NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:20.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie

🐣WARNING🐣

AREA DEWASA

JOMBLO DILARANG BACA!!!

Dapat menyebabkan baper berkepanjangan yang bisa membuat batin tersiksa.


Ini bukanlah cerita tentang Pernikahan CEO-CEO seperti di cerita lainnya, bukan pula cerita perjodohan yang menyakitkan di awal pernikahan dan berakhir dengan manis.


Tapi ini adalah sebuah cerita tentang hati yang salah memilih cinta, tentang sebuah perjuangan, penantian, dan kesetiaan.


"Gue akan nantangin takdir! Kita liat siapa diantara kita yang akan menang." Kaisar



Hepi reading gengs... 🤗🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permainan Sang Takdir

Adele masih terus memikirkan apa yang terjadi antara Lovie dan kekasihnya? Tapi untuk bertanya langsung kepada Kaisar dia masih enggan, dia takut jawaban Kaisar akan melukai hatinya, oleh sebab itu dia masih bersikap seolah baik-baik saja kepada Kaisar selama berhari-hari ini. 

Malam itu hati Adele kembali kacau, pikiran-pikiran negatif tentang Kaisar dan Lovie kembali menghantuinya, hingga dia memilih untuk menelepon Kaisar untuk sekedar menenangkan hati dengan mendengarkan suara Sang kekasih. Cukup lama Adele menunggu Sang Kekasih untuk mengangkat panggilan teleponnya. 

"Kamu lagi dimana?" 

"Baru beres makan. Kamu udah makan?"

"Udah, tadi di kantin. Kita nonton yuk! Mulai besok ada film bagus yang akan diputer di bioskop." 

"Ok."

"Kai?"

"Hmmm?"

"Aku kangen." Ucap Adele lirih. 

"Besok malem kan kita ketemu. Kamu istirahat ya! Jaga kesehatan!" Jawaban yang sangat tidak Adele harapkan. 

"Ok, Bye. Luv you Kai."

"Mee too." 

Adele pun menutup telepon dari Kaisar, entah mengapa setelah mendengar suara Kaisar air mata Adele jatuh begitu saja. Adele merasa ada yang sedang Kaisar sembunyikan darinya. Kaisar memang jarang sekali menelpon Adele terlebih dahulu, dia juga bukan pria romantis yang selalu membawakan bunga atau coklat setiap mereka pergi berkencan, Adele tak pernah mengeluh untuk itu selama ini. Tapi malam ini entah mengapa Adele merasa dirinya bukanlah wanita yang Kaisar impikan. 

Ketukan pintu kamarnya membuat Adele segera membersihkan wajahnya dari tetesan air mata yang jatuh tanpa permisi. 

"Masuk!"

Ternyata Sang Mama. "Kamu belum tidur?"

"Belum Mah, ini aku baru mau tidur. Ada apa?"

"Tadi siang Mama ketemu sama calon ibu mertua kamu, dia udah ngebet banget pengen cepet ngelamar kamu. Pokoknya setelah kamu beres wisuda dia mau langsung ngelamar kamu katanya." Ucap sang Mama dengan wajah berbinar. 

"Kok kamu malah nangis?" Mama Adele tak menduga dengan respon Adele. Dia tidak mengira jika Adele akan menangis tersedu-sedu di pelukannya mendengar berita membahagiakan untuknya ini. 

"Aku belum siap aja pisah sama kalian." Ucap Adele, menyembunyikan kenyataan bahwa sebenarnya Kaisarnya lah yang tidak pernah siap untuk meminangnya.

*****

"Aku pulang ya! Dan Kayaknya kakak harus pikirin lagi untuk mutusin Ka Adele, kasian dia. Dia udah setia banget sama Kakak yang kayak begini." Ucap Lovie sesaat setelah Kaisar mematikan panggilan teleponnya dengan Adele. 

"Emang gue kenapa? Apa kekurangan gue? Cakep iya, kaya? Jangan ditanya! kurang apa lagi?"

"Tapi jorok! Mantannya banyak."

"Heh elu juga naksir kan sama gue?"

Lovie mencibir merendah pria yang selalu menjadi dambaan Otor selama ini. "Udah lah Kakak lupain aja aku! Kasian Kak Adele tahu Kak!"

"Hati gue yang milih lu Lop, bukan gue. Cowok mana yang mau punya cewek alay macem lu? Sombong, pecicilan, Sengklek lagi."

"KAKAAAAAAKKK!!!" Teriak Lovie saat mendengar ucapan Kaisar yang menyinggung hatinya. "Kalo aku seburuk itu kenapa Kakak suka sama aku?"

