NovelToon NovelToon
SISTEM HEWAN KONTRAK TERKUAT

SISTEM HEWAN KONTRAK TERKUAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Sistem / Balas Dendam / Summon
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: samsu234

Saat ujian SMA, Rio menjadi bahan tertawaan satu sekolah karena mengontrak seekor monyet kurus dekil tingkat Warrior (Trash-Rank). Semua orang menganggap masa depannya hancur, namun sebuah panel gaib tiba-tiba muncul di hadapannya:

[Ding! Sistem Push Rank Immortal Aktif!][Target: Monyet Lumpur (Identitas Asli: Sun Wukong - Segel Dewa)][Status Pengguna: SSS-Rank Hidden Power]

Di saat murid lain sibuk pamer kekuatan di sekolah, Rio memilih "mabar" di Dungeon terlarang bersama lima hewan mitologi miliknya: Sun Wukong, Serigala Kegelapan, Qilin, Phoenix, dan Ratu Laba-laba. Ketika gerbang bencana dunia jebol, Rio melangkah maju membawa squad top globalnya yang sudah berada di tier MYTHICAL IMMORTAL!

Siapa bilang dia salah kontrak?

#System #SunWukong #Overpowered #HiddenPower #Evolution #Mythology

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsu234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serigala di Rawa Timur

Bel pulang sekolah berbunyi pukul tiga sore.

Murid-murid SMA Bakti Bangsa langsung mengalir keluar dari pintu kelas seperti air yang jebol bendungannya — rebutan kantin, rebutan angkot, rebutan WiFi perpustakaan untuk main game. Suara sepatu, tawa, dan obrolan bercampur jadi satu kebisingan yang sangat khas jam tiga sore hari sekolah.

Rio keluar dari pintu kelas paling belakang. Tas ransel hitamnya disampirkan di satu bahu, rambut acak-acakannya lebih berantakan dari biasanya karena ia tertidur dua kali di jam pelajaran terakhir. Di pundak kirinya, Wukong duduk tenang dengan ranting kayu kering masih terselip di balik telinganya, menyamar sempurna sebagai monyet peliharaan biasa yang tidak berbahaya.

Kevin lewat di depannya di koridor, bersama dua teman dekatnya yang sama-sama sombong.

"Eh, si sampah F-rank." Kevin melirik sekilas ke arah Rio tanpa berhenti berjalan. "Tadi di kelas Sejarah Dungeon, Pak Hendra nanya nama bos dungeon tier Master paling umum di wilayah Selatan. Kamu jawab apa tadi?"

Rio tidak menjawab.

"Oh iya, kamu tidur." Kevin tertawa pendek, diikuti tawa teman-temannya. "Wajar sih. Ngapain juga belajar materi yang gak akan pernah lo temuin secara langsung."

Mereka berlalu.

Rio menatap punggung Kevin sebentar, lalu berbalik jalan ke arah gerbang sekolah tanpa ekspresi berarti.

Wukong mencicit pelan di dekat telinganya — pertanyaan tanpa kata.

"Biarkan," jawab Rio singkat. "Kita ada urusan yang lebih penting."

---

Rawa Timur terletak di pinggiran kota bagian timur laut, sekitar empat puluh menit naik motor dari sekolah. Bukan kawasan wisata. Bukan kawasan industri. Kawasan ini masuk dalam zona merah peta hunter lokal — wilayah dengan konsentrasi energi dungeon liar yang cukup tinggi untuk membuat sinyal ponsel tidak stabil dan kompas berputar ngawur.

Rio memarkirkan motornya di tepian jalan tanah yang berakhir di depan papan peringatan berkarat.

**⚠ ZONA BERBAHAYA — DILARANG MASUK TANPA IZIN ASOSIASI HUNTER**

**Tingkat Ancaman: B**

Di bawah tulisan resmi itu, seseorang telah menambahkan coretan spidol hitam yang sudah memudar: *masuk sendiri \= mampus sendiri.*

Rio memasang headlamp kecil di dahinya, mengecek panel sistemnya sekali, lalu melangkah melewati papan peringatan itu tanpa menghentikan langkah.

---

Rawa Timur bukan tempat yang ramah bahkan di siang hari yang terang.

Pohon-pohon di sini tumbuh miring dan saling tumpang tindih, akarnya mencuat dari tanah berlumpur seperti jari-jari tangan raksasa yang mencengkeram bumi. Kabut tipis putih kebiruan mengambang setinggi lutut di atas permukaan air rawa yang gelap dan tidak bergerak. Setiap beberapa langkah, ada satu atau dua mata makhluk yang menyala dari balik semak sebelum menghilang kembali ke kegelapan.

