NovelToon NovelToon
Jodoh Ku Sang Duda

Jodoh Ku Sang Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Duda / Tamat
Popularitas:172.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: yayah

Henry, seorang pria yang berumur 45 tahun dengan status duda beranak satu. Suatu ketika takdir mempertemukan dirinya dengan seorang gadis.
Kejadian ini berawal dari dia menolong tragedi kecelakaan pada seorang wanita muda nan cantik yang bernama Renata.

Seiring berjalan nya waktu Renata tinggal dirumah Henry, sehingga membuat Henry jatuh cinta kepadanya kemudian dia mengajak untuk segera menikah dengan nya.

Suatu ketika kejadian miris menimpa Renata kembali, hingga ia ditolong oleh seorang pemuda yang bernama Kellan.
Singkat cerita, sejak awal bertemu dengan Renata Kellan sudah jatuh cinta terhadap nya. Namun sayangnya, wanita yang dicintainya itu terpaksa harus menjadi ibu sambung nya.

Akankah Kellan terus mengejar cintanya dengan sang ibu sambung?

Akankah Henry mengetahui hal ini? dan jika tahu apa yang akan diperbuat olehnya?



Penasaran? mari kita simak cerita nya!


Jangan lupa vote, komen, dan like dari kalian ❤️❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghadapi amarah Henry

Gelagat Renata tampak ketakutan sambil menunduk, spontan tangan nya meraih tangan Justin karena ia takut dimarahi bahkan di maki-maki oleh Henry.

Situasi sedang tegang dengan santainya Justin bersikap tenang dihadapan Henry padahal disamping itu Renata sudah ketakutan.

"Tenang lah, Renata. Santai saja aku yang akan menghadapi nya." Bisik nya tanpa ada perasaan takut respon Renata hanya mengangguk.

"Malam, paman Henry!" Sapa Justin pada Henry yang kini sudah tepat dihadapan nya.

"Dari mana saja kalian?" Tanya Henry langsung pada intinya yang masih menampilkan wajah kemarahan nya.

"Kita dari mak...."

"Main ke lokasi pemotretan Justin, Paman." Baru saja Justin ingin menjawab spontan Renata menjawab nya dengan lantang.

"Ah-iy-iya, Paman....!" Justin terbata-bata.

'Kenapa kau malah berbohong, Ren. Harus nya kau jujur saja,' batin Justin berucap.

"Sampai malam begini. Ngapain saja jam segini baru pulang, Justin?" Pekik Henry sorot mata tajamnya ke arah Justin.

"K-ke-kebetulan jadwal pemotretan Justin berlangsung lama, Paman." Ucap Renata berbohong kian terbata-bata.

"Paman tidak sedang berbicara dengan mu Renata!" Ucap nya dengan nada tinggi.

"Aku minta, Sekarang kamu masuk kedalam!" Sambung nya dengan nada tegas.

Renata mengamati wajah Henry dengan seksama tak menyangka selama ini sikapnya selalu lembut terhadap nya malah mendapat Omelan yang pertama kali baginya.

"Baiklah, aku harap paman jangan sampai memarahi Justin." Segera langkah Renata masuk kedalam rumah.

'Keliatan nya kau takut sekali aku memarahi bocah ini. Terserah aku mau marah padanya, suruh siapa dia membawa mu pergi,' celetuk batin Henry.

Kini diluar hanya terlihat mereka berdua, Henry mulai mengintrogasi Justin.

"Jangan sekali-kali kau pergi berduaan lagi dengan Renata." Ungkap nya dengan tegas.

"Memang nya kenapa, Paman?" Justin terheran.

"Aku tidak suka melihatnya," jawab Henry dengan spontan.

"Eh-- maksud ku selama Renata tinggal disini ia sudah menjadi tanggung jawab ku dan aku adalah tuan rumah nya, jadi kalau kau ingin pergi dengan nya harus meminta izin terlebih dahulu padaku." Sambung dengan alasan nya sambil melipat kedua tangan pada tubuhnya.

"Kalau cuma itu. Beres Paman itu bisa diatur!" Jawab Justin dengan nada nya yang santai.

"Kau ini dengan ringannya malah menjawab seperti itu. Kau jangan menyepelekan ku, ya! Kalau bukan kau masih saudara dengan Jerry sudah ku remas mulut mu itu." Ancam Henry dengan celotehan nya.

Justin mengerutkan dahi nya semakin terheran dengan tingkah Henry dihadapan nya.

'Kau juga kalau bukan karena orang tua sudah ku maki-maki dan ku ajak duel, Paman,' ungkap Justin dalam hatinya.

