Demi memperbaiki ekonomi keluarga kecilnya, Novia pergi ke luar negri. Setelah enam tahun berlalu Novia kembali dengan kejutan besar.
Kevin suaminya yang sudah menantinya dengan kesetiaan harus menelan pahitnya kenyataan saat Novia hamil benih pria lain.
Betapa mahal kesetiaan yang Kevin lakukan nyatanya tak berarti apa-apa. Ekonomi mereka memang sudah sangat baik namun tidak dengan hubungan mereka.
Beribu kali Novia menuntut cerai dari Kevin nyatanya Pria itu enggan menjatuhkan talaknya. Kevin seakan berjalan dia antara hamparan pecahan kaca, yang dimana Kevin sama sama terluka jika berhenti maupun melanjutkan kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indahnya halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rahasia dan masalalu orangtua Kevin
"Bu, beberapa hari lalu aku bertemu seseorang." Rifan adik seibu Kevin tiba tiba berkata demikian kepada ibu Maryati yang tengah memasak.
"Lah memangnya kenapa jika kau bertemu seseorang?" Ibu tikah masih terus mengaduk masakannya yang berupa masakan berkuah santan, munkin semacam gulai atau kari.
"Ini yang aneh Bu, awalnya ku kukira jika orang itu adalah Kak Kevin, akan tetapi setelah setelah kusapa dan kami sempat berbincang ternyata dia bukan kak Kevin, pria itu bahkan menyangkal jika namanya bukan Kevin dan mengatakan jika diriku salah mengenali orang." Rifan menceritakan pertemuannya dengan seseorang di taman saat ia tengah berkencan dengan teman wanitanya, yang mana orang itu sangat mirip dengan kakaknya.
Ibu Maryati terdiam, bahkan ia menghentikan tangannya yang sedari tadi mengaduk masakannya. Pandangan mata serta ingatannya jauh menerawang pada kejadian beberapa tahun silam.
Manik mata Ibu Maryati terlihat di bingkai oleh kaca bening yang siap ia tumpahkan, ada pilu juga penyesalan di masa lalunya.
"Bu, ibu kenapa?" Rifan bertanya tanya akan raut ibunya yang tiba tiba berubah sendu.
"Tidak papa." Ibu Maryati kemudian berpaling mengusap kedua kelopak matanya yang terasa memanas.
"Apa orang itu benar benar benar mirip Kevin?" Ibu Maryati membawa putranya untuk duduk di kursi meja makan, setelah ia mematikan kompor terlebih dahulu meskipun ia tau jika masakannya belumlah matang.
"Iya Bu, pria itu sangat mirip kakak, meskipun setelah ku perhatikan bukan kakak. Karna cara berbicara juga sikafnya jauh berbeda kakak lebih ketus jika berucap, sedangkan pria iyu lebih ramah, dan lagi logat bahasanya tidak seperti kakak, di tangannya terdapat tato yang tidak ku ketahui artinya, juga telinganya terdapat tindik. Dia juga mengenakan stelan pormal berbeda dengan kakak yang lebih menyukai memakai kemeja atau kaus. Pria itu tampak gagah dengan stelan jas serta sepatu pantovelnya." Rifan memaparkan perbedaan yang ia lihat pada pria itu dengan Kevin.
Wajah terkejut terlihat jelas di manik ibu Maryati, sungguh setelah sekian tahun lamanya ia baru mengetahuinya tentang seseorang mirip putra sulungnya. "Mungkinkah seseorang yang di lihat Rifan adalah putraku yang lain?" Ibu maryati rupanya memiliki puyra lain selain Rifan dan Kevin, mungkin saja yang bertemu dengan putra bungsunya adalah kembaran Kevin yang di bawa oleh mantan suaminya setelah perceraian, karna pengkhianan yang di lakukan olehnya di masa lalu bersama kekasihnya yang merupakan ayahnya Rifan dan hingga kini menjadi suaminya. Ibu maryati terus bertanya tanya dalam hatinya.
"Kau yakin jika pria itu mirip dengan kakakmu?"
"Sangat yakin Bu, Tika temankupun melihatnya sendirian." Ujar Rifan yakin, ia tak mengakui jika wanita yang tengah bersamanya adalah kekasihnya, Rifan takut ibunya menampilkan taringnya.
"Kau tau siapa namanya?"
Rifan mengendikkan bahunya, ia tak sempat bertanya, lagi pula pria itu buru buru berlalu setelah mengangkat panggilan dari seseorang.
"Kau di sini dulu! Ibu ingin menemui ayahmu." Ibu Maryati menemui suaminya yang tengah memandikan burung peliharaannya di depan teras rumah.
"Ayah. Ayah ..." Ibu Maryati berlari menghampiri suaminya, dan segera duduk di undakan tangga yang terdapat di sana, tepat di samping suaminya.
"Ada apa Bu? Kenapa heboh sekali?" Ayah Hasan mengaitkan kandang burung pliharaannya di sebuah cabang pohon mangga yang berada di sana, istrinyapun mengikuti langkah kaki suaminya.