"Kan kata gue juga hati gue yang milih elu, sabar ya Dedek emesh, Sampe Adele wisuda, gue janji."

"Tapi aku ga janji bisa nunggu, siapa tau sebelum Kak Adele wisuda, aku udah dilamar sama CEO." Lovie tersenyum jahil. 

"Paling CEO tahu bulat." Jawab Kaisar sambil mendorong kening wanita yang telah menemaninya selama hampir satu jam di dalam mobilnya. 

"Enak aja." Lovie sewot. "Aku pulang!" 

Belum juga tangan berjemari lentik itu menyentuh pintu mobil, tangan kekar Kaisar berhasil mencekalnya.

"Cium!"

"Hisssh ogah!" Lovie jual mahal dan mencibir pria yang tengah memonyongkan bibirnya. 

"Belagu banget, kemaren-kemaren pasrah aja!"

"Kemaren aku khilaf. Sekarang udah sadar."

"Gue cuma pengen tau, elu udah bisa dapet sertifikat belum? Gitu aja."

Lovie mengerutkan keningnya. "Sertifikat apa?"

"Sertifikat ciuman, gue perlu tahu udah semahir apa elu? Elu kan murid gue, lupa emangnya?"

Lovie menaikan sebelah sudut bibirnya, mencibir ke arah lawan bicaranya yang sepertinya tengah menyusun strategi untuk memperdaya gadis belia itu lagi. 

"Kelamaan!"

Kaisar menarik tenguk Lovie dan dan mendaratkan ciuman ke bibir merah muda miliknya. "Kayaknya harus diremedial, baru beberapa hari ga ciuman elu udah lupa cara ciuman."

Karena Lovie sengaja tidak menyambut ciuman Kaisar. Dan hanya terdiam seperti awal mereka berciuman untuk pertama kali. 

"Alesan! Aku udah cukup mahir tau, tinggal dipraktekin aja sama target aku nanti." Lovie segera berlari meninggalkan pria yang sedang menantang Sang Takdir. 

Kaisar terus menatap ke arah tubuh perempuan yang terus berlari menjauh dari mobilnya. Menunggu hingga ia punggung itu menghilang di balik pintu rumahnya. 

Kita mesti bersabar lebih lama Vin. Usapan lembut dia berikan di pangkal pahanya yang terus menegang.

*****

Malam yang Adele nantikan pun tiba, dia berdandan dengan sangat cantik sambil menunggu Sang pujaan di lobby rumah sakit. 

"Cie Bu Dokter mau ngedate nih kayaknya." Ucap setiap mereka yang melihat penampilan cantik Adele.

Kaisar datang bersama tiga buah ambulan yang datang beriringan menuju unit gawat darurat. Ternyata telah terjadi kecelakaan masal di jalan raya. Tak lama 2 mobil ambulan datang lagi. 

Telepon Adele berdering. Dengan wajah lesu dia pun mengangkat panggilan telepon tersebut, Adele terlihat kecewa saat dia mengakhiri panggilan teleponnya. 

"Kayaknya kita ga bisa nonton malem ini, banyak pasien yang butuh bantuan aku. Maaf ya!" Ucap Adele kecewa. 

"Mau gimana lagi? Ya udah besok-besok juga kita bisa kok nonton. Kamu tunaikan tugas mulia kamu dulu gih sonoh!"

"Kamu hati-hati dan jaga hati ya!" Adele tersenyum getir saat mengucapkannya. 

Kaisar tak merespon apapun, dia hanya tersenyum menatap wajah cantik di hadapannya. Kaisar tidak bisa berjanji untuk bisa menjaga hatinya, karena sesungguhnya hatinya telah salah kiblat dan memilih gadis lain. 

Adele melambaikan tangan sambil setengah berlari menuju Unit Gawat Darurat dengan senyum yang terus mengembang. 

Ternyata bukan hanya pada Lovie, tapi takdir pun bersikap jahat kepada Adele. Apa sih mau lu Dir? Sebel deh kita sama elu.

*****

Kaisar duduk termenung di balik kemudi, dia sengaja meminggirkan mobilnya di tepi jalan. Perasaan bersalah kepada Adele masih mengganjal di hatinya. Kaisar menatap sendu dua buah tiket nonton yang dibeli Lia sekretarisnya sore tadi. 

"Dek mau nonton ga? Gua punya dua tiket nonton. Elu nonton gih sama Rani atau si Lope!"

"Aku sama temen-temen lagi ada di bioskop sekarang! Kakak bisa bawa tiketnya kesini?"

"Kurang adab nih bocah, gue yang mau ngasih tiket nonton masa gue yang nganterin?"

"Tunggu Vie jangan dulu pesen, si Soang mau nyumbang tiket nonton buat kita!" 

