NovelToon NovelToon
Mafia Order System

Mafia Order System

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:639.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Kyutoria

Nathan pria berusia 23 tahun harus menerima kenyataan pahit setelah dijebak oleh atasannya sendiri yang membuat dirinya harus mendekam dibalik jeruji besi.

Hal ini diperparah ketika kekasihnya yang sudah dia kencani selama 5 tahun mencampakan dirinya, dan diam-diam selama ini menjalin hubungan dengan atasannya sendiri.

Semua kenyataan pahit ini membuat Nathan merasa frustasi. Sampai suatu ketika kejadian di penjara membuat kehidupannya berubah 180° dari sebelumnya.

°

°

°

°

°

Jangan lupa like dan komen serta tekan tombol favorit untuk mendukung karya author. Terimakasih~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kyutoria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sampai di New York

Pagi-pagi sekali Nathan pergi meninggalkan motel tempatnya menginap semalam untuk menghindari pelacakan dari Elizabeth dan timnya yang sedang mengejarnya.

Memasuki sebuah gang, Nathan meraih ponselnya yang sudah retak dari balik jaket akibat kecelakaan kemarin. Terlihat sudah banyak panggilan tidak terjawab dari Sebastian dan yang lain di history telepon.

Tanpa menunggu lama Nathan langsung menghubungi Sebastian sambil menahan rasa sakit dibagian pinggang yang terluka dan sempat dijahit seadanya semalam.

"Halo Tuan Sebastian... Apakah kalian sudah mendapatkan tempat yang aku minta?" Tanya Nathan dengan nada terengah-engah sambil duduk bersandar di sebuah tembok.

Darah segar yang keluar dari luka jahitan mulai menembus pakaian dan membashi tangan Nathan saat pria itu mencoba menahan pendarahan dari jahitan yang tidak sempurna.

"Ya kami mendapatkan sebuah tempat dari pelelangan tiga hari yang lalu di New York. Kau sekarang ada dimana, mengapa nafasmu terdengar tidak teratur?" Balas Sebastian.

Dari balik telepon Sebastian tampak mulai khawatir merasa ada yang tidak beres dengan Nathan. Ia memang selama beberapa hari tidak berada disisi pria itu karena sedang mengerjakan tugasnya bersama Joe, El Chapo, dan Harold.

"Aku baik-baik saja, tenanglah. Kirim lokasi kalian nanti, aku akan segera datang ke sana." Ucap Nathan yang terdengar samar-samar mengingat sekarang sedang turun hujan.

Panggilan telepon segera dimatikan. Nathan kemudian mencari kendaraan umum yaitu Bus dari Philadelphia menuju Kota New York setelah mendapatkan alamat dari Sebastian.

Saat naik ke dalam Bus Nathan berusaha untuk menyembunyikan noda darah dibalik jaket agar tidak membuat kepanikan yang bisa membuatnya terlibat dengan pihak kepolisian.

Nathan tentu tidak mau berurusan dengan polisi untuk saat ini mengingat Elizabeth dan rekan-rekannya bisa santa mudah mengendus keberadaan jika sampai mendapatkan sedikit laporan dari pihak kepolisian.

*****

Disisi lain yang perasaan tidak tenang mencoba menghubungi Nathan kembali untuk memastikan keadaan jika anak muda tersebut baik-baik.

"Ayolah angkat..." Raut wajah Sebastian tampak sangat gelisah dan akan merasa bersalah karena sudah meninggalkan tugas utamanya untuk menjaga Nathan.

Tetapi sebanyak apapun panggilan yang Sebastian buat, Nathan tidak kunjung juga mengangkat dan terkesan mengabaikan panggilannya.

"Apa kau baik-baik, Tuan Sebastian?" Tanya Joe yang terlihat duduk di sofa sambil memakan kacang. Ia merasa penasaran saat melihat raut wajah cemas Sebastian yang tidak biasa.

Disisi lain El Chapo dan Harold yang berada satu ruangan dengan mereka juga tampak penasaran saat melihat pria dingin tanpa ekspresi itu sekarang kelihatan cemas dan panik.

Sebastian tidak menjawab pertanyaan diberikan kepada dirinya. Ia justru melenggang pergi dari ruangan tersebut yang membuat semua orang merasa heran.

