NovelToon NovelToon
KETIKA ANGAN MENJADI NYATA

KETIKA ANGAN MENJADI NYATA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:231
Nilai: 5
Nama Author: Nura_thequeen

Bagi Shavia Aurelien (Via), dunia nyata adalah tempat yang abu-abu, bising, dan melelahkan. Itulah mengapa dia memilih menjadi arsitek di dalam kepalanya sendiri—menciptakan sebuah dunia khayalan yang sempurna. Di balik pelupuk mata yang terpejam, Via menganyam kisah cinta yang utuh bersama seorang pria tampan yang selalu dia panggil "Sayang". Sosok sempurna tanpa cela yang selalu memperlakukannya dengan penuh kehangatan.

Namun, dunia yang indah itu mendadak retak saat sang pria membawa Via masuk lebih jauh untuk menemui orang tuanya di alam mimpi. Sebuah penolakan dingin dari sang ibu seketika menghancurkan segalanya. Hubungan mereka tidak direstui karena adanya batas dimensi yang memisahkan. Sejak malam yang menyakitkan itu, sosok "Sayang" lenyap tanpa aba-aba, dan dunia khayalan Via perlahan mulai memudar kehilangan warnanya.

Disaat keputusaan itu melanda, jalan takdir mulai menunjukan arah warna nyata untuk hidup via, membuatnya beralih merangkai kisah indah di dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nura_thequeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Resep Rahasia dari Sang Agen

Keesokan paginya semangatku untuk melanjutkan misi satu bulan ini semakin menggebu-gebu. Setelah mendapat restu tersirat lewat kotak bekal yang kosong kemarin dan dukungan penuh dari Alya, aku tahu aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan.

Saat aku duduk menunggu angkutan umum di halte, aku kembali membuka direct message Instagram, membuka kembali percakapan ku dengan Alya tadi malam, mumpung aku punya "agen rahasia" aku memutuskan untuk langsung melancarkan aksi interogasi penyelidikan kepada Alya.

“Good morning, Alya. Boleh Kak Via minta tolong sesuatu gak? Hehe.”

Hanya butuh waktu lima menit sampai balasan dari Alya muncul dengan gaya cerianya yang khas.

“Morning, Kak Via. Boleh banget dong. Mau minta tolong apa nih. Mau tahu jadwal Kak Arga mandi ya? Hahaha.”

Aku tertawa kecil sambil mengeleng-gekengkan kepalaku saat membaca balasan jail Alya.

“Ih, bukan itu Alya. Kak Via mau nanya, selain Chicken Katsu kemarin, makanan rumahan apa sih yang paling disuka sama Kakak kamu. Biar besok-besok kalau Kak Via masak lagi, menunya pas sama lidah dia.”

Sedetik kemudian Alya mengirimkan balasan kembali dengan pesan suara (voice note). Aku buru-buru menempelkan ponselku ke telinga agar suaranya terdengar sangat jelas.

“Oh, gitu ternyata, kak Via emang calon istri idaman ya, niat banget mau masakin kak Arga, sosweet..."

"Eh, bukan gitu... Aku hanya mau tau aja kan, biar sesuai keinginannya" jawabku malu-malu di pesan.

"Hehe... Iya, iya... Dia itu sebenernya simpel banget kalau soal makanan, Kak. Dia paling suka sama daging Sapi Tumis Saus Tiram, pakai bawang bombai yang banyak. Tapi, dagingnya harus diiris tipis-tipis banget biar bumbunya meresap dan gak alot pas dikunyah. Oh iya, satu lagi. Dia tuh suka banget sama perkedel kentang kornet buatan Mama. Kalau ada dua menu itu di meja makan, dijamin dia bisa nambah nasi sampai tiga kali, Kak!”

Mendengar penjelasan detail dari Alya, aku langsung tersenyum lebar. Aku buru-buru mencatat menu itu di aplikasi notes ponselku agar tidak lupa detailnya.

“Wah, Daging Sapi Tumis Saus Tiram sama perkedel kentang kornet ya. Oke, dicatat, makasih banyak ya, Al. Info dari kamu berharga banget,” ketikku.

