NovelToon NovelToon
I Miss You Because I Love You

I Miss You Because I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Nethaniel adalah pria muda tampan, sukses, dan berkarisma. Lahir di tengah keluarga konglomerat dan hidup berkelimpahan. Namun ada yang kurang dan sulit diperoleh adalah pasangan hidup yang tulus mencintainya.

Ketika orang tua mendesak agar segera berkeluarga, dia tidak bisa mengelak. Dia harus menentukan pilihan, atau terima pasangan yang dipilih orang tua.

Dalam situasi terdesak, tanpa sengaja dia bertemu Athalia, gadis cantik sederhana dan menarik perhatiannya. Namun pertemuan mereka membawa Nethaniel pada pusaran konflik batin berkepanjangan dan menciptakan kekosongan batin, ketika Athalia menolaknya.

》Apa yang terjadi dengan Nethaniel dan Athalia?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "I Miss You Because I Love You."

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. IMU coz ILU

...~•Happy Reading•~...

Opah Ethan hanya diam mendengar pertengkaran Ethan dan Papahnya, tanpa berusaha melerai. Karena ada banyak pertanyaan yang muncul di benaknya dan butuh jawaban.

Ethan yang dikenal tegas tapi tidak arogan. Selalu mengedepankan pikiran logis dan profesional dalam menyelesaikan persoalan. Apa lagi pada acara perkenalannya sebagai petinggi perusahaan dan cucunya. Dia bisa tidak peduli dengan pandangan para karyawan atau rekan bisnis.

Walau sudah dengar penjelasan dari Papah Ethan, Opahnya mau mendengar dari Ethan tentang apa yang terjadi. Agar bisa tahu penyebab perselisihan di antara mereka dan bagaimana cara menyelesaikan.

Mengapa Ethan begitu marah dan meminta mereka semua kumpul di rumah pada jam kerja. Oleh sebab itu, Opah Ethan menahan diri dan berusaha sabar melihat amarah yang menguasai mereka, agar bisa tahu akar persoalan.

Namun ketika melihat Ethan sangat marah mendengar pertanyaan Papahnya tentang karyawan resepsionis, Opah Ethan jadi mengerti.

'Pasti telah terjadi sesuatu antara Velina dan karyawan resepsionis di kantor cabang yang membuat keduanya marah.' Opah Ethan berkata dalam hati sambil mencerna peristiwa yang terjadi lewat kata-kata yang dilontarkan.

Sebab pertanyaan Papah Ethan seperti membuka pintu bendungan air yang sudah penuh dan hampir meluap. Sehingga apa yang ditahan Ethan, seakan meledak tanpa bisa dicegah.

~••~

Ethan berjalan mendekati Papahnya seperti singa yang akan menerkam. "Jadi cctv Papah yang bikin Papah seperti orang tidak waras?" Ethan bertanya dengan rahang kaku dan nada suara yang keras.

"Nethaniel... Kau bilang Papah apa?" Papah Ethan maju dan mendorong dada Ethan dengan kedua tangan.

Ethan tidak diam. Dia menangkap kedua tangan Papahnya dengan kuat. "Kalau Papah waras, tidak mengatakan ukuran pantas dan tidak pantas pada wanita yang kupilih."

"Apa kau kira sudah menaikan derajatnya dengan pindahkan dia ke administrasi?" Papah Ethan menarik tangan dari Ethan lalu mengibaskan dengan kuat ke samping.

"Ternyata Papah bukan saja tidak waras, tapi mengkotak-kotakan orang. Sejak kapan untuk bersamaku, wanita diukur derajatnya? Apa hatiku tidak punya standar yang kuyakini dan kupegang kebenarannya?" Teriak Ethan dengan suara menggelegar.

Opah Ethan menggelengkan kepala dalam diam. Pertanyaan Papah Ethan bukan memadamkan amarah Ethan, tapi makin menyulut bagaikan bara api yang ditiup angin.

"Mengapa selama ini tidak ada yang mengatakan itu padaku? Opah, bukakannya berikan kebebasan padaku mencari pasangan?" Ethan melihat Opahnya.

"Tanya pada yang mengatakan itu." Opahnya menunjuk ke arah Papah Ethan dengan menggerakan wajah. Opah Ethan mulai terusik dan tidak sabar dengan cara penyelesaian Papah Ethan.

