Leon angga reksa mencintai Zafi laulani remaja polos yang ternyata kekasih Arief angga reksa adik kandungnya sendri, malam yang gelap menjadi saksi sakitnya hati Leon melihat wanita yang di cintai di tunang oleh adiknya. Akankah Leon mengalah dengan Arief adiknya? atau sebaliknya dia akan merebutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Welga Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RENCANA
Rencana
...****************...
" Karena mami ingin Zha ada yang menjaga, karena di sana ada kak Leon dan juga papi, Mami tidak ingin nasib kamu seperti kakak kamu, prustasi gara - gara wanita yang dia cintai entah kemana, hanya karena kesalahanya sendiri, itu juga karena kesalahan kita, karena kurang pengawasan kita juga sampai saat ini masih belum menginginkan wanita lagi " cerita Dahlia, membuat Leon yang ikut gabung melotot.
" Dan satu lagi, kalau mami butuh Zha mami tidak sungkan meminta izin pada papi atau Leon. Kalau Zha kerja di tempat lain pasti tidak di perbolehkan. " kata Dahlia.
" Tapi jangan sampai mami mendominasi ha sebagai 100% anak perempuan mami, dia milik Arief mih " tekan Arief.
" Iya Rif, mami jiga punya batasan " jawab Dahlia.
" Tapi kak Leon sudah punya incaran kok mi, pasti sebentar lagi di kenalkan sama mami dan papi, karena tadi malam beli cincin baring dengan Arief sepertinya wanotanya spesial orang cincinya bagus sekali " jelas Arief.
" Iya Leon ?" tanya Dahlia.
" Tidak mi, cinta Leon bertepuk sebelah tangan " kata Leon.
" Kak Leon kok nyerah, biasanya kak Leon orang yang selalu berjuang dan pantang menyerah " kata Arief.
" Yang ini lain Rif, ternyata pasanganya teman terdekatku " kata Leon.
" Oh " kata Arief.
Mereka bercengkrama dan bercanda sambil menunggu makan siang.
Dahlia dan juga Angga langsung setuju dengan Zha, dan Zha sanggup dan tidak sanggup mengikuti persyaratan Dahlia.
Setelah makan siang Arief mengajak Zha ke kamarnya, kamar yang cukup luas rapih bernuansa warna orens.
" Ini kamar kamu ?" tanya Zha pada Arief.
Arief hanya mengangguk, sedangkan Zha masih berkeliling melihat sekitar kamar melihat para foto Arief masa sekolah SMA.
" Sedekat apa kamu sama kak Rahma ? sampai sampai fotomu di sini banyak yang bertiga sama pak Leon ? " tanya Zha sambil memandangi foto di kamar Arief.
" Saya sama Rahma, adalah seorang sahabat, Dulu kita sering kerja kelompok dengan dua temanya di rumahku di bandung lalu kak Leon meliriknya, akhirnya dia dekat dan menjalin hubungan tapi Rahma masih selalu menganggap aku sahabat jadi kita lebih sering jalan bertiga, hubungan itu putus di tengah jalan karena kak Leon sempat tidak kirim kabar saat di luar negri " cerita Arief.
" Apakah kamu tidak ada rasa dulu sama kak Rahma ?" Tanya Zha.
" Tidak, karena dia hanyalah seorang sahabat, " jawab Arief.
Zha sedikit ingin tahu tentang Arief.
" Terus, kenapa kau memilihku jadi pasanganmu biasanya dia memilih adiknya? karena dia ada rasa dengan kakaknya tapi tidak bisa memiliki ?" tanya Zha mengorek informasi.
" Aku mencintaimu sebelum aku tahu kau asik dari Rahma sahabat aku " jawab Arief.
" Terus, apakah kau tidak mencintai kak Leon ?" tanya Arief.
" Tidak " jawab Zha singkat.
" Kenapa, bukankah kak Leon lebih tampan dari pada aku, lebih mapan dari pada aku, banyak wanita yang dekat denganku hanya mengincar kak Leon " kata Arief sambil mendekat ke Zha.
" Mencintai orang dengan kesempurnaan itu salah, seharusnya kita bisa menjadikan kekuranganya jadi kesempurnaan dalam pasangan kita " kata Zha " Seperti halnya sandal mahal belum tentu nyaman di pakai dari pada sandal jepit yang bisa melindungi kita ".
" Maksudmu ?" tanya Arief sambil memicingkan mata.