“Sama-sama, Kak Via. Tapi inget ya Kak, saus tiramnya jangan pakai yang ada campuran cabainya. Kak Arga itu lambungnya sensitif banget sama pedas sejak kecil, makanya dia kalau makanannya ada warna merah cabai dikit aja, langsung dikira ranjau, hahaha. Oh iya, satu lagi rahasia!”

Aku menaikkan alisku, semakin penasaran. “Rahasia apa lagi, Al?”

“Kak Arga itu suka gengsi kalau ketahuan suka sama sesuatu. Jadi, pas Kak Via kirim bekal itu besok, jangan bilang kalau dapat bocoran dari aku ya. Bilang aja Kak Via gak sengaja masak itu. Biar dia makin bingung dan mikir kalau Kak Via punya ikatan batin yang kuat sama dia, hahaha!”

Aku membekap mulutku, menahan tawa di dalam bus yang baru saja kunaiki. Ide Alya benar-benar brilian sekaligus licik untuk ukuran seorang adik.

“Hahaha, siap dilaksanakan, Agen Alya.nMakasih banyak ya, untuk info menu rahasianya!”

“Sip, Kak Via. Ditunggu kabar baiknya ya. Semangat!”

Aku menutup aplikasi Instagram dengan perasaan yang berbunga-bunga. Aku langsung beralih mengirimkan pesan singkat ke Rara, mengabarkan bahwa sore ini kami harus kembali berburu bahan makanan di supermarket, karena aku sudah memegang resep rahasia untuk menaklukkan sang gunung es kembali.

Masa taruhan satu bulan ini terasa semakin menantang, dan aku sudah tidak sabar, untuk melihat bagaimana ekspresi kaku Arga, saat melihat menu favoritnya tersaji rapi di dalam kotak bekalnya besok siang.

...----------------...

Senja pun sudah menyingsing, aku dan Rara sudah berdiri di depan supermarket yang biasa kamu kunjungi.

"Via, sumpah ya, lo baru aja ngajak gue ke supermarket kemarin sore. Sekarang kita di sini lagi?!". Suara Rara langsung meninggi begitu kami melangkah melewati pintu geser otomatis supermarket yang sama.

Dia berdiri di samping deretan troli sambil berkacak pinggang, menatapku dengan pandangan tidak percaya. Beberapa pengunjung yang baru masuk sempat menoleh ke arah kami, membuatku langsung menyengir lebar dan menarik lengan sahabatku itu agar masuk lebih dalam ke area belanja.

"Aduh, Rara sayang, jangan kencang-kencang suaranya. Malu tahu," bisikku sambil meraih sebuah keranjang belanja kecil.

"Ini mendesak banget, Ra. Gue baru aja dapet amunisi baru dari Agen Alya!"

Rara memutar bola matanya malas, namun kakinya tetap melangkah mengikutiku menuju lorong daging segar.

"Amunisi apa lagi sih. Si Alya itu emang beneran ngasih tahu rahasia negara kakaknya?"

"Bukan rahasia negara, tapi resep rahasia kelangsungan hidup Arga!" ujarku bersemangat.

Aku mendekatkan wajahku ke Rara, berbisik heboh. "Alya bilang, makanan rumahan favorit Arga itu Daging Sapi Tumis Saus Tiram pakai bawang bombai yang banyak. Dan tebak apa pendampingnya. Perkedel kentang kornet buatan mamanya!"

Rara tertegun sejenak. Dia menghentikan langkahnya tepat di depan rak pendingin daging sapi fillet. "Daging tumis saus tiram sama perkedel?"

"Iya. Makanya sore ini kita harus beli daging sapi yang bagus, kentang, kornet, sama bawang bombai yang banyak. Alya bilang kalau dagingnya harus diiris tipis-tipis banget biar bumbunya meresap dan gak alot pas dikunyah,"

penjelasanku panjang lebar sambil mulai memilih sebungkus daging sapi sirloin fillet yang segar.

Rara merebut bungkus daging dari tanganku, menatapnya dengan jeli sebelum mengangguk-angguk kecil.

"Hmm, kalau mau diiris tipis banget, mending pakai daging yang short plate atau yang khusus teriyaki aja, Via. Lebih cepat empuk dan bumbunya langsung meresap tanpa harus capek mukul-mukul dagingnya."