"Ya sudah, Paman. Aku minta maaf lain kali aku tidak akan berbuat ceroboh seperti ini." Justin mengalah serta pasrah.

"Awas saja kalau kau mengingkari janjimu, akan ku jadikan kau sebagai model princess." Dibalik kemarahan nya Henry terkekeh dengan ancaman nya.

"Jangan dong, Paman. Aku kan sudah macho masa dijadiin model princess nanti apa kata penggemar ku."

Henry menghela nafas panjang kini amarah nya sudah agak mereda,

"Jangan tawar-menawar aku tidak main-main. Sekarang kamu pulang lah!"

"Jadi aku sudah boleh pulang, Paman." Mata Justin terbelalak.

"Iya lah! Masa aku mau mengajak mu untuk menginap disini. Nanti kau bisa main pandang-pandangan lagi sama Renata."

Justin diam sejenak kemudian berucap dalam hati,

'Paman Henry, kenapa bicara nya selalu menjurus ke Renata terus sih. Padahal aku dengan Renata hanya sahabatan sejak lama."

"Heh! Kenapa masih diam disitu. Sana pulang!" Henry mengagetkan Justin yang terlihat bengong.

"Eh-- iya, Paman. Aku pamit pulang dulu ya !" Justin berlangsung pergi dari hadapan Henry.

***

Sementara itu Renata sedang berbaring dikamar nya sambil mengingat bayang-bayang kemarahan Henry padanya.

"Huh! Paman Henry kalau lagi marah seram juga ya." Ocehan nya.

Kemudian ia meraih bantal guling yang berada di dekatnya lalu dihadapkan tepat didepan nya.

"Paman tidak sedang berbicara dengan mu Renata." Ia mengikuti gaya bicara Henry dengan ejekan nya.

"Aku minta, Sekarang kamu masuk kedalam." Sambung dengan ejekan nya lagi.

Rupanya hal itu diketahui oleh Henry yang sudah ada depan pintu dengan posisi terbuka, melihat tingkah lucu serta gemas nya Henry hanya terkekeh sambil menyunggingkan senyum nya.

"Sedang apa kamu?" Henry mengagetkan Renata dari arah belakang tubuhnya dengan suaranya yang tegas dan nada agak tinggi.

Sontak Renata terkejut segera ia merubah posisi badan nya tepat dihadapan Henry yang masih terduduk di atas kasur,

"Ti-tidak sedang apa-apa, Paman."

Karena masih terdapat sisa tempat, Henry ikut duduk disebelah nya.

Sorot mata Henry tak berkedip melihat raut wajah Renata seakan lemah dihadapan nya, begitu pula dengan Renata ia masih belum siap menghadapi Henry karena ia masih mengingat betul atas amarah nya.

"Paman masih marah ya dengan ku?" Renata bertanya padanya dengan hati-hati.

Seketika Renata menunduk tangan nya yang bergetar lalu ia mengepalkan kedua tangan nya karena perasaan takut nya terlanjur mengalir pada diri nya, pikir nya Henry akan memarahi serta memaki nya saat itu.

"Jelas aku masih marah dengan mu." Ujar nya dengan sinis.

Berbeda dengan hatinya justru Henry sudah tidak marah lagi dengan nya hanya saja ia ingin mengerjai Renata saat itu karena nya ia dibuat menunggu selama 1 jam.

"Baiklah. Kalau paman masih marah dengan ku, sekarang hukum saja aku supaya paman tidak marah lagi dengan ku," Ujar Renata dengan pasrah.

"Yakin kau siap menerima hukuman nya?" Tantang Henry padanya.

"Ya. Aku yakin!" Seru nya.

Sebenarnya tubuh Renata bergidik ngeri karena sudah terlanjur bilang seperti itu maka ia pun terima konsekuensinya.

"Sekarang tutup lah mata mu!" Perintah nya dengan tegas.

'Kenapa dia menyuruh untuk menutup mata, apakah dia ingin menampar ku. Kalau seperti itu kau sungguh kasar sekali Paman.' Pikir batin Renata atas kengerian nya.

"Pa- Paman kau tega ingin menghukum ku?" Dengan rasa takut ia bertanya.

"Itukan yang kau minta!" Henry masih menantang nya.

"Baik lah, Paman. Aku akan menutup mataku." Ujar Renata dengan nada nya yang lemas.

Renata mengikuti perintah Henry tubuh nya merasa tegang serta mengalir darah ketakutan, Renata berusaha menenangkan dirinya dengan mengigit lembut bibir bawah nya.

