NovelToon NovelToon
Di Balik Cadar Hannah

Di Balik Cadar Hannah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Diam-Diam Cinta / Romansa
Popularitas:628
Nilai: 5
Nama Author: Ri7

Hannah adalah wanita bercadar yang menyimpan masa lalu kelam. Pertemuannya kembali dengan Faz, lelaki yang pernah menolongnya, membuat cinta tumbuh hingga mereka hampir bertunangan.

Namun sebuah rahasia membuat mereka tak bisa bersama. Saat Hannah harus merelakan cintanya, Arif—lelaki yang diam-diam telah lama mencintainya—datang membawa sebuah lamaran.

Di antara cinta, luka, dan takdir, Hannah harus menentukan jalan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ri7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pintu Masa Lalu

“Kenapa wajahmu seperti itu, Faz? Kita coba sekali lagi.”

Faz menatap kamera di depannya. Namun kali ini pun ia gagal memberikan ekspresi yang diinginkan fotografer.

“Sepertinya suasana hatinya sedang tidak baik,” ujar asistennya. “Dari tadi kita terus mengulang. Padahal biasanya lima belas menit sudah selesai.”

Fotografer itu menghela napas panjang.

“Faz, kamu kenapa sebenarnya?”

Faz tidak menjawab.

Bagaimana mungkin ia menjelaskan bahwa pikirannya sedang dipenuhi satu kalimat yang sejak beberapa hari terakhir terus menghantuinya?

Sebuah kalimat yang bahkan membuatnya tidak mampu memikirkan hal lain.

“Kita break dulu saja.”

Faz langsung beranjak meninggalkan arena pemotretan.

Hari ini ia memang sengaja datang hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Bahkan bisa dibilang, pemotretan ini adalah bentuk pemberontakannya sendiri. Ia ingin menjalani hari seperti biasa, seolah tidak ada yang berubah.

Padahal semuanya sudah berubah.

Sesampainya di dalam mobil, Faz menyandarkan kepalanya sejenak. Tangannya menggenggam erat kemudi.

Ia menarik napas panjang sebelum menyalakan mesin.

Rumah sakit.

Itulah tujuannya.

Faz masih belum percaya dengan diagnosis yang diterimanya beberapa hari lalu. Karena itu, ia ingin memeriksakannya sekali lagi.

Mungkin dokter salah.

Mungkin hasil pemeriksaannya tertukar.

Mungkin masih ada kemungkinan lain.

Sebab ia belum siap menerima kenyataan bahwa dirinya mengidap kanker otak.

Belum sekarang.

Faz baru berusia dua puluh sekian tahun. Hidupnya bahkan baru saja terasa berjalan sesuai keinginannya.

Ia belum menikah.

Belum memiliki keluarga.

Belum melakukan banyak hal yang selama ini ia impikan.

Dan yang paling membuatnya takut...

ia belum tahu berapa lama lagi ia masih memiliki waktu.

___¤___

Hannah diminta Riri menjemputnya di rumah sakit. Sahabatnya sejak SMA itu baru saja jatuh dari motor. Untungnya, Riri baik-baik saja. Ia hanya mengalami beberapa luka ringan dan masih bisa berjalan seperti biasa.

Hannah memasuki lobi rumah sakit. Baru beberapa langkah, matanya menangkap sosok laki-laki yang berjalan dari arah berlawanan.

Langkahnya terhenti sesaat.

Laki-laki itu mengenakan topi dan syal yang menutupi sebagian besar wajahnya. Ia berjalan cukup cepat, seolah sedang terburu-buru.

Hannah hanya bisa melihat sekilas.

Postur tubuh itu...

Cara berjalan itu...

Bahkan gerakan tangannya ketika merapikan syal...

Hannah menahan napas.

Faz?

Ia spontan berbalik untuk memastikan.

Namun laki-laki itu sudah beberapa langkah menjauh.

“Tidak mungkin...” bisik Hannah hampir tak terdengar.

Ia memperhatikan punggung laki-laki itu. Semakin lama, semakin terasa familiar.

Laki-laki itu terus berjalan tanpa menoleh.

Hannah berdiri mematung.

Hannah menggeleng pelan. Mungkin ia hanya salah lihat.

“Hannaaah!”

