*PERINGATAN*
~Mengandung kata-kata kasar!. Kalo nggak suka, nggak usah dibaca.
~Di awal emang berantakan karena baru pertama kali nulis. Tapi coba baca dulu, kali aja suka mwehehee.
~Budayalan like, coment and vote setelah membaca.
~ Promosi bebassss, asalkan like and vote dulu:v
Kenzia Nastasya Aleskey, gadis cantik dengan seribu pesona yang ia miliki. Wajah bak dewi dengan mata indahnya membuat dirinya begitu memikat. Namun dibalik itu, ada sikap 'Badgirl' yang tertanam dalam dirinya.
Dipertemukan dengan seorang pemuda tampan membuatnya kembali merasakan apa itu cinta. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?, ikuti terus ceritanya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernyataan Bintang
Kenzi, Renata, Tasya, dan Andien berjalan beriringan menuju ke kantin. Sepanjang perjalanan, mereka mendapat tatapan kagum dari para siswa karena kecantikan mereka. Itu sebabnya mereka mendapat gelar most wanted girl Sma Dharma Bangsa menggeser posisi Rossa dkk.
Sesampainya di kantin, mereka langsung memesan makanan dan duduk di kursi yang kosong. Saat mereka tengah berbincang, ponsel Kenzi berdering menandakan ada chat masuk.
Tingg
Kenzi membuka isi chat tersebut
🗨Kak Bintang
Gue tunggu lo di rooftop, Penting!!
Kenzi mengerutkan dahinya saat membaca pesan dari Bintang. Apanya yang penting?, pikir Kenzi.
Tak mau ambil pusing, Kenzi langsung menghabiskan baksonya lalu pergi ke rooftop.
"Guys gue cabut dulu" pamit Kenzi sambil beranjak pergi.
"Mau kemana lo?" tanya Andien.
"Kepo yaa" ledek Kenzi membuat Andien mendengus malas.
"Ck, gue serius ken" ucap Andien.
"Mau ke rooftop"
"Hah!! ngapain?" tanya Renata.
"Kepo lo semua, dah ah gue mau kesana dulu. Bye bye cemua mwahh" ucap Kenzi lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.
Rofftop
Seorang pemuda tampan tengah berdiri menatap langit biru dengan perasaan yang tak karuan. Hari ini dia bertekad mengutarakan perasaannya pada gadis yang ia sukai.
"Ada apa?" tanya seorang gadis secara tiba². Gadis itu adalah Kenzi.
"Gue mau ngomong serius sama lo" jawab cowok itu yang tak lain Adalah Bintang.
"Apa?" tanya kenzi to the point.
Bintang lalu mendekat kearah Kenzi. ia lalu menggenggam erat kedua tangan kenzi dengan lembut. Menatap ke dalam mata biru laut yang mampu meluluhkan hatinya sejak pertama kali bertemu.
"Ken, gue tau ini terlalu cepet. Tapi gue cuma mau jujur sama lo. Gue suka sama lo, gue sayang sama lo ken. lo yang udah berhasil bikin gue ngerasa cinta itu nyata. Lo berhasil mendobrak pintu hati gue. lo yang berhasil bikin gue selalu teringat dengan senyuman lo. lo yang udah berhasil bikin gue egois untuk memiliki senyuman itu dari seorang Kenzia hanya untuk gue" Bintang menjeda kalimatnya.
"Kenzi, will you be my girlfriend?" Ucap Bintang sambil berlutut di depan Kenzi.
Kenzi menatap bintang tak percaya. Bagaimana bisa ini terjadi. Sesaat kemudian senyum terukir di bibir Kenzi, hal itu membuat Bintang yakin bahwa cintanya akan diterima oleh Kenzi.
"Gue kalah cepet ternyata. Hfftt, semoga lo bahagia ken, meski gue yang merasakan sakit" Batin Reyhan sambil menatap nanar Kenzi dan Bintang dari balik pintu. Entah sejak kapan ia ada disitu.
Tak kuat dengan hawa panas yang ada disitu, Reyhan memilih pergi ke kelasnya. ia berjalan dengan gontai menuruni setiap anak tangga. Bahkan sapaan dari siswi centil tidak digubris olehnya.
X Ipa 2
Reyhan memasuki kelasnya dengan lesu tanpa semangat kek orang belum makan se-abad.
"Napa lo rey, kusut amat tuh muka kek jemuran belum di setrika" ucap Vicky.
"Paling juga kecolongan start" celetuk Reza.
"Gue keduluan" lirih Reyhan sambil menunduk.
"Hah?! maksud lo?" pekik Ariel.
"Gue keduluan sama si Bintang. Gue b*go, seharusnya gue langsung ngomong ke dia waktu di pantai kemarin. Tapi sekarang, dia udah jadi pacar orang lain. Gue b*go banget sihhhhh" racau Reyhan sambil memukul-mukul kepalanya.
"Maksud lo, si Kenzi udah di tembak duluan sama si bintang?" tanya Vicky, reyhan pun mengangguk.
"Gue kan udah pernah bilang ke lo. Lo harus gercep kalo lo gak mau kehilangan dia. Kenzi itu bagaikan berlian yang ada di tengah-Tengah para pencuri. Siapa yang cepat, dia yang dapat. Dan saat ini, Bintang jauh berada di depan untuk bisa menggapai Kenzi. Andai lo dengerin nasehat gue, mungkin saat ini lo sama dia udah jadian" Ucapa Reza membuat Reyhan semakin merutuki kebodohannya.
"Lo tuh gimana sih, temen lagi susah juga. Bukannya di bantuin malah semakin memperkeruh keadaan",cerocos Ariel
"Kok gue"
"Ya lo lah, siapa lagi. masa' gue"
" lo berdua bisa diem nggak" ucap Reyhan dingin dengan suara rendah tapi mengandung perintah di dalamnya.
Mendengar aura tidak bersahabat dari Reyhan, mereka langsung diam Seketika.
"Udah, lo tenang aja. Sebelum janur kuning melengkung, jomblo bebas nikung" Celetuk Vicky.
"Nah, betul itu" ucap Reza dan Ariel kompak.
Reyhan hanya tersenyum getir. Hatinya bagai di tusuk ribuan belati. gadis yang ia cintai sudah dimiliki orang lain. Tolong bangunkan Reyhan jika ini hanya mimpi. Tapi, inilah kenyataannya. Kenyataan yang amat pahit dan harus dia terima.
"Bener kata pepatah, sesuatu yang kita anggap istimewa. itulah yang akan membuat kita merasakan sakit yang amat parah. Mungkin lo emang bukan untuk gue ken" Batin Reyhan sambil menahan sesak di dadanya.
Kenzia Nastasya Aleskey
Reyhan Saputra Alexander
Bintang Mahardika
**Sad:(
Kalian di pihak siapa guys, Bintang or Reyhan? Coment kuy..... jangan lupa like oke!!!!
Happy Reading all.😘**