NovelToon NovelToon
Unlimited System

Unlimited System

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Barat / Tamat
Popularitas:378.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: SiPemula

Sebuah Kerajaan di Dunia Fantasia melakukan pemanggilan 10 Pahlawan dari dunia lain untuk membantu Kerajaan itu menghadapi serangan Raja Iblis.

Upacara pemanggilan Pahlawan berjalan dengan lancar. Tapi karena energi yang berlebih saat upacara pemanggilan, tanpa sengaja ada seseorang dari dunia lain yang ikut terseret pergi ke dunia Fantasia.

Rein Alexander, seorang murid SMA yang tengah menikmati sensasi penggelontoran kotoran dari dalam perutnya, tiba-tiba dia tersedot masuk sebuah lubang sihir, dan sialnya dia terlempar tepat di tengah-tengah sebuah sungai.

“Bang**t, apa sebenarnya yang terjadi?.”

****

[Mau tahu kelanjutannya? silahkan di baca....]

[Update setiap hari, kecuali hari Minggu. Satu hari minimal satu BAB, tapi bisa dua atau sekaligus tiga BAB, tergantung kesibukan]

[Jangan lupa dukung Author dengan memberikan :]
[✓Like]
[✓Komen]
[✓Rate [5]]
[Vote [Seikhlasnya]]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTEMU TEMAN LAMA

[Sebeluk membaca, jangan lupa selalu dukung Author dengan cara :]

[✓ Like]

[✓ Komen]

[✓ Rate [5] dan....]

[✓ Vote [seikhlasnya]]

[Silahkan sampaikan kritik jika ada yang kurang baik dari cerita ini 😊😊🙏🙏....]

[Selamat membaca....]

*****

BOOOOMMMM...

BOOOOMMMM....

BOOOOMMMM....

BOOOOMMMM....

Ledakan demi ledakan terjadi saat garis depan pasukan aliansi mulai melakukan penyerangan pada benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Serangan ratusan ribu orang terlihat begitu mengerikan. Tanah bergetar serta debu-debu berterbangan menutupi bangunan benteng saat berbagai jenis serangan Skill mendarat ke berbagai titik di benteng.

“Serangan pembuka yang cukup bagus. Tapi itu belum cukup untuk melukai pasukan Kerajaan Bradford yang berada di atas benteng.” gumam Rein yang saat ini sedang menjadi seorang pengamat peperangan.

Seperti yang di gumam kan Rein, serangan besar pasukan aliansi tak sedikitpun menggoyahkan pertahanan benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Saat debu-debu yang berterbangan menghilang, semua orang dapat melihat keadaan benteng perbatasan Kerajaan Bradford masih utuh dan tak sedikitpun mengalami kerusakan.

“Benteng itu terlalu kokoh.” ucap salah satu penyihir [witch] yang berasal dari divisi pasukan penyihir pihak aliansi.

Sebagai penyihir dengan kekuatan setara Petualang Rank S, tentu dia tahu seberapa kuat sihir yang dia keluarkan. Namun saat melihat sihirnya sama sekali tak menimbulkan kerusakan pada objek yang dia serang, tentu dia tahu jika objek yang dia serang sangatlah kuat.

“Ini tak akan berjalan lancar.” gumam sang penyihir saat pemimpin divisinya menyuruh semua penyihir yang ada di divisinya untuk menyerang sekali lagi.

Gelombang serangan kedua yang lebih besar, segera mengarah ke benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

Fire Ball....

Water Ball....

Electric Ball....

Thunderstorm....

Giant Water Waves....

Dan masih banyak Skill lainnya di keluarkan oleh divisi sihir pasukan aliansi.

Seluruh Skill yang keluar, kali ini menuju satu titik, yaitu pintu gerbang benteng.

BOOOOMMMM....

BOOOOMMMM....

BOOOOMMMM....

BOOOOMMMM....

Suara ledakan yang memekakkan telinga kembali terdengar saat berbagai Skill menghantam bagian pintu gerbang benteng perbatasan Kerajaan Bradford.

“Mereka cukup pintar. Mengarahkan seluruh serangan ke satu titik. Serangan seperti itu tentunya akan menimbulkan efek yang lebih besar. Tapi, sekali lagi itu masih belum cukup untuk menggores bagian benteng perbatasan Kerajaan Bradford yang di jaga oleh ribuan orang yang memiliki Skill pertahanan tingkat tinggi.” gumam Rein yang masih begitu santai menyikapi peperangan yang sedang terjadi.

*****

Di atas benteng perbatasan Kerajaan Bradford, King Rainhard tersenyum puas dengan perisai pelindung yang di buat oleh pasukan divisi sihir Kerajaannya.

