NovelToon NovelToon
DOKTER CINTA

DOKTER CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Dokter / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ind_Chris

Adiyanto Prasetyo, psikiater muda berprestasi. Ia dijuluki 'Dokter Cinta' karena metode pengobatannya yang unik, yaitu menggunakan 'CINTA' sebagai medianya. Ia ahli dalam melakukan pendekatan emosional dengan pasiennya, dan hampir semua pasiennya dapat sembuh dengan metode yang ia terapkan tersebut.

Meskipun ia ahli dalam 'percintaannya' dengan para pasien, namun ternyata Ia masih terjerat dengan kisah masa lalunya yang menyisakan kenangan buruk untuknya, bahkan karena hal itu akhirnya ia tidak bisa menjalin hubungan dengan wanita lainnya.

Suatu ketika ia dipertemukan kembali dengan wanita 'masa lalu'-nya dalam sebuah pekerjaan. Ia merasa sangat bahagia dan berharap untuk bisa bersamanya menata masa depan, namun wanita itu memberikan persyaratan untuknya, jika ia mampu menyembuhkan seorang pasien 'spesial' maka mereka bisa bersama di masa depan.

Mampukah 'Dokter Cinta' menyembuhkannya dan hidup bahagia bersama pujaan hatinya? Ataukah ada takdir lain yang akan terjadi di hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ind_Chris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Tiga

"Kenapa dek, kog kamu nyetir motornya lambat sekali? Biasanya kamu selalu tancap gas di jalan sini." ucap Lia.

"Motornya tiba-tiba ga enak, kak. Aku gas-gas tapi ga mau kencang jalannya." sahut pria berumur 18 tahun itu.

"Besok bawa ke bengkel saja, dek biar di ser..." Belum sempat Lia menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba saja adiknya memberhentikan motor secara tiba-tiba.

"Ada apa, dek?" Lia tampak terkejut dan bingung.

"Ada orang kak!" ucap adiknya dengan suara berbisik sambil menunjuk ke arah 4 orang yang tampak sedang berkumpul di tengah jalan.

"Loh itu teman-temanmu yang biasa nongkrong di warung bi Ro'ai kan?!" tukas Lia. Keempat orang itu mendekati Lia dan adiknya yang masih berada di atas motor.

"Lama banget lo, bro!" seru salah satu pria yang bertubuh paling besar di antara yang lain. Ia mendekati mereka dan menepuk pundak Bima, adiknya Lia.

"Ada apa, dek?" Lia tampak bingung.

"Mereka nunggu aku, kak." jawab Bima.

"Nunggu buat apa?" tanya Lia lagi. Keempat pria itu mengelilingi Lia.

"Kak Lia!" panggil si pria bertubuh besar itu.

"Ya." sahut Lia. Ia berusaha ramah kepada teman-teman adiknya itu.

"Ikut kita yuk, kak!" ajak pria itu.

"Sudah malam, saya baru pulang kerja jadi capek sekali." tolak Lia lembut.

"Kalau kakak ga mau, nanti kita paksa loh?!" seru pria satu lagi yang berambut ikal. Lia tersentak.

"Udah kak, ikuti ajakan mereka saja dulu sebentar." ucap Bima dengan suara berbisik.

"Udah malam, dek! Kakak juga lelah! Kok menyeramkan sih mereka!" bisik Lia.

"Kak Lia banyak bicara deh!" sentak pria berambut ikal itu. Suaranya cukup besar sehingga membuat Lia terkejut dan ketakutan.

Tiba-tiba saja Bima meraih tangan Lia dan menggenggamnya kuat. Lia tersentak dan merasa sangat bingung.

"Kamu kenapa, dek?!" seru Lia kesal karena Bima membuatnya takut.

"Udah kak, ikut mereka saja sebentar!" pinta Bima. Mereka turun dari motor, Bima memaksa kakaknya untuk mengikuti kemana teman-temannya itu mengajaknya.

Lia menggenggam tangan adiknya itu dengan kuat, tampak sekali kalau ia ketakutan. Mereka berjalan menuju sebuah komplek pabrik yang sudah lama tidak di pakai.

"Mau ngapain kalian mengajakku ke sini?!" Lia memberanikan diri bertanya pada teman-teman adiknya itu.

"Kita mau bersenang-senang, kak Lia!" seru salah satu teman Bima yang bertubuh paling kurus.

