+21
Seorang mafia yang penurut dengan ibunya karena menyayangi dan mencintai ibunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kirana~ dion
💙💙💙💙💙💙💙
Kirana dan ibu sudah berada di dapur,mereka menyiapkan bahan-bahan untuk makan siang. Ibu dion biasanya masak sendiri tanpa dibantu pelayan,pelayan hanya membersihkan bekas-bekas memasak saja.
Ibu dion menyiapkan bahan makanan,sedang kan kirana mencuci dan membersihkan sayuran yang disediakan. Ibu dion memandang kirana dengan lembut kemudian dia mulai mengiris beberapa bahan tersebut.
"bagaimana anak ibu?pasti gagah kan?"tanya ibu dion sambil mengerjakan apa yang dikerjakan nya
"hah....?"kirana terkejut
"ibu tau kalau dion sangat kuat,apa dia kasar melakukannya?"ucap ibu dion lagi
"iya...sangat kasar dan kuat"jawab kirana mengingat kuatnya dion dalam menyentuhnya bahkan dion ingin berkali-kali ,kemudian dia menutup mulut nya saat sadar dia sedang berbicara dengan ibu dion
"ha...ha....ha....kau lucu sekali,tapi ibu suka kalian sudah melakukan nya."ucap nyonya Rachel sambil tertawa pelan
Mereka sudah selesai memasak,para pelayan membersihkan sisa-sisa bekas memasak. Ibu dion menyiapkan makanan didalam kotak bekal,dia ingin menyuruh kirana untuk mengantarkan makanan ke kantornya dion.
"kiran....nanti antarkan makan siang buat dion ya,skalian kalian makan bersama"ucap ibu dion sambil meletakan kotak bekal diatas meja.
"ini untuk Akmal ya....dia sudah seperti anak ibu juga"ucap ibu dion lagi
Akmal merupakan anak dari asisten ayah nya dion,selama ayah dion menjadi bos mafia juga direktur perusahaan seperti dion saat ini. Ayah nya akmal juga menjadi asisten ayahnya dion,bahkan ayahnya akmal rela mati demi menyelamatkan ayah dion. Makanya akmal mengikuti jejak ayahnya yang bersedia mati untuk keluarga dion,apalagi keluarga dion tidak pernah perhitungan dengan keluarga akmal. Membantu juga memberikan apa yang diperlukan oleh keluarga akmal,keluarga dion juga sudah menganggap keluarga akmal sebagai saudara.
"iya bu..."jawab kirana yang sudah mengambil kotak bekal makanan untuk dion juga akmal.
Kirana ingin pergi keluar dari dapur dan menuju ke parkiran tapi ibu dion memperhatikan kirana dari atas hingga ke bawah,ibu dion mendekati kirana.
"ini masih belum waktu makan siang,sebaiknya kamu ganti pakaian dulu dan berdandan sedikit agar cantik atau kamu bisa mandi dulu biar lebih gress lagi"ucap ibu dion sambil tersenyum lembut
"eh...iya buk,kirana terlalu semangat ingin pergi ke kantor dion...Karena ini pertama kalinya kirana kesana,he...he..."jawab kirana tertawa pelan
Kirana masuk kedalam kamar nya dan bersiap-siap ke kantor dion,kirana sudah terlihat cantik dengan dress yang terlihat seksi. Kirana berjalan menuju dapur tapi tidak ada ibu dion disana,hanya ada pelayan yang sedang membersihkan bekas maka ibu dion.
"nona....kata ibu,nona bisa langsung ke kantor tuan muda diantar oleh pak tobi "ucap pelayan itu memberitahukan nya pada kirana
"oh iya....makasih ya"jawab kirana lembut
"pak tobi sudah menyiapkan mobilnya dan menunggu nona didepan " ucap pelayan itu lagi
Kirana mengangguk dan tersenyum, dia berjalan ke arah parkiran untuk menuju ke perusahaan dion,didalam perjalanan ada rasa gugup juga takut bila nanti dion tidak mengakuinya didepan para karyawan nya. Ya....ini lah yang dari tadi dipikirkan oleh kirana,apalagi dia rasa dion sudah mulai menyukainya. Dia hanya ingin tau kalau dion akan mengakuinya atau tidak,baginya sama saja karena dari dulu dion tak pernah menganggap nya tapi setelah kejadian tadi malam dimana dion mengambil hal paling berharga dari nya juga bersikap manja pada nya membuatnya berharap jika dion akan mengakuinya dihadapan karyawan bahkan teman bisnis nya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya.... makasih 😘😘😘😘