NovelToon NovelToon
Vampir Yang Sangat Lembut

Vampir Yang Sangat Lembut

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Vampire / Romansa Fantasi-Non-Human / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:131.4k
Nilai: 5
Nama Author: aiiwa

Ongoing

Apa yang terjadi padaku ? kenapa aku tidak merasakan sakit ditubuhku.. Reini sang gadis cantik yg populer dikalangannya.

🌺🌺🌺🌺

Mengisahkan perjalanan seorang lelaki bernama Tristan yg mencari teman masa kecilnya.

Pertemuan tidak terduga pun terjadi pada sebuah universitas ternama di kota London. membuat lelaki itu jatuh hati pada seorang wanita yg baru pertama kali membuatnya merasa nyaman.

Apakah pertemuan itu hanya kebetulan semata atau memang mereka dijodohkan oleh sang maha kuasa.

Yuk baca terus kisah mereka!!! jangan mau ketinggalan kelucuan dan keseruan setiap peran yg ada didalamnya.

OTHOR SAYANG KALIAN ❤️😀

Jangan lupa terus dukung karya Author supaya lebih semangat lagi !!! 🙏😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEJUTAN DIHARI SPESIAL

☘️☘️☘️☘️

Senja dihari yg cerah

Hari berganti dengan pagi yg indah seakan Ku menatap keindahannya, ku Sambut pagi dengan semangat yg baru dan tak ingin terkubur dengan masa lalu. mencoba melangkahkan kaki ke depan untuk menatap masa depan, ku yakin suatu saat akan ada kebahagiaan yg datang kembali.

benaknya berkata tengadah menatap langit merasakan cuaca sejuk dipagi itu.

Dengan mengepalkan tangan dia terus menatap kearah langit terduduk didepan jendela yg terbuka lebar merasakan hembusan angin apalagi membuat rambutnya terbang sesekali. tak lupa juga menutup mata untuk segera memanjatkan doa pada sang pencipta.

Mentari tidak pernah lupa membawa sinarnya, seperti itu pula DiA yg tidak pernah lupa memberikan nikmatnya untukku.

Terimakasih Tuhan atas karuniamu padaku yg masih memberikan aku kehidupan hingga kini. Sebagaimana Engkau telah bukakan mataku dipagi ini, membuka jalan kebahagiaan untukku sampai akhir hayatku.

aku hanya ingin kebahagiaan dihari ini, bertambahnya umurku berikan aku selalu kekuatan darimu tuhan.. batin Rei sembari memanjatkan doa.

Doa terus dia panjatkan hingga air mata jatuh menetes telah mengalir dipipinya, baginya tuhan adalah sumber kekuatannya saat ini. dalam khusyuk berdoa meminta yg terbaik untuk dirinya.

Setelah selesai berdoa dia membuka mata kembali menatap kearah langit tampak tersenyum.

"Bu... hari ini Rei tepat berumur 20 tahun, apa ibu senang? karna anak ibu sudah menjadi seorang wanita dewasa," gumamnya sembari tersenyum ceria.

Tok tok

"Non... ini bibi non," sapa Bik Lis dari balik pintu kamar.

"Masuk aja bik! pintunya gak Rei kunci," sahutnya buru-buru menyeka air mata.

"Non sudah bangun? wah... hari ini non cantik sekali," antusias Bik Lis tidak berkedip melihat Rei dihadapannya.

"Bik Lis terlalu memuji Rei," protesnya sembari tersenyum.

"Bener non? bibi gak bohong sma non! hari ini non mirip seperti ibu non! persis sekali non... bik Lis sampai ragu mengenali wajah non Rei," timpal Bik Lis mengucek matanya.

Ya Tuhan... apa benar ini non Rei yg aku lihat sekarang? dia cantik sekali memakai gaun berwarna coklat muda pas sekali dikulitnya yg putih seperti susu, dengan sedikit sulaman renda yg dililit apalagi memakai bando dirambutny yg terurai, non Rei seperti putri dalam negri dongeng! apa benar ini nonaku? batin Bik Lis tercengang.

"Bik... ayh sudah pergi ke kantor?" tanya Rei tampak memaksakan tersenyum.

