Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.
Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.
namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Xavier-Aruna 23
"Apa kamu merasa keberatan dengan pengumuman pernikahan kita, sayang?" tanya Xavier saya melihat Aruna terlihat seperti sedang berfikir.
"Tidak, bukan masalah itu. Tapi pengumuman aku dan Arkha yang merupakan cucu dari keluarga Mahardika akan memancing reaksi masyarakat. Mereka pasti akan mulai mencari tahu tentang kehidupan kami dulu! Aku harus menutup hal buruk yang pernah aku alami jangan sampai Ter up di media!" ujar Aruna.
"Benar! Kita harus mempertimbangkan segala kemungkinan yang akan terjadi," jawab Xavier.
"Aku akan hubungi bang Morgan!" Aruna mengambil ponselnya dan menghubungi Morgan untuk menutup semua yang berhubungan dengan dirinya dan Bima. Karena ada banyak hal yang tak pantas di ungkapkan dan di ketahui orang banyak. Aruna memikirkan keadaan Arkha yang baru saja mendapatkan banyak teman di sekolah. Jangan sampai dia malah di jauhi teman-temannya. Walau mereka berdua adalah korban. Hanya saja hal itu sangat tak pantas. Apalagi kematian Bima juga berhubungan dengan dirinya.
"Iya Bang! Tutup dan jangan sampai ada celah! Aku tak mau jika sampai bocor pada akhirnya akan berdampak kepada Arkha!" ujar Aruna.
Aruna mengakhiri panggilan dengan Morgan, setelahnya dia menatap ke arah jalanan. Dia kembali teringat kejadian beberapa waktu lalu yang juga hampir merenggut nya-wanya kala bertarung dengan Bima. Pria yang berstatus ayah tapi berkelakuan seperti Dak-jal.
"Are you oke, honey?" tanya Xavier mengusap rambut istrinya. Aruna mengangguk.
Hari ini adalah pengumuman nikahan Xavier dan Aruna. Semua sudah di persiapkan oleh Papi, mami dan di bantu oleh Pak Elan. Di sana juga sudah hadir Om Danar, wajahnya terlihat tenang tapi Aruna menangkap ada sesuatu yang berbeda. Entahlah dia juga tak tahu apa itu.
MC mulai berbicara, pertanda acara segera di mulai. Aruna sudah sangat cantik dengan pakaian formal yang dia kenakan. Dia tak ingin mengenakan gaun atau dress karena dia merasa tak nyaman dengan pakaian seperti itu. Karena pakaian seperti itu malah akan mengekspos beberapa bagian tubuhnya yang memiliki bekas lu-ka memanjang.
Aruna dan Xavier berdiri di podium. cahaya dari kamera wartawan mulai memotret mereka berdua. Aruna tampak sedikit tak nyaman dengan hal itu, Xavier bisa melihatnya dan dia melingkarkan tangannya di pinggang sang istri agar tetap berdiri tegak dan tersenyum. Ini semua tak akan lama.
"Bu Aruna ini juga merupakan cucu dari Keluarga Pak Mahardika. Beliau adalah anak pertama dari Bu Mutiara, anak kedua Pak Mahardika. Selain cucu dari keluarga Mahardika, beliau adalah pemilik perusahaan Runa'z dan pemegang saham terbesar di perusahaan Mahardika sendiri," jelas MC membuat semua orang yang hadir terkagum-kagum.
Selain cantik ternyata Aruna tak kalah kaya dari Keluarga Hananta, bahkan dia memiliki perusahaan sendiri. Tak ada sesi tanya jawab dengan wartawan karena memang keinginan semua orang untuk tak melakukan hal ini. Hari ini adalah acara pengumuman saja. Karena wartawan malah akan banyak menggoreng cerita sehingga menjadi lebih dramatis.
Arkha juga pada akhirnya tidak di munculkan karena Aruna khawatir dengan keamanan dari Arkha dan sorot kamera yang pastinya selain di tayangkan di berita televisi juga akan ada di media cetak dan tentunya di beberapa platform sosial media. Dia ingin menjaga kenyamanan dan privasi dari Arkha. Dia tak mau sampai membuat mental Arkha down. Aruna tahu bagaimana dulu Arkha di didik. Dia terlalu lemah untuk saat ini.
"Tanganmu masih dingin, sayang," ucap Xavier mengenggam erat tangan Aruna.
"Iya, karena aku masih merasa gugup. Ini pertama kalinya aku berada di atas panggung dan di sorot kamera terlalu banyak," jawab Aruna.
"Acaranya sudah selesai, apa om boleh pamit Runa? Karena Om jug harus menjemput tante dan juga keponakan-keponakan kamu yang mempercepat masa kembalinya," ujar om Danar.
"Oh mereka pulang hari ini om, baiklah nanti kami akan datang kesana untuk bertemu dengan mereka. Maaf aku tak bisa menemani om menjemput mereka ke bandara karena setelah ini aku juga ada meeting," jawab Aruna.
"Tidak masalah, Nak! Kamu selesaikan saja pekerjaan kamu dulu. Nanti kalian bisa bertemu di rumah. Kalau begitu om pamit dulu," pamit Om Danar kepada mereka semua.
"Saya juga pamit harus segera kembali ke kantor! Jangan lupa dua hari lagi kita ada meeting di perusahaan Mahardika. Saya harap besok anda datang ke kantor untuk memeriksa beberapa dokumen penting dulu," ujar Pak Elan.
"Baik Om, aku akan ke sana besok! Terima kasih dan maaf selalu merepotkan Om Elan!" ujar Aruna yang mengubah panggilannya saat ini.
Mata Pak Elan berkaca-kaca mendengar panggilan 'Om' dari Aruna. Dia merasa di hargai dan di anggap keluarga oleh Aruna, bukan sebagai asisten.
"Terima kasih kembali," jawab Pak Elan menepuk bahu Xavier.
Mereka semua lega sudah mengumumkan pernikahan Xavier dan Aruna juga mengumumkan siapa Aruna sebenarnya. Mami Violet tentunya tak ingin menyembunyikan status menantunya. Dia ingin semua orang tahu siapa menantu keluarga Hananta. Dia menghindari hal-hal yang tak di inginkan seperti kemarin. Semoga saja para ulat bulu tahu diri kalau saingannya bukanlah wanita sembarangan. Setidaknya mereka berpikir puluhan bahkan ratusan kali kalau ingin mendekati Xavier ataupun Aruna.
rexa kau jd kekesed na Renata ternyata
awas az s danar berulah n mulai culas n tamak harta
ini mah harus baca ulang dari awal
thanks teh 💪