NovelToon NovelToon
DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:20.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Naryati

Menceritakan tentang kehidupan rumah tangga seorang wanita bernama Berlian yang harus rela dimadu oleh sang Suami bernama Amar.

Berlian harus rela menikahkan suaminya dengan sang kekasih yang bernama Fani yang tak lain dan tak bukan adalah saudara tirinya sendiri karena sebuah kesalahan..

Berlian hidup dalam bayang bayang masa lalu hingga pada akhirnya sebuah kebahagiaan menjemputnya.

Bagaimanakah biduk rumah tangga Berlian dan Amar akankah mendapatkan kebahagiaan ataupun sebaliknya hanya akan dipenuhi airmata.

Simak kisahnya di Derita Istri pertama happy reading semua...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Mengandung sedikit vurgar harap yang di bawah umur bijak dalam memilih bacaan..

☪️☪️

Amar sangat kesal dengan sikap Berlian yang menurutnya itu tak pantas...

"Berlian yang suami kamu dia atau aku? Kenapa kamu malah seolah cuek sama aku. Apa kamu lebih nyaman dengannya.." ucap Amar sembari mengacak acak rambutnya sendiri..

Amar masih berada di dalam mobilnya menunggu Fauzan dan Berlian keluar dari dalam restoran, tak lama setelah itu mereka keluar dan Amar semakin kesal di buatnya lantaran Berlian pergi satu mobil dengan Fauzan..

Dalam mobil Berlian meminta maaf dengan sikap Amar yang menurutnya kurang sopan..

"Zan.. Maafin sikap suami aku ya, dia memang orangnya gitu?" ucap Berlian sembari tertunduk..

"Gak apa apa Lian, kamu seharusnya bersyukur punya suami sehebat dia, udah ganteng, baik pengertian lagi. Dan yang pasti dia sangat menyayangimu, aku bisa melihat dari sorot matanya.." ucap Fauzan dengan pura pura tersenyum untuk menutupi luka di hatinya..

Berlian diam mendengar ucapan Fauzan..

"Apa menurutmu dia menyayangiku, kamu gak pernah tahu bagaimana sakitnya aku yang harus rela berbagi suami dengan adikku sendiri? Seandainya kamu tahu hal yang sebenarnya apakah kamu masih akan memuji dia.." ucap Berlian dalam hatinya.

"Kok diam.." tanya Fauzan membuyarkan lamunan Berlian.

Berlian menatap kearah Fauzan..

"Kamu tadi ngomong apa?" ucap Berlian pelan..

Fauzan merasa aneh dengan sikap Berlian..

"Apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dari Aku?" tanya Fauzan dengan serius..

Berlian kaget mendengar pertanyaan Fauzan.

"Gak ada apa-apa kok Zan." ucap Berlian sembari pura pura tersenyum...

Tak lama setelah itu Fauzan telah sampai di butik milik keluarga Wiguna..

"Selamat bekerja kembali sahabatku, jika kamu membutuhkanku kamu kabari saja, oh iya untuk satu Minggu ke depan aku mau melakukan pekerjaan bisnis di luar kota. Kamu jangan rindu ya, karena itu berat cukup aku aja yang merasakan." ucap Fauzan dengan tersenyum..

Berlian hanya tertawa kemudian turun dari mobil milik Fauzan.

"Terima kasih sahabatku, kamu hati hati di sana ingat pulang." ucap Berlian sembari tertawa..

☪️☪️☪️

Jam menunjukan pukul 8 malam namun Berlian juga tak kunjung datang, Amar cemas memikirkan keberadaan sang istri..

"Kamu kemana, dengan siapa?"ucap Amar dalam hatinya..

Tak lama kemudian sebuah mobil taksi online berhenti persis di depan kediaman Wiguna..

"Panjang umur dia.." ucap Amar dengan tersenyum tipis di wajahnya. Amar berpura pura sedang menonton tv di ruang keluarga...

Setelah memberikan salam Berlian kemudian masuk kedalam rumah dan mendapati Amar yang sedang menyaksikan acara televisi..

"Assalamu'alaikum.." ucap Berlian sembari mendekati Amar..

"Waalaikumsalam, darimana aja kenapa jam segini baru sampai?" tanya Amar dengan raut wajah yang kecewa.

Berlian hanya menatap ke arah Amar dan kemudian tersenyum..

"Kenapa dengan dirimu Mas? Biasanya aku mau pulang selarut apapun kamu gak perduli? kok sekarang Mas gini kenapa?" tanya Berlian dengan tatapan bingung..

Amar hanya diam saja mendengar ucapan Berlian dan mencoba mengalihkan pembicaraan..

"Udah sana mandi, berisik aja. Yang pasti aku melarangmu pulang malam mulai dari sekarang?" ucap Amar dengan tegas'nya..

Berlian hanya bisa de diam mematung mendengar ucapan Amar..

Jam menunjukan telah pukul 12 malam, namun mata Berlian enggan terpejam dia masih memikirkan tentang perubahan yang terjadi pada Amar..

"Kenapa dengan dia si, aku jadi bingung." ucap Berlian dalam hatinya.

Tak lama Berlian mendengar suara ketukan pintu dan Berlian bangun kemudian mendekat kearah pintu..

"Mas Amar..." ucap Berlian bingung.

"Lian buka pintunya." ucap Amar dari luar.