"Mm... sudah non, tuan besar sepertinya terburu-buru! sarapan saja tidak tuan makan non..." hikmad Bik Lis baru saja tersadar dari lamunan.

"Oh," tertunduk sedih.

Apa ayh udah gak ingat lagi ini hari apa? apa segitu penting kah pekerjaan ayh daripada aku? batin Rei terlihat murung.

"Non... bibi sudah siapkan makanan kesukaan non Rei. yuk non nanti keburu dingin gak enak dimakan non," bujuk Bik Lis tersenyum lebar.

"Iya bik..." sahut Rei mulai jengah.

"Bibi tinggal dulu ya non...." berlalu pergi.

Bik Lis terlihat aneh dipagi itu, sama halnya dengan jelangkung (datang tidak dijemput pulang tidak diantar) begitulah istilah bik Lis pergi tanpa pamit, sangat jelas Rei melihat bik Lis seperti tidak biasanya.

*A*da apa dengan bik Lis ya? gumamnya mengernyitkan dahi.

Saat Rei keluar dari kamar menelusuri jalan kearah meja makan.

SUURPRISEEE.....

PROK PROK PROK

WOOOOOAHHH.....

Porak-poranda kemeriahan serta teriakan seluruh anggota mengejutkan Rei saat itu. jelas saja dirinya membelalakkan mata sangking tidak percayanya setelah melihat apa yg terjadi.

Balon berbentuk hati sengaja diterbangkan untuk memenuhi isi ruangan pada banyaknya warna yg berbeda, sungguh keharuan sangat terasa bagi dirinya dikala hatinya dilanda kesedihan tetapi masih ada sebagian orang memberikan kebahagiaan untuknya.

Rei masih saja berdiri terlihat air mata berkilauan, pipinya juga berubah merah muda seakan tak percaya pada kejutan itu hanya sekedar mimpi atau memang benar adanya sehingga dia menepuk perlahan pipinya ingin lebih memastikan.

"Kalian... Gisele, Liona, Leo,Dokter Rian dan pak dosen?" antusias Rei memberi sapa.

SELAMAT ULANG TAHUN.....

WOOOOAHH...

Keriuhan bahkan bahagia terpancar diwajah mereka, tak lupa juga mereka menyemprotkan Confetti mengarah ke wajah Rei agar selalu berkesan dihatinya.

"Kalian kok bisa ada disini?" ujarnya sedikit kaget.

"Rahasia ....." sarkas Gisele tersenyum jahil.

Criingg

"Tara..." serentak Gisele juga Liona.

Wahh....

"Cepat ditiup dong ... kok malah bengong," antusias Gisele menyodorkan bolu tepat dihadapan Rei.

"I- ini...." kehabisan kata.

"Cepetaaann..." rengek Gisele manja.

"Iya Gisele..." seru Rei sedikit membungkuk.

"Happy Birthday to You" beriring meniup lilin. Riuh, para kerabat berseru, sementara yang mempunyai hajatan bersiap-siap mengembuskan udara dari bibirnya. 

PROK PROK PROK

WUUH... HAPPY BIRTHDAY TO YOU...

Sorak gembira serta ucapan selamat dari semua orang ikut memeriahkan.

Tepukan tangan tiada henti membuat air mata Rei berderai tidak terbendung krna keharuan yg sangat terasa baginya.

Ini menjadi momen spesial bagi Rei sampai kapanpun dia akan selalu mengingat kebahagiaan itu. gimana tidak, dirinya sangat beruntung dapat berteman pada mereka yg baru saja dia kenal. hari ini tepat dihari ulang tahunnya dia akan menjadikan mereka semua sahabat terbaiknya sepanjang kehidupannya. itulah salah satu keinginan terpanjat dalam do'anya.

Setelah kemeriahan berlalu, Gisele meletakkan kue bolu itu diatas meja dan kembali mendekati Rei yg sudah berair mata.

"Ini air mata apa! sedih atau seneng," celetuk Gisele merangkul panggul Rei.

"Seneng," ujar Rei menyeka air mata.

