NovelToon NovelToon
Pacar Suamiku

Pacar Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:307.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nadiapuma

masa lalu terkadang bisa membuat semua di masa depan berantakan. dia yang berasal dari masa lauku, dia yang sudah lama aku lupakan. datang lagi tanpa pemberitahuan.

aku harus bagaimana menanggapi perjodohan ini. setauku dia mencintai wanita lain dan bukannya aku. tapi ini permintaan mendiang ibuku

apa aku boleh menjadi anak yang tidak patuh akan permintaan terakhir ibuku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiapuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak di anggap

Keenan menggenggam erat jemari istrinya yang terbaring di ranjang rumah sakit. Dirinya menyadari kalau ini memang salahnya.

Aku membuka mataku perlahan dan menemukan Keenan yang tertidur dengan posisi duduk di sebelahku.

"Kak." Panggilku padanya.

Keenan tampak mengusap matanya pelan dan menatapku nggak percaya.

"Nana? Kamu udah sadar? Aku panggil dokter dulu." Keenan menekan tombol di dekat ranjangku yang di tanggapi oleh petugas.

"Ia ada yang bisa di bantu?" Tanya petugas dari speaker kecil dekat tombol.

"Istri saya sudah sadar." Jawab Keenan.

"Baik pak kami segera kesana." Balas petugas tadi.

"Kenapa kamu bisa pingsan gini sih hon?" Tanya Keenan lemas.

"Aku kaget waktu mama telfon terus bilang kamu pingsan." Keenan mencium keningku sayang.

"Maaf ya kakak jadi harus balik padahal masih banyak kerjaan disana." Kataku parau.

"Nggak honey. Nggak ada pekerjaan yang lebih penting daripada kamu." Ucap Keenan mencium keningku lagi.

"Permisi. Sudah sadar ya Bu, boleh saya periksa dulu ya." Ucap dokter jaga pada hari itu.

"Sudah membaik ya. Sekarang, Bu Nana, sakit perut ngga?" Tanya dokter itu lagi.

"Nggak dokter." Jawabku pelan.

"Syukurlah yaa, tinggal tunggu pemulihan nya aja, terus bisa pulang kok. Jangan lupa makan ya. Saya permisi." Jelas dokter nya ramah dengan senyum manis.

"Kakak, sebenernya Nana kenapa?" Tanyaku.

"Kamu pingsan karna belum makan dari pagi. Terus dokter bilang terlalu stress kemungkinan bisa bikin kamu pingsan." Jelas Keenan padaku.

"Lagian kenapa kamu nggak makan sih sayang. Kan pagi tadi juga Mita udah aku minta buat samperin kamu." Ucap Keenan sedikit frustasi.

"Itu salah Nana Kak. Sekarang Nana mau tidur." Kataku tegas dan merubah posisi memunggunginya.

"Ma cherie. Maafin aku ya nyuruh Mita untuk nginep di rumah tanpa persetujuan kamu. Sekarang aku nggak akan bertindak egois lagi." Jelas Keenan.

Aku baru teringat sesuatu dan memilih untuk duduk.

"Kak, kondisi papa aku gimana?" Tanyaku.

"Operasinya udah selesai, tinggal proses pemulihannya aja. Dokter bilang mungkin papa kamu bakal lumpuh kakinya. Tapi kita doain yang terbaik ya." Keenan mengusap rambutku.

"Aku mau liat papa." Kataku seperti berbisik.

"Mending kamu istirahat dulu ya. Besok kita baru kesana." Keenan berusaha meyakinkanku.

Aku kembali ke posisi tidur. Tapi mataku tak kunjung mengantuk juga.

"Hon." Panggil Keenan.

"Heeem." Kataku pelan.

"Kamu percaya sama aku kan?" Tanya Keenan.

"Tergantung." Kataku.

"Masalah yang kemarin sama Jasmine, kamu percaya aku kan?" Katanya.

"Sedikit sih." Kataku sekenanya.

"Kenapa sedikit? Tanya sama aku apa yang masih ganjel di hati kamu." Keenan mengusap rambutku.

"Jujur sama aku. Jasmine tau nggak kalo Nana istri kakak?" Tanyaku pelan.

"Dia belum tau. Tapi jujur aku ngelakuin itu semua demi kebaikan kita."

"Kenapa? Kebaikan apa?" Tanyaku memotong pembicaraannya.

"Kamu tau kan Jasmine anaknya gimana? Dia labil, dia bisa aja nyelakain kamu atau ngelakuin hal hal nekat lain." Jelas Keenan sedikit meninggikan nada bicaranya.

"Tapi dia tau kan kakak udah nikah?" Tanyaku sekali lagi memastikan.

Keenan yang tadi menggebu Gebu seakan mencari waktu untuk berfikir.

"Jangan kakak bilang dia nggak tau kalo kakak udah nikah!!" Kataku kaget.

"Kakak nih aneh ya. Kenapa kakak sekarang diem aja. Kak, jawaaab." Kataku kesal yang sekarang sudah duduk menghadapnya.

"Nana!" Keenan sedikit membentakku.

Aku hanya menarik nafas dalam dan menghembuskannya cepat. Membuat suasana hening.

"Aku nggak bisa bilang ke Jasmine kalo aku menikah dengan semudah itu. Dia anaknya nekat." Jelas Keenan nggak masuk akal.

"Kakak nggak anggap aku dong berarti sebagai istri kakak?" Tanyaku padanya yang sekarang sudah berdiri.

"Siapa yang bilang aku nggak anggep kamu sih? Udah lah, cuma perkara Jasmine nggak usah kita bahas." Keenan berjalan menjauh tapi aku menahan tangannya.