Makhluk-makhluk itu tidak berani mendekat.

Karena Wukong berjalan di depan Rio dengan langkah tenang dan aura tekanan pasifnya yang bekerja diam-diam, setiap monster di sekitar sini — apapun tier-nya — secara naluriah memilih untuk menjadi sangat sibuk di arah yang berlawanan.

"Sinyal jiwa masih ke arah ini?" tanya Rio pelan.

Panel sistemnya berkedip, memunculkan semacam kompas sederhana yang mengarah ke barat daya kawasan rawa.

Mereka belok kiri di persimpangan pohon mati.

---

Dua puluh menit masuk ke dalam kawasan rawa, Rio mendengarnya.

Bukan auman. Bukan geraman. Tapi suara yang jauh lebih menyiksa dari keduanya — desahan nafas yang tersengal dan sangat pelan, nyaris tenggelam di antara suara air rawa yang menetes dan angin yang bergerak di antara pohon-pohon miring.

Rio mempercepat langkahnya.

Mereka tiba di sebuah cerukan kecil di antara dua pohon besar yang akarnya membentuk semacam kubah alami di atas tanah berlumpur. Di dalam cerukan itu, di antara akar-akar yang menyembul, seekor serigala abu-abu terbaring miring.

Serigala itu berukuran sedang — tidak lebih besar dari anjing Siberian Husky dewasa. Bulunya berwarna abu-abu keperakan dengan sedikit semburat biru di ujung-ujungnya, kotor dan kusut oleh lumpur rawa. Kaki kiri belakangnya terjepit di dalam perangkap besi pemburu liar yang berkarat, rahang besinya menggigit dalam tepat di atas pergelangan kaki. Di sekitar perangkap, lumpur berwarna cokelat kemerahan menandai betapa lama makhluk itu sudah berjuang.

Tapi yang membuat Rio benar-benar berhenti adalah matanya.

Serigala itu masih sadar. Sepasang matanya yang berwarna kuning pucat menatap ke arah Rio dan Wukong yang baru muncul dari balik pohon. Tidak ada geraman. Tidak ada usaha untuk bangkit. Hanya tatapan tenang yang sangat lelah — tatapan makhluk yang sudah berdamai dengan apapun yang akan terjadi selanjutnya.

Rio tidak bergerak selama lima detik penuh.

Kemudian panel sistemnya menyala sendiri, tanpa ia minta.

---

**[Sinyal Jiwa Terdeteksi — Analisis Hewan Dimulai...]**

**[Nama Makhluk: Serigala Kelabu Pincang (Wujud Samaran)]**

**[Identitas Asli: VOID SHADOW WOLF — Serigala Bayangan Kekosongan (Segel Tingkat Dewa)]**

**[Tier Evolusi Saat Ini: Warrior III ★☆☆☆☆ — Kondisi: Kritis (HP 4%)]**

**[Potensi Puncak: MYTHICAL IMMORTAL (Top Global Jungler)]**

**[Catatan Sistem: Hewan ini telah berada dalam kondisi kritis selama 51 jam. Jika tidak ditangani dalam 17 jam ke depan, jiwa makhluk ini akan padam secara permanen.]**

---

Rio membaca panel itu satu kali.

Lalu membacanya lagi.

Ia menarik napas perlahan melalui hidung.

*Top Global Jungler.*

Slot jungler squad-nya. Makhluk yang seharusnya berdiri sejajar dengan Wukong di garis tier Mythical Immortal, terjebak dalam perangkap besi berkarat di cerukan berlumpur pinggiran rawa, dengan HP tersisa empat persen.

Rio melangkah maju pelan, berlutut di depan serigala itu. Ia tidak bergerak tergesa-gesa, tidak membuat gerakan mendadak. Serigala bermata kuning pucat itu mengikuti gerakannya dengan tatapan yang sama — lelah, tapi masih waspada.

"Hei," Rio bicara pelan. Bukan ke panel sistem. Langsung ke serigala itu. "Kamu udah di sini lama ya."

Serigala tidak bergerak.

"Perangkap ini buatan pemburu liar. Zona rawa ini memang jadi area perburuan ilegal sejak dua tahun lalu." Rio menatap rahang besi yang menggigit kaki belakang si serigala. Berkarat parah, tapi masih kuat. "Gue keluarin dulu ya."

