NovelToon NovelToon
CINTA JANGAN KAU PERGI

CINTA JANGAN KAU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:908
Nilai: 5
Nama Author: maya ps

Farhan adalah seorang pebisnis sukses, setelah menikah Farhan memenuhi segala kebutuhannya istrinya, ATM baru pun Farhan siapkan untuk mempermudah istrinya untuk beli apapun yang diinginkannya.
Sifat Farhan yang cuek dan keluhan istrinya dianggap sebagai hal biasa dan dianggap istrinya belum terbiasa dengan kebiasaannya yang sangat males keluar rumah jika sudah pulang kerja lebih memilih tidur setelah seharian bekerja.
Rasa kesal dan hambar selama pernikahan akhirnya Mila istri Farhan memilih untuk pergi tanpa memberikan kabar sama suaminya, setelah kepergian Mila membuat Farhan baru sadar akan kehadiran istrinya yang selama ini diabaikan dan protesnya tidak pernah dipedulikan. Mampukah Farhan menemukan Mila dan membuat istrinya untuk kembali sekaligus memperbaiki rumah tangga yang selama ini terasa hambar dan merubah kebiasaannya dan lebih mementingkan meluangkan waktu untuk membahagiakan istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Bahagia rasanya saat tahu kakak ipar dan plakor hari ini akan kembali ke Jakarta karena Farhan yang minta, padahal Gendis masih sakit karena jatuh dari motor membuat Mila merasa tidak tega membiarkan Kakak iparnya untuk pulang tapi jika membiarkan masih ada didekatnya Farhan apa lagi masih ada temennya yang masih tergila-gila sama Farhan tentunya tidak akan rela melihat suaminya didekati sama plakor.

"Hati-hati dijalan iya Kak." ucap Mila tanpa melihat Wilona sama sekali.

"Farhan sudah transfer untuk kebutuhan Kakak selama dirumah, nanti minta Kak Ihsan temani ke rumah sakit untuk kontrol iya." ucap Farhan sudah tambahin biaya hidupnya Gendis.

"Lo beneran tidak mau gue tinggal disini Han, gue pengen banget tinggal lama disini apa lagi rindu jalan-jalan bertiga Lo, Gue, dan Wilona seriusan gue kangen sama momentum kebersamaan kita dimasa lalu." ucap Gendis sedih melihat adiknya berubah total dan tidak bisa dibujuk sama sekali.

"Kalo mau jalan bareng sama saya dan Mila boleh saja asal tidak membuat masalah hayo saja, tapi kalo jalan tanpa istri saya maaf Kak tidak bisa pasangan hidup saya Mila bukan Wilona jadi harus jaga jarak sama Wilona, kejadian beberapa kali di apartemen saja membuat saya tidak tega membuat istri saya sedih dan kesal sama tingkah kalian yang berlebihan karena sampai kapanpun pasangan hidup saya Mila dan saya cuman anggap Wilona cuman sebagai temen saja tidak lebih jadi saya mohon jangan paksa saya untuk berpaling dan sakiti pasangan hidup yang sudah saya pilih!" tegas Farhan kesal karena Kakaknya masih saja mau dekati dirinya sama Wilona padahal sudah ditolak beberapa kali tapi Kakaknya tidak mau menyerah sama sekali.

"Sudah waktunya kalian masuk kedalam dan hati-hati dijalan Kak Gendis kalo begitu kita juga pamit untuk pulang karena Mas Farhan mau lanjut kerja." lanjut Mila langsung ajak Farhan pergi, malas rasanya melihat plakor yang tidak sadar diri seperti Wilona yang masih maksa untuk tetap dekat sama Farhan padahal sudah dijelaskan beberapa kali masih saja tidak mau mengerti.

Sedih mendengar ucapan Farhan semakin tidak ada harapan untuk dekat sama sahabat kecilnya padahal sudah susah payah susun proposal kerjasama demi bisa ada alasan dekat sama Farhan justru rencananya gagal total bahkan tidak bisa membuat Mila pergi karena cemburu yang ada dirinya semakin cemburu melihat Farhan selalu mau bertahan bersama Mila wanita dari kampung yang dipilih jadi pasangan hidupnya.