" Ya seperti aku, aku lebih memilih kamu karena aku mencintai kekuranganmu, bukan kesempurnaanmu jika aku mencintai kesempurnaamu, suatu saat kamu jelek pasti aku tinggalkan, beda dengan nencintai kekuranganmu, kalau kau bisa lebih aku akan semakin cinta " jelas Zha.
" Apa ada kekuranganku ?" jawab Arief dengan pede .
Zha tersenyum manis.
" Dasar tukang gengsi ! " kata Zha sinis.
" Kenapa ?" tanya Arief menggoda.
"Arief yang hyper protektif Arief yang suka manja Arief yang jelek, Arief yang play boy Arief yang bodoh " kata Zha menjelaskan.
" kok bisa Zha ?" tanya Arief.
" Kamu kira aku gak tahu kalau kamu pergi kamu selaku ngawasi aku karena hyper protektif mu " kata Zha.
" Kok kamu tahu ?" tanya Arief.
" Ya tahu lah, walaupun Mita tidak pernah cerita, tapi aku menyadap whatshap kamu Ha ha ha ha " tawa Zha membuat Arief merasa bodoh.
" Kamu . . !" kata Arief yang langsung nendekati Zha.
" Sejak kapan ?" kata Arief pelan di telinga Zha dan memeluknya dari belakang.
" Sejak kamu menyatakan cinta padaku " kata Zha.
" Kamu gadis nakal ya ?" kata Arief sambil mengecup leher Zha.
Zha menggeliat geli.
" Zha, kita nikah saja yok, aku sepertinya gak kuat kalau aku selalu lihat kamu " ajak Arief.
" Tidak Rif, kita masih anak - anak, kamu saja tidak bisa menahan keegoisanmu nanti kalau kita nikah aku marah langsung pergi ke rumah orang tuaku " jawab Zha belum mau.
Setelah Arief dan Zha ngobrol,Zha berniat pulang dan Arief mengantarnya dengan senang hati.
Hati Zha dan Arief sudah lega karena sudah dapat restu dari pihak Arief, namun Leon semakin hancur perasaanya. tidak mungkin dia memiliki Zha.
Sesampainya di rumah Zha Arief langsung menemui keluarga Zha dan membicarakan niatnya. keluarga Zha sedikit kaget dengan rencana mereka, tapi tidak apa yang terpenting anaknya bahagia.
Mengingat waktu sudah sore, Arief permisi pulang. setelah Arief pamit dan pulang ha cerita dengan orang tuanya.
" Buk, sebenaenya Arief bukan orang biasa ?" kata Zha dengan menunduk.
" Maksudmu ha ?" tanya Rima panik.
" Dia putra Bungsu dari Angga reksa pengusaha terkaya ke 5 seIndonesia, adik dari Leon angga reksa CEO dari Reksa group, jadi dia adalah Arief angga reksa buk " kata Zha menjelaskan pada Rima.
" Kamu tidak salah Zha ? jadi dia putra bungsu Angga reksa yang belum tersorot kamera ? banyak orang penasaran dengan putra bungsu Angga reksa, yang tidak pernah nongol di layar kaca ?" jelas Rima.
" Jadi ibu tidak pernah ketinggalan update tentang Angga reksa ?" tanya Zha penasaran.
" He he he,, , ya ikutan ibu - ibu, yang gila akan ketampanan Leon angga reksa " jawab Rima malu pada anaknya.
" Dan Leon angga reksa adalah mantan dari kak Rahma buk waktu di bandung, saat ini pun dia masih sering ke makam kak Rahma " cerita Zha.
" Jadi kakak Arief adalah Leon, tidak menyangka, tapi kenapa wajahnya beda, sifatnya juga beda. Arief lebih humoris dan gayanya keren, tapi kalau Leon tampan tapi sifatnya dingin " jelas Rima.
" Beda buk, Arief lebih identik ke keluarga papinya, kalau Leon ke keluarga Maminya " jelas Zha.
" Terus setelah kamu tahu dia putra Angga reksa ?" tanya Rima.
" Awalnya Zha ragu untuk meneruskan, tapi Zha sudah nyaman dengan Arief, dan orang tuanya setuju tidak memandang siapa Zha, ahirnya Zha ingin lanjut, tapi Zha belum sanggup untuk menikah Zha masih ingin tunangan dulu " jelas Zha pada Rima.
nikah sama kakaknya
omongan Zha jadi nyata 🤭