Ia merogoh tas ranselnya, mengeluarkan tang lipat kecil yang selalu ia bawa untuk keperluan dungeon. Bukan alat yang ideal untuk membuka perangkap hunter ilegal kelas berat, tapi Rio tidak datang ke sini tanpa rencana.

Wukong duduk tepat di sebelah kiri Rio, mengawasi area sekitar dengan mata yang sudah beralih ke mode waspada. Jika ada monster atau manusia yang mencoba mendekati cerukan ini sekarang, mereka akan menyesal jauh sebelum sempat masuk ke jarak pandang.

Rio mulai bekerja pada mekanisme pengunci perangkap.

Serigala itu mendesis pelan — bukan karena menyerang, tapi karena getaran sekecil apapun pada perangkap itu pasti menyakitkan luar biasa. Rio menghentikan gerakannya seketika.

"Maaf," ucapnya singkat, tulus.

Ia mengubah pendekatannya. Lebih lambat. Lebih hati-hati. Mencari titik engsel yang paling longgar untuk ditekan pertama sebelum beralih ke kunci utamanya.

Tiga menit berlalu dalam keheningan, diiringi suara logam yang bergesekan pelan dan nafas serigala yang tersengal-sengal.

Kemudian—

KLIK.

Rahang besi itu membuka.

Serigala menarik kakinya masuk secara refleks, lalu langsung ambruk karena kaki itu sudah mati rasa dan tidak bisa menopang berat tubuhnya sendiri. Rio refleks menangkap tubuh serigala itu dengan kedua tangannya sebelum kepalanya membentur akar pohon.

Ia lebih ringan dari yang Rio perkirakan.

Jauh lebih ringan.

Rio duduk di lumpur dengan serigala yang terbaring lemas di pangkuannya. Makhluk itu tidak meronta, tidak menggigit. Hanya berbaring dengan nafas yang masih tersengal, matanya setengah terpejam.

[Notifikasi Sistem: Kondisi Hewan Kritis — HP 3% dan terus menurun.]**

[Untuk melakukan Ikatan Kontrak, kondisi hewan harus minimal 10% HP.]**

[Tersedia: Opsi Pertolongan Pertama Darurat menggunakan energi inti pengguna — Berisiko mengungkapkan sebagian aura asli pengguna ke lingkungan sekitar selama 0,3 detik.]**

Rio membaca opsi itu dan sedikit mengerutkan alis.

*Aura asli tersebar selama 0,3 detik.* Di kawasan rawa sepi seperti ini, kemungkinan ada yang mendeteksinya sangat kecil. Tapi "sangat kecil" bukan "tidak ada sama sekali."

Ia melirik serigala di pangkuannya.

HP tiga persen. Terus menurun.

Rio menghembuskan napas pendek. "Sistem, aktifkan opsi darurat."

**[Opsi Pertolongan Pertama Darurat Diaktifkan.]**

**[Memindahkan 0,001% Energi Inti Pengguna ke Hewan Target...]**

Tidak ada ledakan. Tidak ada cahaya dramatis.

Hanya kehangatan yang mengalir dari telapak tangan Rio ke bulu abu-abu si serigala, seperti seseorang yang menyelimuti makhluk kedinginan dengan tangan hangatnya. Berlangsung tidak lebih dari tiga detik.

Tapi mata serigala itu yang tadinya setengah terpejam mendadak terbuka penuh.

Kuning pucat yang hampir padam itu kembali menyala — lebih terang, lebih hidup. Serigala itu menarik nafas panjang dan dalam untuk pertama kalinya, dadanya mengembang penuh tanpa terputus di tengah jalan.

[HP Hewan Target: 3% → 18%]**

[Kondisi: Stabil]**

[Syarat Ikatan Kontrak Terpenuhi.]**

[Apakah Anda ingin memulai proses Ikatan Kontrak sekarang?]**

Serigala itu menatap Rio.

Rio menatap balik.

Mereka bertatapan selama beberapa detik di dalam cerukan berlumpur yang sunyi, di antara akar pohon rawa, di bawah cahaya sore yang sudah mulai keemasan dan tersaring tipis oleh kanopi daun di atas kepala mereka.

Kemudian serigala itu — perlahan, dengan gerakan yang jelas membutuhkan usaha karena kakinya masih lemah — mengangkat kepalanya dari pangkuan Rio.

Dan menundukkannya ke bawah. Pelan. Dengan sengaja.

Rio tidak perlu menunggu konfirmasi sistem lagi.

