Chaterine banedict 21 tahun anak dari pasangan Axel banedict dan jovinka Gilles Villeneuve, yang memiliki paras cantik sehingga membuat laki-laki jatuh hati pada nya
Chaterine memiliki 4 kakak mereka kembar dan seorang CEO dan ketua mafia.di karena kan satu hal orang tua nya menjodohkan putri kesayangan mereka dengan seorang anak dari teman nya papa nya.
Leon crown Van 27tahun putra dari pasangan Ludwig crown Van dan Stella Carey Mulligan, dengan sifat yang dingin kejam dan cuek terhadap perempuan dan bisakah Chaterine membuka hati seorang leon.leon sendiri seorang CEO dan ketua mafia
Chaterine memiliki sifat ceria,lemah lembut,polos dan mudah bergaul dengan orang sehingga membuat teman-teman di sekitar nya menyayangi nya.
di balik itu semua Chaterine memiliki banyak rahasia yang dia harus sembunyikan dari keluarga maupun orang-orang terdekatnya
MAAF JIKA TIDAK BAGUS DAN BILA ADA KESAMAAN DALAM NAMA MAUPUN TEMPAT NYA.
TERIMA KASIH KARENA SUDAH MAU MAMPIR DI NOVEL KU.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon charlotteyoung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 23
tidak berselang lama ada sebuah mobil yang berhenti tepat di depan pos penjaga, chaterine segera berdiri dan tersenyum lebar saat mengetahui siapa yang berada di dalam mobil tersebut.
"kak kim lama sekali, aku hampir lumutan nih nunggu nya! " keluh chaterine dengan cemberut, kim kembali tertawa melihat ekspresi wajah chaterine.
"maaf ya, kakak beli makanan ringan dulu tadi sebelum kesini." ucap kim fengan sangat lembut sambil mengusap kepala chaterine dengan penuh kasih sayang.
"benarkah, ya sudah ayo pulang."ucap chaterine sambil bergelayut manja di lengan kim, kim sendiri juga tidak keberatan karena bagi nya chaterine adalah seorang adik kecil yang harus ia jaga.
kini mereka sudah berada didalam mobil, chaterine mengambil salah satu makanan ringan yang memang sengaja di beli kik untuk nya. Kim hanya bisa menggelengkan kepala nya saat melihat kelakuan chaterine saat ini.
Keluarga crown van sudah tiba di kediaman banedict, deon menatap sekitar mansion dan ada beberapa tempat yang memang ia kenali.
Tin
Tin
Tin
Suara klakson mengalihkan pandangan keluarga besar papa ludwig, mereka juga penasaran dengan calon keponakan mereka tentu nya.
"selamat siang semuanya, " sapa gavin yang kebetulan pulang lebih awal dari sebelumnya, diantara yang lain gavin termasuk ramah orang nya dan tidak seperti ketiga saudara kembarnya yang lainnya.
"mau bertemu dengan daddy ya uncle?" tanya gavin dan di belakang nya ada sang asisten yang setia berada di belakang nya.
"iya nak gavin." jawab mommy leon dengan lembut, gavin menganggukkan kepala nya sebentar lalu mengajak semua orang untuk masuk ke dalam mansion.
"mom.. " panggil gavin, kebiasaan dia saat pulang yang ia cari untuk pertama kali pasti sang mommy. Jika gavin tidak menemukan keberadaan sang mommy pasti bakalan di acak-acak isi mansion.
"mommy di dapur boy.. " ucap sang mommy cukup keras, gavin sendiri sampai terkekeh kecil mendengarnya.
"daddy di mana mom, Ada tamu di luar? "mommy jovinka menghentikan aktifitas nya saat mendengar perkataan sang putra, melihat sang mommy sedang berfikir membuat gavin tak tahan untuk tidak menggoda nya.
"katanya sih datang kesini untuk cari daddy dan meminta pertanggung jawaban dari daddy." canda gavin, jovinka yang mendengarnya menahan kekesalannya terhadap suaminya.
"cantik mom. Masih muda lagi, jangan-jangan daddy mau cari istri muda mom. Usia nya kalau gavin lihat masih seumuran dengan adik mom." ucap gavin lagi, mommy jovinka yang sudah tidak tahan dengan apa yang ia dengar segera pergi keluar mencari keberadaan suaminya.
Setelah samoai di ruang tamu justru mommy jovinka terdiam saat melihat tamu yang datang, menyadari jika dirinya tengah di bodohi oleh putra nya sendiri membuat nya geram bukan main.
"gavin, bisa-bisa nya kamu mengerjai mommy!" teriak mommy jovinka yang menggelegar, daddy axel yang mendengarnya saja sampai terkejut mendengar teriakan sang istri.
"kamu lebih jahil dari pada adik mu itu boy.. " gavin hanya meringis mendengar perkataan dari sang daddy. papa ludwig hanya bisa tertawa melihat kelakuan putra dari sahabatnya itu.
"sorry dad, habisnya mommy di kasih tahu ada tamu bukannya keluar malah bengong di dapur.." ucap gavin dengan pelan, tak berselang lama chaterine datang bersama dengan kim.
"aku pulang... " ucap chaterine sambil melepas sepatu yang ia pakai dan berganti memakai sandal. Leon memperhatikannya dari awal chaterine masuk sampai gadis itu di dekat mereka.
"kenapa baru pulang baby?? " tanya sang daddy, walau sudah tahu jika gadis kecil nya akan pulang terlambat hari ini tetap saja membuatnya khawatir dan tidak tenang. Terlebih lagi setelah kejadian tadi malam yang mana membuat nya semakin khawatir tentang keselamatan sang putri.
Karena di antara saudara nya yang lainnya hanya chaterine yang tidak berkelahi setahu mereka, mereka memang tidak pernah mengajarkan chaterine bela diri maupun menggunakan senjata apapun. Mereka juga tidak memberitahu tentang pekerjaan mereka selain ceo kepada chaterine, mereka takut jika chaterine akan takut dan memilih untuk meninggalkan mereka setelah mengetahui nya nantinya.
"chatty kan sudah minta izin sama daddy tadi pagi untuk pulang terlambat. Apa daddy lupa?? " daddy axel hanya tersenyum mendengar nya, lalu meminta sang putri untuk mendekat kearah nya.
Chaterine menurut dan duduk di samping sang daddy, alvin menahan tawa nya saat menyadari jika chaterine belum menyadari kehadiran mereka saat ini.
"sudah makan belum hmm? " chaterine menggelengkan kepala nya dengan pelan.
"kenapa? "
"mau makan masakannya mommy." jawabnya dengan tersenyum manis, sng mommy datang sambil membawa sepiring makanan untuk putri kecil mereka. Dari kecil chaterine terbiasa makan makanan di rumah, jarang sekali mereka melihat chaterine makan di luar saat bersama dengan sahabat nya.
"lain kali bawa bekal saja ya, jika kamu pulang terlambat terus yang ada nanti kamu bisa sakit sayang. Ingat kan kalau kamu punya asam lambung?" ucap sang mommy dengan lembut namun penuh dengan penekanan.
"iya mommy, maaf ya."saat ingi di suapi chaterine menggeser kepala nya kebelakang sehingga membuat sang mommy heran.
" ada apa? "
"chatty dari luar mom, banyak kuman nya. Chatty mandi dulu ya mom nanti baru makan." sang mommy hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan pelan, chaterine segera pergi dari sana dan menuju ke atas di mana kamar nya berada.