NovelToon NovelToon
Istri Yang Berhenti Mencinta

Istri Yang Berhenti Mencinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Balas Dendam
Popularitas:113.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Sudah dua tahun Senja menikah dengan Adam. Pernikahan mereka memang berawal dari ketidaksengajaan. Saat itu, Adam di tinggalkan oleh calon istrinya bernama Arum satu minggu sebelum pernikahan. Selama pernikhan dua tahun itu kecanggungan sangat terasa di antara mereka. Memang tak ada tuntutan apapun dari keduanya dalam pernikahan itu. Mereka menikah hanya demi menyelamatkan harga diri keluarga Adam.

Pernikahan dingin dan hanya selayaknya seperti orang yang sedang ngkost, karena memang mereka berdua adalah teman kampus. Walau Senja tak pernah mengenal Arum. Namun enam bulan terakhir kedekatan mereka mulai terlihat walau Adam masih memberikan jarak untuk Senja.

Tiga bulan terakhir Adam mulai berubah dan sering pulang larut bahkan sering ada tugas ke luar kota. Hingga akhirnya Senja tahu kalau Adam kembali menjalin hubungan dengan Arum. Dan ternyata Arum juga sudah menikah,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senja 23

Sementara di sudut lain kota Jakarta, sebuah mobil SUV dengan bumper depan yang agak lecet melaju kencang, membelah malam sebelum akhirnya berhenti mendadak di pelataran parkir apartemen mewah tempat tinggal Arum.

Brak!

Adam membanting pintu mobilnya kasar. Langkah kakinya menyapu cepat lorong lantai dua belas, membakar sisa-sisa napasnya yang terengah-engah. Wajahnya yang biasa tampan kini berantakan: rahang kanannya membengkak memar kebiruan, sudut bibirnya meneteskan darah kering, dan kemeja kerjanya tak lagi terpasang rapi.

Ia berhenti di depan pintu unit nomor 1204, lalu menghantam papan kayu jati itu dengan kepalan tangannya tanpa henti.

TOOOKK

TOOOKK

"Arum! Buka pintunya! Arum!" teriak Adam hysteris, tak peduli jika keributan itu mengganggu penghuni unit lainnya.

Tak sampai satu menit, kunci pintu berbunyi klik. Pintu terbuka sedikit, menampilkan wajah Arum yang terbalut gaun tidur sutra. Namun bukannya menyambut dengan senyuman hangat, wajah wanita itu langsung mengeras penuh kekesalan saat melihat penampilan Adam yang mengenaskan.

"Mas Adam?! Kamu gila ya gedor-gedor malam-malam begini?!" desis Arum tajam, mengedarkan pandangan ke lorong sebelum menarik lengan Adam masuk dan membanting pintu rapat-rapt.

"Kamu mau bikin reputasiku hancur di sini, hah?!"

"Reputasi?!" Adam tertawa keras, tawa parau yang penuh ironi dan frustrasi. Pria itu menyapu kasar rambutnya yang berantakan, menatap Arum dengan mata yang memerah darah.

"Kamu masih mikirin reputasi kamu, Arum?! Semuanya sudah hancur! Rumah tanggaku, perusahaanku, statusku di keluarga... Semuanya habis!"

Arum membeku di tempat, mengernyit jijik sekaligus cemas melihat noda darah di sudut bibir Adam.

"Maksudmu apa sih, Mas?! Jangan asal teriak-teriak begitu! Apa yang hancur?!"

"Senja datang ke rumah orang tuaku!" bentak Adam, maju dua langkah hingga Arum terperanjat mundur menabrak meja konsol.

"Dia membawa semua bukti foto dan video gila yang kamu kirimkan ke dia! Papa dan Mama sudah lihat semuanya, Arum! Semuanya!"

Deg.

Napas Arum tertahan seketika. Riasan tipis di wajah cantiknya tak mampu menutupi warna kulitnya yang mendadak memucat bagai mayat.

"Papa dan Mama kamu... sudah tahu?"

"Bukan cuma tahu!" suara Adam makin menggelegar di ruang tengah yang sepi itu.

