Kristy gadis yang di paksa oleh ayah tirinya untuk menemani seorang pria asing yang tidak lain adalah pengusaha sukses dan tampan serta memiliki sifat dingin dan tegas.
Akan tetapi keinginan pria itu bukanlah hanya di malam itu saja, melainkan seumur hidup Kristy.
Apakah Kristy bisa lari dari gengaman pria itu atau memilih menikah dengannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Carlos gagal lagi
Kediaman Carlos
"Tuan Fined, ada apa mencari ku lagi?" Tanya Kristy yang berdiri di ruang tamu
"Kristy, duduklah dulu" Ujar Carlos
"Tidak perlu. jam kerja ku sebentar lagi, aku harus segera kembali"jawab Kristy dengan dingin
"Kristy, apa kamu masih marah pada ku?" Tanya Carlos yang bangkit dari tempat duduknya
"Tidak" Jawab Kristy dengan cuek
"Aku tahu kau pasti marah, sebelumnya aku sudah kasar pada mu"
"Tuan Fined, perkataan anda benar aku hanya anak jalanan jadi tidak salah sama sekali, katakan saja ada apa menyuruh ku kemari?"
"Kristy, bagaimana pun ibu mu adalah istri ku, aku akui aku salah karena menampar mu dan mengusir mu, aku juga tidak bisa mendidik anak ku dengan baik, sehingga membuat mu terluka dan keluar dari perusahaan, aku sangat menyesalinya" Jelas Carlos dengan menyesal
"Kenapa? tuan, bisa tiba-tiba menyesal?Apakah karena Tuan Harrison membatalkan kerja sama dengan mu? ini tidak ada hubungan dengan ku sama sekali, lagi pula aku tidak bisa membujuk Tuan Harrison karena aku hanya karyawan biasa " Kata Kristy yang sudah tahu niat Ayah tirinya itu
"Kristy, kita sekeluarga. bagaimana jika kau kembali lagi ke perusahaan?"
"Tidak mungkin, aku sangat menyukai kerja ku sekarang"
"Apakah kamu bisa tolong membujuk Tuan Harrison? apa pun yang diri mu minta akan ku berikan pada mu"
"Seperti yang ku katakan tadi, aku tidak berhak untuk membujuknya itu adalah urusannya, dia adalah atasan ku, aku hanya karyawannya" Jawab Kristy dengan tegas
"Kristy, selama ini kau sudah bertahun-tahun di sini,apakah kau tega jika perusahaan ini akan tamat begitu saja?"
"Tuan Fined, tamat atau tidak bukan aku yang tentukan, aku hanya pekerja biasa saja, jika tidak ada apa-apa maka aku pamit dulu" Kata Kristy dengan berpaling ke arah pintu besar
"Baru bekerja dengan Tuan Harrison kau sudah sombong" Nyindir Lily yang baru turun tangga
"Lalu apa kau sudah mencari jalan keluar untuk perusahaan mu? jangan hanya bisa bicara omong kosong dengan mulut mu itu" Balas Kristy dengan kesal
"Kau? Hm...iya hanya karyawan biasa kau sudah berani, apa kau telah beri tubuh mu padanya? bukankah itu adalah keahlian mu untuk melayani pria" Kata Lily dengan sengaja mengungkit luka lama Kristy
Plak
Tamparan dari Kristy melayang ke wajah Lily
"Berani sekali kau menampar ku" Teriak Lily yang ingin melangkah maju ke arah Kristy
"DIAMM" Teriak Carlos pada Lily karena kesal
"Pa, dia menampar ku.kenapa Papa malah membelain dia?" Teriak Lily dengan kesal
"Kau benar tidak punya logika sama sekali, setiap saat kau melihat ku kau sangat senang mengejek ku, apa yang sudah kau lakukan di saat perusahaan butuh bantuan? kau hanya duduk di rumah dengan santai, tapi kau masih berani menghina ku, aku memang sudah ternoda tapi semua itu demi apa? demi perusahaan mu itu juga" Bentak Kristy dengan emosi dan mendorong Lily hingga terjatuh
"Aargghhttt..kau berani sekali mendorong ku" Teriak Lily yang berdiri kembali dengan niat ingin menampar Kristy
"Apa kau bisa diam" Bentak Carlos pada Lily dengan tatapan emosi
"Pa, kenapa malah menyalahkan ku?" Teriak Lily
"Jika kau bukan anak ku maka dari awal aku sudah mengusir mu jauh-jauh dari sini" Bentak Carlos dengan kesal
"Jika tidak apa-apa aku pergi dulu"pamit Kristy
"Sebentar" Kata Carlos yang berjalan mendekati Kristy
"Ada apa lagi Tuan Fined?"
