NovelToon NovelToon
Babi Ngepet

Babi Ngepet

Status: tamat
Genre:Spiritual / Matabatin / Horor / Tamat
Popularitas:778.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Yulianti Oktana

Berawal dari pesugihan yang di lakukan Syahrul sang kakak, pemuda yang Bernama Ahmad Hidayat seorang santri yang taat di diamanatkan oleh sang ibu untuk mencari sang kakak yang hilang. Usut punya usut, Syahrul tidak hilang, ia di sandra oleh siluman babi karena ia tidak sanggup memberikan tumbal. Dari saat itulah petualangan gaibnya di mulai.
Ahmad menjadi banyak musuh dari kalangan siluman maupun manusia.
Banyak tempat yang akan ia datangi, dan banyak pula ia akan bertarung dengan para jin.
Selengkapnya baca saja novelnya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Oktana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tabir Kelam Rumah Bagus

Kilas balik masa lalu tentang sejarah bangunan rumah ini adalah tempat yang paling memilukan.

Ki Jalaksa membuka tabir pada peristiwa dahulu.

Akmad, Asnawi dan Sholeh melihat Ki Jalaksa memercikan cahaya dari mulutnya ke tembok rumah itu.

Pelan-pelan cahaya itu seperti proyektor membentuk sebuah gambaran video.

"Lihat itu" ucap Ki Jalaksa.

Flash back seratus lima puluh tahun yang lalu.

Segerombolan manusia sedang berkumpul di bawah komando tentara belanda. Orang-orang itu terlihat kurus dengan pakaian compang-camping.

"Kalian tahu eik kumpulkan dia orang di mari?" tanya Menir Belanda itu.

Semua orang menggeleng dengan wajah pucat.

"Dasar yey pribumi bodoh. Operdomseh" geram para menir Belanda.

"Dengarkan tuan kalian, ini tawarkan menggiurkan untuk kalian" ucap seorang londo ireng.

Londo ireng istilah orang pribumi yang membelot ke kompeni Belanda atau menjadi kacung wong londo.

Para pribumi itu bersiap mendengarkan ucapan dari menir Belanda itu.

"Dia orang akan kami beri makanan yang enak, kalian akan di beri koin emas yang banyak, dan kalian semua akan kita orang beri beras yang banyak. Kalian tidak akan makan juwawut lagi" ucap Menir Van Brurr.

Semua pribumi itu tersenyum senang karena penjajah ini tiba-tiba berbaik hati.

Orang-orang itu sungguh sengsara, karena penderitaan yang Belanda berikan pada pribumi saat itu. Maka janji Belanda seperti oasis di padang pasir.

"Benarkah Tuan Menir?" tanya salah satu pribumi yang bernama Kromo.

"Benar! Tapi ada syaratnya" jawab Menir Van Brurr.

"Apa itu?" tanya pribumi.

"Kalian tahu di desa Argolimo susah sekali menyerahkan hasil bumi pada kami, sehingga VOC marah. Desa itu terkenal dengan penghasil tembakau yang di sukai oleh kerajaan Netherland dan England. Selidiki mereka dimana menyimpan lumbung tembakaunya, lalu beri tahukan pada kita orang. Satu informasi, dihargai satu keping emas" ucap Menir Van Brurr.

Sungguh tawaran yang menggiurkan di tengah kemelaratan sebuah bangsa, bahkan menjadi penghianat pun mereka sanggupi demi bisa mengisi perut.

Memang cikal bakal para penjilat dan pengkhianat sudah mendarah daging dari jaman dulunya. Ini adalah akhlak jelek yang di miliki dan di wariskan segelintir orang dari negera konoha.

"Kami mau menir" ucap pribumi itu.

Kehormatan sudah mereka gadaikan pada penjajah. Pribumi itu rela melihat sesama kaumnya menderita.

"Rumah yang ada di sebelah itu, jadikan markas kalian. Beritahu apapun mengenai pergerakan orang dari desa Argolimo padaku" ucap Menir Van Brurr.

Kini para penghianat itu berpencar untuk mencari informasi mengenai pergerakan dan apapun yang ada di desa Argolimo.

Di dalam rumah besar itu, para menir Belanda tertawa terbahak-bahak. Mereka menertawakan kebodohan pribumi yang mudah sekali berbelot.

"Ratu Wilhelmina pasti senang mendengarnya" ucap Menir Hendrik Van Hog.

"Hahahaha.. Mereka idiot sekali. Jangan sampai wilayah nusantara ini merdeka karena kekayaan alamnya membuat Netherland makmur" balas Menir William Stokhord.

Sorak sorai terdengar dari rumah besar itu. Para penjajah merayakan keberhasilannya dengan meminum satu tong tuak.

Ahmad dan kedua temannya melihat itu membuat hatinya mendidih sakit. Ia dapat langsung melihat wajah-wajah para penjajah dan penghianat bangsa.