Terdengar Qiran yang sedang berbicara kepada Lovie. Mendengar nama Lovie disebut hilang lah sudah kegalauan hatinya, perasaan yang bersalah kepada Adele terlupakan sudah, Kaisar langsung melajukan mobilnya ke arah bioskop setelah Qiran memberi tahu lokasi mereka. 

*****

Mereka sedang memperebutkan posisi duduk antara Lovie, Kaisar, Qiran dan Mr. Baek. Qiran bersikukuh ingin duduk diampit oleh Lovie dan Mr. Baek. Sedangkan Kaisar bersikukuh ingin duduk diapit oleh Lovie dan Qiran. 

Pada akhirnya Qiran tidak bisa membantah perintah Kakaknya, posisi mereka kini adalah Mr. Baek, Qiran, Kaisar kemudian Lovie. Sedangkan yang lain seperti Rani dan kekasihnya Keanu juga Bobi dan Zaki berpencar sesuai urutan kursi mereka. 

"Kak, Lovie fobia gelap. Dia harus pegang tangan aku waktu lampu dimatiin." Ucap Qiran masih berusaha membujuk Kakaknya agar Lovie bisa duduk disampingnya. 

"Ada gue. Tangan gue lebih bisa diandalkan daripada elu."

"Kok aku ga percaya ya!" Kata-kata itu bukan keluar dari mulut Sang Adik, tapi dari gadis yang duduk di sebelah kirinya. 

Greebb.. 

Lovie benar-benar mencengkram erat tangan Kaisar saat lampu ruangan mulai dimatikan. 

"Elu beneran punya fobia kegelapan?" Kaisar menatap manik mata Lovie oleh pantulan sisa cahaya yang ada di ruangan itu. 

Kaisar menyambut hangat cengkraman jemarinya, " Tenang Lop, ada gue! Believe me!" 

Terlihat kepala gadis itu sedikit mengangguk. "Pegang tangan aku sampe film mulai diputar, supaya aku gak ngerasa sendiri!" Dengan suara sedikit bergetar Lovie menggenggam jemari kekar tangan Kaisar. 

Ayo tebak, akan kah terjadi kejadian mesum seperti yang otak kalian pikirkan?

Kalo otak Otor kan suci, jadi ga mikir macem-macem... 🤗🤗😇😇

1
Ta..h
dari sini kai kai depresi 😭😭.g bisa lihat cewek di kira lop lop.
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muffin🧚🏻‍♀️: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 2 replies
Ta..h
sebenarnya kasian sama adele karna wanita manapun lagi menjalani hubungan tiba tiba di putusin karna kepincut wanita lain pasti sakit.
tapi kembali lagi jika cinta di paksakan tidak baik. memaksakan cinta juga tidak baik.
ibu nya mencoba membantu tapi sayang caranya salah.
akhirnya mereka akan saling menyakiti.
lovie gadis lugu yang terjebak cinta pria dewasa.
lovie hanya mengikuti alur hidup nya si mantan putri sultan yang jadi upik abu walaupun bukan babu ya 🤩🤩.
untuk mama adele entahlah??.
Ta..h
😅😅😅😅😅😅😅😅😅 konyol ampun.
Ta..h
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Qirraaaan.
Ta..h
gpp marah aja dell sebelum hatimu sakit karna si kevin milih si love 🤩🤩.
Ta..h
😅😅😅😅😅😅😅😅.
Ta..h
jangan lop nanti kena sawan😄😄😄😄
Ta..h
remedial dasar modus 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣.
Ta..h
😅😅😅😅😅😅😅😅.
Ta..h
😅😅😅😅😅😅😅😅😅 si lope ada yang blingsatan lop .
Ta..h
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 tersiksa baby kai.
Ta..h
awal petaka dari sini imin dan iman kai di uji secantik adele sepintar adele se hebat adele tak mampu menggoyahkan pertahanan kai untuk menikahinya .
tapi si kai kai luluh sama si cantik abg labil loviena 😅😅😅😅.
Ardiansyah Gg
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ardiansyah Gg
kangen mereka... baca lagi 🥰
Nindhi Pratiwi
balik kesini k 4x nya... tetiba kangen kerandoman si tengil kaisar...
kak othor pindah platform kah..di sini lom ada karya baru 😁
Rinisa
Next...
Juwita Maimunah
kak vie gimna kabarnya
Iis Istiqomah
greget sama zee ih
Iis Istiqomah
kenpa si kevin dibaawa2 mulu sih thor🤣
Iis Istiqomah
egois bgt sih lu bu.. kebahagiaan apanya .. yang ada tekann batin ih bego
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!