"Kalo kakak nggak jelasin dia yang sebenernya. Biar Nana yang ketemu Jasmine langsung." Kataku mengancamnya.

"Nana jangan aneh aneh lah." Kini Keenan menatapku tajam.

"Kakak telfon Jasmine sekarang untuk jelasin kalo kakak udah nikah dan nggak akan pernah balik lagi sama dia atau aku yang pergi." Kataku mengancamnya lagi.

Padahal separuh hatiku juga nggak yakin kalau Keenan bakal mempertahankan aku. Tapi, separuh yang lain mengharapkan Keenan.

"Aku nggak bisa na." Katanya pelan yang langsung menusuk hatiku.

"Kenapa? Kakak liat aku kenapa? Nana masih kurang di hidup kakak ia? Nana masih kurang?" Tanyaku yang menangisinya.

"Nana tau Jasmine lebih cantik daripada Nana. Aku tau Jasmine lebih muda, dia lebih segalanya di banding Nana. Tapi kenapa kakak malah nikahin Nana sih? Kenapaaaa." Aku berteriak padanya dengan air mata yang membasahi pipiku.

"Aku janji bakal bilang ke Jasmine kalo kita udah menikah. Tapi please aku butuh waktu. Ok?" Kini Keenan menatapku dalam.

"Tapi kapaaan." Tanyaku kesal.

"Secepatnya sayang. ok, aku janji secepatnya bakal selesaikan urusan aku sama Jasmine. Semuanya jadi nanti kita bisa hidup tenang." Keenan mengusap air mata di pipiku.

Keenan memelukku berharap aku sedikit luluh padanya. Kepalaku sudah nggak bisa berpikir lagi. Aku bukan hanya istri yang di selingkuhi tapi juga istri yang nggak di anggap.

Mungkin di luar sana masih ada Jasmine Jasmine lain yang punya hubungan dengan suamiku. Tapi dia menutupinya seakan nggak ada apa apa yang terjadi.

Jadi ini alasan Keenan untuk nggak mengadakan pesta pernikahan yang besar juga mengekspos hubungan kita. Jadi aku ini apa sih di mata dia.

Sebenernya selama ini yang aku lakuin sama dia itu apa sih? Hubungan apa ini. Aku nggak tau lagi harus gimana. Aku cape aku pusing.

"Ma cherie maafin aku." Keenan masih memelukku, mengusap lembut rambutku sambil terus merapalkan kata kata maaf di telingaku.

"Maafin aku. Maaf." Katanya berulang ulang.

00

Hari ini Keenan menemaniku menemui papa di ruangannya.

Dokter bilang kaki papaku lumpuh karna cedera tulang belakang. Kemungkinan untuk bisa pulih kembali normal masih ada.

"Paa, papa harus kuat ya. Biar papa bisa sembuh." Kataku pada papaku yang masih tidur di kasur rumah sakit.

Papa nggak mau bertemu denganku jadi hanya Tante Anisa dan istrinya saja yang boleh menemani papa ku di dalam.

"Kak, aku pengen ketemu papa." Kataku sedih.

"Nggak papa hon. mungkin papa ngerasa bersalah sama kamu selama ini. Pasti ada saatnya nanti kita bisa ngobrol bareng papa lagi ya." Keenan merangkulku memberiku kekuatan.

Aku masih mengingat jelas semalam Keenan nggak mengganggapku istrinya. Tapi sekarang aku malah ada di pelukannya, dia yang akan menguatkanku sekarang.

Keenan aku harap kita bisa menjadi teman seumur hidup kita. Semoga kamu bisa berubah ya.

.

.

.

.

.

.

.

To be continued...

09.08.2020

Nadiapuma

Hai semuaaaa, terima kasih sudah mau baca pacar suamiku dari awal sampai sekarang. Mohon maaf Masih banyak kekurangan. Atau kepusingan yang aku bawa kepada kalian. Jujur saja aku juga pusing 😁😁

Terimakasih juga sudah komen jadi aku semangat. 😍😍♥️♥️

Menurut kalian, kalau kalian punya papa yang jahat kaya papa nya Nana. kalian bakal maafin atau nggak?

1
Memyr 67
judul episode pernikahan, siapa yg nikah?
Memyr 67
ribet. punya suami model keenan. kalo asich, tinggal aja. yg tegas jadi istri. kalau dia gila, kehilangan istrinya, biarin aja lach.
Lisna Wati
terimakasih ceritanya
Milka Epi
beruntung sekali aku dapat suami yg gak punya kenangan masalalu alias aku pertama dan semoga yg terakhir buat dia 😊
Putri Minwa
lanjut ke Dendam ya thor
Putri Minwa
aduh, perempuan emang gampang di tipu ya
Putri Minwa
Kalau udah selingkuh, ya tinggal kan aja
Putri Minwa
emang nya ada apa dengan mama Vera, seperti ada hal yang menarik nih
Putri Minwa
hai thor putri Minwa mampir
Putri Minwa
manja sekali ucapan cintanya
Putri Minwa
jangan lupa mampir di mutiara Yang Terabaikan ya thor
Putri Minwa
mantap thor, lanjut
Putri Minwa
Widih, enak ya, kalau punya kekasih yang perhatian gitu
Putri Minwa
selamat ya, atas. penyatuan cinta nya
Putri Minwa
hai thor putri mampir ya
Putri Minwa
kebanyakan kekasih bikin pusing, kalau begitu lebih baik mundur aja deh
Putri Minwa
jangan lupa lirik Dibalik Kesetiaan Nayla ya thor
Putri Minwa
semangat terus thor, lanjut
Putri Minwa
sedih yang tak ada obatnya thor
Putri Minwa
kak putri mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!