"Ayah, Kendrick ada di sini Yah, Kendrick pulang kenegara ini." Ada binar kebahagiaan di raut manik ibu Maryati, tentu saja wanita paruh baya itu bahagia setelah sekian lama ia berpisah dengan putranya kehilangan kabar sama sekali sejak puluhan tahun silam.
"Kendrick? Maksudmu adik kembar Kevin yang di bawa lari oleh Marwan?" Hasan terkesiap akan kabar yang di bawa istrinya.
"Ya. Rifan mengatakan jika beberapa waktu lalu dia berjumpa dengan seseorang yang sangat mirip dengan Kevin, siapa lagi jika bukan Kendrick?"
"Kita akan mencari tau, siapa seseorang yang berjumpa dengan Rifan, kau bersabarlah sebentar." Ayah Hasan mencoba menenangkan istrinya, ia memang sangat mencintai Maryati meskipun ia akui caranya di masalalu sangatlah salah karna mengambil Maryati dari tangan Marwan yang kala itu merupakan suami dari Ibu Maryati, namun apa mau di kata keduanya saling mencintai dan menjalankan hubungan gelap di belakang ayah Kevin.
Hubungan gelap antara ibu Maryati dan ayah Hasan terjadi beberapa waktu, hibgga semuanya terbongkar mereka enggan menyudahi hubungan, ibu Maryati justru malah menggugat cerai suaminya. Meski mereka berpisah dengan baik baik dan hak asul kedua putra kembarnya jatuh kepada ibu Maryati, Ayah Marwan yang kecewa melarikan diri dengan membawa salah datu putranya yang kala itu masih berusia dua tahun lebih.
Baik Ayah Hasan maupun Ibu Maryati keduanya sengaja menutupi kebenaran tersebut dari anak anaknya, terkebih karna malu juga gunjingan masyarakan Ibu Maryati pindah dari kota sebelumnya, memulai hidup mereka yang baru dengan Kevin kecil sebagai putra mereka.
Ayah Hasan menyayangi Kevin layaknya putranya sendiri, mereka juga terus mencari keberadaan Kendrick di beberapa kota di negara ini, mulai dari surat kabar maupun media, namun Kendrik dan mantan suami ibu Maryati seakan hilang di telan bumi.
"Ayah. Ibu mohon temukan Kendrick. Ibu ingin melihat serta memeluknya, sudah lama sekali ibu merindukannya." Ibu Maryati terisak di pelukan suaminya.
"Ya, kita akan mencari Kendrick hingga ketemu." Ayah Hasan memeluk istrinya dengan sangat erat.
"Jika kita menemukan Kevin, kita haris siap membongkar rahasiah dan masalalu kita kepada anak anak."
.
Rara yang tak terima atas pemecatan yang di lakukan Kevin terhadapnya segera bersiap untuk pergi ke suatu tempat, bahkan Rara mengabaikan anaknya yang meminta ikut, hingga anak lelaki itu mrnangis dan kejang di atas lantai karna tidak di hiraukan keinginannya oleh sang ibu.
Anak Rara memang menderita kelainan mental, bocah itu kerap kali tantrum bahkan mengamuk tak terkendali juga melukai dirinya sendiri jika keinginannya tak terpenuhi.
Rara kini dalam perjalanan ke rumah orangtua Kevin, akan ia bongkas semua kebusukan menantunya yang bernama Novia, Rara yakin orang tua Kevin akan kembali membenci Nobia seperti dulu.
"Kevin harusnya menjadi milkiku!"
Tekad Rara kuat.
"Kevin kita lihat, apa yang akan di lakukan ibumu setelah dia tau jika yang di kandung menantunya bukanlah cucunya." senyuman licik tergelincir di sudut bibir janda beranak satu itu.
.
"Aku pengennya bayi itu laki laki, agar dia bisa melindungi adik adiknya nanti." Kevin berujar tenang sembari terus menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
Sepertinya Kevin terlihat lebih legowo menerima calon bayi Novia sebagai anaknya, Kevin telah sadar jika ia mencintai dan menginginkan Novia sebagai istrinya ia harus mau menerima bayi dalam kandungan Novia.
Kelebihan dan kekurangan Novia harus ia terima dengan iklas, untuk itu Kevin tak akan mempermasahkan hal itu lagi.
Yang Kevin harus lakukan sekarang adalah bersikap siaga sebagai seorang suami.
Deringan ponsel Kevin mengganggu keduanya yang tengah bersantai dan memakan cemilan.
Bukan panggilan melainkan sebuah pesan singkat yang masuk ke ponselnya.
"Uhuk uhuk ..." Kevin tersedak makanan di dalam mulutnya saat membaca pesan itu.
"Ini tak mungkin." Gunam Kevin dengan mata yang membola penuh.
#tanda merah dijasad putriku
#salah imam
#gelora wanita perusak akad
#perangkap cinta pertama
#hidden brondong
hayu thor selesaikan satu persatu aku setia menunggu mu
💜💜💜💜💜💜