NovelToon NovelToon
The Gods World

The Gods World

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: Dyo Erdika

Selama ribuan tahun, Kekaisaran Shen berdiri di Benua Zhanxi, melewati perang, pergantian kaisar, serta zaman yang terus berubah. Namun di balik sejarah panjang itu, terdapat satu nama yang hanya dianggap sebagai legenda.

Shen Hao Feng.

Kaisar pertama sekaligus pendiri Kekaisaran Shen—seorang Dewa Fana yang telah menghilang selama lebih dari sepuluh ribu tahun.

Ketika perang kembali menghancurkan wilayah Kekaisaran Shen dan musuh mulai menginjak tanah yang dahulu ia bangun dengan tangannya sendiri, sosok yang seharusnya hanya tinggal dalam sejarah itu akhirnya kembali.

Ia melihat bagaimana kekaisarannya berubah. Ia melihat rakyatnya menderita. Dan ia melihat tanah yang pernah ia lindungi dihancurkan oleh tangan musuh. Kini, Shen Hao Feng tidak kembali untuk merebut takhta. Ia kembali untuk mencari tahu siapa yang berani menghancurkan Kekaisaran Shen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyo Erdika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 23. Telur Naga Bencana Yin

"Untuk menjual barang-barang anda di pelelangan Yanhu pertama kami perlu mengecek keasliannya dan kualitas untuk tentukan harga." Kata pelayan yang sama.

Shen Hao Feng mengerti. "Dimana kita akan cek? Tidak mungkin di tempat umum seperti ini kan?."

"A-ah benar, silahkan ikuti saya." pelayan itu bergegas membawa Shen Hao Feng ke ruangan tertutup dan khusus untuk penilaian.

Setibanya disana, Shen Hao Feng mengeluarkan lukisan Bao Yun, satu kotak kecil berisi pil kualitas 2, dan artefak tungku kelas 2.

"Ini semua?." pelayan itu terlihat biasa saja.

"Ya..." Shen Hao Feng agak ragu melihat reaksi pelayan itu biasa saja. "Apa jangan-jangan semua ini harga murah di benua kegelapan?!."

Shen Hao Feng menghela nafas kecewa dalam hatinya jika itu benar. Matanya sedikit berharap saat pelayan itu mengecek kualitas dari Lukisan Bao Yun.

"Ini bagaimana cara mengeceknya?." gumam pelayan itu hingga ia berpikir untuk memasukan jiwanya ke dalam lukisan.

Saat masuk ke dalam lukisan, matanya melihat dunia penuh lautan darah merah. Awalnya ia merasa biasa saja sampai ada sesuatu yang mengancam keberadannya dari belakang.

"Siapa yang berani memasuki dunia lukisanku! Kau kah itu Shen Hao Feng!." matanya menyala merah penuh kebencian.

"Gluph." pelayan itu menelan ludah dan berbalik badan serta melihat tubuh besar seorang kultivator manusia dengan energi ranah bintang tahap 5.

"K-Kultivator Bintang tahap 5?!." ia begitu terkejut sampai merasa ketakutan dan segera menarik kembali jiwanya keluar.

"Jadi bagaimana?." Shen Hao Feng mengira pelayan tadi menemukan Bao Yun karena dia tetlihat pucat.

"I-ini akan saya beli dengan harga tinggi. Iukisan ini termasuk alat pembunuh yang kuat." tangannya gemetar saat menghitung. "T-totalnya 100.000 Bao Yun untuk harga yang di tawar nanti."

Shen Hao Feng mengangguk puas. "Baik saya terima selanjutnya pil kultivasi kelas 2. Pil kultivasi kelas 2 dapat membantu seorang kultivator untuk naik ranah lebih cepat."

Pelayan itu juga mengerti, ia mengambil satu pil dan mengecek kemurnian energinya. "Untuk satu pil mungkin sangat berharga. Tuan dari mana anda dapat ini semua?." ia sangat terkejut. "Di benua kegelapan hampir tidak ada pil karena tidak ada tanaman untuk tumbuh."

"Ahh... Itu pokoknya rahasia." Shen Hao Feng mana mungkin akan katakan ke semua orang kalau dia dari benua luar.