Minta perawat barunya untuk jalan masuk kedalam ruang tunggu, sedih melihat adiknya tidak bisa dibujuk sama sekali tidak lagi prioritaskan drinya dan selalu membuat dirinya kesal setiap diajak ngobrol.

**

Menahan kesal karena suaminya tidak mau diajak jalan bareng ke taman bunga padahal sengaja minta diantarkan jalan-jalan supaya tidak bosan seharian di apartemen sendirian, pekerjaan lebih penting bagi Farhan membuat suaminya begitu cuek sama dirinya dan selalu mengabaikan dirinya setiap hari.

"Semangat kerja iya sayang." ucap Mila berusaha senyum supaya suaminya tidak emosi melihat dirinya cemberut.

"Terimakasih sayang pasti Mas semangat kerjanya dan have fun jalan-jalannya iya sayang dan Mas sudah tambahin isi ATM Dek Mila jadi belanja apapun yang Dek Mila mau sepuasnya iya sayang." ucap Farhan mencium keningnya Mila.

"Iya Mas." Harapan tinggal harapan suaminya sama sekali tidak ada niat meluangkan waktu untuk jalan bareng, padahal hari Minggu saja bekerja seakan tiada hari tanpa bekerja dalam hidupnya.

Melepaskan sabuk pengaman membuat Mila langsung turun dari mobil nya Farhan, tidak ada niatan bujuk Farhan lagi karena tidak mau merusak hari ini dengan emosi dan tidak tenang akhirnya tidak bisa menikmati jalan-jalannya.

**

Beberapa jam didalam pesawat akhirnya Gendis dan Wilona tiba juga di bandara dan dijemput sama Ihsan dan Raka, kebetulan keduanya libur kerja jadi bisa jemput Kakaknya habis selesai liburan akhir pulang-pulang harus duduk di kursi roda karena kecelakaan motor.

"Kak Wilona mau kita antar pulang?" tanya Raka melihat sahabat Kakaknya.

"Gue mau nginep dirumah kalian soalnya kita mau mukbang dan makeup bareng soalnya malam kita mau minum sepuas apa kalian mau ikut?" ajak Wilona terus terang apa lagi tahu kedua adiknya Gendis hobi minum cuman Farhan yang tidak doyan minum sama sekali.

"Pasti lagi galau berat nih baik lah hayo mau deh, gue juga mau minum juga." ucap Ihsan setuju sama ajakan Wilona untuk minum bareng.

"Iya sudah hayo ke rumah istirahat sebentar sebelum kita minum sepuasnya malam ini." ucap Gendis setuju ajakan Wilona untuk minum bareng dan sepuasnya meluapkan rasa kesal dan sedih karena semuanya gagal total untuk membuat Gendis cemburu berakhir meninggalkan Farhan, begitu sulit memisahkan Farhan dari hidupnya Mila.

**

Tidak terasa wajahnya basah karena air mata melihat orang tua muda dan orang tua sudah berusia duduk santai dan bermain bersama anaknya sambil makan bersama membuat Mila iri melihatnya.

"Apa sebaiknya mundur iya, tidak enak sama sekali hidup seperti ini punya suami yang super sibuk tidak ada waktu luang sama sekali, membuat hidup semakin hambar seperti ini tidak bisa merasakan jalan-jalan bareng pasangan dan tidak memiliki anak sama sekali membuat hidup semakin hambar tidak merasakan hidup sempurna menjalankan rumah tangga ini." ucap Mila mulai memikirkan masa depannya lebih baik menjanda dan bisa mencari pasangan hidup yang lebih baik dari pada Farhan, dari pada seperti sekarang menjalankan rumah tangga tapi tidak merasakan kebahagiaan sama sekali.

Puas nangis melihat orang-orang yang ada di taman sambil menikmati kuliner yang ada, membuat Mila langsung pergi walaupun tidak tahu mau kemana akhirnya memilih pergi dari pada sedih terus menerus selama ada di taman dan memantapkan hati untuk mengambil keputusan pergi demi mendapatkan pasangan lebih baik atau bertahan sampai Farhan siap untuk memiliki anak dan meluangkan waktu untuk bersama tapi hidupnya merasa kesepian kemana pun selalu sendirian dan dirumah pun tidak ada obrolan sama sekali karena suaminya memilih tidur.

1
Nana megawati
sangat seru cerita nya
Nana megawati
seru di tunggu next episode nya 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!