NovelToon NovelToon
Istri Kedua Adik Angkat

Istri Kedua Adik Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Romansa / Dendam Kesumat / Berondong
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: alnayra

Rabella membenci Alvaro, adik angkatnya!
Semua orang tau itu, tapi apa jadinya kalau Rabella malah jadi istri kedua Alvaro karena kecerobohannya sendiri? Setelahnya, Rabella harus menanggung nasib paling buruk yang tak pernah dia impikan!
Apa yang terjadi sebenarnya?
Yuk simak cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alnayra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dipermainkan Alvaro

BRAAAKK

Rabella sudah keluar dari ruangan Alvaro, dengan wajahnya yang memerah menahan amarah.

Tak lupa membanting keras pintu ruangan Alvaro begitu saja, guna menyalurkan emosi yang sudah menumpuk dan tidak bisa dilampiaskan langsung pada Alvaro.

"Sia*lan! Sebenarnya apa sih maunya dia? Terus, kalau gini kita masih bisa bersaing secara sehat?" geram Rabella, dia benar-benar kesal karena Alvaro kembali berulah.

Warna merah di wajahnya berkat emosi yang memuncak, tampak kontras sekali dengan kulitnya yang putih bak porselen, nan cantik.

Dengan wajah dan penampilannya, Rabella benar-benar akan menjadi panutan wanita seusianya. Hanya saja, semua orang tahu sikap buruknya terhadap Alvaro.

Jadi, citra baiknya itu terhapuskan hanya karena sosok tampan seperti Alvaro yang lebih dicintai banyak orang.

Rasanya semua yang dilakukan Rabella selama ini jadi sia-sia, hanya karena Alvaro yang modal tampang ganteng itu.

Tapi, tak bisa dipungkiri kalau Alvaro memang pintar dalam menyelesaikan beberapa hal, yang bahkan Rabella sendiri kesulitan menyelesaikannya.

Tapi, bukan berarti Rabella tak bisa. Dia hanya kesulitan! Bukan tidak bisa. Karena semua butuh waktu untuk belajar! Tidak bisa langsung sat-set dan selesai.

Hanya saja, semua orang di sekitar mereka hanya ingin tahu soal hasil. Bukan prosesnya, tak peduli bagaimana cara yang dilakukan, yang paling penting adalah hasil.

Rabella hidup dalam lingkungan seperti itu, bersama dengan Alvaro.

Rabella yang tak pernah diberikan kesempatan untuk lebih maju, tak pernah mendapatkan fasilitas yang sama seperti Alvaro hanya karena dia perempuan.

Rabella sendiri tak habis pikir dengan papanya sendiri. Padahal zaman sudah maju, banyak perusahaan besar yang dipimpin perempuan dan berjaya.

Tapi, kenapa dirinya ini masih saja ditahan dan tidak dibiarkan berkembang dengan semua fasilitas yang dimiliki keluarga mereka?

Rabella menghela nafas kasar, rasanya dia ingin menyerah saja! Tapi, tidak bisa! Rabbela tidak akan puas hanya dengan berhenti, selama dia masih punya Lyan, laki-laki yang dicintainya sepenuh hati, Rabella akan berusaha sekuat mungkin.

Belum lagi, Lyan yang berniat membantunya lepas dari Alvaro. Pertanda kalau pria itu juga menaruh hati padanya, bahkan tanpa bantuan Lyan, Rabella juga akan berusaha bercerai dari Alvaro, pria yang sangat dibencinya itu.

Sekarang, kesampingkan persoalan Alvaro dan perceraian.

Rabella harus bekerja hari ini, dia harus memenangkan tantangan yang diberikan Alvaro kemarin.

Rabella akan membuktikan kualitasnya sebagai orang yang juga bisa memimpin sebuah perusahaan. Bahkan tanpa dukungan papanya sendiri.

Miris sekali, di keluarga lain mungkin mereka akan mendukung anak kandung dari pada anak angkat. Tapi, itulah yang terjadi pada Rabella saat ini.

Tak kehabisan akal, hanya karena Alvaro bertindak konyol dengan membawa meja kerjanya ke dalam ruangan pria itu, Rabella segera memanggil Pak Parjo lagi.

Dia butuh meja kerja, apapun itu yang penting meja dan bisa digunakan untuk bekerja.

Setelah beberapa saat, akhirnya Rabella mendapatkan meja kerja, walau meja tersebut tidak sesuai dengan kebutuhannya.

Tapi, tak apa. Rabella akan bertahan sejenak, dan besok dia akan membeli meja lain untuk dirinya sendiri.

"Cih, dia kira gue bakal ngemis-ngemis ke dia cuma gara-gara meja doang?" gumam Rabella, yang memulai aktivitasnya dengan serius.

Terus menikmati pekerjaannya, sampai tak sadar dengan suara pintu yang terbuka.

Namun, pria tampan yang tak lain adalah Alvaro, hanya menatap datar wanita yang sedang fokus ke layar laptopnya.