"Kau kira dengan memberimu kebebasan, lalu bisa mengambil wanita mana saja? Kalau mau wanita seperti itu, ada banyak di kantor pusat. Kau pindahkan dia ke administrasi pun, tidak akan menaikan statusnya."

"Aku tidak perlu pindahkan dia ke mana pun untuk menaikan statusnya. Dia mau bekerja di mana pun, bekerja apa pun, dia sepadan denganku."

"Aku pindahkan dia ke ruangan itu, untuk mengamankan dia dari pria iseng yang sering datang mengganggunya di lobby."

"Buka pikiran Papah, aku tidak pindahkan dia ke lantai tiga untuk dipandang layak. Karna dia sudah layak bagiku."

"Kami sudah tahu, kau punya berbagai alasan untuk melawan kami. Kami orang tuamu. Wanita itu sudah perdayai kau."

"Perdayaiku? Papah yang diperdayai oleh strata, derajat, status yang entah muncul dari lubang mana."

"Kalau standar derajat wanita untukku seperti penyusup yang tidak tahu malu itu, minggir." Teriak Ethan.

"Coba lihat kelakuanmu. Kau yang tidak waras setelah berkumpul dengannya. Berani melawan dan membentak orang tua."

"Seorang anak tidak akan melakukan itu, kalau orang tuanya tidak otoriter dan seenaknya pada anak yang sudah dewasa. Yang sudah menghidupi dirinya sendiri."

"Papah yang harus selidiki diri sendiri. Sudah berkumpul dengan siapa, hingga terkontaminasi racun status."

"Kalau ingin dihormati sebagai orang tua, bersikaplah sebagai orang tua dan hormati juga hak anak. Kalian seenaknya mengatakan ini tidak boleh dan ini boleh."

"Opah, ada apa ini? Ke mana perilaku baik yang diajarkan padaku? Tidak ada pengotakan, tidak ada derajat tinggi atau rendah."

"Kenapa tiba-tiba muncul setelah aku menentukan wanita pilihanku? Kalau tahu akan begini, untuk apa menyusahkan diri dengan menyamar?"

"Tanyakan pada yang mengatakan itu." Opahnya kembali menunjuk ke arah Papah Ethan.

"Kami berikan kebebasan memilih, tapi harus perhatikan bibit, bebet dan bobot. Bukan asal ambil wanita untuk bawa ke sini." Papah Ethan terus mengatakan penolakan kepada Athalia dengan berbagai alasan.

"Mengapa tiba-tiba muncul makhluk bibit bebet bobot? Apa dia berwujud seperti penyusup itu? Itu yang Papah maksudkan dengan bibit bebet bobot?"

"Kalau wujudnya seperti itu, lebih baik Papah berikan dia buat anak Papah yang lain." Ucapan Ethan disertai dengan gerakan tangan yang mengepal, menahan emosi.

Namun apa yang dikatakan Ethan membuat Papah dan Mamahnya terkejut. "Nethaniel. Jaga bicaramu." Papah Ethan berteriak, karena Ethan sudah melangkah.

"Ethan, apa maksudmu?" Mamanya ikut berteriak.

Ethan berbalik. "Cari jawaban sendiri. Dan jangan coba-coba mencariku. Hiduplah dengan standar dan derajat yang kalian tentukan." Ethan mengancam, lalu berbalik pergi.

Dia langsung keluar dari ruang keluarga dan berjalan cepat dengan langkah panjang ke luar rumah. "Berikan kunci mobil saya." Teriak Ethan kepada sopir yang sedang menunggu di dekat mobil.

Dia segera masuk dan menyalakan mesin mobil. Raungan suara mesin mobil di cuaca mendung, disertai turunnya gerimis menggambarkan jeritan hatinya.

Ketika mendengar raungan kuat suara mesin mobil, Opah dan kedua orang tuanya berlari keluar dari ruang keluarga. Mereka terkejut, karena mengira Ethan masuk ke kamarnya untuk menenangkan diri.

"Pak Ethan pergi dengan siapa?" Teriak Opahnya saat melihat sopirnya berdiri di halaman sambil melihat ke arah mobil yang akan keluar dari gerbang.

