NovelToon NovelToon
Riana'S Revenge

Riana'S Revenge

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Romansa / Fantasi Wanita / Transmigrasi / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:256.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yutantia 10

Lelah dibully, Riana membuat video pengakuan jati dirinya yang merupakan anak terbuang seorang pengusaha sekaligus saudara tiri aktris yang tengah naik daun.

Namun nahas, dia mengalami kecelakaan setelah video tersebut viral.

Tapi sepertinya, keberuntungan masih ada ditangan Riana. Dia terbangun dalam tubuh orang lain setelah dia mengalami kecelakaan. Seperti diberi kesempatan kedua, menggunakan tubuh Ananta, Riana membalas orang-orang yang telah jahat padanya.

Dengan bantuan bodyguardnya yang bernama Rayan, Riana membalas orang-orang yang telah menyakiti dia dan ibunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Pak Yakub tidak bisa mengatakan tidak saat Ananta datang membawa seorang wanita yang akan dijadikan ART baru di rumah. Namun dia merasa janggal. Banyak sekali perubahan yang terjadi pada putrinya itu pasca bangun dari koma, namun menurutnya, ini yang paling tidak bisa diterima akan sehatnya. Ananta tiba-tiba dekat dengan seorang wanita, ini sangat aneh.

"Nata bilang, dia bertemu roh Riana saat dia koma."

Kalimat Rayan berusan, membuat Pak Yakub terperangah. Benarkah ada kejadian seperti itu?

"Saya juga tidak bisa langsung percaya begitu saja. Namun Bapak bisa lihat sendiri, Nata sangat dekat dengan Bu Dewi. Bahkan menurut saya, hubungan mereka seperti ibu dan anak." Rayan menceritakan apapun seperti yang dia lihat, termasuk Ananta yang minta di suapin Dewi, dan Ananta yang ingin menginap di rumah wanita tersebut.

Sekarang, Pak Yakub mengerti, apa yang membuat Ananta kekeh meminta dia mengakhiri kontrak kerja dengan Bima.

"Nata juga meminta saya, mengambil sample rambut atau darah Bima. Dia ingin melakukan tes DNA."

"Nata!" desis Pak Yakub sambil memukul pelan keningnya dengan kepalan tangan. "Jaga dia baik-baik Ray. Aku takut sesuatu buruk terjadi padanya jika Bima tahu anak itu ikut campur urusannya."

"Apakah Bapak mau membantu Nata juga?"

"Nanti saya fikirkan."

Setelah Rayan keluar dari ruang kerjanya, Pak Yakub menyandarkan punggung di kursi kerjanya sambil memejamkan mata. Dia berusaha mengingat kembali, dimana dia pernah bertemu Dewi. Dia yakin, pernah bertemu dengan wanita itu sebelumnya.

...----------------...

"Na, Ananta!"

Panggilan itu membuat Ananta yang baru keluar dari kelas menoleh. Arga, ternyata pria itu yang memanggil, berlari ke arahnya. Hal itu, sontak menarik perhatian teman sekelas Ananta. Beberapa dari mereka, mulai melihat kearahnya sambil berbisik-bisik. Bagaimana tidak, sudah santer sekali terdengar kabar jika Ananta menjadi orang ketiga diantara Angel dan Arga. Sementara Angel sendiri, sudah hampir seminggu ini tidak kuliah karena syuting di luar kota.

"Aku nungguin kamu dari tadi." Ucapan Arga membuat Ananta membuang nafas kasar. Dia yakin, kalimat barusan pasti makin menggiring opini publik jika memang ada sesuatu antara dia dan Arga. "Main ke food festival yuk?" ajaknya.

"Maaf, Ga. Aku gak bisa, ada acara. Permisi!" Ananta buru-buru pergi agar tak memancing perhatian publik. Namun sial, Arga malah menahan lengannya.

"Kamu kenapa sih, Na? Akhir-akhir ini aku ngerasa jika kamu ngejauhin aku."

"Cuma perasaan kamu kali," Ananta menarik lengannya. "Maaf, Ga. Aku buru-buru." dia melangkah cepat meninggalkan Arga. Berjalan menuju tempat parkir, namun sesampainya disana, dia tak menemukan mobilnya?

"Rayan gak ada?"

Ananta terkejut mendengar suara Arga. Astaga, jadi pria itu masih saja mengikutinya. Hampir dua minggu ini, dia memang menjauhi Arga, tapi pria itu tak pernah menyerah, terus mendekatinya. Kalau saja dia Riana, dia tak akan peduli dengan omongan orang. Akan terang-terangan merebut Arga dari Angel. Sayangnya, raganya saat ini adalah Ananta. Dia harus menjaga nama baiknya.

"Kamu buru-buru mau kemana? Biar aku anter aja. Rayan gak ada." Matanya mengedar mencari keberadaan bodyguard Ananta tersebut.

