[SEDANG HIATUS!]
Diana Xylaria, Gadis cantik yang ceria dan optimis, ternyata ada rahasia besar tentang dirinya yang bahkan dia tidak tau.
Hidupnya yang biasa saja tiba tiba terusik karena pertemuannya dengan CEO dari sebuah perusahaan besar, Rylan Axelion. Namun sayang, keduanya bahkan tak ingat telah menghabiskan malam bersama.
Ditengah badai perebutan kekuasaan di keluarga Rylan, serta tentangan dari wanita yang berkuasa, Rylan dan Diana harus terus berjuang agar bisa bersama.
Akankah mereka bisa bersama?
Dan Apa sebenarnya Rahasia kelam Diana?
Simak ceritanya di sini.
ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩـ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ
「 ✦ UPDATE SENIN DAN KAMIS ✦ 」
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lily Vey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
"Bagus Diana. Penglihatanmu tajam juga."
CEO Rylan memujiku, membuatku tersenyum sedikit.
'jadi, memang benar ada penyusup di kantor ini ... Tikus tikus tua itu berulah.' batin Rylan.
"Nah, Diana. Apa kau keberatan jika aku ... Menyuruhmu, menggali masalah ini sampai ke akarnya? Bantu aku mengumpulkan bukti."
"CEO sudah tau siapa dalang masalah ini?" Aku bertanya, sedikit heran.
"um.. Ya, bisa dibilang begitu. Aku hanya kekurangan ... Bukti."
"baiklah kalau begitu CEO, aku akan melakukannya. Aku akan mencari tau siapa saja yang berkaitan dengan hal ini."
Aku menunduk hormat, memikirkan sesuatu.
"CEO? Maafkan aku .. Tapi, ada bonus?"
CEO Rylan memandangku sekilas. Perasaan itu datang lagi. Dia sedang mencari sesuatu.
"Akan kulihat nanti, jika kinerjamu bagus."
"terima kasih CEO." aku membungkuk, mulai berkutat lagi dengan dokumen dokumen itu.
Tiba tiba, suara gebrakan pintu yang keras membuatku terkejut. Pintu terbuka lebar, menampilkan sosok yang sepertinya sedang tergesa gesa.
"Tuan!" seru Vino.
Aku dan CEO memandangnya aneh. Dia mematung sepersekian detik, lalu merapikan diri dan berjalan pelan menuju meja CEO.
"maaf, aku tak sengaja tadi nona Diana." ucapnya sambil melihat ke arahku.
Aku terdiam, lantas mengangguk perlahan. Kulihat Vino berbisik sesuatu, dan mereka berdua masuk ke dalam ruang pribadi.
Entahlah, aku tak mau memusingkannya. Aku kembali memeriksa dokumen. Fokus.
...****************...
"Jadi, apa yang kau temukan?" Rylan bertanya penasaran. "kenapa butuh waktu selama itu?"
"hah, tuan. Ada beberapa informasi yang ... Disegel rapat."
"kenapa? Identitasnya luar biasa?"
Vino menyerahkan satu map dokumen pada Rylan. 'silahkan baca sendiri', mungkin itu maksud Vino.
Rylan membuka map itu, mengeluarkan dokumen satu per satu, membacanya dengan teliti.
...Diana Xylaria, seorang gadis yang terlahir sebagai putri dari pasangan Luciano dan Allen Anderson, 17 Januari 2000, Sher City, Negara N...
'Kenapa nama Luciano ini familiar ya?' pikir Rylan. Dia lanjut membaca.
...Pewaris tunggal Spark Enterprise, salah satu raksasa perusahaan pada waktu itu....
"Pantas saja" ucap Rylan pelan.
...Namun, pada suatu malam, rumah keluarga itu tiba tiba terbakar. Ketiga anggota keluarga dinyatakan meninggal dunia. Diduga, ada kebocoran pipa gas yang mengakibatkan ledakan....
...Harga saham Spark Enterprise anjlok, turun hingga titik terendah. Perusahaan dijual, tak meninggalkan sepetak tanah pun, kecuali rumah terbengkalai milik keluarga itu....
...Nama Spark Enterprise perlahan mulai tengelam, hingga terlupakan oleh dunia....
"Ya, Spark Enterprise. Perusahaan teknologi energi terbarukan. Raksasa bisnis pada zamannya. Tapi, Diana masih hidup sampai saat ini, kan?" ucap Rylan, bertanya pada Vino.
"masih ada halaman selanjutnya tuan."
Rylan membalikan halaman itu kebelakang, membaca kata kata yang tercetak di halaman berikutnya.
Itu adalah sebuah catatan dari panti asuhan. Seperti buku harian dari seorang yang bekerja disana dulu.
...Buku harian seorang perawat, panti asuhan Matahari Cerah, kota Lux, Negara N....
...Hari ini, cuaca bersalju sedikit, pertengahan bulan Desember, beberapa hari sebelum Natal....
...Seorang anak perempuan diantar datang oleh warga yang tidak mengenalnya. Gadis itu tampak lusuh, kelaparan. Rambutnya acak acakan, baju tidurnya kotor oleh tanah dan noda mirip jelaga....
