleponnya.
"Liam?, kenapa nama itu begitu familiar?," gumam Wiryawan, setelah ponsel di matikan.
"Bos?, itu adalah orang yang menghancurkan kasino keluarga Arison, yang lagi viral itu," ucap asisten yang berdiri di depannya.
Mendengar itu, wajah Wiryawan langsung pucat, "anak sialan!!!!.., dia hanya bisa menimbulkan masalah di luar sana!!!," teriak Wiryawan geram.