"Papa menampar dan memukulku di depan Senja! Aku diusir malam ini juga! Nama aku dicoret dari hak waris, dan Papa bilang dia bakal menarik seluruh dukungan keuangan untuk perusahaanku! Kamu dengar itu, Arum?! Aku diusir karena ulah impulsifmu!"

Arum menelan ludah yang terasa bagai duri tajam di tenggorokannya. Kekepanikannya merambat liar ke seluruh tubuh. Jika orang tua Adam tahu, itu artinya... status hubungan mereka sudah bukan lagi rahasia.

"Lalu... Senja?" bisik Arum dengan suara gemetar, mencoba mencari kepastian yang paling ia takuti.

"Senja bilang apa? Apa dia... apa dia menyebut nama Pak Angkasa atau membawa-bawa namaku di depan media?!"

Adam mengepalkan tangannya kuat-kuat, melangkah makin menghimpit Arum hingga wanita itu tak punya ruang untuk melarikan diri.

"Dia tidak perlu membawa media untuk menghancurkanku, Arum!" desis Adam, suaranya kini melow membawakan rasa putus asa yang teramat dalam.

"Aku sudah berlutut di depannya... Aku mohon-mohon agar dia menarik gugatan cerainya di Pengadilan Agama. Aku bilang aku bakal tarik talakku, aku janji bakal berubah dan memperlakukan dia seperti istri seutuhnya... Tapi Senja menolak mentah-mentah! Dia tertawa di depan mukaku!"

Arum membelalakkan mata, rasa terkejutnya mendadak berubah menjadi kemarahan liar. "Kamu... kamu berlutut dan minta dia balik jadi istri kamu?! Kamu gila, Mas?! Kamu janji sama aku kalau kamu bakal ceraikan dia! Kenapa kamu malah mengemis pada wanita murahan itu?!"

"Karena aku tidak mau jatuh miskin, Arum!" bentak Adam tak kalah melengking, mencengkeram kedua lengan Arum hingga wanita itu meringis kesakitan.

"Kamu pikir kalau aku tidak punya uang dan perusahaanku bangkrut, kamu masih mau hidup denganku?! Hah?! Jawab aku!"

"Lepasin, Mas! Sakit!" jerit Arum sambil memukul-mukul dada Adam.

"Dan kamu tahu siapa yang menjaga Senja di luar rumah orang tuaku?!" lanjut Adam, abai pada rintihan Arum, matanya menyalang liar.

"Rian! Asisten pribadinya Angkasa! Pria itu memukul rahangku sampai berdarah saat aku mencoba menahan Senja! Angkasa mengirim pengawalnya sendiri untuk melindungi Senja dari aku!"

Arum menghentikan gerakannya seketika. Tubuhnya mendadak kaku bagai patung. Cengkeraman tangan Adam di tangannya bahkan tak lagi terasa sakit dibandingkan rasa takut luar biasa yang menghantam otaknya.

"Rian...?" gumam Arum, suaranya nyaris tak terdengar.

"Pak Angkasa... mengirim Rian untuk membela Senja?"

"Iya!" pangkas Adam frustrasi, melepaskan cengkeramannya kasar hingga Arum terdorong sedikit.

"Aku yakin Pak Angkasa ada di balik ini semua, Arum! Dia yang memfasilitasi Senja dengan pengacara, dia yang melindungi Senja, dan dia yang sengaja memakai Senja untuk menghancurkan perusahaanku! Aku tidak tahu apa hubungan Senja dengan Angkasa sampai CEO raksasa itu mau turun tangan mengurus perceraian staf biasa!"

Arum menyandarkan punggungnya pada dinding cold-marble, napasnya memburu cepat dan singkat. Pikirannya melayang pada obrolannya dengan Angkasa di kantor tadi siang, sikap dingin pria itu, penolakannya yang halus, dan senyuman misteriusnya yang berbahaya.

Tidak... Ini bukan cuma soal perusahaan Adam, batin Arum memekik ketakutan.

Angkasa sudah tahu semuanya. Dia sengaja menahan diri tadi siang... Dia sedang merencanakan sesuatu yang jauh lebih mengerikan untukku dan Papi!

