NovelToon NovelToon
Be The Antagonist'S Wife

Be The Antagonist'S Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Selingkuh / Sistem / Cintapertama / Berbaikan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: lailararista

Georgio Cassano adalah antagonis paling menyedihkan yang pernah Selin baca. Dimana sedari kecil dia tidak pernah mendapat perhatian keluarganya,cinta pertamanya malah menikah dengan rivalnya, dan istrinya berselingkuh. Sang Antagonis mendapat akhir trangis, Perusahaan yang dibangun dengan hasil kerja kerasnya sendiri bangkrut, dan dia meninggal dibunuh protagonis pria.

"Andai saja aku yang menjadi istri antagonis. Pasti aku akan membuat dia bahagia." Kata-kata yang diucapkan Selin malah membuatnya memasuki tubuh Cassandra, istri antagonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lailararista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lara yang tersembunyi

Casandra melangkah masuk kedalam rumahnya, dia baru saja pulang dari kantor Georgio. Setelah makan siang Cassandra memilih pulang. Melempar kasar tasnya ke atas sofa ruang tamu, lalu berjalan menuju kolam berenang, tempatnya pernah mendapatkan surat misterius.

Didalam surat itu pernah memintanya untuk menyatukan Georgio dan Jordan, tapi setelah dipikir-pikir, Cassandra tidak terima kalau mereka berbaikan, setelah melihat vidio itu, pasti Georgio juga tidak akan Sudi.

"Siapapun yang pernah memberikan saya kertas itu! Saya mau minta penjelasan! Georgio dan Jordan tidak pantas baikan, saya tidak mau menyatukan mereka."teriak Cassandra.

Cassandra diam menunggu jawaban, tapi tidak ada apa pun yang bisa menjawab ucapannya. Hanya keheningan yang melanda.

"Terserah saya bisa kembali atau tidak, yang jelas saya menentang tugas itu."ucapnya dan beranjak pergi dengan menyentakkan kakinya kesal.

Setibanya Cassandra dikamar, dia langsung merebahkan tubuh ke atas ranjang, menatap langit-langit kamar dengan pikiran yang melayang pada masalah Georgio. Ternyata biang masalah dihidup Georgio itu ibu nya Jordan. Dia yang membuat satu keluarga terbelah menjadi dua.

Georgio meminta Cassandra memikirkan balas dendam apa yang terbaik untuk Sonia. Tentu saja harus membuatnya menyesali semua perbuatannya. Kalau Sonia bisa bermain licik, Cassandra bisa bermain halus, namun mematikan.

Cassandra duduk dari berbaringnya saat mengingat sesuatu. Dia berdiri dan mengambil sesuatu dari dalam laci meja riasnya. Disana terletak sebuah buku diary usang milik Clara.

Cassandra membuka buku itu, halaman pertama terdapat foto dua orang yang saling berpelukan, sepertinya Clara dan Adrian waktu masih muda. Cassandra kembali membalik buku itu.

Mas Adrian perhatian sekali. Hari ini dia membawa ku pergi ke pantai. Kami berlari dan tertawa ditepi pantai, aku sangat bahagia.

Cassandra membalik halaman berikutnya.

Hari ini aku menjadi wanita yang paling bahagia sedunia. Mas Adrian akan melamar ku dan kita akan menikah.

Cassandra sedikit terharu, sebahagia itu ibu Georgio saat akan dilamar Adrian. Semua bahagia dan kecewa yang dia rasakan ada dalam buku itu.

Hidupku benar-benar sempurna, setelah melewati susah senang dengan suamiku, aku sudah melahirkan anak pertama kami. Dia tampan mirip mas Adrian. Kami memberi nya nama, Georgio Immanuel panggilannya Gio.

Cassandra membolak balik dan membaca semua isi buku itu, namun ada sesuatu yang mencuri perhatian nya, membuatnya terpaku pada tulisan itu

Wanita itu menghancurkan hidup ku, mengambil suamiku, mengambil semua yang harusnya menjadi milikku. Ini bukan pertama kali aku membencinya, aku sudah lama membenci perempuan itu, aku kenal baik dengannya. Dia adalah kakak angkatku, yang pernah tinggal dengan ku. Tapi dia di usir orang tua ku karena sering menyakitiku. Setelah lama tidak bertemu, tidak di sangka dia pernah menikah dengan suamiku. Rasanya sakit sekali, semua yang aku miliki terus direbut olehnya. Aku sangat membencinya!

Tangan Cassandra bergetar. Kenapa akhir-akhir ini dia selalu menerima kejutan seperti ini? Ternyata sudah sedari dulu Sonia mengusik hidup ibu Georgio. Wanita itu benar-benar iblis! Cassandra pastikan dia akan mendapatkan ganjarannya.

"Lihat saja Sonia, kamu akan menderita!"gumam Cassandra penuh tekat!

★★★

Suara deringan ponsel mengganggu Cassandra dari tidurnya. Setelah membaca diary tadi, Cassandra berniat membaringkan tubuhnya sebentar, tapi ternyata dia tertidur.

Cassandra menggapai ponselnya dengan mata masih terpejam, dia meraba-raba tempat tidurnya mencari letak ponselnya. Cassandra menggeser tombol hijau, lalu meletakkan benda pipih itu ke telinganya.

"Hm."gumamnya.