"Tapi... kenapa kalian bisa ada disini?" mengulang pertnyaan yg terjeda.

"Udah! gausah dipikirkan bagaimana kami semua sampai kesini... yg penting ini hari ulang tahunmu," cerocos Gisele antusias merangkul pundak Rei.

Sudah pasti dirinya tidak bisa berkata apapun lagi dengan kejutan yg tak pernh dia rasakan sebelumnya, lagipula di new York hanya Gisele saja yg mengingat ultahnya saat dikampus lamanya.

"Selamat ulang tahun sayangkuh..." peluk hangat Liona.

"Kalian sampai seperti ini cuma karna aku? terimakasih semuanya... udah buat kejutan seperti ini," mata berbinar sangking bahagianya.

"Khem, tuan putri... selamat ulang tahun,"

"Cup" mencium punggung tangan Rei.

Haaakhhh.... sudah gila apa ini makhluk?!!

Batin mereka serentak berkata begitu.

Yang jelas semua tercengang karna Tristan tanpa keraguan membungkukkan badan meraih tangan Rei yg mungil dengan mengecupnya begitu saja.

Bahkan seluruh manusia yg berada di ruangan saat itu termasuk bik Lis tak berkedip dan tak bisa berkata apapun juga seperti mereka melihat secara langsung cerita dinegri dongeng.

Dak Dig Dug

Seeerrrr,,,, darah mengalir turun.

Mata Rei melebar seperti nafasnya berhenti seketika dia melotot dengan dahi yg mengerut, wajahnya memerah saat itu pula darah mendesir merangkak kewajahnya sehingga dia sama sekali tidak bisa bergerak seperti kepalanya akan meledak saat itu juga.

"Bibi kebelakang dulu ya non..." berlalu begitu saja sehingga ucapan Bik lis memecah lamunan semuanya.

"Ah! HAHAHAH..... itu sudah biasa untuk mengucapkan selamat pada orng yg sedang berulang tahun," sarkas Rian dengan cepat menarik lengan Tristan.

Apa-apaan dia!! batin Tristan melotot pada Rian.

Dengan menatap Rian secara dingin ekspresi Tristan mengeras saat Rian menariknya tanpa memberi tahunya terlebih dulu.

"O.oh! Ya,ya.... itu sudah biasa terjadi," timpal Gisele melirik kearah Liona.

"Ah, iya... bener tuh," ujar Liona mengerti isyarat Gisele padanya.

"Rei," seru Gisele melambaikan tangan didepan wajah Rei.

"Ah, iya..." terbodoh sendiri.

Karna sudah tersadar Rei melihat Tristan yg tersenyum manis padanya.

BLUSHH,,, pipi merona.

"Tu- tunggu, a- aku mau kedapur dulu," kelabakan menahan malu.

"Ah. hahah... kami juga harus kedapur." Gisele menarik lengan Liona dengan cepat.

Setelah beberapa saat suasana meja makan.

"Kau gila ya?" bisik Rian pada Tristan ketus.

Leo cuma bisa menatap mereka dari jauh serasa ingin sekali menguping. namun dia mengundurkan niatnya itu. kalau dia sempat melakukan hal itu, sama saja dengan emak-emak pemburu gosip. Leo tak menggubris mereka lagi sehingga matanya celingukan tidak lepas melihat bangunan rumah Rei yg terlihat cantik nan indah seperti paras pemiliknya.

"Kau yg gila! bukan aku," protes Tristan ikut berbisik.

"Apa kau pikir perbuatanmu itu tidak salah? kau bisa membuat wanita polos itu berfikir hal buruk tentangmu! apa kau mau itu?" cibirnya menjelaskan secara berbisik.

"Apakah begitu? anggap saja aku tadi mengucapkan selamat padanya," menjawab santai seolah tak bersalah.

"Dasar kau kolot!" celetuk Rian membentak.

"Kau yg kolot!" bentak Tristan lagi tak mau dikalahkan.

"E, eh.. tuan, tuan... kenapa berkelahi? ada masalah tu dibicarakan dengan kepala dingin, kalau berkelahi begitu seperti anak kecil..." sapa Bik Lis yg sempat melihat mereka bertekak.