Ananta mengambil ponsel, hendak menghubungi Rayan. Namun tiba-tiba, dia ingat, jika tadi pagi pria itu bilang, akan menjalankan misi mengambil sample darah Bima bersama 2 orang temannya. Bisa-bisanya dia lupa. Kenapa sampai jam 2 siang belum juga selesai? Semoga saja pria itu baik-baik saja, Riana berdoa dalam hati.

"Ayo, Na. Aku anterin pulang."

"Gak usah, Ga." Ananta membuka aplikasi hijau, hendak memesan taksi online.

Arga berdecak pelan. Matanya bisa melihat aplikasi yang sedang dibuka di layar ponsel Ananta. "Ayo aku anterin," Arga menarik lengan Ananta. Dia tak mau gadis itu sampai memesan taksi online.

"Lepas," Ananta menarik kasar lengannya. "Ga, kamu apa-apaan sih?" dia melihat ke sekeliling. "Kita jadi pusat perhatian tahu gak?"

"Kalau iya emangnya kenapa? Aku gak peduli. Gak ganggu merekapun. Mereka aja yang kepo mau tahu urusan kita."

"Masalahnya kamu pacar Angel," tekan Ananta. "Dengan aku deket-deket sama kamu, aku akan dianggap pelakor. Ngerti gak sih?" Gadis itu berdecak pelan. Apa hal seperti ini, juga harus dijelaskan secara detail.

"Kami sudah putus."

Mulut Ananta terbuka lebar. Dia tak menyangka jika couple goals kampus ini, bisa putus gara-gara dia. Setahu dia Arga bucin pada Angel, sedikit heran juga pria itu bisa mengambil keputusan untuk putus.

"Itu bukan karena kamu kok. Jadi gak usah merasa bersalah apalagi merasa menjadi pelakor," lanjut Arga. "Keputusan ini murni aku ambil karena aku udah muak sama Angel."

Tak tahu pasti karenanya atau bukan, tapi fans Angel, teman kampus, bahkan netizen yang gak dia kenalpun, bisa langsung menuduhnya pelakor jika Angel buka suara dan menggiring opini mereka. Sejujurnya dia puas Angel ditinggal oleh Arga. Tapi dilain sisi, hal ini bisa merugikan buat Ananta jika sampai publik menganggapnya pelakor.

"Permisi, Ga. Taksi aku udah datang," ujar Ananta setelah melihat ponselnya. Dia meninggalkan Arga, berjalan keluar dari kampus. Sesampainya di halte depan kampus, dia menoleh ke belakang. Bernafas lega karena Arga tak lagi mengikutinya.

Ananta kembali membuka aplikasi hijau, memesan taksi online karena tadi, sebenarnya dia hanya bohong pada Arga. Pria itu lebih dulu menarik lengannya sebelum dia berhasil memesan taksi online. Menyebalkan memang.

Beberapa saat kemudian, sebuah mobil warna hitam berhenti tak jauh darinya.

"Dengan Mbak Ananta?" tanya driver tersebut.

Ananta menganguk, lalu berjalan menuju taksi. Namun langkahnya terhenti saat menyadari, tipe mobil yang datang dengan yang tertera di aplikasi berbeda. Dia kembali mengecek ponsel, ingin melihat profil driver, namun tiba-tiba, keluar seseorang dari bagian belakang mobil, dan langsung menariknya masuk ke dalam mobil

1
Mama Gezkara
kak othor...karyamu bagus banget .. ceritanya gak bertele tele... tokohnya juga keren... romantis ..dan pokoknya aku sukaaaa bangeett
LENY
keren👍
LENY
NATA BNYK YANG SAYANG DAN CINTA. ARGA DAN RAYAN CINTA NATA.
LENY
RIANA INGAT PESAN NATA DIA TITIP KELUARGANYA
LENY
SEDIH 😥😥😥
LENY
DUH SEDIH NYA KL NANTA MENINGGAL 😥😥
LENY
RIANA SADAR
LENY
YA NATA PERGI RIANA SELAMAT SIUMAN 😥😥
LENY
MAMPUS KAMU BIMA SEKELUARGA IBLIS SEMUA😡
LENY
SATU KELUARGA IBLIS SEMUA BIMA SORAYA ANGEL. BPK IBU ANAK BENAR2 SETAN 😡
LENY
NAMA ANGEL KELAKUAN SETAN
LENY
TERIMALAH KARMA MU ANGEL IBLIS😡
LENY
BAPAK DAN ANAK SAMA2 IBLIS😡😡
LENY
WAH KASIHAN BENER KL RAYAN SAMOE DIUSIR DIPECAT KSN DIA LG DISURUH NANTA JALANIN PERINTAH NANTA🙈
LENY
SAATNYA BALAS DENDAM RIANA👍
Nova Silvia
angel punya saingan,,lest go peranini dl status lu skg buat jatohin angel
Nova Silvia
yo kita blas dendam dgn cantik
Nova Silvia
.rayan sengaja ga cukuran biar ga di ganggu ma ciwi²
Nova Silvia
waah kudu bales dendam ni mah
kriwil
balik kejiwa nya lagi kan bisa knp harus mati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!