Joe, El Chapo, dan Harold saling menatap satu sama lain untuk mempertanyakan masalah apa yang sedang terjadi sampai membuat Sebastian begitu gelisah.

Tetapi masing-masing dari mereka juga tidak mengerti. Hanya satu hal yang mereka bisa tangkap dari kejadian ini, yaitu pasti berhubungan dengan Nathan mengingat Sebastian tampak cemas setelah menyelesaikan panggilan dengannya.

Mereka bertiga kemudian segera bergegas menyusul Sebastian yang sudah pergi dari ruangan tersebut, untuk mencari tahu masalah apa yang sedang terjadi.

*****

Sementara itu di sebuah ruangan tertutup, kelompok yang dipimpin oleh Elizabeth sedang sibuk mencari identitas asli pelaku penembakan kemarin.

Elizabeth, Jasmine, Teo, Mike, dan Baron sekarang memperhatikan Katarina yang sedang membuat sketsa pelaku sesuai dengan apa yang diceritakan oleh Elizabeth.

Tidak berlangsung lama sketsa seorang pria misterius menggunakan topi hitam mulai terbentuk. Gambar yang Katarina buat selain mengambil referensi dari Elizabeth juga mengambil dari hasil CCTV di stasiun pengisian bahan bakar sebelumnya.

Meski sudah melihat wajah Nathan secara langsung, Elizabeth kesulitan memberi gambaran kepada Katarina sebab terakhir dan pertama kali dia melihat wajah pria itu adalah saat melepaskan topi di kereta.

Saat sedang bekerja tiba-tiba Elizabeth mendapatkan panggilan telepon dari mentornya dan tanpa menunggu lama langsung ia angkat sambil sedikit menjauh dari rekan-rekannya.

"Kami sudah mendapatkan sketsa pelaku, nanti aku akan mengirimkannya." Kata Elizabeth sambil memperhatikan rekan-rekannya dari kejauhan.

"Baiklah aku akan menunggunya..." Ucap seorang wanita dari seberang sebelum panggilan telepon langsung segera ditutup.

Setelah menerima panggilan telepon dari mentornya, Elizabeth tampak sangat kesal dan tiba-tiba memukul dinding yang terbuat dari baja dengan sangat kuat.

"Bedebah itu... Aku tak menyangka dia masih bisa selamat..." Elizabeth berdecak kesal saat mengingat salam perpisahan yang diberikan oleh Nathan sebelumnya.

Elizabeth berpikir jika saja waktu dirinya bisa menangkap Nathan, mungkin mentor yang sudah mendidiknya tidak akan merasa gelisah dengan sosok pria itu.

Tidak banyak yang mengetahui bahkan Elizabeth sekalipun jika sosok mentor wanita cantik tersebut merupakan salah satu orang yang terlibat dengan malam penangkapan Nathan.

Artinya mentor Elizabeth merupakan bagian dari orang-orang yang sudah menyekap Nathan untuk memaksanya membuat keterangan palsu di dalam ruang interogasi.

Katarina, Jasmine, Teo, Mike, dan Baron yang melihat Elizabeth marah hanya bisa mengalihkan pandangan mereka karena takut menjadi samsak tinju untuk pelampiasan.

Benar saja apa yang ditakutkan oleh mereka dimana Elizabeth langsung menunjuk Mike untuk ikut bersamanya menuju tempat latihan.

Dengan wajah pucat Mike mencoba untuk menolak ajakan Elizabeth dan beralasan jika dirinya sedang tidak enak badan akibat sistem pencernaannya yang terganggu.

Tetapi dengan polosnya Jasmine memberitahu kepada Elizabeth jika Mike tidak memiliki masalah pencernaan dan sangat sehat secara fisik serta mental.

Hal ini tentu membuat Mike hanya bisa tertawa canggung dan akhirnya mengikuti Elizabeth menuju ruang latihan sambil menatap kesal ke arah rekan-rekannya yang lain.

*****

Tanpa terasa hari sudah menjelang sore hari. Di tengah guyuran hujan yang belum juga berhenti dari pagi hari, seorang pria terlihat berjalan sempoyongan dengan kondisi basah kuyup menuju sebuah gedung perkantoran.