'Rupanya dia benar-benar ingin menampar ku. Tega sekali kau Paman, jika itu terjadi kau adalah orang terkejam dalam hidupku,' batin Renata menjerit.

Bukan nya menghukum Renata malah Henry terpesona akan wajah Renata yang dilihat nya dari jarak dekat, namun ia lebih terpesona lagi saat sorot matanya mengamati bibir ranum Renata. Ingin rasanya ia ********** pada saat itu juga,

'Sabarlah Henry ! jangan terpancing dan jangan tergoda. Ingat nanti Renata bisa ngamuk lagi padamu!'

"Sudah lah. Lupakan tentang hukuman mu itu." Seketika Henry Mengalihkan pandangannya ke lain arah dan segera ia berdiri kan posisi nya, karena ia takut tidak bisa mengontrol nya lagi seperti yang sudah-sudah.

Perlahan Renata membuka matanya,

"Apa paman sudah tidak marah padaku. Aku minta maaf sebelumnya tidak memberitahu pada paman." Ujar Renata dengan kemurungan nya.

"Aku sudah memaafkan mu, aku pun minta maaf tadi sudah memarahi mu. Lain kali kalau keluar rumah jauh atau dekat beritahu paman. Atau....?"

"Atau apa paman ?"

"Paman tidak akan segan-segan menghukum mu. Dan kali ini kali ini kau tidak akan bebas dari hukuman paman, ingat itu Paman tidak main-main." Ungkap nya dengan serius.

Tubuh Renata kembali bergidik ngeri dan nyali nya menciut setelah mencerna perkataan Henry yang terlihat serius.

'Tenang lah, Renata. Kau tidak usah takut seperti itu, hukuman nya bukan berupa kekerasan melainkan sebuah ciuman dariku. Itu pun kalau kau berani melanggar nya, terpaksa aku harus lakukan itu padamu agar kau merasa jera,' celoteh batin Henry.

Bersambung...

1
Ruth Humapi
awal2 pasti begitu tpi nnti lama2 timbul jg prasaan lain dri Renata sabar2 ya Henry
Ruth Humapi
perlahan2 cinta akan bertumbuh antara .Renata n Hennry
UPIN IPIN
Cakep sih cakep tapi sifat dan sikap kayak anjingggg 😤😡
Mati aja lu Kellan 😛😕
UPIN IPIN
Sadarlah Kellan !!! Renata istri ayahmu .
Renata, Kellan itu suka sama kamu peka dong . masa kamu gk tau sih 😕
UPIN IPIN
Henry kamu harus tegas sama istrimu , suruh istrimu jangan berikan perhatian pada Kellan. Kellan itu bukan anak kecil lagi , masa dimandiin sama Renata . Kedua-duanya udh melewati batas
Fitri Sri Dewi
mampir thor
Indah Nihayati
aku mampir kak
choi yongah
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
choi yongah: Siap ud selesai
😍😍😍😘😘
total 1 replies
Wie Yanah
ok
Tivalisa
knp gak bisa di baca
❤️⃟WᵃfJonathan
sdh tamat sj thor karyanya, tp ttp semangat dgn Karya barunya✨🌟💗🌟💜🌟✨
🌟💗💜💜💜💜🌟
🌟💗💜💜💜💜🌟
🌟✨💜💜💜✨🌟
🌟✨✨💜✨✨🌟
✨🐬✨🐬✨🐬✨
🌊🌊🌊🐬🌊🌊🌊
Meylin
smoga ada visualnya bule2 ganteng cantikkk
Meylin
cowoknya ketuaan pantesnya jadi bpknya
🌻 y_alcalief 🌻: maklum ka sudah punya anak perjaka 😁
total 1 replies
Lusiana_Oct13
Thanks thor 👍👍👍👍😍😍😍😍😍
Lusiana_Oct13
😭😭😭😭😭😭 kenapa dibuat Renata meningal thor 😭😭😭😭😭😭
Diah
asyiap...
Lusiana_Oct13
APA reaksi ank durhaka si kellan tu ya
Lusiana_Oct13
😭😭😭😭😭😭😭😭 thorrrrrrrr jgn buat Renata meningallllll kaisan henry
Lusiana_Oct13
Kasi tau ajaa lah ngapain nutupin aib ny si isabel bego henry
Lusiana_Oct13
Thor ganti judul ya??? pantes thor saya cari² gk ketemu perasan gk pernah delete kok ilang ya sampai bolak balik baca satu² koleksi novel yg sudah di baca eh nemu juga akhirnya 😁😁😁
Lusiana_Oct13: Alhamdulillah 🙏🙏 semangat 💪🏼💪🏼
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!