NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara 2

Kultivator Pengembara 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan novel kultivator pengembara

Jian Feng berakhir mati dan di buang ke pusaran reinkarnasi dan masuk ke tubuh seorang pemuda sampah yang di anggap cacat karena memiliki Dantian yang tersumbat.

Dengan pengetahuannya Jian Feng akan kembali merangkak untuk balas dendam dan menjadi yang terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22: Melodi Terakhir di Bawah Pohon Oak

​Langit di atas pegunungan tua itu berwarna kelabu, seolah awan-awan ikut menanggung beban duka yang tak terkatakan.

Di bawah dahan pohon Oak yang sudah mati—pohon yang dulunya menjadi saksi janji-janji masa muda—Jian Feng duduk bersila.

Raga barunya yang gagah tampak kontras dengan nisan kayu Guru Luo yang sudah mulai melapuk dan tertutup lumut.

​Di telapak tangannya, sebuah bola cahaya lembut berdenyut redup. Itu adalah Inti Jiwa Lin Xue, satu-satunya harta yang tersisa dari perjuangannya selama ribuan tahun.

​"Apa kau ingat, Guru, saat aku duduk di sini juga dulu?" Jian Feng tersenyum pahit. Suaranya serak, bergetar oleh emosi yang ia pendam sedalam samudera.

Ia merogoh cincin penyimpanannya, mengeluarkan sebuah guci arak kualitas tinggi yang aromanya langsung menusuk udara dingin.

​"Aku pernah berkata padamu bahwa jalan kultivasi itu sangat kejam," gumamnya sembari menuangkan arak ke atas tanah makam Guru Luo. "Dulu, aku hanya ingin menjadi kuat agar bisa menyembuhkan Lin Xue. Aku ingin merobek takdir yang mengikat raganya... lalu ketika harapan itu hampir ada di depan mata... sebuah tragedi terjadi sehingga ia tidur abadi."

​Jian Feng terdiam, menatap cairan bening yang membasahi tanah kering itu.

Ia meminum arak tersebut langsung dari gucinya, membiarkan cairan keras itu tumpah membasahi jubah hitamnya. Rasa terbakar di tenggorokannya tak sebanding dengan perih di dadanya.

​"...Setelah itu aku berjuang mati-matian, menyeberangi berbagai tempat hanya untuk mencari sepuluh pecahan kehidupan," suaranya mulai pecah. "Dan hasilnya? Sia-sia! Pada akhirnya dia tetap pergi, dan hanya inti jiwa ini yang tersisa di tanganku."

​Ia kembali menyiramkan sisa arak ke pusara gurunya. "Aku banyak belajar, Guru. Setiap mimpi yang kita kejar di jalan kultivasi ini selalu memiliki harga yang harus dibayar. Dan harganya... adalah kesepian yang abadi."

​Jian Feng menoleh ke arah bola cahaya di tangannya. Sorot matanya melunak, penuh dengan kasih sayang yang menyakitkan.

"Aku berjuang demi istriku, namun pada akhirnya dia mati. Lin Xue bukanlah kultivator hebat sepertiku. Dia hanyalah gadis sakit-sakitan yang berhati lembut, sekuntum bunga yang mekar di tengah badai."

​Jian Feng menghela napas panjang, menatap langit yang kian menggelap.

​"Sedangkan aku adalah pedang yang mampu membelah langit namun gagal memotong takdirmu. Aku adalah penguasa yang memiliki segalanya, namun tak memiliki cukup kekuatan untuk sekadar menggenggam tangan kecilmu agar tetap hangat."

​Jian Feng berdiri perlahan, kakinya terasa berat seolah terikat oleh kenangan. Ia mengangkat tangannya tinggi-tinggi, membiarkan Inti Jiwa Lin Xue berada di antara dirinya dan cakrawala.

​"Lin Xue... seandainya kita bertemu lagi di kehidupanmu berikutnya... aku harap diriku yang gagal ini tetap akan menjadi pasanganmu. Namun kali ini, biarkan aku yang menjadi pelindungmu tanpa perlu menjadi seorang kultivator."

​Bola cahaya itu mulai bergetar hebat. Perlahan, permukaannya retak, melepaskan partikel-partikel cahaya emas yang terbang terbawa angin seperti kunang-kunang di musim panas.

​"Pergilah, bidadariku yang paling rapuh. Jika dunia ini terlalu berat untuk kau pijak bersamaku, maka kembalilah sebagai jiwa yang bebas. Jadilah embun di pagi hari atau bintang di malam gelap, agar aku tetap bisa merasakan kehadiranmu meskipun tak lagi bisa menyentuhmu."

​Air mata mengalir deras di wajah Jian Feng, menghapus debu pertarungan yang masih tersisa. Ia tahu, tidak ada jalan lain.

Mengikat jiwa Lin Xue lebih lama hanya akan menyiksanya. Ia harus merelakan istrinya pergi agar ia bisa berinkarnasi, mendapatkan raga yang sehat dan hidup yang tenang di kehidupan mendatang.

​Sambil mengusap wajahnya dengan kasar, Jian Feng berteriak sekeras mungkin ke arah cahaya yang kian menjauh itu:

​"LIN XUE, AKU PASTI AKAN HIDUP DENGAN BAIK! AKU JUGA AKAN LEBIH SERING MAKAN TANGHULU SEPERTI YANG KAU SUKA!"

​Cahaya itu menghilang sepenuhnya, menyisakan kesunyian yang mencekam.

Jian Feng berbalik, menatap rumah kecil mereka yang sudah hampir runtuh. Ia berjalan perlahan, memasuki ruangan yang penuh dengan debu dan sarang laba-laba.

​"Cukup banyak kisah di sini bersamamu." bisiknya.

​Ia berhenti di sebuah sudut kamar, menatap bekas goresan di dinding kayu. "Dulu kau melakukan percobaan bunuh diri karena kata-kataku yang terlalu keras. Kau selalu diam dan murung saat itu, padahal sebenarnya kau adalah gadis paling cerewet yang pernah kutahu."

​Jian Feng duduk di atas lantai kayu yang berderit, menyandarkan kepalanya ke dinding. "Sayang sekali... padahal kita belum benar-benar melakukan banyak hal sebagai suami dan istri. Tapi kau harus lebih dulu pergi."

​Ia memejamkan mata, membayangkan tawa Lin Xue yang menggema di ruangan itu. "Aku yakin kita pasti akan bertemu kembali. Entah itu tiga puluh tahun, atau bahkan seratus tahun lagi. Aku akan tetap setia menunggumu, mencari jejakmu di setiap raga yang kutemui."

​Di dalam rumah yang sunyi itu, Jian Feng bukan lagi seorang kultivator tanpa tanding. Ia hanyalah seorang pria yang sedang menunggu musim semi kembali ke hatinya yang telah membeku.

1
MF
💪/Hunger//Hunger/💪💪💪💪💪💪
aku
sedikit
Agen One: Hehe, Nuhun pisan🤣🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aku
ber arti adeganngewetidakpernahterjadiyathor
aku
lalu emas yg banyak itu,sdh masuk cincin ya thor.
thor lu kaya Jiang Feng
Ra_Lathia
knp jadi tubuh ganda, cb tetep pke tubuh satu tp kmdian jd kultivator yg menipu "penulis takdir", tp ttp bgus laah👍
Agen One: /Rice//Rice//Rice//Rice/
total 1 replies
Ra_Lathia
pembukaan season yang bagus👍
MF
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Adibhamad Alshunaybir
mantap kak author lanjutkan up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!