Suara yang sangat dikenalnya membuat Hannah segera menoleh.

Riri melambaikan tangan dari kejauhan. Hannah pun membalas lambaian itu dan berjalan menghampirinya.

“Kamu baik-baik saja?” tanya Hannah begitu sampai di hadapannya.

Riri mengangguk. “Baik. Ini lihat, aku masih bisa jalan.”

Hannah menghela napas lega. Tangannya mengambil kantong obat yang dibawa Riri.

“Kok bisa sampai nabrak begitu? Masih saja dari dulu kamu ceroboh.”

Riri hanya nyengir tanpa merasa bersalah.

Mereka berjalan menuju pintu utama rumah sakit.

“Eh, Ri...” Hannah tiba-tiba teringat sesuatu. “Sepertinya tadi aku melihat Faz.”

“Faz?” Riri menoleh sekilas. “Memangnya kenapa kalau Faz ke sini?”

“Aku cuma bilang tadi seperti melihat dia.”

“Biasa kali. Mungkin dia sedang pilek... atau menjenguk orang.”

Hannah terkekeh kecil.

“Yee... aku kan cuma mau bilang kalau aku bertemu dia.”

Riri tidak langsung menjawab. Tatapannya justru berubah serius.

“Kalau kamu benar-benar bertemu Faz, kamu akan bagaimana, Han?”

Langkah Hannah melambat.

Pertanyaan sederhana itu tiba-tiba terasa begitu berat.

Ia terdiam beberapa saat sebelum akhirnya menjawab.

“Aku berharap dia tidak mengenaliku.”

Riri menatapnya.

“Atau...” Hannah menarik napas pelan. “Aku berharap kami bisa berkenalan seperti dua orang yang sama-sama baru bertemu.”

“Kenapa?”

“Aku sungguh ingin melupakan masa lalu.”

Riri terdiam sejenak.

“Bukankah Faz bagian dari masa lalumu?”

Hannah ikut terdiam.

Benar.

Faz memang bagian dari masa lalunya.

Sekaligus satu-satunya bagian yang diam-diam masih ingin ia temui.

Laki-laki yang selama ini hanya ia kenal dari sebuah kejadian bertahun-tahun lalu. Laki-laki yang pernah menolongnya.

Dan sejak saat itu, Hannah tidak pernah benar-benar melupakan kebaikannya.

Ia ingin bertemu Faz.

Bukan untuk membuka kembali masa lalu.

Bukan pula untuk mengingat luka yang selama ini berusaha ia kubur.

Ia hanya ingin mengucapkan satu kalimat yang belum pernah sempat ia sampaikan.

Terima kasih.

Namun bisakah ia mengenalnya tanpa membuka pintu masa lalu yang selama ini sudah ia tutup rapat-rapat.

Jikalau, pintu itu ternyata terbuka. Hannah tidak tahu apakah ia siap menghadapi apa yang ada di balik pintu itu.

1
naar0rrrr
lanjutt yaa kakk, semangatt💪 jangan lupa mampir cs ku yakk/Smile/
naar0rrrr
Hannah kayak nya bingung mau jawab apa ya..
naar0rrrr
kenapa faz nya gak jujur ya?
naar0rrrr
lanjuttt kakk, semngatttt
naar0rrrr
di ingetinn dongg, lanjutt yaa kaaa
naar0rrrr
lanjutttt thorrrrr
Putry Chan
kmu ingin mempertemukan hannna Dengan masa lalu nya apakah mereka ini gak tau
Putry Chan
berdoa dulu insyaallah aman kok
Putry Chan
faz itu masa lalu Hannah btw mampir ya ke novel ku
Putry Chan
Hannah kamu knp
Putry Chan
Hannah kamu kenal dia
aefpe fp
mampir juga ya...sesama pemula ini😍
jinggaarundari
yahhhh gantung.... lanjut terus kaa😍😍
jinggaarundari
ya ampun Hannah...
jinggaarundari
Faz cek lagi ke RS bikin dejavuu akuu, baru awal udh deep 🫠
semangat terus kaa😍😍
Renjana
pertemuan dengan siapa tu?🤭
R: dengan masa lalu 🤭
total 1 replies
Renjana
bagus kak,
semangat nulis
mampir juga di karyaku Rotinya Manis, Rin😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!