NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:59.5k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran Asisten

"Saya tawarkan kamu untuk menjadi asisten dosen. Asisten saya lebih tepatnya, untuk mengajar. Ini adalah hal yang sangat langka bagi saya yang menawarkan jadi asisten dosen pada mahasiswa baru," ucap Pak Orlando tiba-tiba. Pak Orlando tampaknya ingin menggaet Ronand agar bisa menguntungkannya.

Saat Ronand hendak pulang dan berada di parkiran mobil, tiba-tiba saja Pak Orlando memanggilnya. Secara mendadak, Pak Orlando menawarkan Ronand agar menjadi asisten dosen. Ronand yang mendengar itu hanya bisa terkekeh pelan, seperti tengah meremehkan dosennya itu. Menjadi bagian dari tim IT kampus yang diminta langsung oleh wakil Rektor saja, dirinya menolak. Apalagi menjadi asisten dosen yang menurutnya sangat tidak cocok untuknya.

"Apa keuntungannya buat saya?" tanya Ronand sambil menyandarkan tubuhnya pada badan mobil. Bahkan Ronand menunggu jawaban Pak Orlando sambil memutarkan kunci mobilnya dengan jari telunjuknya. Ekspresinya terlihat begitu tengil dan seperti mengejek Pak Orlando.

"Gaji dan nilai kuliah sempurna di mata kuliah saya," ucap Pak Orlando dengan yakin. Pak Orlando yakin kalau Ronand pasti tertarik dengan keuntungan yang ditawarkannya. Apalagi materi kuliahnya cukup sulit untuk mendapatkan nilai bagus.

"Saya akan mempermudah kamu untuk mendapatkan nilai di mata kuliah saya. Saya juga akan melobby beberapa dosen agar mempermudahmu di mata kuliah mereka," lanjutnya membuat Ronand menggelengkan kepalanya. Ia tak menyangka kalau dosennya yang satu ini sepertinya sangat penasaran dengan kegeniusannya.

"Gaji? Saya tidak butuh uang. Mending uang Bapak, berikan saja ke orang yang membutuhkan. Tanpa bekerja pun, uang akan terus mengalir ke rekening saya setiap hari. Bahkan saya bisa membeli mobil milyaran seperti ini satu minggu sekali," ucap Ronand sambil menunjuk ke arah mobilnya yang berharga lebih dari dua milyar itu.

Mobil mewah limited edition yang dipesan khusus oleh Ronand. Bahkan mobil itu sudah dimodifikasi sendiri oleh Ronand agar sesuai dengan kebutuhannya. Mata Pak Orlando tampak melotot melihat mobil impiannya ada di depan mata. Ia baru sadar kalau Ronand tadi hendak masuk ke dalam mobil itu. Kini Pak Orlando malah merasa penasaran dengan kekayaan Ronand.

Ronand baru mempelajari satu hal setelah kejadian ini tentang sifat dari Mama Martha dan Rachel. Ternyata sombong sedikit itu penting untuk menjatuhkan mental seseorang. Dalam hatinya, ia memuji Mama Martha dan Rachel yang mengajarkannya tentang kesombongan. Pamer sesuatu yang belum tentu oranglain punya dan membuat lawan ketar-ketir.

"Mengenai mudah mendapatkan nilai? Saya juga tidak berminat, Pak. Saya ingin bersaing secara sehat lewat otak dengan mahasiswa lainnya. Saya ingin dipuji karena usaha dan prestasi sendiri. Bukan karena hasil ada sesuatu di baliknya. Lagi pula saya tidak sebodoh itu hingga harus minta orang dalam melobby dosen lain agar nilai jadi bagus," lanjutnya saat melihat Pak Orlando masih diam.

"Jadi saya menolaknya, Pak. Lagian buat apa saya jadi asisten dosen? Kurang kerjaan. Itu hanya merugikan saya dan menguntungkan anda. Pak Orlando bisa seenak hati libur mengajar kemudian saya gantikan. Enak di anda, nggak enak di saya dong."

Brakkk...

Astaga...

Pak Orlando mengusap dadanya karena terkejut mendengar pintu mobil ditutup dengan kencang. Ronand, laki-laki itu sangat berani dan mempunyai komitmen yang tegas. Sayangnya Pak Orlando tidak bisa memanfaatkan Ronand karena pemuda itu tidak mudah dipengaruhi siapapun dan apapun.

Aku salah orang jika memanfaatkan dia,

Sudah pintar bicara dan otaknya encer, tapi sangat susah didekati.

Huh...

Aku akan mendapatkan Ronand. Kalau aku jadi kekasihnya, pasti hidupku bahagia dan terkenal. Punya pacar pintar, tampan, dan kaya.

Ngapain kamu di situ? Ngintip ya?

Eh... Nggak, Pak. Saya mau pulang juga. Itu mobil saya,

***

Puk...

"Kenapa kamu seakan menarik diri dari keluarga?" tanya Ronand tiba-tiba.