"Wah, Lo emang koki andalan gue, Ra, tau banyak tentang resep perdagingan!" seru ku girang, langsung menukar daging pilihan pertamaku dengan daging pilihan Rara.

Kami kemudian beralih ke rak sayuran untuk mengambil kentang dan bawang bombai. Rara melirikku yang sedang sibuk memilih kentang berukuran besar dengan senyuman tipis yang sarat akan ledekan.

"Tapi bentar deh, Via," ujar Rara sambil menimbang sebuah bawang bombai di tangannya.

"Lo gak mikir kalau taktik ini agak berisiko?"

"Risiko kenapa?" tanyaku bingung, menoleh ke arahnya.

"Ya pikir aja. Lo baru kenal dia beberapa hari, terus tiba-tiba besok kirim bekal yang isinya tepat banget sama makanan favoritnya sejak kecil. Si Arga itu emang kaku, tapi dia gak bodoh, Via," kata Rara, mengetuk dahiku pelan dengan ujung jarinya.

"Dia pasti bakal curiga merasa aneh, disangka lo emang penguntit tingkat dewa lagi?"

Aku langsung tersenyum misterius, mengingat wejangan dari Alya dichat tadi pagi.

"Tenang aja, Ibu Konsultan. Agen Alya udah mengantisipasi hal itu. Dia nyuruh gue buat bersikap seolah-olah ini murni 'kebetulan ikatan batin'."

Rara langsung menepuk jidatnya sendiri agak keras, menghembuskan napas pasrah melihat tingkahku.

"Astaga, Via... tetap saja aneh menurut gue, kalau gue jadi Arga. Tapi serius persekutuan lo sama adiknya si Arga itu, bener-bener konspirasi tingkat tinggi ya. Licik banget!"

"Bukan licik, Ra. Ini namanya usaha menjemput jodoh dengan cara yang elegan," bela ku sambil memasukkan beberapa butir kentang ke dalam keranjang.

"Elegan darimana nya, yang ada kalian berdua lagi ngerjain si gunung es itu," cibir Rara, namun dia tidak bisa menahan tawa renyahnya.

Dia merangkul bahuku, menuntut keranjang belanja kami menuju arah kasir. "Ya udah, buruan bayar. Habis ini kita langsung pulang ke kosan lo. Gue mau pastikan perkedel kentang kornet lo gak hancur pas digoreng besok subuh."

"Siap dilaksanakan, sahabat terbaikku!" jawabku dengan riang.

Sore itu, di antara lorong supermarket dan candaan bersama Rara, keranjang belanjaku tidak hanya terisi penuh oleh bahan-bahan makanan segar. Di dalamnya, ada sejuta harapan baru dan strategi matang yang siap kueksekusi esok pagi, demi meruntuhkan pertahanan terdalam seorang Arga Wijaya.

1
zru!
baguss kak
Nura_thequeen: terimakasih ♥️🙏
total 1 replies
falea sezi
q kirim bunga lagi🤭
falea sezi
lanjut q kirim bunga lagi 👍
falea sezi: siap thor🤭 rajin up nanti q rajin kasih hadiah
total 2 replies
falea sezi
😕 ga jangan sakitin. via atau php ya 😓bisa. gila anak orang ga
Nura_thequeen: iya ni. moga aja Arga gak gitu ya. bisa-bisa via balik lagi kesetelan halunya🤣
total 1 replies
falea sezi
moga aja Arga gk php ya🤣
falea sezi
🤣 sweet nya mas kulkas
falea sezi
akirnya rara jujur😕
falea sezi
👍 q kirim hdiah tp buat via jangan terlalu ngemis ya😓
Nura_thequeen: wihhh, terimakasih besti. gak kok tenang via gak ngemis. cuma agak cegil sedikit aja.... haha
total 1 replies
falea sezi
malu maluin mbk🤣 ngemis ngemis lu halu di bawa ke ngata
falea sezi
🤣🤣 kebanyakan halu ya gini
Nura_thequeen: begitulah🤣🤣🤣
total 1 replies
falea sezi
moga bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!