"Sendiri, Pak." Jawab sopir takut melihat wajah Opah Ethan.

"Tutup gerbangnya." Teriak Opahnya kepada security di gerbang, sambil menggerakan tangan sebagai isyarat untuk menutup, tetapi terlambat. Mobil Ethan sudah keluar ke jalan dengan suara raungan seperti di arena balap.

"Ini yang kau inginkan? Kau bikin apa di sini?" Bentak Opah Ethan. Papah Ethan seperti patung melihat kemarahan Papah mertuanya.

"Papah, jangan marah. Nanti Papah sakit." Mamah Ethan mendekat lalu memegang lengan Papahnya.

"Kalau terjadi sesuatu dengannya, kau sudah tahu akibatnya." Opah Ethan berkata kepada Papah Ethan sambil melihatnya dengan amarah yang meluap.

"Tiba-tiba kau memasang aturan bibit bebet bobot buatnya?"

"Dia anakku, Pah. Aku ingin yang terbaik baginya." Papah Ethan coba membela diri, karena khawatir berlapis melihat kemarahan anak dan mertuanya.

"Ingin yang terbaik katamu? Kalau kami perlakukan bibit bebet bobot, apa kau bisa ada di sini?" Opah Ethan makin marah melihat Papah Ethan.

"Papah, tapi dia pacaran dengan wanita yang tidak..." Papah Ethan tidak meneruskan, karena istrinya menarik tangan sebagai isyarat supaya berhenti.

...~•••~...

...~•○♡○•~...

1
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
aduh ikut sedih Athalia tenangkan dirimu dulu Niel tidak bermaksud membohongi atau apalah ya namanya nanti setelah kepalamu dan hatimu dingin coba kau pikirkan lagi tentang hubunganmu sama Niel
Rahmawati
jgn terlalu banyak berpikir Thalia, nanti tunggu mas niel jelaskan sama km
Risa Istri Cantik
Ethan itu mencari wanita yang tidak matre seperti Athalia
Risa Istri Cantik
Ethan sangat marah pasti karena papanya Ethan tidak merestui dirinya dengan Athalia
Risa Istri Cantik
Athalia Ethan tulus sama kamu dan ngga mempermainkan kamu
Risa Istri Cantik
Velina kamu bukan siapa siapa Ethan tapi kamu menggandeng Ethan
Risa Istri Cantik
Ethan Athalia tetap paham denganmu walau kamu merubah penampilan
Risa Istri Cantik
Ethan sudah pacaran sama Athalia senang pasti itu Ethan
Yayang Suami Risa
Ternyata opahnya Ethan ngga pernah marah sebelumnya ya
Yayang Suami Risa
Ternyata mamanya Ethan yang kaya raya sementara papanya Ethan bukan orang kaya
Yayang Suami Risa
Ethan Athalia salah paham dengan . gadis yang menggandeng kamu
Yayang Suami Risa
Ethan pasti takut kalau Athalia membenci Ethan karena tahu Ethan itu anak pemilik perusahaan
🍁🅷🅴🆁🅼🅸🅽🅰🧣❣️
kasihan talia kasihan ethan semoga opah ethan bisa menolong mereka 🙈
Yayang Suami Risa
Keren Athalia tetap hafal dengan Ethan
Yayang Suami Risa
Ethan sama Thalia jangan berantem dan semoga sampai menikah
🍁𝗨𝗺𝗺𝗮💃🆂🅾🅿🅰🅴❣️
Pantesan Niel lebih nyaman dengan Oppa nya dari pada ke Papanya ternyata Papa nya sangat mendoktrin nya
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Papanya Ethan restui saja Ethan dengan Thalia
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yg pnting, cctv ada di tangan Opah biar Opah bisa mnilai sendiri, berdasarkan Bar Buk yg ada + info dari Asisten 👍👍👍
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Athalia hatinya tulus ngga kayak wanita lain
♨ˢᶜ 🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🍁Heny❣️
Opah gercep banget ngambil kesimpulan'a. keren utk opah. kapok kau bapake Ethan. kau tidak bisa liat siapa anakmu. jangan" ada sesuatu yg bikin bapak'a Ethan yg menginginkan Vania bersama Ethan❣️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!