NovelToon NovelToon
Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:22.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Astirai

“Kita sudah sama-sama tahu kan, pernikahan ini keinginan orang tua kita, jadi kamu jangan terlalu banyak berharap pada diriku. Asal kamu tahu, dengan pernikahan ini, kebahagiaanku sudah terrenggut. Jangan kuatir, aku tidak akan meminta hak ku sebagai seorang suami. Sampai saatnya nanti tiba, aku akan tetap memperjuangkan kebahagiaanku.”

“Kamu tahu... gara-gara pernikahan ini, semua rencanaku berantakan, termasuk tinggal di rumah ini bersama istri pilihanku. Rumah ini sudah aku persiapkan untuk dia...”


Karena kalimat itulah, seorang gadis yatim piatu bernama Karina menjalani kehidupan yang penuh liku-liku dengan sorang anak laki-laki yang merindukan sosok ayahnya.
Sementara saat Karina akan belajar membuka hatinya pada sosok laki-laki yang sangat menyayangi anaknya, datang seorang gadis yang sedang hamil anak laki-laki itu.
Masih adakah bahagia yang dapat dia raih? Apa jawaban yang harus diberikan pada anaknya?


Ikuti terus ceritanya ya. Dukung dg vote, like & komen biar smangat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astirai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Samuel sakit

“Mamiiii.....” Terdengar suara lirih Samuel dengan mata terpejam. Badannya sangat panas dan tidurnya gelisah. Karina sudah mencoba memberi obat penurun panas dan mengompres dahinya, tetapi belum turun juga panasnya. Rossa yang ikut menemani di kamar juga ikut gelisah. Karina sangat khawatir dengan kondisi Sam karena Sam memang jarang sakit, sehingga membuat Karina panik, bahkan air matanya keluar dari tadi saat mendengar Sam mengigau.

“Karin... lebih baik kamu telpon Edo dech.... Siapa tahu dia stok obat yang lebih bagus. Kasian Sam....”

“Aku nggak enak Ros, ini udah malam.....”

“Terus Sam mau kamu biarin sampai pagi begini? Sini aku yang telpon....!!!” Kata Rossa sambil merebut ponsel Karina kemudian berjalan keluar kamar. Karina tidak dapat menahan niat Rossa. Tak lama , Rossa masuk kamar lagi dan mengembalikan ponsel Karina.

“Bentar lagi dia datang, suruh ngompres aja terus sama kasih minum anget yang banyak.!”

Sekitar tiga puluh menit kemudian, terdengar suara mobil memasuki halaman. Rossa beranjak untuk membuka

pintu untuk Edo.

“Do... Sam.....” Terdengar suara Karina saat Edo dan Rossa sudah berada di kamar, air matanya makin deras

menetes.

“Sssttt...calm down, don’t panic please... !!!“ Edo berusaha menenangkan Karina yang terisak.

“Sudah kamu kasih obat apa dia...?” Tanya Edo. Karinapun menyodorkan sisa obat yang masih ada.

“Mami..... Sam mau pulang...... I wants to go home.... mami....” Terdengar kembali suara Sam yang mengigau sambil kakinya bergerak-gerak. Karina makin panik dan air matanya makin deras, sementara Rossa yang duduk di sisi Sam mencoba berbisik.

“Sammm... wake up..... bangun sayang.... minum dulu ya....”

“Wake up boy.... Om Ed di sini.....” Kata Edo sambil menepuk pelan-pelan pipi Samuel. Tak lama Sam membuka matanya. Samuel menoleh ke kiri dan kanan seperti mencari seseorang.

“Mami...... “

“Yes Sam... mami di sini sayang....” Karina mendekat dan memeluk Sam. Panas badannya belum turun juga.

“Om Ed.....”

“Halo jagoan... minum obat dulu ya, biar cepet sehat dan kita main pasir lagi. Oke boy...?” Edo menyodorkan obat yang dibawanya, sedangkan Karina membantu Sam untuk bangun.

Samuel memandang Edo “How this medicine taste...?” Tanya Sam sambil mengerjapkan matanya.

“Enak sayang.... minum ya....” Kata Karina membujuk dan Sam pun mengangguk.

“Habisin minumnya sayang....”

Setelah Sam meminum obatnya, terlihat Edo mulai membuka kancing bajunya, membuat Rossa dan Karina heran.

“Sorry... aku mau terapi skin to skin, mudah-mudahan berhasil..” Edo membuka bajunya dan bertelanjang dada. Rossa yang melihatnya menjadi malu dan keluar dari kamar.

“Kalau sampai besok pagi panas nggak turun, kita bawa ke rumah sakit, cek lab...”Edo membuka baju Samuel, yang membuat Samuel heran tetapi menurut saja. Setelah Samuel tinggal memakai ****** *****, Edopun merebahkan badannya di kasur, kemudian membawa Samuel untuk tidur tengkurap di atas dadanya yang bidang. Lagi-lagi Samuel diam menurut. Edo mengusap-usap punggung dan kepala Samuel agar tidur kembali. Karina yang melihat pemandangan di depan matanya, hatinya terasa nyeri, namun takjub, seperti seorang ayah dan anaknya.