Pelayan itu tak mempermasalahkan itu lagi pula kerahasiaan memang dijaga ketat oleh pelelangan. "Baik, satu pil seharga 2.000 Yuanbao jadi satu kotak berisi 50 pil artinya 100.000 harga pertama untuk di lelang."

Shen Hao Feng tersenyum lega mendengar harga pilnya sangat mahal. Dia bisa saja membuat pil sesuka hati bahkan di cincinnya dia memiliki banyak botol pil kelas 3 sampai kelas 1.

Pelayan itu bergeser ke tungku untuk membuat pil. Ia mengusap polesan tungku dengan sarung tangan khusus dan merasakan energi ketahanan kuat dari tungku. "Ini tungku kelas 2? Biasanya tungku seperti ini di pakai patriak keluarga ternama. Ini terlalu mahal..." ia menggeleng pelan.

"Terlalu mahal?." Shen Hao Feng terdiam seribu kata. "Terlalu mahal katanya? Padahal aku sendiri membuatnya dalam satu malam dua hari."

"Tapi tuan tenang saja. Kami akan berusaha untuk mencarikan harga untuk tungku ini. Untuk sekarang tuan bisa kembali besok malam untuk hadiri pelelangan. " ia tersenyum. "Pelelangan di mulai pukul 7 malam dan pastikan tuan membawa topeng untuk tutupi identitas anda."

"Baik." Shen Hao Feng berbalik dan hendak pergi. "Apa aku bisa duduk di lantai atas? Aku berhak duduk di atas juga kan? Mengingat barang-barangku berkualitas."

"Ini..." pelayan itu sendiri cukup ragu untuk memutuskan. "Sebenarnya kalau tuan ingin duduk di lantai atas ada biaya potongan. Apa tuan masih ingin?."

Shen Hao Feng mengangguk. "Ya ambilkan satu untukku. Dan juga apa barang yang paling berkualitas di pelelangan nanti?."

"Untuk barang paling terbaik yaitu telur Naga Bencana." katanya serius. "Naga Bencana yang menjadi tunggangan Kaisar generasi sebelumnya yang musnah karena serangan Dewa. Seorang kultivator menemukannya secara tak sengaja dan langsung menjualnya ke sini."

"Naga bencana?." Shen Hao Feng berusaha mengingatnya karena Naga Emas sendiri termasuk kategori bencana. Generasi sebelumnya itu artinya Era Purba. Dan akhirnya Shen Hao Feng teringat dengan Naga besar berkulit hitam dengan 3 mata dan gigi predator.

"Naga bencana Yin yang kau maksud?."

Segera pelayan itu terkejut karena dia tahu nama Naga Bencana yang legendaris. "Ya benar! Naga Yin, bagaimana tuan bisa tahu? Bahkan saya harus mencari informasi tentang itu."

Shen Hao Feng tersenyum tipis. "Karena Naga Yin memiliki kenalan Naga Emas bernama Shen. Baiklah sudah cukup sampai disini, sampai jumpa besok." Shen Hao Feng berpikir untuk dapatkan telur Naga Yin dengan segala cara.

"Meskipun harus menjual berbagai artefak aku tetap harus dapatkan telur Naga Yin itu." Tegasnya dari hati.

Tak terasa hari di mulainya pelelangan akhirnya tiba dan Shen Hao Feng masuk ke pelelangan bersama rombongan kultivator iblis lain dan tak lupa ia memakai topeng samaran.

Pelayan yang sama menunggu kehadiran Shen Hao Feng dan Shen Hao Feng menepuk pelayan gadis manis itu. "Kau mencariku?."

"E-eh!." ia terkejut. "I-iya tuan saya mencari anda." tersenyum gugup. "Saya bawa anda ke lantai 4 lantai teratas khusus kepala keluarga tapi untui anda istimewa." ia bergegas membawa Shen Hao Feng naiki tangga.

Saat Shen Hao Feng menaiki tangga dia melihat ada berbagai ras iblis yang datang. Dan yang paling menarik perhartian Shen Hao Feng adalah ras iblis dengan tangan kiri besarnya seperti batu dan menyala api.

"Anu... Bagaimana bisa aku memanggilmu?." tanya Shen Hao Feng pada pelayan tadi.

"Kenapa tuan mau tahu?." ia sedikit terkejut. "Biasanya orang-orang tidak akan peduli dengan nama seorang pelayan. " jujur saja dia sedikit malu dan salah tingkah.