"Dek, kakak ga suka seperti ini!" bisik Lia pada Bima.

"Ga apa-apa kok, kak! Mereka orang-orang baik." ucap Bima dengan suara berbisik juga.

"Kalau mereka orang baik, mereka ga akan mengajak kita ke tempat seperti ini malam-malam, dek!" tukas Lia. Jantungnya berdebar kencang, ia benar-benar tidak nyaman dengan situasi ini.

Langkah mereka berhenti di sebuah gudang kosong yang ada di komplek pabrik yang sudah tidak terpakai itu. Tiga pria mengelilingi Lia dan adiknya, Lia tampak sangat bingung. Perlahan Bima melepaskan tangannya dari genggaman Lia dan bergabung dengan ketiga temannya yang mengelilingi Lia itu.

Pria yang bertubuh paling besar di antara mereka berbalik menghadap Lia. Ia melangkah mendekati Lia sampai jarak di antara mereka sangat kecil. Lia tampak ketakutan, tapi ia berusaha untuk tidak terlihat ketakutan agar orang-orang itu tidak mengintimidasinya.

"Kak Lia, saya tuh sudah lama sekali suka sama kak Lia." ucap pria bertubuh besar itu. Lia terkejut mendengar ucapan pria itu tapi dia tidak bisa berkata apa-apa.

"Sudah lama saya memperhatikan kak Lia." lanjutnya.

"Ee.. te.. terima kasih sudah memperhatikan saya." sahut Lia, ia berusaha untuk tersenyum ramah pada pria itu.

Tiba-tiba saja pria itu meraih tangan Lia dan mencengkramnya dengan sangat kuat hingga membuat Lia kesakitan. Lia memberontak agar tangannya terlepas dari cengkraman pria itu.

"Saya kesal karena kak Lia memilih orang lain!" serunya.

"Sa.. saya ga.. tahu kalau kamu suka sama saya." tukas Lia. Jantungnya berdebar kencang hingga membuat dadanya terasa sesak.

"Sekarang kak Lia kan sudah tahu kalau saya suka sama kak Lia, jadi kak Lia mau jadian sama saya, kan?!" Ucapan pria itu terdengar seperti sebuah paksaan untuk Lia.

"Tapi saya sudah mau bertunangan." Lia mencoba menyadarkan pria itu kalau dirinya sudah menjadi milik orang lain. Pria itu menatap Lia dengan tajam, ekspresinya menunjukkan kalau ia tidak menyukai pernyataan Lia tersebut.

"Saya tidak suka di tolak, kak Lia!" ucap pria itu dengan nada mengancam. Lia merasa sangat ketakutan karena sorot mata pria itu.

Pria bertubuh besar itu mendorong Lia hingga jatuh tersungkur di lantai.

"Pegangi dia!" perintahnya pada ketiga pria lainnya dan termasuk kepada Bima. Keempat pria itu memegangi tangan dan kaki Lia.

"Lepaskan!!" seru Lia marah.

"Dek, lepaskan!!" Lia juga membentak adik kesayangannya itu untuk melepaskan dirinya, tapi adik dan ketiga temannya itu tidak mau mengikuti perintahnya. Lia mulai menjerit-jerit meminta pertolongan dan akhirnya salah satu pria membungkam mulutnya.

Lia terus meronta-ronta agar ia bisa melepaskan diri dari pria-pria jahat itu, tapi usahanya terasa sia-sia karena pria-pria itu lebih kuat dari dirinya. Pria yang bertubuh paling besar itu mendekatkan diri dengan tubuh Lia yang tergeletak di lantai. Perlahan tangannya pun mulai menjelajahi tubuh Lia, tangis Lia pun akhirnya meledak. Bima memalingkan pandangannya dari Lia begitu temannya merobek pakaian Lia.

Secara bergantian keempat pria itu melakukan 'perbuatan jahat' itu pada Lia. Mereka bersenang-senang di atas penderitaan Lia.

"Lo ga mau ikut bersenang-senang?" tanya pria bertubuh besar itu pada Bima. Bima menggeleng pelan sambil terus mengalihkan pandangannya dari kakaknya, tapi temannya itu akhirnya memaksa Bima untuk memperhatikan setiap lengkuk tubuh kakaknya dengan seksama.