"Pantas negara ini bisa di jajah oleh Belanda selama 350 tahun, ternyata banyak londo irengnya" geram Ahmad.

"Benar sekali, kang!" timpal Sholeh.

Kemudian kilas masa lalu itu beralih ke suatu desa. Desa itu bernama Argolimo.

Di Sana berdiri sebuah pesantren yang bangunannya amatlah sederhana. Atapnya terbuat dari rumbia dan jerami, sedangkan dindingnya hanya terbuat dari anyaman bambu, sedangkan penerangannya hanya ada lentera kecil yang terbuat dari biji pohon jarak.

Pesantren itu bernama Al-Anshor yang di pimpin oleh seorang kyai sepuh yang bernama kyai Mashur Bawazier.

Malam itu selepas sholat isya, kyai Mashur mengumpulkan seluruh santrinya di ruangan masjid. Ia akan memimpin sebuah serangan rahasia ke markas penjajah Belanda.

Ketika kyai Mashur ingin memulai pembicaraannya, datang lima orang dari luar desa Argolimo.

Para santri tampak asing dengan kelima orang itu.

"Boleh kami ikut dalam pembicaraan kalian?" tanya mereka semua yang di ketahui adalah kelompok pengkhianat.

Tanpa curiga, para santri mempersilahkan kelima orang itu untuk bergabung. Mereka tidak tahu, bahwa kelima orang itu adalah musuh dalam selimut.

Kyai Mashur lalu mulai berbicara tentang tujuannya. Kelima orang pengkhianat itu saling lirik dan melempar senyuman jahatnya.

"Malam selasa pahing, kita geruduk rumah besar londo itu. Sasarannya gudang mesiu yang ada di belakang rumah itu. Dengan nama Allah, kita siap mati dalam keadaan syahid. Jihad adalah jalan hidup kita demi bangsa dan negara" seruan semangat kyai Mashur.

Ahmad dan kedua rekannya melihat itu tak kuasa menahan tangis haru. Ia tidak menyangka ternyata di balik kemerdekaan bangsa ini, banyak darah kyai dan santri yang bercucuran.

Alfatihah untuk mereka semua. Semoga para pejuang kemerdekaan di tempatkan di sisi Allah yang maha sempurna.

Author juga ikut menitikkan air mata mengetik ini, walau nama dan tempatnya hanya karangan semata.

Kelima pengkhianat itu lalu memberitahu kan kepada penjajah atas rencana kyai Mashur dan para santrinya.

"Operdomseh. Berani-beraninya sayap putih ingin melakukan agresi pada kita orang" geram Menir Rudolf Van Molen.

"Besok malam kita serang desa Argolimo. Bakar rumah-rumah penduduk, perkaos para gadis, bantai semuanya termasuk kyai Mashur dan para santrinya" perintah komandan tertinggi yaitu Menir Van Brurr.

"Jangan besok malam, kita belum mendapatkan lokasi lumbung tembakau itu. Jika sudah tahu lokasi lumbung itu kita langsung jarah lalu bakar desa itu sampai menjadi arang" usul Menir Rudolf Van Molen.

"Benar juga" ucap semua penjajah itu.

Pagi harinya para pengkhianat itu berbaur dengan masyarakat desa yang ingin memanen daun tembakau. Tak ada satu pun masyarakat yang curiga terhadap Karto, Sutikno, Malino, Tursan, Darkeni dan kawan-kawan pemberontak lainnya. Semuanya berbaur menjadi satu atas nama pribumi.

Daun tembakau yang sudah di sasag kering itu lalu di masukan kedalam sebuah bungker yang sangat besar. Para pengkhianat itu dapat melihat dengan jelas bagaimana banyaknya tembakau yang tersimpan rapi di dalam bungker itu.

Malam harinya, mereka memberitahukan semuanya pada para penjajah dimana letak bungker itu.

Dengan senang hati, para penjajah mendatangi lokasi bungker itu, dan segera menjarah seisi bungker itu sampai kosong.

"Ledakan tempat ini dengan dinamit!" perintah Menir Van Brutt.

Maka selang beberapa menit, bungker itu telah meledak luluh lantah sehancur-hancurnya.

Mendengar ledakan yang keras, semua warga berbondong-bondong mendatangi bungker dan mereka seketika merasa lemas dengan pemandangan di hadapannya.

"Ternyata dari kita ada pengkhianat" ucap Jumadi.

"Tapi siapa bedebah itu?" tanya Marsono.

"Apa kalian mengetahui keanehan tadi pagi?" tanya Jumadi.

"Tidak, hanya saja tadi ada pegawai baru dan kami asing dengan wajahnya!" jawab Ibra.

"Bisa jadi anj*ng-anj*ng itu penyebabnya!! Hancur sudah harapan kita" ucap Jumadi sembari terduduk lemas di atas tanah.

Tak lama terdengar suara gaduh dan kobaran api mulai terlihat menyambar rumah-rumah panggung itu.