“Dengan dua ratus penyihir Rank SS, serangan mereka tak akan mampu menembus benteng ini.” gumam King Rainhard dengan begitu puas, tapi dia tetap bersikap waspada pada musuhnya.

“Yang Mulia, apa kita tidak membalas serangan mereka?.” tanya Diablo, pemimpin Pahlawan yang di panggil pihak Kerajaan Bradford.

King Rainhard menyunggingkan senyumnya saat mendengar pertanyaan Diablo.

“Lancarkan serangan gelombang pertama, dan kita buat mereka sadar jika mereka bukan lawan sepadan kita.” jawab King Rainhard.

“Perintah Yang Mulia akan segera di laksanakan.” ucap Diablo yang segera undur diri dan bersiap melakukan serangan gelombang pertama.

Ratusan pemanah segera menyiapkan busur sihir yang mereka miliki begitu mendapatkan perintah dari Diablo.

Dua ratus ribu pasukan divisi pemanah baik yang berdiri di atas benteng, maupun yang berdiri di dalam benteng. Mereka sudah membentuk barisan dan bersiap melakukan serangan.

Dengan bersamaan, seluruh pasukan yang tergabung dalam divisi pemanah, mereka mulai menarik tali busur sihir, dan dalam hitungan detik, terciptalah anak panah sesuai dengan elemen sihir yang di miliki masing-masing prajurit.

Dengungan mana yang memadat menjadi anak panah segera terdengar saat serangan siap di langsungkan.

Cukup satu komando dari Diablo, ratusan ribu anak panah meluncur dari busurnya, dan melesat menuju arah pasukan aliansi berada.

Ratusan ribu anak panah sempat membuat suasana sedikit gelap, namun kegelapan segera di ganti dengan kilauan cahaya beranekaragam yang berasal dari anak panah yang terbuat dari mana sihir.

“Buat perisai pelindung!.” teriak pemimpin garis depan pasukan aliansi.

Seluruh pasukan aliansi segera membuat dinding pelindung dari Skill yang mereka miliki, namun tak sedikit prajurit yang berasal dari pasukan aliansi, mereka tak memiliki Skill yang bisa melindungi mereka dari hujan panah yang sedang terjadi.

WUUNG....

WUUNG....

WUUNG....

WUUNG....

Suara ratusan ribu anak panah yang melesat dengan kecepatan tinggi, menuju arah pasukan aliansi.

“Aaaarrrrgggg....” teriakan nyaring yang begitu memilukan segera terdengar saat orang-orang terkena panah yang terus datang tanpa henti.

Dinding pelindung yang di buat pasukan aliansi, satu persatu mulai retak dan hancur setelah mendapat serangan anak panah yang datang tanpa henti.

“Sial, ini benar... Aaaarrrrgggg....” belum sempat menyelesaikan ucapannya, pemimpin garis depan pasukan aliansi harus kehilangan nyawanya saat puluhan anak panah bersarang ke tubuhnya.

Melihat kematian pemimpin mereka, pasukan garis depan aliansi mulai membubarkan formasi dan lari terbirit-birit menuju ke arah pasukan utama yang berada jauh dari jangkauan serangan anak panah pasukan Kerajaan Bradford.

Dari tiga ratus ribu prajurit yang tergabung dalam pasukan garis depan, hanya ribuan orang yang kembali, itu pun dalam kondisi terluka.

Hujan panah segera berakhir saat musuh sudah berada di luar jangkauan anak panah.

“Sial, ternyata mereka begitu kuat.” ucap salah satu Jenderal yang memimpin pasukan aliansi.

“Pasukan garis depan yang rata-rata memiliki kekuatan setara Petualang Rank S, mereka dapat di kalahkan dengan begitu mudah. Rumor Istana Kekaisaran Nazelda yang hancur akibat ulah Kerajaan Bradford sepertinya bukan sekedar rumor.” imbuh sang Jenderal.

*****

Jauh di belakang pasukan aliansi. Satu juta prajurit yang berasal dari Kekaisaran Nazelda mulai terlihat dan mendekat ke arah pasukan aliansi.

Dengan di pimpin oleh seratus Jenderal serta empat orang Pahlawan. Pasukan besar pihak Kekaisaran mulai bergabung dengan pasukan aliansi, dan kini lengkaplah pasukan aliansi pihak Kekaisaran.

“Bala bantuan ya? Sepertinya peperangan akan semakin menarik.” gumam Rein.

“Hohoho, sepertinya aku mengenali mereka.” dengan Skill Eyes Of God yang Rein miliki, dia dapat melihat dengan jelas objek yang jauhnya puluhan kilometer dari tempatnya berada.

“Aku tak menyangka, mereka bisa berada di sini. Tapi kenapa harus ada wanita itu diantara mereka?.”

