NovelToon NovelToon
Rangga (Cinta Yang Belum Usai)

Rangga (Cinta Yang Belum Usai)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa / Sci-Fi
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hanela cantik

Rangga adalah pria sederhana yang hidup serba kekurangan, namun memiliki cinta yang tulus dan impian besar untuk membahagiakan kekasihnya. Selama bertahun-tahun, ia bertahan dengan pekerjaan kasar dan penghasilan pas-pasan, percaya bahwa cinta mereka cukup untuk melawan kerasnya hidup. Namun semuanya runtuh ketika ibu kekasihnya memutuskan menjodohkan sang putri dengan pria kaya demi masa depan yang dianggap lebih layak.

"maafin aku ya kak, aku ngga bisa lawan ibuku"

Rangga hanya bisa menatap kepergian sang kekasih yang mulai menjauh dari matanya yang mulai berembun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanela cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

Melihat suasana yang mulai tidak memihak padanya, Rangga langsung melancarkan aksi wilayah kekuasaan. Begitu Nenek Tari muncul membawa baki kerupuk, Rangga segera berdiri dan mengambil alih baki tersebut dengan sangat cekatan.

"Sini, Nek, biar Rangga yang bantu. Nenek duduk saja, biar Rangga yang beresin. Kasihan Nenek kalau kecapekan, kan sekarang sudah ada Rangga yang bakal sering-sering jagain kedai ini," ucap Rangga dengan suara yang sengaja dikeraskan agar Adrian mendengar.

Nenek Tari hanya tersenyum simpul, mengerti betul tabiat Rangga yang sedang merasa tersaingi. "Eh, ada Nak Adrian juga toh? Sudah lama nggak kelihatan."

Adrian berdiri dengan sopan, menunjukkan pembawaannya yang tenang dan dewasa. "Iya, Nek. Kemarin saya sempat dinas ke luar kota sebentar. Apa kabar, Nek? Sehat?"

"Alhamdulillah, sehat Nak," jawab Nenek Tari hangat.

Setelah menyapa Nenek, Adrian menoleh ke arah Rangga yang masih berdiri memegang baki kerupuk dengan wajah yang ditekuk. Adrian mengulurkan tangan dengan ramah.

"Halo, saya Adrian."

Rangga hanya melirik sekilas ke arah tangan Adrian tanpa ada niat untuk membalas jabatan tangan itu. Ia justru sibuk mengatur letak kaleng kerupuk di atas meja, berpura-pura sangat sibuk seolah Adrian adalah makhluk kasat mata.

"Oh," jawab Rangga singkat dan tak acuh, lalu ia kembali duduk dan menyesap kopinya dengan gaya yang dibuat-buat tenang, meski hatinya panas.

Ayu yang melihat kelakuan Rangga langsung merasa malu. Ia mengantarkan nasi kuning pesanan Adrian dengan gerakan yang lebih lembut dari biasanya, seolah ingin menebus ketidaksopanan Rangga.

"Maaf ya, Mas Adrian. Biasa, pelanggan lama ini memang agak kurang minum air putih pagi-pagi, jadi agak kurang fokus," sindir Ayu pedas sambil melirik tajam ke arah Rangga.

Rangga tetap bergeming, malah menyandarkan punggungnya di kursi kayu dan menatap ke arah jalanan dengan ekspresi datar.

"Ayu, nasi goreng saya mana? Lama banget. Ingat ya, pelanggan pertama itu prioritas."

Adrian yang merasakan ketegangan itu hanya tersenyum tipis, tetap tenang menyantap sarapannya seolah tidak terpengaruh oleh sikap sinis pria di depannya.

Setelah menghabiskan nasi kuningnya dengan tenang tanpa terpengaruh oleh tatapan tajam di sebelahnya, Adrian berdiri dan merapikan kemejanya. Ia meletakkan uang di meja kasir sambil tersenyum ramah pada Ayu.