"Mas..." suara Arum melunak, kali ini dipenuhi getaran kepanikan yang nyata. Ia memegang jemari Adam yang masih bergetar.

"Kamu... kamu harus cari cara untuk hentikan Senja! Kita tidak bisa biarkan perceraian ini jalan terus! Kalau perceraian ini sah dan semua buktinya tersebar ke publik..."

"Hentikan bagaimana, Arum?!" potong Adam, tertawa pahit seraya menepis tangan Arum.

"Senja sudah pindah ke tempat yang bahkan aku tidak tahu di mana! Dia dikawal pengawal pribadi Angkasa! Aku sudah tidak punya akses apa-apa lagi! Semuanya sudah terlambat!"

Adam menghempaskan tubuhnya ke atas sofa kulit Arum, menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan. Isakan frustrasi yang tertahan keluar dari selah-selah jarinya.

Sementara Arum berdiri mematung di tengah ruangan, menatap Adam yang hancur dengan rasa jijik sekaligus ketakutan yang kian membesar. Ia menyadari satu hal dengan pasti, Adam sudah tidak berguna lagi. Pria di hadapannya kini hanyalah bangkai tanpa harta dan kuasa.

Namun yang jauh lebih menakutkan bagi Arum adalah badai besar yang kini sedang bergerak pelan menuju acara makan malam keluarga besarnya dengan Angkasa minggu depan.

1
Uthie
congratulation Senja❤️Angkasa 🤗🤗
Uthie
Jeng .. jengg.. jengggg... 😏
Uthie
bagusss Senjaaa 👍😡
YuWie
adam yg anehh..ehh apa kabar lyra..sdh gak ada yg jahat2 lagikah?
Yam_zhie: kak biar adem ayem dulu loh... nanti keluarga senja muncul 😭😭😭
total 1 replies
Erna Fkpg
lanjut thor tetap semangat
Yam_zhie: maksih kak😘
total 1 replies
Erna Fkpg
mau dong punya suami kayak senja udah tampan ,kaya plus suaaaayang bangett 😘😘😘
Yam_zhie: othor juga mau kak 😭😭😭
total 1 replies
YuWie
inget2 kejahatanmu dulu..sebelum mengucap masih mencintai muu senjaaa
nely_48
eh adam ngana sehat ❓ minum obat lah dulu kau adam, biar kau sadar skrg senja udh bahagia sm angkasa raya, lah ngapain ngana msh ngarepin senja ,, idiot skali cara pikir ngana adam
nely_48
dih ngapain jg s mmh maya msh ngarepin senja jd mantu nya lg, egois sekali anda sm senja, anak mu s ada. itu udh sekali nyakiti senja masa kau msh ngarepin senja d sakiti lg sm adam anak mu,,, big no ya senja, jgn mau
Fitria Syafei
semangat Adam 😏 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Yam_zhie: mkasih kka 😘😘
total 1 replies
Ilfa Yarni
udah domg manja2 nya aku ngiri nih
Yam_zhie: sama kak 😭😭😭
total 1 replies
Erna Fkpg
emang ni Adam cari perkara udah tau ada suaminya masih bilang cinta 😔💪💪💪
Erna Fkpg
kok ada orang tua tega membuang anak kandungnya demi harta sungguh orang tua yang kejam
nely_48
dunia selebar daun kelor ya senja, tetiba ketemu sm mantang mertua n mantan suami pecundang mu d mall
nely_48
jgn sampe suatu saat tuh ortu senja bangkrut trs tau klau skrg senja istri dr angkasa raya lgsg nyari senja minta bantuan,, jgn d bantu
angkasa raya tugas km untuk menghancurkan kedua ortu senja, balaskan semua rasa sakit senja pd kedua ortu gila harta itu
Fitria Syafei
hadeh Adamsari begitu gamlang nya ngucap masih mencintaimu senja ...ga tau kalii ada macam di samping nya yg mau menerkam kau Adamsari 🤨 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Uthie
rasain 😝
Uthie
Bagussss 👍👍😡
Uthie
Bagussss Senja 👍👍👍👍😡
Uthie
Yesss.. Para pengkhianat akan dihancurkan Angkasa 👍👍😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!