...Warga itu mengatakan menemukan nya di air mancur pusat kota, berkata tidak jelas, memanggil ibunya dari dalam air....
...Aku menggandeng tangan anak itu, menanyakan namanya. Dia tidak menjawabku. Ucapannya terpatah patah....
...Dia tampaknya shock berat. Aku kasihan padanya, jadi kubawa dia kedalam, berbicara pada kepala panti dan akhirnya mendapat izin untuk mengurusnya....
Rylan kembali membalikan halaman yang sudah habis itu.
...Satu tahun berlalu. Daun daun berguguran. Agustus yang berwarna cokelat kemerahan....
...Gadis yang datang setahun lalu, perlahan mulai terbuka, mulai bisa menyebutkan namanya sendiri....
...Diana cukup pintar. Dia belajar segala sesuatu begitu cepat. Aku juga tak menyangka. Padahal setahun terakhir, dia selalu murung, kadang berteriak aneh di tengah malam, memandang orang orang dengan tatapan yang menunjukan rasa takutnya....
...Tapi syukurlah, dia mulai ceria. Kami semua senang....
Catatan itu diakhiri dengan beberapa tempelan stiker lucu di bagian bawah halaman.
"jadi, Diana 'terlempar' dari tempat dia berasal sejauh kira kira 50 kilometer. Bagaimana dia bisa sejauh itu? Lari?"
Rylan membuka halaman selanjutnya, itu halaman sebuah kasus, yang di cap merah dengan kata 'CONFIDENTIAL'.
Nomor kasus : 16785
6 Desember 2005, Sher City, Negara N.
Ledakan di rumah pasangan Anderson.
Penyebab : Ledakan Amonium Nitrat (NH₄NO₃), bensin dan solar.
Tersangka utama : Damien Ravens
adik laki laki Luciano Anderson.
Motif merebut istri dan harta milik kakaknya.
Sebelum tewas, pasangan Anderson meminta pihak berwenang untuk merahasiakan kasus ini.
Saat ini, tersangka telah dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun di sel isolasi.
Rylan menaruh kasus itu di atas meja. Melihat halaman selanjutnya, ukuran kertas yang sedikit lebih kecil.
...SURAT WASIAT...
...Kami, pasangan Anderson, menulis surat wasiat ini....
...Ketika terjadi sesuatu pada kami, segala harta dan tanah serta semua milik kami akan diserahkan pada putri tunggal kami....
...Diana Xylaria....
...Surat Wasiat ini dibuat atas kehendak kami tanpa paksaan siapapun, dengan harapan bahwa ini akan diikuti....
Rylan menaruh surat itu di atas meja juga. Dia membalikan kertas itu.
"masih ada berapa halaman lagi?" tanya Rylan.
"ini yang terakhir tuan." jawab Vino.
Rylan membacanya.
...SURAT KEPEMILIKAN ASET...
...MANSION ANDERSON LUAS TANAH 893 M³...
...Klaim Asuransi atas nama...
...LUCIANO ANDERSON...
...ALLEN VERISHA ANDERSON...
...DITANGGUHKAN UNTUK SEMENTARA, SAMPAI YANG TERTERA DIBAWAH INI MENGAJUKAN PROSES PENERIMAAN....
...DIANA XYLARIA...
Rylan menghela nafasnya. Dia menaruh semua kertas itu ke atas mejanya, menyusunnya satu per satu.
"lalu, yang dibawah ini semua apa?"
"itu lampiran tuan."
Rylan melihat lihat. Keterangan identitas Diana. Akta lahir dan Kartu keluarga dengan noda jelaga. Sidik jari, sidik DNA, kartu keterangan golongan darah, riwayat Check-up terakhirnya saat berusia 5 tahun.
"oke, kerja bagus Vino. Tapi, bagaimana kau bisa mendapatkan semua ini?"
"tentu saja, itu merupakan hal yang sulit tuan. Butuh berhari hari bagiku untuk mengumpulkan semuanya secara lengkap. Lagipula, semua itu hasil fotokopi."
Vino membanggakan dirinya sendiri, seperti menggantung papan 'puji aku, puji aku!' di depan dada nya.
"saat ini Damien Ravens masih di penjara?"
"ya tuan. Menurut perhitunganku, masih ada sisa 5 tahun penjara."
"bagaimana kondisinya?"
"susah dijelaskan. Dia seperti orang gila yang pendiam. Berkomat kamit tidak jelas, tapi selalu diam, tak pernah memukuli orang lain dan berbuat macam macam selama di penjara."
Rylan berpikir sebentar. Jika Diana bertemu pamannya, apa yang akan terjadi? Apakah Xena akan terbangun?
"oke Vino. Apa yang kau inginkan sebagai imbalan dari kerja kerasmu?" Rylan bertanya malas.
"Nintendo Switch OLED"
walaupun kepribadian xena kuat dan bisa diandelin, tapi bisa nyelakain kamu juga kalo gak terkendali 😖