Para gadis di giring oleh tentara Belanda menuju rumah besar kediaman penjajah itu. Orang tua, wanita hamil, anak-anak dan pria di bantai. Terdengar suara takbir memilukan dari para warga desa Argolimo.

Kemudian tentara Belanda mengepung pesantren dan menangkap kyai Mashur. Para santri tidak tinggal diam, mereka membawa bambu runcing dan alat seadanya untuk melawan namun nahas satu persatu dari mereka mati syahid di ujung selongsong peluru.

"Gusur dia dengan kuda!" perintah Menir Van Brurr.

Tubuh kyai Mashur di gusur oleh kuda seperti seonggok tubuh yang tak berharga. Lalu sang kyai di masukan kedalam penjara. Tak sampai di sana ia di siksa dengan cambuk dan di tonjok oleh para londo ireng.

"Ternyata kalian adalah para dzolim negri ini. Aku tidak menyangka kalian adalah perwujudan setan yang sesungguhnya. Laknatullah kalian" tunjuk kyai Mashur.

Tubuh ringkih itu akhirnya terbujur kaku setelah ia mengucapkan syahadat.

Para pengkhianat dan para penjajah itu bersorak sorai bahagia. Mereka merayakan itu dengan minum tuak sampai pagi.

Mereka tidak tahu bahwa ada seorang santri bernama Sulaiman yang berhasil menyusup ke rumah penjajah itu dan mengetahui siapa saja pengkhianat negara.

Sulaiman pun kembali ke desa Argolimo yang telah porak-poranda itu.

Ia mengumpulkan masa yang masih hidup untuk membantai pengkhianat dan penjajah itu.

"Jam dua belas malam kita mulai merayap ketika para durjana itu sedang mabuk tuak, kita langsung bantai saja termasuk istri-istri mereka karena sudah ikut berkhianat" ucap Sulaiman.

Penduduk desa kini sudah bersiap-siap menyerang markas penjajah itu.

Di tengah mabuknya, para pejuang itu menyerbu rumah yang di peruntukan untuk para londo ireng.

Rumah itu sedang ramai-ramainya, tidak ada prajurit Belanda yang berjaga di markas besar itu, semua tengah mabuk ria di rumah kecil itu.

"Aku ke markas londo! Dan kalian habisi para pengkhianat itu" perintah Sulaiman.

Para warga kemudian menyerbu rumah kecil itu dan langsung membantai semuanya kecuali anak-anak.

Malam itu rumah para pengkhianat penuh dengan da*ah Semuanya tidak tersisa.

Dan Sulaiman berhasil membantai prajurit Belanda di markasnya, tidak terkecuali para noninya. Sulaiman pun berhasil membawa jasad kyai Mashur. Ia pun lalu meledakan gudang mesiu menjadikan rumah itu hancur luluh lantah.

Lama menjadi puing-puing, seorang pengembang lalu membangun lagi rumah itu menjadi rumah yang kini di tempati Ahmad, Asnawi dan Sholeh. Dengan kata lain rumah itu milik Bagus. Kendati demikian, residual energi kelamnya masih terpatri kuat dari rumah belanda yang dulu hancur.

1
mamah twins🌾
dikampungku beneran ada loh ayam di perkaos
Lembayung Senja: di kampungku juga ada ususnya sampai keluar.....
total 1 replies
Leth@
wahh aku suka...mantap...semangat kk...
Shanty Shan
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Eckho Mbahkokz
Luar biasa
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Diihhh kaga seru banget Tamat

Kaga ada cerita anak anaknya Ahmad dan Syahrul


Gue suka cerita ini Thor

Sukses selalu buat kamu Thor

Iya moga kamu umur panjang dan selalu menulis sampai Thor jadi nenek nenek hahaha 🤣🤣🤣
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Thor mimpi terlalu tinggi banget wkwkwk

Heru mana mau sama Othor karena Othor kurang Tajir melintir 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hukum mati saja untuk Mieke dan Mary
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Akhirnya tamat juga riwayat Mbah Suroso dan ketiga preman yang telah memperkosa Rieta
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Aku suka semua sama cerita novel mu ini Thor
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Ayok habisin Mbah Suroso
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Ayok Ahamd habisi Suroso dan peliharaannya
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Semoga Mieke segera tertangkap polisi
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Bener bener serem banget bacanya hahaha
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hahaha rasakan kau Mieke dapat balasan setimpal wkkwkqk
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Wah si author ada ² aja Hem anggur cap orang gila' wkwkkqkw
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Heru yang bunuh istri Kamu Marry dan mama nya
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hahha Jhon bakalan hubungan intim sama Kunti Rieta wkwkkw
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Untunglah anaknya Rieta bisa selamat
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Tragis banget kematian Rieta
💜⃞⃟𝓛 🤎Mam DEV♬⃝❤️
Hahah Kunti yg sabar ya lihat Ahmad lagi hubungan intim sama suster Ami wkwkkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!