Alvaro memainkan lidahnya di dalam mulut, pandangannya sama sekali tak bisa lepas dari sosok cantik yang benar-benar membuatnya gila.

Tak bisa menahan diri untuk terus diam seperti ini, dia yang tadinya bersandar di daun pintu hanya untuk melihat bagaimana Rabella saat ini, tanpa meja kerja.

Akhirnya mendekat perlahan, aroma harum yang jelas berasal dari sosok cantik itu memenuhi indra penciuman Alvaro begitu saja, seolah menggodanya untuk terus mendekat.

Layaknya aroma bunga yang mengundang kedatangan seekor lebah.

"Ternyata Kak Rabella lebih memilih pilihan seperti ini ya?"

Sentuhan hangat  di leher dan bisikan lembut yang tiba-tiba datang, jelas membuat Rabella terkejut.

Tersentak, bahkan sampai terjengkang ke belakang karena kursi yang diduduki tak punya sandaran di belakangnya.

Namun, berkat Alvaro yang berada tepat di belakangnya dan menahan tubuhnya, Rabella tak jadi jatuh.

Kepalanya langsung menoleh ke samping, begitu sadar pelaku yang membuatnya terkejut, juga orang yang membantu menahan tubuhnya agar tidak jatuh.

Ekspresi wajahnya langsung berubah, cepat sekali Rabella sadar bahwa orang itu adalah Alvaro yang menampilkan wajah dengan seringai licik.

"APA-APAAN MAKSUD LOH, HAH?" pekiknya cukup keras, langsung menarik diri agar tidak terus-terusan bersandar di dada pria jahat itu.

Tapi Alvaro lebih cepat, kembali menarik tubuh mungil itu dengan mudah.

"Lepasin gue, sialan! Lo gila ya? Ini di kantor, kalau ada yang lihat gimana, hah? Lo mau kelakuan mes*um lo ini terbongkar ke seluruh kantor?"

Masih tertahan di pelukan Alvaro, Rabella mencengkram erat tangan besar Alvaro yang melingkar di atas dadanya. Menancapkan kuku-kuku panjangnya nan cantik, berharap pria itu kesakitan karena ulahnya dan segera melepaskan pelukan dari belakang ini yang membuatnya tak nyaman.

Tidak, bukan hanya pelukan yang lepas, Rabella berharap pria brengsek ini segera menjauh dari kehidupannya.

Seolah usahanya sia-sia, Alvaro malah mengendus pelan lehernya, hingga membuat Rabella harus menahan teriakan dan amukan pada Alvaro.

Walaupun Rabella ingin semua orang tahu kelakuan buruk Alvaro, tapi dia masih waras untuk tidak terlibat hal gila ini bersama dengan Alvaro.

Apalagi kalau Lyan mendengar soal kelakuan Alvaro ini padanya. Pria itu pasti akan sangat kecewa, bukan?

Rabella bahkan sampai menggigit bibir bawahnya sendiri cukup keras, agar suara menjijikkan itu tak keluar dari mulutnya sendiri.

Tak ada omelan dari Rabella, membuat Alvaro semakin terlena dan menjadi-jadi. Menjelajahi terus tulang selangka di leher wanita cantik yang ada di pelukannya ini. Bahkan sampai membuka kancing teratas kemeja yang dikenakan Rabella.

"Jadi, kalau tidak terlihat orang lain, aku boleh melakukan hal ini sama Kak Rabella kan? Seperti di ruangan ku misalnya," kekehnya masih tak berusaha menjauh.

BAJI*NGAN!!!

Hanya itu julukan yang ingin Rabella lontarkan pada Alvaro saat ini.

Pria yang tak tahu malu!

"B-bherhenti, Alva! Lo udah kelewatan ya, kalau mau ngelakuin hal kayak gini di kantor!"

Otak Rabella langsung berpikir cepat, tak mau terus berada di posisi seperti ini, yang mungkin saja akan merugikannya.

Rabella bukan wanita murahan! Walaupun Alvaro saat ini adalah suaminya sendiri, tapi Rabella tak mau terus-terusan dipermainkan Alvaro seperti ini.

Alvaro berhenti sejenak, tak lagi menjelajahi leher wanita di pelukannya ini. Tapi tak lekas menjauh seperti harapan Rabella.

"Oke, aku berhenti, Kak. Tapi..."

1
maryamsyifa
😍
Nana Colen
jadi karakter alva itu kaya gna thoor.? apa benar dia jahat atau cuma cari perhatiannya rubella
Alnayra: author spill dikit ya kak, Alvaro itu GI*LA sesuai pandangan Rabella selama ini 😗
total 1 replies
maryamsyifa
ceritanya sangat menarik
maryamsyifa
ceritanya sangat menarik
Alnayra
cus baca cerita ini yukk, tapi tolong siapkan kewarasan kalian agar tidak ternoda dengan kelakuan Alvaro ☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!