NovelToon NovelToon
Pembantuku Superstar

Pembantuku Superstar

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Action / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:325.2k
Nilai: 5
Nama Author: Andriana vhe

Seorang artis wanita yang berkarir di luar negeri, ditengah kesuksesannya dia merasa adanya kejenuhan dan adanya scandal yang menyeret namanya, hingga akhirnya dia memilih kabur sementara waktu dari segala popularitasnya.

Karena keadaan itu akhirnya dia bertemu dengan seorang pria dan terpaksa menjadikan dirinya sebagai pembantu rumah tangga.

Bagaimana keseharian sang artis menjadi pembantu?, apakah dia akan bertahan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andriana vhe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Mangap nih S.,,.,.,L...,.O,,,,,,...W update. Ner bener repot, ngurus buntut 2, harus ke kantor pula mulung dollar, belum lagi harus nginem di rumah.

Uhh,, pokoknya gimana gitu rasanya. Tapi aku seneng aja nyenengin kakak yang setia pada hubungan kita.

Hubungan antara penulis dan pembaca. Walaupun belum banyak tapi ITS Ok no problemo, yang penting semangka.

...----------------...

Bram menangkupkan kedua tangannya ke wajah Chatrine, sedangkan Chatrine memejamkan matanya menunggu atas apa yang akan dilakukan Bram.

Bram mencium bibir Chatrine dengan lembut, saling menautkan lidah masing-masing. Mereka saling mencecap rasa hangat diantara bibir mereka.

Chatrine merasa nyaman berada didekat Bram, Chatrine merasakan ketakutannya dahulu sedikit berkurang.

Saat mereka sama-sama terbuai dengan ciuman panas mereka.

"Awww." Chatrine menjerit.

"Kenapa Ke?" tanya Bram panik.

"Mas ih, tangan aku masih sakit nih. Kamu main tindih aja sih." protes Chatrine.

"Maaf, aku terlalu bersemangat. Aku gak sadar abis enak bibir kamu." ucap Bram sambil mencubit bibir Chatrine pelan.

"Uh, emang dasar doyan."

"Emang." Bram mendekap Chatrine dari samping.

"Mas." Chatrine masih bersandar di bahu Bram.

"Ya cantik."

"Aduh gombalnya gak tahan, aku jadi takut. Kalau mas Bram tuh suka gombalin cewek lain."

"Ih kamu kok tau sih. Ya secara aku kan HOT YOUNG CEO OF THE YEAR."

Chatrine langsung beringsut menjauhkan badannya dari dekapan Bram.

"Kenapa Ke?, kamu cemburu."

"Enggak, aku mah tau diri. Emang aku ini siapa?, aku juga serem denger predikat yang menempel sama mas Bram. Aku gak bisa bayangin deh, pasti saingannya banyak dan juga pasti cewek-cewek cantik dan yang pasti sexy.

Aku mundur alon-alon, aku menyerah dan melambaikan tangan ke kamera. Gak sanggup deh." jelas Chatrine sambil mengerdikan bahunya.

Bram tertawa terbahak-bahak

"Kamu percaya?"

"Kenapa gak?, mas Bram masih muda, ganteng abis, kaya raya pula. Cewek mana sih yang gak klepek-klepek sama mas Bram."

"Berarti itu termasuk kamu ya."

"Aku gak deh, aku gak mau sakit hati. Mas Bram udah baik sama aku aja itu udah cukup, aku gak ngarep lebih kok. Lagian aku juga gak bakal seterusnya kerja sama mas Bram, aku harus lanjutin hidupku dan balik ke Inggris."

Bram menarik napas panjang sebelum bicara

"Aku udah gak tau lagi harus ngomong apa sama kamu, aku benar-benar sayang sama kamu tapi kenapa kamu masih aja gak percaya sama aku. Kamu juga terus menghindar dari aku.

Tadi itu aku cuma bercanda, emang banyak cewek yang usaha ngedeketin aku. Tapi asal kamu tau, aku bukan tipe orang yang gampang luluh sama orang lain. Jadi aku tuh gak sembarangan nerima cewek-cewek yang deketin aku."

Keadaan tiba-tiba jadi hening, Chatrine tidak menjawab lagi perkataan Bram. Sedangkan Bram dia hanya memandangi Chatrine yang terlihat sedang melamun.

"Ya udah, sekarang kamu istirahatlah lagi. Ini masih jam 4 pagi, ntar siang kita ke rumah sakit buat periksa kondisi kamu." ucap Bram lalu mencium kening Chatrine dan kembali tidur di sofa.

Pagi pun menjelang, Chatrine pun terbangun karena mendengar suara seseorang seperti sedang mengobrol. Dia mengamati keadaan kamar, dan dia melihat Bram sedang berbicara di telepon entah dengan siapa.

Bram menyudahi pembicaraan di telepon karena melihat ke arah ranjang, terlihat Chatrine agak bersusah payah untuk bangun karena tubuhnya yang memang masih sedikit nyeri di beberapa bagian.

"Selamat pagi, mau kemana?" tanya Bram berjalan menghampiri Chatrine.

"Aku mau ke kamar mandi."

"Aku bantu."

"Aku mau mandi." ucap Chatrine menjelaskan.

"Jangan mandi dulu, kamu lap-lap saja ya. Badan kamu belum pulih, setelah itu kita sarapan trus kita ke dokter buat meriksa kondisi badan kamu." cegah Bram.

"Ya udah, mas Bram keluar aja."

"Enggak, emang kamu bisa sendiri?"

"Tapi mas."

"Udah gak usah tapi-tapi, aku gak bakal ngapa-ngapain kamu kok. Walaupun aku emang mau banget, tapi aku gak bakal manfaatin keadaan selama kamu gak kasih ijin."