"Kamu tidur? Masih jam tujuh padahal."mendengar itu Cassandra membuka matanya lebar-lebar, lalu menatap layar ponselnya, reflek Cassandra duduk. Ternyata sudah jam tujuh malam, selama itu Cassandra tidur.

Cassandra kembali mendekatkan ponselnya ke telinganya. "Ada apa?"tanya nya.

"Aku lagi galau, sekarang di clab, kesini dong kita senang-senang bareng. Menghilangkan lelah."ucap Olivia disebarang sana.

"Tapi Gio belum pulang, nanti dia cariin."jawab Cassandra sembari mengucek matanya.

"Kan ada handphone, nanti tinggal hubungi. Ayolah please."Cassandra menguap pelan.

"Tunggu disana,"putus Cassandra membuat Olivia bersorak senang di seberang sana. Cassandra langsung mematikan sambungan telepon sepihak dan menuju kamar mandi.

★★★

Cassandra melangkah anggun memasuki clab malam. Dress membentuk body yang dia kenakan membuatnya terlihat sangat berkelas. Cassandra memasuki ruang karaoke. Terlihat disana Olivia yang tengah minum sendirian.

Casandra menghampirinya, menatap heran Olivia. "Kamu kenapa sendirian disini?"

Olivia tersenyum senang lalu meminta Cassandra duduk disebelahnya. "Minum, San. Aku yang bayar."ucapnya.

"Kamu galau kenapa?"tanya Cassandra lagi.

"Dia selingkuh, huaa!"ucap Olivia dengan menyenderkan kepalanya dibahu Cassandra dramatis.

Cassandra menjauhkan wajah Olivia darinya. Menatap malas Olivia. Sebenarnya Cassandra ingin prihatin, tapi mengingat hidupnya juga prihatin, tidak jadi.

"Kamu gak mau minum?"tanya nya, Cassandra diam tidak berniat menjawab, sepertinya Olivia sudah mabuk.

"Sandra. Aku bilang sama kamu ya, setiap orang pasti punya kesedihan, termasuk kamu, makanya ayo kita minum, biar kesedihan itu hilang."ucap Olivia sambil menyodorkan segelas wine kepada Cassandra.

"Aku lagi tidak sedih, aku bahagia."Olivia terdiam sejenak.

"Yasudah kalau kamu tidak sedih, orang yang kamu sayang pasti lagi bersedih. Ayo minum untuk dia."ucapnya memaksa Cassandra untuk minum.

Seketika Cassandra mengingat Georgio, dia sama sekali belum pulang malam ini. Apa mungkin dia dikantor bersedih. Tidak mau ambil pusing akhirnya Cassandra menerima gelas itu dan meneguk nya dengan sekali teguk.

Olivia menepuk tangannya tertawa senang. "Yey! Kamu bisa, malam ini kita, dan dia harus bahagia!"soraknya.

Tanpa sadar mereka sudah menghabiskan banyak botol minuman beralkohol nya, sambil menyanyi tidak jelas. Karena mabuk meraka berbicara ngelantur.

"Sandra. Aku capek bernyanyi, gimana kalau kita bayar pria berotot untuk nyanyi dengan kita. Aku yang bayar."ucap Olivia bergelayut manja di lengan Cassandra.

Cassandra kembali meneguk minumannya. Dia melepas paksa tangan Oliva yang bergelayut padanya. "Kamu pikir, cuma kamu saja yang banyak uang. Aku juga, suamiku kaya. Biar aku yang bayar"ucap Cassandra. Oliva mengangguk semangat.

Duduk saja sudah tidak beraturan saking banyak nya mereka minum. "Aku lupa, kamu juga orang kaya."tawa Olivia.

Cassandra mengangguk bangga, "aku mau pria yang tinggi, gagah seperti suamiku."racau Cassandra.

Olivia mengangguk. "Biar aku pesan banyak-banyak pria berotot."

"Yang mirip suamiku ya"Cassandra menatap Olivia memohon. Olivia membalas tatapan Cassandra dengan mata sayunya. Lalu menyodorkan jari jempolnya.

"Siap!"girangnya.

Sementara disisi lain, dikantor Georgio, dia Tengah sibuk menyelesaikan tugasnya. Karena akan mengurus Sonia, maka dia berniat menyelesaikan semua pekerjaannya.

Georgio menyandarkan punggungnya lelah ke kursi kebesarannya. Matanya yang sedikit terpejam, kembali terbuka karena ketikan pintu. Setelah dipersilahkan masuk, Albert masuk dengan membawa iPad ditangannya.

"Kenapa belum pulang?"tanya Georgio.

Albert menggeleng. "Sebenarnya mau pulang pak, tapi saya mau memperlihatkan cctv clab malam, Nyonya Cassandra disana."Georgio mengerutkan dahinya.

"Sudah lama dia tidak kesana, kenapa sekarang kesana lagi?"gumam Georgio heran.

Georgio memperhatikan rekaman itu, disana ada Cassandra dan temannya, dan juga ada lima pria berotot. Georgia mengepalkan tangannya, Cassandra ternyata mau bermain-main lagi dengannya.

Georgio memberikan iPad milik Alberd lalu berdiri dari duduknya, dia menyambar jasnya, berjalan cepat keluar ruangan. Dia akan memberikan pelajaran kepada istri tercinta nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!