"Kapan lagi lo bisa merasakan hal indah seperti ini?!" bujuk pria itu. Ketiga pria lainnya tertawa melihat sikap Bima. Akhirnya Bima tergoda setelah melihat keindahan tubuh kakaknya yang tidak pernah dilihatnya itu dan ikut melakukan 'perbuatan jahat' itu pada kakaknya sendiri. Lia hanya bisa menangis melihat adiknya melakukan hal keji itu padanya.

Lia membuka matanya, ia merasakan sakit di dadanya dan ia pun kesulitan bernafas. Tubuhnya tampak kaku di atas ranjang. Walaupun matanya terbuka, tapi ia masih terbawa pada mimpi buruknya. Ia merasakan hal yang sama dengan malam itu, kaki dan tangannya tidak bisa digerakkan karena ia merasa seperti ada yang memegangi tangan dan kakinya tersebut, ia juga tidak bisa berteriak karena ia pun merasakan kalau ada yang membungkam mulutnya. Tubuhnya bergetar hebat di atas ranjang dan air matanya pun mengucur dengan deras. Lia sangat tersiksa, tidak ada satupun perawat atau dokter yang mengetahui apa yang terjadi padanya saat ini.

...

1
IndChris
Luar biasa
arfan
up
Par Tini
autornya jahat kalau karakter Rina jahat kenapa di awal dia seolah wanita baik menyatukan pasangan kekasih bisa kok dgn cara baik2 tanpa ada unsur kejahatan Adi dan Lia bisa bersatu dan Rina bisa menerima dgn ikhlas,,, walaupun Rina jahat dia tetap seorang ibu yg baik utk anaknya dan q selalu menangis 😭 bila ada scene ibu dan anak itu
Par Tini
setiap membaca kisah suster Rina q tdk bisa membendung air mataku walaupun byk pembaca yg kasian dgn kisah Lia tp q salut dgn perjuangan suster Rina yg bisa berlapang dada menerima dan membesarkan anaknya sampai detik inipun Dina blm tau gimana awal dia sampai lahir ke dunia dan teman2 pasti tdk tau Rina korban pelecehan sampai menghasilkan anak,, untuk dr Adi apa yg di katakan ibumu benar adanya jgn menikahi Rina KL sdh tdk cinta jgn Krn mau menepati janji yg PD akhirnya menyakiti kalian berdua terutama Rina ..
Par Tini
sampai sini saya lebih tertarik dgn kisah suster Rina bagaimana dia melalui hidupnya membesarkan anak dari perkosaan itu tapi sayang dialog Rina sama anaknya seuprit
Lila
Sampai part ini…. Banyak hikmah yg bisa diambil.

Salah satunya adalah:
Karakter dan sifat seseorang bisa dibentuk karena orang lain.
Salwa Aqila
udah mending meninggal ajh PK dokter ...
benci dokter Adi 😡
IndChris: waduh.. pemeran utamanya yg di benci.. 😅
total 1 replies
Salwa Aqila
benci sama dokter Adi ... 😡😡😡
Alfan Salim
sama" diperkosa sampek bingung mna yg pacarnya adi
lovetoon
wedding organizer kayaknya kerjanya lia
Queensha
akuu sukaa... bagus thor karya nya.. berdeda dg yg lain... ayo thor semangat utk nulis cerita selanjutnya...
lady El
itu alasan kenapa Lia jadi pasien spesial untuk suster rina karena dia juga pernah mengalami nya
Risna Wati
suka banget ceritanya.💖💖💖💖💖💖
IndChris: Terima kasih sudah suka karya ini..
total 1 replies
Risna Wati
💕💕💕💕💕
Aisyah Siregar
👍👍👍👍
Kim Yoona
sukaaaaaa...
Kim Yoona
aq suka karya mu thor beda dari novel kebanyakan.. semangat... trus berkaryaa💪💪
Kim Yoona: siap kak tapi nanti tak tabung dulu... nunggu agak banyak biar tdk terlalu lelah menunggu ... suka galau
total 2 replies
Kim Yoona
akhirnya bisa ketawa lagi🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Kim Yoona
apakah seperti ini korban pelecehan seksual... bknkah dia pernah merasakan diposisi disiksa orang lain.. knpa dia bisa setega itu
Kim Yoona
lia lbh bijak dlm menghadapi segala hal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!