Chatrine terdiam dan menunduk, dia merasa bahagia karena Bram begitu perhatian padanya. Namun Chatrine juga takut, kalau Bram hanya terobsesi padanya untuk sementara waktu.

Bram selesai membantu Chatrine membersihkan diri, lalu Bram menggendong Chatrine untuk sarapan di sofa di dalam kamar.

"Mas, aku mau telpon Nindy. Aku takut dia mencemaskan aku karena gak kasih kabar."

"Gak usah, aku udah kabari dia tadi."

"Beneran?"

"Iya. Sekarang kita ke rumah sakit, aku mau cek kondisi kamu."

"Tapi aku udah enakan kok."

"Gak mau tau, aku khawatir takut kamu kenapa-napa. Kemarin aku mau langsung bawa kamu ke rumah sakit, tapi bajuku sama bajumu udah gak berbentuk. Ntar kita dikira pasangan mesum yang abis digerebek warga terus kabur ke rumah sakit karena pacarnya babak belur."

"Maaf ya mas, udah bikin kamu repot."

SEMENTARA DI RUMAH

Mamih yang heboh terus menerus bertanya pada Nindy tentang apa yang terjadi pada Bram dan Chatrine sampai mereka tidak pulang ke rumah.

"Nin, Bram kenapa sih kok gak pulang?. Kamu udah telpon dia kan!" tanya Diana cemas.

"Mih, aku udah ngomong berkali-kali sampai mulutku berbusa ini. Aku juga gak tau mereka kenapa, kakak cuma bilang terjadi sesuatu pada Chatrine. Tapi kakak minta kita gak usah cemas, karena kakak udah urus semuanya."

"Ya tapi mamih cemas Nin, lagian sebenarnya siapa sih Chatrine itu?. Kenapa Bram sampai segitunya, bahkan Nadhine sampai gak dipedulikan." cecar mamih.

"Lah, kan bukannya dari dulu kakak tuh gak peduli sama Nadhine. Mamih aja yang ngebet buat maksa kakak tunangan sama Nadhine. Lagian nih ya kalau mamih tau siapa kak Chatrine Itu, Nindy yakin mamih pasti langsung setuju sama dia."

"Ya terus siapa dia?, bilang dong sama mamih." Diana penasaran bertanya sambil menggoyangkan lengan Nindy.

"Mamih mau tau."

"Iya, ayo cepet ngomong."

"Rahasia." ucap Nindy tanpa merasa bersalah.

"Nindy!!!, kamu tuh ya dasar Benar-benar anak durhaka. Berani kamu ya jahilin mamih." bentak mamih merasa kesal.

"Mih, sabar. Jangan marah-marah, mamih kan tau kalau dari dulu Nindy tuh orangnya jahil." ucap papih menenangkan mamih.

"Papih kan banyak nih orang suruhannya, kenapa gak minta salah satu dari mereka buat selidiki siapa kak Chatrine." ucap Nindy mencoba memberi solusi.

"Oh iya ya, kenapa mamih gak kepikiran." jawab Diana sambil tepuk jidat.

"Mamih sih udah keburu marah-marah aja." saut Pras.

"Ah papih."

"Satu lagi, saran Nindy. Kalian juga harus selidiki siapa itu Nadhine sebenarnya."

"Loh kenapa Nadhine juga?, diakan sudah jelas keluarganya." protes mamih.

"Biar lebih adil mih, jadi mamih bisa benar-benar yakin siapa yang lebih pantas buat kakak."

"Papih setuju." ucap Pras.

"Ok, siapa takut." timpal mamih tak mau kalah.

...****************...

...****************...

...****************...

Bersambung

1
Elly Rasmanawati
Luar biasa
Wanti Suswanti
kok yg dibalas cuma Tere Nadine gak..
Wanti Suswanti
semoga Nadine dan Tere mendapatkan balasan dari Bram dan semoga Keke tetap bersatu sama Bram dan baik2 aja..
Wanti Suswanti
papahnya Bram keren..
Wanti Suswanti
uh keren..
Wanti Suswanti
nyebelin banget Keke jadi cewe keras kepala banget..
Wanti Suswanti
semoga segera ketahuan belangnya Nadine..
Wanti Suswanti
semoga Keke gak keras kepala lagi dan bram bisa melindungi Keke..
Ilan Irliana
Bram itu trllu lmbek sama yg nm'y perempuan mnurut aq...jd smpai kpn pun jg antra Bram Cath pst brntem mulu...krn Bram org'y g tegas...
Ilan Irliana
Cath itu keras kepala...boleh si keras kepala klo loe pinter bela diri...lah ini so2an,tp nangis jg mo di perkosa lg...
Ilan Irliana
jan2 Cath prnh di perkosa kah?? pe trauma gt..
Ilan Irliana
ciumn prtma di ambil Jack...mngkin cnt prtm'y bs di ambil Bram...hihi
Lylac
aduh muncul lagi satu ulat bulu padahal ulat bulu yang satunya blm dibasmi
Yani Cuhayanih
Bram merapat gaspolll kejar cath sampe halalll ....
Yani Cuhayanih
Apakah cath jd main di film inem pelayan seksi versi 2023 mendatang .......wiiiih
Vhe🔥: coming soon geys 😁😁
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Cath kamu itu artis internasional ko jd melongo lihat bram adech paraaaah ......
Yani Cuhayanih
Thor apakah keke akan mengalami cinlok sama Bramantyo .....maaf aku blm permisi thor aku mampir ya.....
Herman Rinaldi
cerita nya sangat bagus, sy suka, lnjut Thor..
Vivi
udah mampir kak
Vivi
Good job kakak. selalu ditunggu cerita yang lainnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!