Shen Hao Feng tersenyum tipis dan memutuskan menggodanya lebih jauh. "Ya karena aku ingin berkenalan denganmu. Kenapa tidak? Kau bisa panggil Shen Niu di luar jam kerjamu dan disini tuan Shen Niu."

Mata pelayan itu berbinar dan merasa ia sedikit panas karena malu. "B-baik tuan Shen Niu. Nama saya Xin Lia."

"Baik Xin Lia aku-

Ucapan Shen Hao Feng terpotong karena saat sampai di lantai 3 dia mendengar tawa perempuan begitu banyak dan suara pria yang kesenangan. Saat dia menoleh hanya terlihat bayangan satu pria dan banyak wanita.

"Apa-apaan itu?." dahi Shen Hao Feng berkerut.

Xin Lia berhenti berjalan lalu menoleh kesana juga. "Hm itu sudah biasa disini. Ada pekerja khusus yang menerima pelayanan seperti itu."

"Huh itu akan membuatmu terlihat buruk dari pada di segani." cibir Shen Hao Feng lalu lanjut berjalan naik ke lantai 4.

Xin Lia merasa kagum karena Shen Hao Feng lain dari kebanyakan pria. "Aku menemukan pria yang langka... Ah aku ingin sekali lebih dekat dengannya."

Saat sampai di lantai 4, Shen Hao Feng duduk di kursi dan dia dapat melihat dengan jelas semua kultivator di lantai bawah. Ia juga merasa nyaman karena semua fasilitas sudah di sediakan. Alkhohol, pelayan, dan juga makanan mewah.

Xin Lia berdiri di sebelah Shen Hao Feng dengan serius. "Apa tuan Shen Niu butuh sesuatu sebelum lelang di mulai?."

Shen Hao Feng hendak menolaknya tapi teringat tentang ras iblis tangan berapi tadi ia memutuskan bertanya. "Xin Lia apa kau tahu ras iblis apa yang memiliki tangan besar di kiri dan berapi?."

"Ah itu ras iblis tinju berapi, mereka keluarga teratas di Kota Benteng Yanhu dan marga mereka adalah Hei. Konon katanya keluarga mereka pendendam dan kasar." tegasnya serius. "Jadi tuan Shen Niu harap jangan cari masalah dengan salah satu dari mereka."

"Ohh..." Shen Hao Feng jelas tak mempermasalahkan kekhawatiran dari Xin Lia tapi merasa tertarik dengan ras iblis tinju berapi ini.

Saat semua sudah sampai dan tenang, lampu ruangan padam dan menyorot panggung atas dan tirai besar terbuka lalu keluarlah pria dengan satu gadis cantik membawa satu alat untuk di lelang.

"Baik semuanya selamat datang di pelelangan Kota Benteng Yanhu! Tanpa basa-basi seperti biasa kita akan langsung mulai dengan barang pertama! Yakni zirah yang di pakai jenderal Cu kualitas yang cukup tinggi dan berharga di mulai dengan harga 100 Yuanbao! Harga tidak boleh ditawar melebihi persyaratan."

"120 Yuanbao!."

"140!."

"160 Yuanbao!."

Shen Hao Feng menyandarkan kepalanya di tangan menonton semua ini dengan malas. Zirah itu sebenarnya cukup bagus. Tapi dia memiliki zirah Maharaja jadi itu hanya sampah.

Sampai seseorang di lantai 1 mendapatkan zirah itu dengan harga 260 Yuanbao. Dan barang selanjutnya pun sama tidak ada yang menarik perhatian Shen Hao Feng.

"Baiklah ini adalah barang ke 10! Barang yang cukup langka sekali dan sulit di temukan dimanapun! Satu kotak pil kelas 2 yang dapat membani seorang kultivator naik ranah dengan mudah! Harga pertama 100.000 Yuanbao penawaran di larang kurang dari harga!."

Sontak semua orang yang mendengar pil itu dan saat di tunjukan ke publik mata serakah berbagai orang bahkan keluarga besar di lantai 4 dan 3 semua menatapnya.

"Sudah di mulai... Aku merasakan tekanan kultivator ranah Bintang tahap 5 disini." pikit Shen Hao Feng.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!