"Terima kasih sarapannya, Ayu. Enak seperti biasanya," ucap Adrian lembut. Ia lalu menoleh ke arah Nenek Tari,

"Nenek, saya pamit dulu ya. Mari."

Adrian kembali menoleh ke arah Rangga, memberikan anggukan sopan meski tahu tidak akan dibalas.

"Mari, Mas," ucapnya singkat sebelum akhirnya melangkah keluar menuju motornya dan pergi dari kedai.

Begitu deru motor Adrian menjauh, suasana kedai mendadak sunyi. Ayu menghela napas panjang, lalu beralih menatap Rangga yang masih duduk anteng sambil menyilangkan kaki, seolah kursi kayu itu adalah singgasana pribadinya. Padahal, piring nasi gorengnya sudah licin bersih.

"Mas... Mas Adrian sudah pergi, tuh. Mas nggak mau ikut pergi juga?" tanya Ayu sambil mulai membereskan piring bekas Adrian.

Rangga tidak bergeming. Ia justru merogoh saku, mengambil ponsel, dan pura-pura sibuk memeriksa pesan singkat.

"Kenapa buru-buru sih, Yu? Saya kan pelanggan, masa diusir. Lagian kopi saya masih ada sedikit," jawabnya santai.

Ayu berkacak pinggang di depan meja Rangga. "Mas, ini sudah jam berapa? Memangnya nggak ke bengkel? Bos besar bolos lagi hari ini?"

Rangga mendongak, menatap Ayu dengan tatapan yang sulit diartikan. "Bengkel ada yang jaga, aman. Saya lagi mau memantau 'aset' saya di sini."

"Aset apa? Jangan mulai deh," sahut Ayu jengkel.

"Aset masa depan," celetuk Rangga tanpa malu-malu, yang langsung dihadiahi lemparan serbet bersih oleh Ayu ke wajahnya. Rangga menangkap serbet itu sambil tertawa.

"Galak banget sih. Saya cuma mau memastikan kalau si polo klimis tadi nggak balik lagi buat minta nomor WhatsApp kamu."

"Namanya Adrian, Mas! Dan dia itu sopan, nggak kayak Mas yang dari tadi mukanya ditekuk kayak cucian belum disetrika," gerutu Ayu sambil beranjak ke belakang untuk mencuci piring.

Rangga akhirnya berdiri, tapi bukannya menuju parkiran, ia malah berjalan mengikuti Ayu ke arah tempat cuci piring.

"Sopan tapi kalau nggak satset buat apa, Yu? Yang penting itu yang berani minta restu ke Nenek pagi-pagi, bukan yang cuma senyum-senyum sok manis."

1
kalea rizuky
gemes deh kalian
kalea rizuky
q uda kirim bunga lanjut banyak ya thor
kalea rizuky
lanjut donkk
Evi Lusiana
waduh rangga puny saingan y thor
Evi Lusiana
klo pura² sakit aj trs biar ayu kwatir dn perhatian sm km rangga🤭
Evi Lusiana
knp d bkin ribet sih yu,hrsny km trimakasih sm rangga
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
Ayu membatalkan pertunangan dan pergi harusnya Rangga benci ke Ayu dan ngga mau lihat Ayu lagi dong
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
Padahal orang yang di suruh mengantar motornya Ayu sudah bilang kalau gratis tapi malah Ayu datang ke bengkel dan memberikan uang ke Rangga sebagai biaya perbaikan sepeda motor dan ganti sparepart
Evi Lusiana
rangga laki² baik bertahun² sjak dia gk lg nersm ayu dia hny fokus kerja tp tdk maen perempuan
Aidil Kenzie Zie
bicara dari hati ke hati
Evi Lusiana
ini yg nmany jodoh gk akn kmn y thor
Aidil Kenzie Zie
move on Rangga kalau nggak kejar lagi cinta itu
Aidil Kenzie Zie
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!