"Kristy, perusahaan kita sudah di ujung tanduk,.Ayah hanya berharap kau bisa membujuk Tuan Harrison itu saja, dia sangat perhatian pada mu, Ayah yakin dia pasti mendengarkan mu" Kata Carlos dengan berharap
"Tuan Fined, kenapa bisa merasa jika Tuan Harrison akan mendengarkan ku?"
"Kristy, Tuan Harrison sangat peduli padamu, Ayah yakin dia pasti dengar"
"Pa, jika dia tidak mau mendengar maka jual saja dia ke pria kaya, walau dia sudah tidak perawan tapi aku yakin dia masih bisa laku" Ujar Lily dengan senyum sinis
"Kenapa bukan kau saja yang di jual" Bentak Kristy dengan kesal
"Siapa yang berani melakukannya akan mati di tangan ku" Ketus Nic yang berjalan masuk ke rumah Carlos
"Tuan Harrison".Sapa serentak Kristy dan Carlos yang sama-sama menoleh ke arah Nicholas
"Kristy, apa mereka melukai mu?" Tanya Nic dengan menghampiri Kristy
"Tuan, aku tidak apa-apa"jawab Kristy
"Kalian memang tidak tahu batas, kenapa selalu saja ingin menganggunya" Ketua Nic dengan kesal
"Bukan. Tuan, sebenarnya ini hanya pertemuan saja" Jawab Carlos yang mencoba merendamkan emosi Nic
"Pertemuan saja? harus di sini? memang apa lagi urusan kalian dengan Kristy?" Tanya Nic dengan kesal
"Kami hanya berharap Kristy bisa kembali ke perusahaan kami untuk membantu kami" Jelas Carlos
"Setelah kau mengusirnya kau ingin dia kembali?" Kata Nic
"Iya, kami butuh dia" Jawab Carlos
"Bukankah kau masih memiliki putri mu ini, suruh saja dia yang bekerja, lagi pula jika kau jual dirinya mungkin saja masih bisa menyelamatkan perusahaan mu, bukankah kemarin kau ingin menjual Kristy ke Arnold? maka lakukan hal yang sama pada putri mu" Ketus Nic
"Tuan, aku beda dengan nya, aku adalah putri kandung Ayah ku, harga diri ku sangat tinggi mereka tidak sesuai untuk ku, beda dengan anak jalanan ini dia sangat cocok di jual, lagi pula selama ini dia juga tinggal di sini" Jawab Lily dengan membanggakan diri sendiri
"Harga diri mu sangat tinggi hanya karena dirimu anak dari Carlos Fined? jika aku menjatuhkan kalian apa kau masih bisa sombong di sini?" bentak Nic yang menghampiri Lily dengan tatapan tajam
"Tu-tuan, aku hanya berkata sebenarnya" Lanjut Lily yang takut dengan tatapan Nicholas
"Aku juga berkata yang sebenarnya" Ujar Nic dengan tatapan aura membunuh
"Lily, jangan sembarangan"Bentak Carlos
"Mari kita pergi" Ajak Nic dengan memegang tangan Kristy dan berjalan meninggalkan rumah itu
"Carlos Fined, lain kali jangan coba-coba menganggunya lagi karena aku tidak akan senang, ini peringatan terakhir dari ku" Kecam Nic dengan tatapan aura membunuh
Nic lalu memegang tangan Kristy meninggalkan rumah Carlos, Carlos yang berniat mempergunakan Kristy untuk membujuk Nic akan tetapi rencananya tidak berhasil sama sekali.
Sementara Lily hanya bisa menahan cemburu melihat Nicholas yang begitu melindungi Kristy
Dalam perjalanan
"Tuan Harrison, kenapa bisa berada di sana?" Tanya Kristy yang duduk di samping Nicholas yang sedang menyetir mobil
"Selina datang memberitahu ku" Jawab Nic
"Terima kasih" Ucap Kristy
"Jika kau ingin berterima kasih maka besok datang ke rumah ku" Kata Nic yang sambil menyetir mobil
"Ke rumah Tuan?"tanya Kristy dengan penasaran
"Benar, bukankah kau ingin tahu syarat ku, maka besok akan ku perlihatkan syarat ku" Jawab Nic sambil menoleh ke arah Kristy