Berlian kemudian membuka pintu kamarnya, Amar langsung masuk tanpa permisi..

"Ngapain Mas malam malam kesini? Ada apa?" tanya Berlian pelan..

Amar duduk di tepian ranjang dia menatap Berlian dengan tatapan yang tak biasa?

Amar terus menatap Berlian, sehingga membuat hati dan pikiran Berlian kacau..

"Aku mau kamu jujur ada hubungan apa antara kamu dan Fauzan? Apa kalian mempunyai hubungan yang sepesial?" tanya Amar dengan serius..

Berlian menatap ke arah Amar..

"Dia temanku kuliahku, dan kami hanya berteman tidak lebih dari itu." ucap Berlian dengan jujur.

"Yakin?" ucap Amar kemudian..

"Maksud kamu apa Mas, dari kemarin kamu menuduhku selingkuh apa kamu mempunyai bukti, sakit ya Mas rasanya di tuduh kayak gini?" ucap Berlian dengan kesalnya..

Amar mendekati Berlian hal itu membuat Berlian merasa gak nyaman..

"Apa kalian pernah melakukan hubungan seperti suami istri." ucap Amar persis di telinga Berlian.

Plakkkkkkkkkk sebuah tamparan kecil mendarat di wajah Amar..

"Aku tidak sehina dan serendah itu Mas, jika kamu gak mau percaya dan tetap menuduhku ya sudah aku terima." ucap Berlian dengan kesalnya...

Amar tertawa kemudian berusaha memeluk Berlian..

"Lepaskan aka Mas?" teriak Berlian sembari melepaskan tubuhnya dari pelukan Amar...

"Jika kamu tidak pernah berselingkuh aku ingin buktinya, selama kita menikah aku belum pernah menyentuhmu sama sekali, jika kamu masih suci aku akan percaya bahwa kamu tidak pernah selingkuh." ucap Amar dengan tersenyum dan terus mempererat pelukannya.

Berlian menjadi ketakutan setelah mendengar ucapan Amar, hatinya sedih dan tak terasa airmatanya mengalir..

"Kenapa kamu mau teriak? Teriak aja biar semua orang tahu bahwa Amar tengah meno*ai istrinya sendiri. Ingat kamu itu istriku dan aku berhak atas dirimu..

Berlian terus meronta dan memohon untuk Amar melepaskannya...

"Lepaskan aku Mas, jika kamu menuntut hak kamu atas diriku tak seperti ini caranya?" ucap Berlian sembari menangis..

Amar sudah tak perduli lagi dengan tangisan Berlian, Amar terus saja melancarkan aksinya. Satu persatu busana yang di kenakan Berlian telah lepas, Amar takjub melihat dua gunung kecil yang terpampang indah di depan matanya...

Amar dengan rakusnya memainkan dua benda itu secara bergantian, Berlian merasa sangat malu mendapatkan perlakuan yang memalukan baginya..

Amar semakin liar dengan kemolekan tubuh Berlian, inci demi inci ditelusurinya tanpa terkecuali.

Berlian merasakan sensasi yang berbeda, raganya menolak atas apa yang dilakukan Amar namun jiwanya menginginkannya..

Amar melihat wajah Berlian dari jarak yang hanya beberapa inci saja, wajahnya sangat mulus membuat dirinya langsung belahan bi*ir Berlian dengan sangat lembut...

Tubuh Berlian seolah menjadi candu buat Amar, Amar merasakan hal yang berbeda dari diri Berlian berbeda dengan wanita wanita yang pernah Amar bayar untuk menuntaskan hasratnya...

Amar mencoba untuk memasukan tombak saktinya kedalam sarungnya, masih sangat sulit sehingga membuat Amar sedikit meringis kesakitan.

Setelah berusaha beberapa kali akhirnya tombak sakti milik Amar berhasil masuk kedalam sarungnya.

Berlian merasakan sakit yang luar bisa dibagian intinya, maklum masih orisinil ya..

Airmata Berlian menetes menahan perih di bagian intinya namun Amar memainkannya dengan cara yang lembut sehingga Berlian pun menikmati permainan Amar...

Satu jam kemudian Amar menyudahi permainannya dan Amar melihat noda merah yang berceceran di atas matras hal itu membuat Amar menyesali perbuatannya...

1
Fitrian Delli
jgn terlalu panjang iklannya bodoh
Naryati: maksudnya??
total 1 replies
Fitrian Delli
akhirnya berlian bahagia
Emily
sinetron idosiar
Emily
banyak kali "seandainya"kau amar
Emily
berlian jadi perempuan kok menye2 suka di tindas
Sulati Cus
klu pgn tau sakitnya cb ae dirimu jd berlian
Emily
loollll
Asyatun 1
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Muhammad Arrashid
cerita Yanga menarik aku suka 🤩🤩🤩💃
Asyatun 1
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
Asyatun 1
lanjut
Apriyanti
lanjut thor
🌹Nabila Putri🌹
lha kedua nya saling cinta...ga ada masalah kan.sepupu bisa menikah.apalagi bukan sepupu kandung
Naryati: bener sekali itu kak.. pinter.. ,🥰🥰
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor
Diana Susanti
Ok kak mantab 👍👍👍 lanjut kak
Apriyanti
lanjut thor
Naryati: Iya kak pasti tunggu mungkin malam akan ada up tambahan.
total 1 replies
Asyatun 1
lanjut
minarni 0714
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!