"Gak bik... kita gak ada masalah kok! ya kan pak dokter?" riuh Tristan merangkul kuat bahu Rian dan menggertakkan giginya.

"Iya bik... Heheh," menghempaskan rangkulan Tristan sambil tertawa kecil dihadapan Bik Lis.

"Anak muda sekarang maunya berkelahi terus! bibi paling tidak suka keributan..." sarkasnya sambil menyusun piring dimeja makan.

"Bik...." panggilan Rei dari arah dapur.

"Iya non Rei? tunggu sebentar..." sahut Bik Lis sambil berlari kecil.

*T*ernyata nama wanita polos itu Rei? hahaah.. batin Rian sembari menyeringai.

"Aku tau isi otakmu! kau jngn melakukan hal diluar batasmu!" Menatap lekat dingin Rian.

Glupp

Rian menulan ludahnya sendiri krna melihat pandangan mata Tristan seakan ingin membunuhnya dalam sekejap hanya dipelupuk mata.

"Sudahlah! aku malas berdebat denganmu."

Rian cepat melarikan diri dari pandangan mematikan Tristan.

*O*h tuhan.. berapa banyak kesabaran kau beri untukku?? andai saja aku malaikat pencabut nyawa, akan ku cabut nyawa lelaki breng**k itu!!! liat saja nanti akan ku racik racun untuk kau minum!!! umpat Rian mengelus dada sesekali.

Krna Rian telah berlalu pergi maka tristan tak menggubris tingkah Rian lagi, dia juga berlalu dari tempatnya berjalan mengelilingi rumah Rei yg belum sempat dia perhatikan pertama kali kedatangannya terbilang singkat.

Terlihat olehnya sebuah bingkai terpampang jelas disudut lorong menuju ruang keluarga.

Sejenak terhenti.

Loh! ini kan..? gumam Tristan tetap mengamati apa yg dilihatnya.

..................

Bersambung....

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA🤭😚

😍🥰MAMAK SAYANG KALIAN🥺❤️

1
Runiyati Lahengko
lah kok Tamat 😯😯 author...gmna crtanya
ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠QUEN_LION🦁👑🤺: masih fokus ke novel satunya kak, nanti ada season 2 kok😁
total 1 replies
Ru Kayah
aku suka ceritanya kak☺☺☺☺
Asih Mintarsih
ditunggu lanjutannya author...makin greget dan gemes
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
nah kan Rei dan Giselle panik tuuh😳
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
sebagai vampir pasti dia punya kehidupan abadi ya,😅
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
Astaga lupa klo Rei itu cowok ya, ya ampun, ingat novel tetangga 😅🙏
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
siapa ya itu, mudah mudahan orang baik
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
itu mungkin nanti jodoh kamu Rei
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
wah udah ada yang jemput aja nih Rei, belajar yang bener ya Rei
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
hahahaaa
bisa aja lu cari alasan Rick 😂
Kang cilok: mampir kak ke karya pertama ku 😄
total 1 replies
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
yg jomblo tersindir cuy😂😂😂
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
untungnya aku sdh tau, klo Ricky hacker
makasih thor sdh kasih tau aku😅
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
😂😂
knp kok sewot gitu, cuma gegara di blng keras kepala
🍾⃝ͩʙᷞʏͧ𐐩ᷠ»ͣ❣--ʜ֟͜͡ᴠ--
Ueeeekk
baunya sampe kesini ya, cptn Rick pergi, bisa"kamu nanti yg bauu
Lami_Kim
malunya sampe ke ubun ubun ya leo🙈
Lami_Kim
hayo kamu apain Tristan Rei nya kok sampe terus melarikan diri dari kamu
Lami_Kim
Rei tipe tipe cewek idaman sejuta cowok nih kayaknya, buktinya dalem sehari banyak yang nyangkut nih
ᖇꫀᖇꫀ𝐄 📴
ayah rei gak mau nikah lagi kah?
ᖇꫀᖇꫀ𝐄 📴
bibinya sayang bgt sama rei
ᖇꫀᖇꫀ𝐄 📴
kamar mandinya wow bgt..betah dah lama2 dsna🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!