Ronand berada di gazebo belakang rumah orangtuanya. Ia diminta menginap di rumah orangtuanya karena Susan akan diajak pergi berbelanja oleh Chiara. Ternyata di sana ada Arvan yang sedang membuat mainan dari barang-barang bekas. Ronand menepuk bahu adiknya itu kemudian duduk di depannya.

"Kamu jarang ke rumah Oma dan Opa juga," lanjutnya lagi seakan mencecar ketidakhadiran Arvan. Remaja itu tampaknya terlalu tertutup hingga jarang hadir di acara keluarga.

"Aku emang nggak terlalu suka keramaian, Bang. Suka pusing, apalagi kalau dengar Oma debat sama Kak Rachel dan Mika. Lebih enak juga naik gunung, pantai, atau hutan gitu. Walaupun banyak orang, tapi suasananya tenang." ucap Arvan memberikan alasan.

"Kasihan Mama. Di rumah ini hanya tinggal kamu saja sebagai anaknya. Masa kamu tinggal-tinggal mulu," ucap Ronand membuat Arvan tertawa.

"Nggak lah. Mama nggak pernah kesepian. Ada Papa yang setiap hari gangguin Mama. Lagian ya, Papa itu posesif sama Mama. Aku manja-manjaan sebentar sama Mama aja, Papa udah sewot. Malas ribut, ya aku pergi." ucap Arvan menanggapinya dengan santai.

Tembak aja itu si Julian biar pergi,

Eh...

Arvan terkejut mendengar ide dari Ronand. Terkadang Ronand juga kesal dengan Papanya itu yang terlalu kekanak-kanakan. Jika Rachel yang manja pada Chiara, Julian membiarkan saja. Lain hal jika dia dan Arvan yang bermanjaan, pasti sudah langsung diusir. Akhirnya Ronand seringkali membuat Julian sibuk di kantor agar dia bisa menghabiskan waktu lebih banyak bersama Chiara.

"Mati dong," ucap Arvan sambil terkekeh geli karena merasa Ronand hanya bercanda.

"Tembak pakai ketapel. Kenakan tuh otaknya biar balik jadi lurus lagi," ucap Ronand sambil tertawa.

"Ada-ada aja sih, Bang. Sering lah ke rumah ini, Bang. Arvan tuh nggak ada teman sharing kalau di rumah. Papa sibuk ngebucin sama Mama. Aku juga butuh arahan atau didikan dari sesama laki-laki biar nggak salah jalan," ucap Arvan dengan tatapan penuh harap.

"Tinggal aja di rumah Abang, Van." ucap Ronand memberikan ide.

"Nggak lah, kasihan Mama seperti tidak punya anak. Semua anaknya malah pergi, pisah rumah." tolak Arvan tak ingin Chiara merasa sedih karena anaknya tidak ada yang betah di rumah ini.

Ronand hanya menganggukkan kepalanya mengerti. Rachel hanya pulang setiap weekend. Sedangkan dia sudah menikah dan punya rumah baru. Tinggal Arvan yang usianya masih di bawah umur jika harus pergi dari rumah ini. Walaupun perginya mungkin hanya pindah ke rumah Ronand, namun itu pasti membuat Chiara berpikiran macam-macam. Chiara pasti berpikir kalau semua anaknya tidak betah tinggal bersamanya.

Jalan-jalan aja kita besok weekend. Sambil cerita-cerita,

Boys time,

Boleh juga idenya, Bang. Mumpung weekend ini aku juga free. Tapi traktir ya, Bang.

Siap. Beli apapun yang kamu mau pakai uang Abang,

Untung punya Abang royal. Nggak kaya Papa, pelitnya minta ampun.

Papa emang pelit. Nanti Abang ajarkan cara biar kamu dapat duit banyak dari Papa,

Siap...

Hahaha...

1
Dewiendahsetiowati
Chiara kalah ma Mika bisa membedakan mana yang baik dan gak.
ririen handayani
goodddd 👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 cerdas👍👍👍
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar si julian
ririen handayani
😄😄😄😄😄
Atik Kiswati
jaman skrg jangan polos2 bgt....kesannya mlh jadi blo on bin oon entar......
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
Sani Srimulyani
lucu juga kalo denger ronand debat sama papa Julian, pasti ujung2nya papa Julian yang kena.....
Atik Kiswati
lnjt.....
Ita Xiaomi
Auto sawan😁
Keinara Leticia
baca ulang karena akun hilang🫣🫠
Ayudya
mang kalau keturunan papa dullian ga kaleng kaleng 🤣🤣🤣🤣kalau suruh jail🤣🤣🤣🤣
black secret
next
Atik Kiswati
mangkanya jadi dosen jangan songong....
tia
lanjut thor
Sani Srimulyani
waaahhh ada yang cari perkara nih orang.....
Healer
Lucky dtg ke kampus k utk berjumpa dgn Achel??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!