POV Karina

Kembali untuk ke sekian kalinya aku melihat kedekatan Edo dengan Samuel. Tetapi untuk kali ini, pemandangan dengan sangat memilukan, sangat membuat hatiku sakit. Edo memperlakukan Sam yang sedang sakit seperti anaknya sendiri. Ah.... apakah Sam benar-benar membutuhkan sosok ayah? Apakah Sam kurang kasih sayang? Tetapi... tidak.. Semua orang menyayangi Sam, bahkan mungkin bisa dibilang sangat berlebihan kasih sayang yang diterima Samuel. Tapi kasih sayang seorang ayah...? Aku rasa tidak perlu, sudah cukup, karena ayahnya mungkin sudah punya anak dari wanita yang memang benar-benar dicintainya dan membutuhkan kasih sayangnya. Mami sangat khawatir Sam, cepat sembuh ya....

Edo... lagi-lagi kamu hadirsaat Sam membutuhkan. Kamu orang yang baik Do, bahkan sangat-sangat baik. Aku

merasa tidak pantas untukmu... Kamu harus mendapatkan wanita yang lebih baik, bukan aku....

Karinan terus memandangi dua makhluk yang tidur saling berpelukan itu. Mata Edo tak pernah lepas dari wajah sendu Karina. Tangannya meraih tangan Karina yang duduk di samping tempat tidur, membuat Karina yang sedang melamun kaget. Mata keduanya bertemu. Karina melihat sorot mata Edo yang penuh cinta. Karina menjadi salah tingkah dan menarik tangannya dari genggaman Edo serta membuang pandangannya menghindar.

Pagi hari, terdengar tawa dan canda dari kamar Karina. Semalam Edo terpaksa menginap karena panas Sam

tidak segera turun, dan lewat tengah malam baru pelan-pelan turun. Karina yang mendengar suara tawa Sam, kemudian berjalan memasuki kamar, karena dia tidur di kamar Rossa setelah dipaksa Edo untuk istirahat, sedangkan Edo semalaman  menunggu Sam.

“Morning..... waahhh... Sam sudah sehat...?”

“Mami......!!!” Sam berteriak begitu maminya muncul di kamar, kemudian mengulurkan tanggannya minta digendong. Karina mendekat dan memeluk Sam sambil menciumi pipinya.

“Jangan sakit lagi ya Sam.... Mami afraid...” Karina kembali mencium pipi Sam dengan gemas.

“Do... makasih ya... kamu semalaman nungguin Sam....”

“Its okey Karin....  Sam anakku juga...”

“Aku sudah siapin kopi di bawah, kamu sarapan dulu ya sebelum pulang...” Karina mengalihkan omongan Edo.

“Jadi kamu ngusir nih.....” Edo bercanda.

“Eh.... bu.... bukan begitu maksudku. Ngomong-ngomong, kenapa Sam bisa panas begitu? Baru kali ini dia

sampai segitunya...”

“Mungkin aja dia terlalu capek, kemaren main panas-panasan kan....?”

“Bener nggak ada masalah lain....?” Tanya Karina dengan serius.

“Tenang Karin... semua baik-baik aja, cuma beberapa hari ini jangan terlalu capek dulu. Sam.... kamu nggak boleh lari-larian dulu ya.... Harus banyak tidur....!” Kata Edo pada Samuel.

Samuel hanya bingung memandang wajah Edo, dia tidak paham dengan ucapan Edo.

“Sam... you needs lots of rest, can’t run around yet.... okey....?” Karina mencoba memberi pemahaman pada

anaknya. Samuel menganggukkan kepalanya.

“Oke mami....”

“Ayo sekarang gosok gigi, cuci muka dan ganti baju. Do kamu bisa pake kamar mandi di sini, biar aku bawa

Sam keluar.” Kata karina, kemudian menyiapkan baju ganti untuk Sam, lalu menggendong Sam dan keluar kamar.

Setelah semuanya bersih, mereka sarapan bersama. Kebetulan hari itu Karina tidak ada jadwal kuliah,

karena dia hanya tinggal menyelesaikan tugas-tugas akhirnya, dan di tempat kerjanya, Karina minta ijin untuk menunggu Samuel.

********

Hai......🙋‍♀️

Masih setia dengan kisah Karina kan.....?? Jangan bosan-bosan ya

Yuk dukung terus dengan vote, like & komen biar semangat up setiap hari.

I love U ....😘

1
Endah Ing
ya ampun Chris masih kepikiran jadi pebinor? apa kabar dgn karismamu, yg katanya tdk mampu ditolak kaum hawa? malu-maluin tau
Endah Ing
makanya jgn suka cari tau berlebih, bisa stroke ringan, migrain berkepanjangan nnt Chris /Facepalm/
Endah Ing
tersisa setelah dicampakkan selingkuhanmu. itu bukan rasa yg masih tersisa tapi rasa yg kamu oker-oker
SisAzalea
karya bagus
Amarantha Chitoz
sedihhhh/Sob//Sob//Sob/
Amarantha Chitoz
makasiiiihhhh
Amarantha Chitoz
ayo gassss
Amarantha Chitoz
ayooooo
Amarantha Chitoz
lanjuuutttt
Amarantha Chitoz
lanjuuuttt
Amarantha Chitoz
lanjuuuttttt
Amarantha Chitoz
legaaaaaw
Amarantha Chitoz
bahagia & sehat selalu
Amarantha Chitoz
selamat el
Amarantha Chitoz
ayo smangat....
Amarantha Chitoz
sehat trs ya
Amarantha Chitoz
haaaaaa......
Amarantha Chitoz
dasar ellllll......
Amarantha Chitoz
sabarrrrr....
Amarantha Chitoz
asyiiiikkkk... el junior
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!