"Iya," ucapnya pelan. "Gue juga mau."

[Ikatan Kontrak Baru Terbentuk!]**

[Hewan Kontrak Slot 2: VOID SHADOW WOLF — Tier Warrior III ★☆☆☆☆]**

[Bonus Mode Smurf Aktif: EXP ×500%]**

[Potensi Puncak: MYTHICAL IMMORTAL — Top Global Jungler]**

[Skill Terkunci: Shadow Step, Void Consume, Domain of Nothingness]**

Di pundak kiri Rio, Wukong menatap serigala baru itu dengan ekspresi yang Rio kenal betul sekarang — penilaian cepat dari seorang veteran yang sedang menilai rekan satu timnya.

Serigala itu menatap balik Wukong dari pangkuan Rio.

Dua makhluk dewa yang sama-sama sedang tersegel dalam wujud kecil mereka, bertemu untuk pertama kalinya di cerukan berlumpur di pinggiran rawa.

Wukong mencicit satu kali, pendek.

Serigala itu mendengus pelan sebagai balasan.

Rio tidak tahu apa yang baru saja mereka komunikasikan. Tapi dari cara keduanya kemudian sama-sama berpaling ke arah yang berbeda dengan sikap yang sangat kasual seolah tidak terjadi apa-apa, Rio menebak percakapan itu semacam *salam kenal yang sangat tidak emosional* antara dua entitas yang masing-masing terlalu bangga untuk terlihat antusias.

Rio mengusap lumpur dari telapak tangannya sambil berdiri.

"Oke, squad," ucapnya, menatap satu monyet dan satu serigala yang kini sama-sama menatap balik ke arahnya. "Slot dua dari lima sudah terisi."

Langit di atas rawa mulai berubah warna menjadi oranye kemerahan. Angin sore membawa bau tanah basah dan daun yang mulai membusuk.

Rio membalik badan, melangkah keluar dari cerukan. Wukong melompat ke pundak kanannya. Serigala abu-abu itu berdiri goyah di atas tiga kakinya — kaki kiri belakangnya masih belum pulih sepenuhnya — lalu mulai berjalan pelan mengikuti di sisi kiri Rio.

1
SANG
Lanjut cek....
SANG
Iklan untukmu brooooo👍💪💪💪👍👍👍👍
SANG
Hadiah bunga untukmu thor👍💪👍💪/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
SANG
Semangat ya💪💪💪💪💪
SANG
Aku datang sebagai tamu baru👍👍👍👍
,
lanjut
the misterius author 🐐: nanti malam kita lanjut kan ua bg
total 1 replies
Benni Yong
mantab
Jacky Hong
jadi gk sabar pengen liat si MC jadi kuat thor
semangat upnya thor
Benni Yong: dah tak kasih vote hari ini thor
akun baru soalnya yang akun Jacky kena hapus😁
total 2 replies
Jacky Hong
gas trus up thor
semangat dah tak krim kopinya👍
the misterius author 🐐: setiap hari minggu update 3 bab bg kalau hari biasa update 2 bab bg nanti kan jadwal nya ya bg jangan lupa ajak teman teman abg baca juga
total 1 replies
SANG
Beken deh, sip deh, tenar deh, mantap deh, keren deh, pokonya top mar ko top deh. Bintang sepuluh untukmu Thor.
SANG
Namanya mulai beken💪👍
the misterius author 🐐: udah mulai tenar kah bg 🤣
total 1 replies
SANG
Namamu pasti ku ingat💪👍
the misterius author 🐐: jangan di ingat thor 🤣
total 2 replies
SANG
Semangat. Lanjut💪👍
the misterius author 🐐: parah parah emang wkwk
total 9 replies
SANG
Bunga untukmu thor/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/Sembilan belas
SANG: Haha🤣🤣🤣👍👍👍
total 2 replies
SANG
Mantap banget💪👍
SANG
Pokonya keren deh💪👍
SANG
Keren deh💪👍
the misterius author 🐐: ok thor😍
total 3 replies
SANG
Wah novel baru lagi ya Thor💪👍
the misterius author 🐐: pokok nya fresh trus thor
total 6 replies
Jacky Hong
buat chpter 6 tak kasi kopi biar semungut upnya Thor
klo bsa up besok 2 chpter🤣
the misterius author 🐐: novel kita ogah main tingal bg
total 4 replies
Jacky Hong
lanjut up thor👍
the misterius author 🐐: sudah up bg 🤣
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!