Rein melihat empat murid yang merupakan teman satu kelasnya, berdiri di antara Jenderal pasukan aliansi. Empat murid yang Rein lihat adalah Tiyo, James, Freya, dan Grace.

Dari empat orang yang Rein lihat, sosok Grace lah yang cukup membuatnya terkejut. Di masa lalu, hanya Grace lah yang bisa dia anggap teman, karena cuma dia orang yang bersikap baik pada Rein.

Melihat Grace ada di pihak musuh, Rein punya rencana untuk membawa Grace keluar dari zona peperangan. Rein juga akan membawa Freya, karena dia merupakan teman dekat Grace.

Untuk Tiyo dan James, Rein punya rencana khusus untuk mereka berdua.

“Drago, sepertinya kamu akan memiliki mainan baru.” ucap Rein ke Drago yang saat ini duduk di sebelahnya.

*****

Para Pahlawan Kekaisaran Nazelda yang baru datang, mereka disambut dengan begitu ramai oleh seluruh petinggi pasukan aliansi.

Empat orang Pahlawan yang kekuatannya sudah mencapai Rank SSS, tentu mereka akan menjadi kekuatan besar yang di miliki pasukan aliansi.

Tiyo dan James merasa bangga dengan sambutan yang mereka terima. Sifat angkuh dan sombong yang sudah melekat pada mereka sejak lama, segera membuat mereka bertindak semena-mena, dengan memanfaatkan sambutan yang mereka terima.

Baik Tiyo maupun James, mereka meminta di siapkan tenda khusus untuk istirahat. Tak lupa mereka meminta makanan, dan wanita untuk menemani mereka istirahat.

Melihat tingkah Tiyo dan James, dua wanita yang juga merupakan Pahlawan Kekaisaran, mereka merasa sangat jijik dengan tingkah dua rekan mereka.

“Hei Grace, apa kamu yakin kita akan tetap ikut perang ini?.” tanya Freya yang saat ini sedang di dalam tenda berduaan dengan Grace.

“Sebenarnya aku tidak ingin ikut perang ini. Tujuanku ikut perang, karena aku ingin melihat Pahlawan yang di panggil pihak Kerajaan Bradford.” jawab Grace dengan suaranya yang terdengar begitu lembut.

“Apa kamu berharap dia ada di antara mereka?.”

“Ehm....” Grace mengangguk. “Dia menghilang dengan begitu aneh. Kemungkinan dia juga mengalami yang kita alami. Terpanggil ke dunia lain, dan tak ada kesempatan untuk kembali.” imbuh Grace.

Saat Freya dan Grace sedang bersantai menikmati waktu berdua. Sebuah lingkaran sihir tiba-tiba muncul di dekat mereka duduk dan seketika membuat mereka waspada.

Dari dalalam lingkaran sihir, muncul sosok pemuda tampan dengan rambut berwarna coklat keemasan yang semakin menambah ketampanannya.

“Yo Grace, Freya, lama tak bertemu.” ucap pemuda yang kini sudah berdiri di depan Grace dan Freya.

“REINNN....”

*****

[Bersambung....]

1
Eva
plot twist...
Eva
maou sama bosan dengan kegelapan...😅😅
Another Truck-kun
denga ln bp unlimited knpa ga bli tunggangan aj sih d shop /Gosh/
abdillah musahwi
siap dilaksanakan 🙋
abdillah musahwi
sepertinya MCnya dikerjain sama sistemnya nih🤔, kan hanya butuh setetes darah, lah kalo dijilat berapa tetes sudah tuh😔
abdillah musahwi
/Determined/
Divana Hattan
knp bhsn cmpur sari thor..
Allesha ❄️
hutan thor
Pubg Newstate
di tegor kali sama pembuat asli novelnya bukan ke ilangan data🤪🤣
Lord Of Domains
Thor BP itu ap
ardi ajja0505
kritik saya up nya di panjangin sama dua kali eps kalo bisa aja ny thor
Zabrig Pake Z
inventori Baru dibahas😪
Zabrig Pake Z
Monster koq Bisa pny nama😊
Rafii Dwi Rizqullah
tuanya vexana tenemnya faramis
Deon Ananta
kebayang sama anime isekai RAJA IBLIS,
dengan jentikan jari musuh mokat, dengan lambayan tangan auto rata.
Deon Ananta
thor coba pake bahasa INA semua, kasiani kami yg kurang memahami bahasa Inggris.
Razqdha
ceritanya menarik,ga ngebosenin juga karena ada epik battle nya lah ya, makasih juga buat penulis udah bikin aku ter inspirasi serta telah membuatku bersemangat kembali untuk melanjutkan karya ku.
aku
AOT YA
aku
pedangnya gk pernah di pake
Seung
gila tuh naik ke level 10 dah 256.000 EXP nah kalo level 50+ jutaan bahkan milyaran yak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!