Dengan wajah yang sudah menjadi pucat, Nathan menghampiri petugas sekuriti yang berjaga di depan gedung sambil menekan pendarahan.

"Bisakah aku bertemu dengan penanggung jawab tempat ini? Aku sudah membuat janji dengannya." Tanya Nathan sambil menahan rasa sakit.

Petugas sekuriti yang melihat penampilan Nathan mengira jika pria itu adalah gelandang dan mencoba untuk mengusirnya karena hanya akan mengganggu pemandangan.

Apa yang dilakukan oleh petugas sekuriti itu memang tidak salah. Siapa yang akan menanggapi gelandang ketika mengaku sudah memiliki janji dengan pemilik gedung perkantoran mewah.

Tetapi sebelum petugas sekuriti itu mengusir Nathan, tiba-tiba dari lobby seorang pria maskulin berlari keluar gedung untuk menyambut pemuda itu.

Nathan yang hampir jatuh ke tanah karena sudah kehilangan banyak darah langsung dengan sigap di tangkap oleh Sebastian yang sejak pagi sudah menunggunya.

"Sepertinya aku tidak datang ke tempat yang salah..." Ucap Nathan sambil mengatur nafas dan tersenyum tipis saat di tangkap oleh Sebastian.

Sebastian yang menangkap tubuh Nathan tampak terkejut saat mendapati tangannya berlumuran darah dan langsung membawa pemuda itu ke dalam dengan panik.

1
bubur ayam
min, dah 2025 lohhh kok gak update, walau di lanjut pun pasti dah lupa juga nih Novel mau di bawa kemana, tapi tetap ku tunggu kelanjutannya min, /Determined//Determined//Determined/
Marlipus Cr Ronal
blng bljar bela diri mna cba
kIkI
Biasa
MOHAMAD MAHATIRA
luar biasa
Jasmin Melor
Luar biasa
Lumban Nenggolan
walaupun inti cerita ini misi jahat ada perlunya kita pelajari agar kita terhindar dari kejahatan.
lanjut baca !!
Lumban Nenggolan
mantap
lanjut baca
Lumban Nenggolan
ya ngawur ceritanya
deni syahputra
Luar biasa
okta Riansa
jauhin cewe yang bernama Roxy
Metal Soldier87
lanjut dong thor
miyamura kun~
Tolong lanjut Thorr
bubur ayam
Thor serius, udah hampir 1 Tahun loh dirimu gak up, are you okay? udah Thor jangan peduliin tuh kata orang, menurutku karya mu udah bagus kok, apalagi MC nya behh badas
miyamura kun~: iya padahal aku juga nunggu ni novel up seru banget cerita nya
total 1 replies
Shahriza Shahri Cizaeiko
Luar biasa
miyamura kun~
kaga up2
miyamura kun~
Thor Hiatus kah 🥲
Haru
oh gitu pantesan
dua bulan USG😂 USG setahuku kalau pertama sekitar 20minggu atau 4bln lebih
mochamad taufan
nih cacatnya lagi penulis .. Nathan... manusia yg digambarin mau mati di siksa di tusuk2, digebukin diancurin tulang iganya ditembak trus udah membunuh 20 orang.. eh nasih maen game. Uda gitu lucunya lagi jadi orang istimew no 1 di dept oertahanan AS kenal pejabat2 pemerintah malah dimarahin sm anak buahnya trus ngerajuk kayak cewe... hedeh otakmu ya Tor. kadang kadang lawak juga ya lu. knaoa ga buat cerita Upin Ipin aja sih .. sok Sokan bikin cerita begini.
Anjay123: wasu keselek fakta
total 2 replies
mochamad taufan
mang kocak ni penulis gua juga ga ngerti ngapain masukin karakter assisten jalang Deket Deket Nathan maksudnya apa coba . mo mancingvnuansa nuansa romantis gitu ceritanya. knaoa digambarin cewenya punya sifat gitu,...? trus si nathan kenapa lawan cewe lemah amat ya.. percuma ke gym mulu badan berotot punya ilmu beladiri tapi pingsan Ama cewe? goblok amat ni penulis buat cerita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!